cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 182 Documents
Analisis Komparatif Pendapatan Petani Kakao Yang Menjual Biji Kering Dengan Biji Basah Di Desa Panca Karsa I Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato Fatmawati fatmawati; Yulan Ismail; Pitri Rasid
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.802 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v7i3.1417

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pendapatan petani kakao yang menjual biji kering dengan biji basah di Desa Panca Karsa I Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato, serta (2) untuk mengetahui perbandingan pendapatan petani dalam menjual biji basah dengan biji kering di Desa Panca Karsa I Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Panca Karsa I Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis perbandingan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Rata-rata pendapatan petani yang menjual biji kakao kering sebesar Rp 9.796.705,87 dan pendapatan petani yang menjual biji kakao basah sebesar Rp 6.000.425,00. (2) Perbandingan pendapatan petani yang menjual biji kakao kering dengan petani yang menjual biji kakao basah nilai t hitung sebesar 1,205. Nilai t hitung (1,205) < t tabel (1,697) dan nilai Sig. (0,931) > α (0,05). Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pendapatan petani yang menjual biji kakao kering dengan biji kakao basah. Kata kunci: biji basah, biji kering, komparatif, pendapatan
EFEKTIVITAS LIMBAH PULP KAKAO (Theobroma cacao L.) SEBAGAI HERBISIDA GULMA RUMPUT TEKI (cyperus kyllingia) Rahmawasiah Rahmawasiah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.768 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.285

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, di Kelurahan To’ Bulung, Kecamatan Bara Kota Paolopo yang dimulai pada bulan April sampai dengan Juli 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pulp kakao sebagai herbisida gulma rumput teki. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yakni P0 (control), P1 (200 ml fermentasi pulp kakao), P2 (300 ml fermentasi pulp kakao), P3 (400 ml fermentasi pulp kakao), P4 (500 ml fermentasi pulp kakao) yang diulang sebanyak 5 kali. Data dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf 5% dan 1%, dan apabila F hitung perlakuan lebih besar dari F tabel 5% dan 1%, maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keracunan gulma tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (500 ml fermentasi pulp kakao), dan yang terendah terdapat pada perlakuan P0 sedangkan untuk berat kering gulma tertinggi terdapat pada perlakuan P0 dan yang terendah terdapat pada perlakuan P2 (300 ml fermentasi pulp k
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PENYULINGAN MINYAK AKAR WANGI (Java Vetiver Oil) MENGGUNAKAN ALAT PENYULING SISTEM KUKUS DAN UAP Intan Aprilia; Sarifah Nurjanah; Ahmad Thoriq; Boy Macklin Pareira Prawiranegara
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.602 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i1.1565

Abstract

Minyak akar wangi merupakan salah satu komoditi ekspor Indonesia. Harga minyak akar wangi sangat dipengaruhi oleh mutu minyak hasil penyulingan. Terdapat dua jenis proses penyulingan akar wangi yaitu penyulingan secara kukus dan uap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha dan mengetahui analisis sensitivitasnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Parameter kelayakan usaha yang digunakan berdasarkan indikator NPV, IRR, BCR, dan PP Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa penyulingan secara kukus didapatkan NPV sebesar Rp. 745.265.697; IRR sebesar 6,8%; BCR sebesar 1,08 dan PP 15 bulan, sedangkan penyulingan dengan uap didapatkan NPV sebesar Rp 2.154.170.341; IRR sebesar 7%; BCR sebesar 1,15; dan PP 15. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kapasitas output pada penyulingan minyak akar wangi dengan sistem kukus sebesar 67,2 kg/bulan diproyeksi dapat menurun hingga mencapai 61,6 kg/bulan. Sedangkan harga jual diproyeksikan dapat menurun mencapai Rp. 1.760.000. Kapasitas output pada penyulingan minyak akar wangi dengan sistem uap sebesar 62,4 kg/bulan diproyeksi dapat menurun hingga mencapai 61,6 kg/bulan. Sedangkan harga jual diproyeksikan dapat menurun mencapai Rp. 2.950.000.
Pengaruh penggunaan berbagai jenis ekstrak tumbuhan untuk penekanan tingkat populasi hama riptortus linearis fab pada tanaman kedelai Eka Sudartik
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.204 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v3i3.719

