cover
Contact Name
Harijono
Contact Email
jurnalbatakarang@ptbundana.org
Phone
+6281339415894
Journal Mail Official
jurnalbatakarang@ptbundana.org
Editorial Address
Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana Jl. Adisucipto, Penfui Kupang NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Batakarang
ISSN : 27470520     EISSN : 27470512     DOI : -
Jurnal Batakarang Pendidikan Teknik Bangunan (Jurang PTB) adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana. Jurnal Batakarang PTB merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan, pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024)" : 8 Documents clear
ANALISA KAPASITAS DAN KINERJA SIMPANG PADA PERSIMPANGAN GANDA STRAT-A OEBA KOTA KUPANG: ANALYSIS OF INTERSECTION CAPACITY AND PERFORMANCE AT DOUBLE INTERSECTION STREET-A OEBA KUPANG CITY Vemprianus Efi; Ketut M. Kuswara; Asrial
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi oleh salah satu contoh kondisi simpang jalan di Kota Kupang yang berpotensi terjadinya masalah lalulintas yakni simpang jalan Timor Raya. Simpang jalan ini yang dikenal dengan nama Strat-A, memiliki mobilintas yang tinggi karena berada dekat dengan kawasan pendidikan, pertokoan, kantor, hingga pasar. Gambaran kondisi ini menyebabkan sering terjadinya kemacetan pada persimpangan, yaitu terjadi antrian yang cukup panjang di lengan simpang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kapasitas dan kinerja simpang pada persimpangan Ganda Strat A Kota Kupang, dan untuk mengetahui besarnya hambatan samping pada persimpangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode observasi atau survei langsung pada lokasi selama 1 minggu, per jam 60 menit dan 2 hari mewakili hari pertama kerja dan hari terahkir kerja, sedangkan satu hari mewakili hari libur, pada tanggal 7 Maret 2022 dengan lamanya waktu 12 jam atau dari jam 07.00 sampai jam 18.00. Setelah data di kumpulkan dilanjutkan pengolahan data dalam bentuk tabel dan grafik untuk dilakukan pengecekan pada indikator-indikator yang menjadi standar sesuai MKJI 1997 yaitu kapasitas simpang, derajat kejenuhan, peluang antrian, dan tundaan pada simpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja simpang pada persimpangan Ganda strat A Oeba Kota Kupang, Jalan Timor Raya saat ini berada pada tingkat pelayanan (LOS) A atau dalam kondisi baik, dimana simpang ini memiliki kapasitas sebesar 1322,9 smp/jam, sedangan untuk hambatan samping yaitu derajat kejenuhan sebesar 0,7 tundaan selama 6 dtk/smp dan peluang antrian antara 6%-16%.
KAJIAN POTENSI SUMBER AIR UNTUK OPTIMALISASI LAHAN PERTANIAN DI KELURAHAN OEPURA KOTA KUPANG: STUDY OF WATER SOURCES POTENTIAL FOR AGRICULTURAL LAND OPTIMIZATION IN OEPURA, KUPANG CITY Yakobus A. S. Abi; Jakobis J. Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Oepura merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kota Kupang. Pada wilayah tersebut terdapat kawasan yang dipakai untuk persawahan. Sumber air utama yang digunakan untuk mengairi areal sawah berasal dari mata air dan juga sumur bor sebagai sumber air tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar debit air yang tersedia, dan kondisi saluran irigasi baik pada saluran primer, sekunder dan tersier yang tidak optimal dalam pendistribusian air, serta untuk mengetahui tingkat kecukupan air pada petani dalam pengelolaan jaringan irigasi. Pengumpulan data observasi dengan pengukuran data dilapangan. Hasil penelitian ini memperoleh data potensi debit air pada saluran yang cukup besar yaitu 371 liter/detik pada puncak musim penghujan. Mengenai kondisi saluran terdapat beberapa kerusakan pada badan saluran akibat pengambilan air secara liar dengan masyarakat membobol dinding saluran, dan hambatan laju air yang berkurang karena pemeliharaan terhadap saluran yang kurang dperhatikan. Untuk perhitungan kebutuhan air untuk area irigasi di Oepura yakni di peroleh data kebutuhan maksimum untuk tanaman padi sebesar 2,02 liter/dt/Ha, sehingga dari potensi air yang ada mampu mengairi sawah seluas 182 Ha.