Abstract

Riptortus linearis ( Kepik penghisap polong) merupakan Hama dalam tergolong ordo Hemiptera famili Alydidae tersebar di seluruh sentra pertanaman kedelai dan kacang hijau Keberadaan hama pada pertanaman kedelai merupakan kendala dalam memajukan usaha pertanian di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan ektrak beberapa jenis tumbuhan sebagai insektisida nabati terhadap aspek produksi tanaman kedelai. Penelitian ini terdiri dari ekstrak segar tanaman daun nimba, ekstrak segar tanaman daun tephorisa, ekstrak segar daun mahoni, ekstrak fermentasi daun nimba, ekstrak fermentasi daun tephorisa, dan ekstrak fermentasi daun mahoni dengan menggunakan konsentrasi aplikasi sebesar 25 % pada pertanaman kedelai. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada perlakuan ekstrak berbeda nyata dengan kontrol. Pada perlakuan ekstrak segar daun nimba dapat menekan jumlah populasi R linearis sebesar 4,3 %, ekstrak segar daun mahoni sebesar 4,00%, ekstrak segar daun tephorisa sebesar 4,33 %, ekstrak fermentasi daun nimba 2,00, ekstrak fermentasi daun mahoni 3,66%, ekstrak fermentasi daun tephorisa 4,33, kontrol 17,33. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak fermentasi daun nimba dapat menekan jumlah populasi R Linearis. Kata kunci: Kedelai, populasi, R linearis.
Ketahahan pangan rumah tangga pembuat tortila di kota Palopo IRMAH MUSINDAR; Muhammad Arhim
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.401 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v6i2.1046

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis akses pangan rumah tangga dan ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kota Palopo, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan metode sensus, yaitu dengan mewawancarai 39 ibu rumah tangga dengan kategori keluarga lengkap (masih memiliki suami) yang berstatus anggota pada IKM pembuat tortila (Khilan). Akses pangan dan ketahanan pangan rumah tangga dianalisis secara deskriptif. Dimana akses pangan rumah tangga dilihat dari akses ekonomi melalui pangsa pengeluaran pangan, sedangkan ketahanan pangan rumah tangga dapat diukur melalui akses pangan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 17 (43.6%) responden memiliki akses pangan tinggi yang juga berarti bahwa ketahanan pangan rumah tangganya tinggi, dan sisanya sebanyak 22 (56.4%) responden memiliki akses pangan rendah dan ketahanan pangan rendah. Kata Kunci : Akses Pangan, Ketahanan Pangan, Rumah Tangga
Upaya Pengembangan Bauran Pemasaran Pada Industri Rumah Tangga “Multi Kue” Di Kota Palopo Rahmi Azizah Mudaffar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.134 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v7i2.1376

Abstract

Kue bagea memiliki kontribusi dalam menunjang pembangunan ekonomi daerah. Industri kue bagea saat ini sudah terdapat di beberapa Kecamatan di Kota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan di Industri Rumah tangga “Multi Kue” yang terletak di Jl.Sungai Pareman II Kota Palopo. Metode pengambilan data dilakukan melalui observasi, survey, kusioner, dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif, yaitu menggambarkan hasil analisis faktor internal dan eksternal (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman) dan dikombinasikan dengan analisis tingkat kepercayaan dan kepentingan atribut bagi konsumen kue bagea “multi kue”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik umum responden dan proses keputusan pembelian sangat berpengaruh pada produk, harga, promosi, dan distribusi. Dan menurut hasil pengolahan data dari faktor internal dan faktor eksternal dan dikombinasikan dengan analisis tingkat kepercayaan dan kepentingan dapat disimpulkan yaitu, dengan membuat produk dan kemasan yang lebih inovatif, membuat daftar harga yang bisa dilihat langsung oleh konsumen, menetapkan harga yang bervariasi untuk target pasar yang berbeda, memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk dimana media sosial sekarang ini memiliki peran penting dalam strategi pemasaran baik bagi bisnis kecil maupun bisnis besar, juga memperluas jaringan pasar sampai keluar Kota Palopo seperti, ke Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, yang dalam hal ini bekerjasama dengan pengecer untuk memasarkan produknya, dan membuka gerai atau toko di tempat produksi dengan tempat yang bersih dan rapi. Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Tingkat Kepercayaan, Kepentingan Atribut, Bagea.
Penggunaan Pupuk Cair Daun Gamal (Gliricidia sepium) untuk Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao. L) Masluki Masluki
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2015): 2015
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pegaruh penggunaan pupuk cair daun gamal (Glirisidia sepium) untuk pertumbuhan bibit tanaman kakao (Theobroma cacao. L) yang dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto di Kelurahan Tobulong Kecamatan Bara Kota Palopo. Penelitian ini berlangsung dari bulan Desember 2014 samapi Februari 2015. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakukan yang diulang sebayak 5 ulangan sehingga terbentuk 25 unit ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berbagai dosis pupuk cair daun gamal tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao, namun pemberian pupuk cair daun gamal dengan dosis 200 ml/polybag (P4) menujukan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Pertumbuhan Dan Produksi Varietas Padi Sawah (Oryza sativa L.) Dengan Variasi Jumlah Bibit Per Rumpun I Nyoman Arnama
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.337 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v8i3.1546