EVALUASI KELAYAKAN TERMINAL ANGKUTAN UMUM DI KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT: EVALUATION OF FEASIBILITY OF PUBLIC TRANSPORT TERMINAL IN WAIKABUBAK CITY, WEST SUMBA DISTRICT Petrus Malli Ngara; Paul G. Tamelan; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal adalah salah satu komponen dari sistem transportasi yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang barang hingga sampai ketujuan akhir suatu perjalanan. Selain itu terminal juga sebagai tempat pengendalian, pengawasan, pengaturan dan pengoperasian sistem arus angkutan penumpang dan barang. Adapun beberapa permasalahan yang ada pada terminal Kota Waikabubak ialah lingkungan terminal yang kumuh, dan tidak di manfaatkan oleh pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk (1). mengetahui sarana dan prasarana bagi angkutan umum yang kurang dimanfaatkan dengan baik (2). upaya pencegahan sampah yang berserakan di halaman terminal. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif yang di dalamnya mencakup penelitian survei, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sistem Terminal di Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk standar kelayakan terminal Kota Waikabubak belum memadai. Kondisi sampah yang berserakan disebabkan oleh para pedagang di area terminal yang menyebabkan pedanggang maupun pembeli membuang sampah sembarangan dan menambah penumpukan pada sampah yang ada.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI MENGGUNAKAN SOFTWARE CROPWAT VERSION 8.0 (STUDI KASUS PADA DAERAH IRIGASI HOLEKI, DUSUN FOHOMANE, KECAMATAN RAIHAT, KABUPATEN BELU): IRRIGATION WATER NEEDS ANALYSIS USING CROPWAT SOFTWARE VERSION 8.0 (CASE STUDY IN HOLEKI IRRIGATION AREA, FOHOMANE HAMLET, RAIHAT DISTRICT, BELU REGENCY) Maria Stefania Nahak; Sri Santi Seran; Krisantos Ria Bela; Agustinus Haryanto Pattiraja; Azarya Bees
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian untuk mengetahui besar debit yang tersedia di Daerah Irigasi dengan menghitung besarnya kebutuhan air irigasi yang di peroleh menggunakan software cropwatt versi 8.0 pada Daerah Irigasi Holeki, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu. Metode penelitian ini metode survei data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data wawancara dan penelitian lapangan. Hasil penelitian ditinjau dari analisis kebutuhan air di Daerah Irigasi Holeki, Dusun Fohomane melalui beberapa tahap analisis hidrologi. Pertama, analisis curah hujan menggunakan data dari stasiun hujan Lahurus yang diperoleh dari Balai Wilaya Sungai Nusa Tenggara II dengan menggunakan metode aljabar. Kedua, analisis klimatologi menggunakan data dari BMKG stasiun klimatologi Eltari Kupang, dengan menggunakan perangkat lunak Cropwat 8.0 untuk menghitung evapotranspirasi (ET0). Ketiga, analisis ketersediaan air menggunakan prinsip water balance dari metode Dr. F.J. Mock, mempertimbangkan faktor-faktor seperti luas catchment area, panjang dan lebar sungai, serta koefisien infiltrasi dan kelembaban tanah (SMC). Hasil analisis kebutuhan air dengan Cropwat 8.0 menunjukkan kebutuhan air irigasi untuk dua pola tanam: padi pada musim tanam I dan pada musim tanam II padi. Pada pola tanam I tidak membutuhkan air karena curha hujan yang cukup tinggi dengan luas lahan 450 Ha, dan pada pola tanam II dimana membutuhkan cukup banyak air sebesar 132,3 l/det karena pada saat musim tanam II curah hujan menurun sehingga tidak mampu untuk 450 Ha dan hanya mampu untuk 315 Ha. Debit air tersedia sebesar 34,1 ltr/dtk mampu memenuhi kebutuhan air untuk dua pola tanam tersebut dengan luas lahan masing-masing untuk musim tanam I 450 Ha dan musim tanam II 315 Ha. Sesuai dengan hasil survei lapangan, pola tanam eksisting di daerah irigasi tersebut adalah padi-padi dengan maksimal dua kali musim tanam.
KAJIAN TENTANG PERMASALAHAN SAMPAH DI PASAR KELURAHAN PENFUI KOTA KUPANG: STUDY ON WASTE PROBLEMS IN PENFUI VILLAGE MARKET KUPANG CITY Petrus Berek; Hikmah; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penumpukan sampah di Pasar Tradisional Penfui; Untuk mengetahui cara penanganan sampah di Pasar Tradisional Penfui. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Teknik sampling disproportional strarifed random, dan teknik aksidental sampling dengan jumlah sampel 84 orang. Teknik pengumpulan data, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab penumpukan sampah Pasar Penfui memberikan skor empirik 52,65% yang menunjukkan bahwa 30 responden atau 35,71% menyatakan sangat setuju bahwa faktor-faktor penyebab penumpukan sampah meliputi: volume sampah; kondisi TPS; fasilitas pengangkut sampah; dan jarak TPS dengan sumber sampah, sedang sisanya masing-masing 25 respoden atau 29,76% setuju, 15 atau 17,86% tidak setuju, dan 14 atau 16,67% sangat tidak setuju. Sedangkan hasil penelitian tentang Upaya Penanganan Sampah Pada Pasar Penfui menghasilkan rata-rata skor empirik 53,44% yang menunjukkan bahwa ada 30 responden atau 35,71% menyatakan sangat setuju bahwa upaya penanganan sampah pasar Penfui melalui: pengumpulan; pengangkutan; pemrosesan; dan pendauran ulang, sisanya 27 atau 32,14% setuju, 14 atau 16,67%, dan 13 atau 15,48 % sangat tidak setuju.
KAJIAN KONDISI STRUKTUR JEMBATAN GELAGAR BAJA KOMPOSIT PASCA BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE “BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM” (BMS) KASUS: JEMBATAN BENENAIN DESA HAITIMUK KABUPATEN MALAKA: STUDY OF POST-FLOOD COMPOSITE STEEL GIRDER BRIDGE STRUCTURE CONDITIONS USING THE “BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM” (BMS) METHOD CASE: BENENAIN BRIDGE, HAITIMUK VILLAGE, MALACCA DISTRICT Oktovianus J. S. D. Gomes; Jakobis J. Messakh; Andriana Deku
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Benenain merupakan satu-satunya akses transportasi yang menjadi jembatan penghubung antara Malaka bagian barat dan Malaka tengah Kabupaten Malaka. Jembatan tersebut berada di dusun kota foun B desa Haitimuk Kabupaten Malaka, dengan panjang jembatan yang mencapai 295 meter. Secara geografis Jembatan Benenain berada pada koordinat 9°35’59” lintang selatan dan 12451’50” bujur Timur. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tingkat kerusakan struktur jembatan Benenain sesuai dengan prosedur pemeriksaan Bridge Management System (BMS), mengetahui indikasi penanganan menurut metode Bridge Management System (BMS).
KAJIAN SISTEM PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) PEDESAAN BERKELANJUTAN DI DESA NEKMESE KABUPATEN KUPANG: STUDY OF SUSTAINABLE RURAL WATER SUPPLY SYSTEM (SPAM) MANAGEMENT SYSTEM IN NEKMESE VILLAGE, KUPANG DISTRICT Priscilla Anggreani Tasya Makassar; Jakobis J. Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemakaian, kepuasan, kesadaran masyarakat mengakses air bersih di hidran umum dan faktor penghambat keberlanjutan pengelolaan SPAMDes pada desa Nekmese Kabupaten Kupang. Metode penelitian deskriptif, populasi sebanyak 508 KK. Teknik sampling dengan purposive sampling, penentuan jumlah sampel dengan formulasi Slovin dan didapat sampel responden sebanyak 70 KK, yaitu Dusun II 21 KK, Dusun III 21 KK, Dusun IV 20 KK, dan Dusun V 8 KK. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Dari hasil analisi menunjukkan bahwa pemakaian air bersih masyarakat dari hidran umum saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, dimana sebesar 64,29% sangat setuju dan 21,43% setuju, sedangkan terdapat 10% tidak setuju dan 4,29% sangat tidak setuju. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat dalam mengakses air bersih dari hidran umum saat ini merasa puas terhadap kualitas, kelancaran dan pelayanannya, dimana sebesar 61,43% sangat setuju dan 27,14% setuju, tetapi terdapat 8,57% tidak setuju dan 2,86% sangat tidak setuju. Dari hasil kajian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap mengikuti kebijakan dengan mendukung berkelanjutannya sistem pengelolaan SPAM saat ini belum seluruhnya sadar, dimana sebesar 60% sangat setuju dan 31,43% setuju, tetapi disisi lain terdapat 2,86% tidak setuju dan 5,71% sangat tidak setuju. Hasil kajian menunjukkan bahwa berkelanjutannya sistem pengelolaan SPAM tidak terlepas dari bantuan masyarakat dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya, dimana sebesar 41,43% dan 41,43% setuju, tetapi terdapat juga 11,43% tidak setuju dan 5,71% sangat tidak setuju.
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN REST AREA DI DESA BIDOA KABUPATEN NAGEKEO : FEASIBILITY STUDY OF REST AREA DEVELOPMENT IN BIDOA VILLAGE, NAGEKEO DISTRICT Wenslaus S. K. Basa; Hikmah; Jakobis J. Messakh
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilitian ini bertujuan: mengkaji kondisi dan karakteristik arus pengguna jalan di kampung Aegela desa Bidoa, mengetahui kondisi eksisting rest area ditinjau dari standar baku sebagai rest area non-tol, serta menganalisis kelayakan sebagai lokasi alternatif pembangunan rest area non-tol. Jenis penelitain deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi eksisting kampung Aegela desa Bidoa secara umum kurang layak untuk pembangunan rest area non tol, ditinjau dari indikator standart rest area sepeti kondisi ketersediaan air, jumlah dan persebaran penduduk, faktor geologis, faktor sosial-budaya dan indeks kualitas air. Sedangkan indikator lainnya: keselamatan pengguna jalan termasuk dalam kategori layak dan kenyaman masuk dalam kategori tidak layak, karakteristik mental masuk dalam kategori layak dan karakteristik phisik masuk dalam kategori layak. Demikian juga rincian hasil untuk kondisi eksisting kampung Aegela meliputi: kualitas air standart 30% masuk dalam kategori tidak layak, indeks kualitas udara standart 30% masuk dalam kategori layak, dan indeks kualitas hutan standart 40% masuk dalam kategori layak, namun dalam indikator ketersedian jaringan air standar termasuk dalam kategori tidak layak, serta indikator yang lainya seperti luas wilayah, ketersediaan jaringan listrik, ketersediaan jaringan telkom, kondisi topografi dan jenis kendaraan masuk dalam kategori layak.

Page 1 of 1 | Total Record : 8