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris, dimana sebagian besar penduduknya hidup dari sektor pertanian. Salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dihasilkan adalah padi, yang merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk indonesia. Keberhasilan upaya peningkatan produksi padi dihadapkan kepada berbagai kendala dan masalah, antara lain penurunan produktivitas lahan, penyimpangan iklim, penggunaan varietas yang unggul, serta cekaman biotik dan abiotik. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui (1) interaksi antara varietas dengan jumlah bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi; (2) Untuk mengetahui pengaruh varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi; (3) Untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah Wilayah Desa Sidomakmur, Kec.Tana Lili, Kab.Luwu Utara. waktu pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan November 2016 sampai dengan bulan Februari 2017. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan menggunakan metode rancangan petak terpisah dengan menggunakan 2 faktor yaitu Varietas (v) sebagai petak utama, Jumlah Bibit (j) sebagai anak petak dan pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya padi sawah penggunaan varietas Ciherang dengan Jumlah Bibit 6 batang per rumpun menghasilkan bobot gabah per petak tertinggi yaitu 8,14 ton/ha jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya yaitu hasil rata-rata per petak kurang dari 8,14 ton/ha. Kata kunci : padi, varietas, jumlah bibit
Analisa usaha ruji (dange) dan tingkat kesejahteraan keluargadi Desa Waelawi Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Dharma Fidyansari; Haerul J
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.656 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v5i2.688

Abstract

Potensi sagu (Metroxilon sagu Rottb) sebagai sumber bahan pangan dan bahan industri telah disadari sejak tahun 1970-an, namun sampai sekarang pengembangan tanaman sagu di Indonesia masih jalan di tempat. Tanaman tradisional ini yang cukup berpotensi, di mana sejak dahulu, pati sagu telah dimanfaatkan sebagai makanan pokok di beberapa daerah seperti: kapurung, sagu lempeng ruji (dange), sinole, bubur sagu serta jajanan seperti bagea. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui hasil produksi usaha ruji (dange) dalam satu kali produksi; (2) Mengetahui pendapatan usaha ruji dalam satu bulan produksi; (3) Mengetahui hubungan produksi ruji dengan pendapatan, dan; (4) Mengetahui tingkat kesejahteraan para pelaku usaha ruji (dange). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitaif. Hasil penelitian yaitu (1) Para pembuat ruji (dange) dapat menghasilkan dalam 1 kali produksi 1.500 lembar; (2) Pendapatan yang diperoleh pada proses produksi ruji (dange) adalah sebesar Rp 1.687.500,- yang membutuhan biaya produksi sebesar Rp 578.000,- hasil tersebut menjelaskan bahwa proses usaha ruji (dange) dapat memberikan keuntungan, hal tersebut terbukti dengan setiap biaya yang dikeluarkan oleh produsen sebesar Rp 578.000,- akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.109.500,-; (3) Berdasarkan hasil uji t dihasilkan bahwa ada pengaruh secara signifikan antara produksi dan pendapatan. Peningkatan jumlah produksi dange oleh pembuat ruji (dange) berpengaruh terhadap pendapatan keluarga; (4) Para pembuat ruji (dange) tergolong sejahtera II karena dapat memenuhi segala kebutuhan rumah dan keluarga, seperti biaya pendidikan terhadap anak-anak, beli baju baru, perabotan rumah tangga serta mempunyai kendaraan pribadi roda dua (motor). Kata Kunci: Ruji (Dange), Produksi, Pendapatan, Kesejahteraan
Alokasi waktu dan kontribusi pendapatan ibu rumah tangga pembuat tortila dalam pengeluaran pangan rumah tangga IRMAH MUSINDAR
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.248 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v6i1.920

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan dan alokasi waktu ibu rumah tangga, pengeluaran dan akses pangan rumah tangga, kontribusi pendapatan ibu rumah tangga dalam pengeluaran pangan rumah tangga, hubungan antara pengeluaran pangan rumah tangga dan pendapatan dan lama jam kerja ibu rumah tangga, dan hubungan antara pengeluaran pangan rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kota Palopo, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan metode sensus, yaitu dengan mewawancarai 39 orang ibu rumah tangga dengan kategori keluarga lengkap (masih memiliki suami) yang berstatus anggota pada IKM pembuat tortila (Khilan). Data dinalisis secara deskriptif, sedangkan untuk menganalisis hubungan digunakan tabulasi silang dengan pendekatan chi-square melalui penggunaan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan ibu rumah tangga responden adalah sebesar Rp 372.250,00 (26,91%) dan alokasi waktu terbesar adalah untuk kegiatan bekerja yaitu sebesar 7,15 jam sedangkan untuk kegiatan domestik sebesar 4,95 jam. Pengeluaran rumah tangga responden adalah sebesar Rp 2.486.500 yang terdiri dari pengeluran non pangan sebesar Rp1.103.218 (44,37%) dan pengeluaran pangan sebesar Rp 1.383.282 (55,63%). Sebanyak 17 (43,6%) responden memiliki proporsi pengeluaran pangan rendah atau akses pangan tinggi, dan sebanyak 22 (56,4%) responden memiliki proporsi pengeluaran pangan tinggi/akses pangan rendah. Total rata-rata kontribusi pendapatan responden dalam pengeluaran pangan adalah sebesar 26,91%. Kata Kunci: Kontribusi, Alokasi Waktu, Pengeluaran Pangan.

Page 8 of 19 | Total Record : 182