cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 182 Documents
EFEKTIVITAS TEKNIK OLES BUAH KAKAO MENGGUNAKAN INSEKTISIDA TERHADAP PENGENDALIAN HAMA PBK (Conopomorpha cramerella Snellen sp) Erse Drawana Pertiwi; Ria Megasari; Taqwaluddin Taqwaluddin
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 2 (2021): PERBAL : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.931 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i2.1580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik oles diaplikasikan pada buah kakao dan efektivitas teknik oles terhadap pengendalian hama PBK. Penelitian ini menggunakan metode pengaplikasian pengendalian hama PBK  teknik oles dengan formulasi insektisida dan fungisida dengan  tiga perlakuan, yaitu : Pengolesan  formulasi insektisida dan fungisida pada alur buah kakao dengan satu garis vertikal (P1), pengolesan pada alur buah kakao dengan dua kali goresan secara vertikal pada posisi alur buah yang berbeda (P2) dan pengolesan pada alur buah kakao dengan tiga kali goresan secara vertikal pada posisi alur buah yang berbeda (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perlakuan P2 dan P3 memberikan hasil yang terbaik terhadap pengendalian hama PBK dengan persentase keterjadian serangan 0%, sedangkan perlakuan P1 masih terdapat keterjadian serangan 13,89% dengan intensitas serangan 1.29% dan pada perlakuan kontrol (P0) keterjadian serangan 94,44%  dan intensitas serangan 84,59%.Kata Kunci : hama PBK, pengendalian hama, teknik oles
Perbanyakan cendawan entomopatogen penicillium sp. Isolat bone pada beberapa media tumbuh organik Mutmainnah Mutmainnah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.636 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v3i3.723

Abstract

Cendawan Penicillium sp. merupakan salah satu cendawan entomopatogen yang dapat dimanfaatkan sebagai agens hayati untuk mengendalikan hama tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan beberapa media tumbuh organik sebagai bahan perbanyakan cendawan Penicillium sp.. Cendawan ini diperbanyak pada media organik yaitu beras, jagung, dedak, pollard, ampas tahu dan ampas sagu menggunakan cawan petri berukuran 9 cm. Kemudian di inkubasi selama 30 hari dan kemudian cendawan tersebut diukur kerapatan konidia dan viabilitasnya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang dilang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media beras, jagung, dedak, ampas gandum, ampas tahu dan ampas sagu dapat dimanfaatkan sebagai media perbanyakan cendawan Penicillium sp.. Media terbaik untuk pertumbuhan diameter koloni cendawan Penicillium sp. yaitu media beras sebesar 8,5 cm pada inkubasi 30 hari. Sedangkan media ampas tahu sangat baik menghasilkan jumlah konidia dan viabilitas yang tinggi dibanding media jagung, dedak, pollar, dan ampas sagu yaitu 207,27 x 106 spora/gr dan 68.15%. Kata kunci: entomopatogen, media organik, Penicillium sp.
Uji Repellent Dan Atraktan Ekstrak Calotropis Gigantea Dengan Dua Jenis Ekstraksi Tanaman Terhadap Keong Mas (Pomacea Cannaliculata) Dian Ekawati sari; Bakhtiar bakhtiar; Dian Yustisia; Mawar mawar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.9 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v7i3.1413

Abstract

Abstrak Pomacea canaliculata menjadi salah satu organisme penganggu tanaman yang sangat meresahkan petani karena dapat menghambat produktivitas tanaman padi. Tindakan pengendalian P. canaliculata pada saat ini hanya bergantung pada pestisida sintetik dan pengendalian mekanik. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanggulangan alternatif untuk mengendalikan hama tersebut dengan cara memanfaatkan ekstrak bahan alami tanaman yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek repellent dan atraktan ekstrak C. gigantea terhadap hama P. canaliculata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C. gigantea memiliki sifat repellent dan atraktan berdasarkan ekstraksinya. Perlakuan dengan crude ekstrak/ekstrak kasar bersifat repellent terhadap P. canaliculata sedangkan Ekstrak segar dan daun utuh C. gigantea bersifat atraktan terhadap P. canaliculata. Kata Kunci: P. canaliculata, C. gigantea, Repellent, Atraktan
Respon Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) pada Pemberian Media Tanam Bokashi Kulit Buah Kakao Nining Haerani
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2015): 2015
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.84 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.76

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media tanam bokashi kulit buah kakao terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Rampoang Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, yang berlangsung dari bulan November 2014 sampai Februari 2015. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 25 tanaman yang diamati. Hasil menunjukan bahwa pemberian media tanama bokashi kulit buah kakao terhadap pertumbuhan tanaman tomat dan produksi tanaman tomat memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun, jumlah tangkai, diameter buah tanaman tomat pada perlakuan P1 (100 gr bokashi kulit buah kakao) dan diameter batang pada perlakuan P4 (400 gr bokashi kulit buah kakao) serta berpengaruh sangat nyata pada berat buah tomat dimana P1 (100 gr bokashi kulit buah kakao) menunjukkan berat buah yang terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 37,4 cm, jumlah daun 46, jumlah tangkai 29, diameter batang 0,62, berat buah 67,63, dan diameter buah 4,08.
PEMANFAATAN AGENSIA HAYATI (Parasitoid Anagyrus lopezi) INTRODUKSI BOGOR DALAM PENGENDALIAN HAMA KUTU PUTIH SINGKONG (Phenacoccus manihoti) DI GORONTALO Evie Adriani; Tri Wulan Widya Lestari
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.685 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i1.1560

Abstract

Phenacoccus manihoti merupakan spesies dari hama kutu putih singkong yang masuk ke Indonesia pada Tahun 2010 dan tersebar secara masif ke seluruh Indonesia. Penyebarannya tanpa disertai oleh musuh alaminya yang spesifik inang yaitu parasitoid Anagyrus lopezi, sehingga perlu upaya pengiriman parasitoid A. lopezi dari tempat pembiakan massal di IPB University Bogor ke wilayah Gorontalo. Maka dari itu diperlukan uji pendahuluan di laboratorium sebelum dilakukan pelepasan ke lahan singkong di Gorontalo. Metode yang dilakukan yaitu dimulai dari mengidentifikasi kutu putih di singkong, selanjutnya pembiakan tanaman singkong, hama kutu putih, setelah itu dilakukan pembiakan parasitoid dan terakhir pengujian kerentanan inang. Hasil dari penelitian ini yaitu kutu putih yang menimbulkan gejala bunchy top pada tanaman singkong di Gorontalo yaitu spesies Phenacoccus manihoti. Berdasarkan survey keberadaan parasitoid Anagyrus lopezi di Gorontalo belum ditemukan. Sehingga dilakukan pengiriman parasitoid dari Sumber pembiakan massal yaitu di Lab. Ekologi Serangga IPB University. Parasitoid A. lopezi muncul mulai hari pertama hingga ke 18 dengan jantan yang lebih dulu muncul dari betina. Berdasarkan hasil pengujian, P. manihoti instar 3 dan imago yang paling banyak diletakkan telur oleh A. lopezi. Akhir dari penelitian ini, Seluruh parasitoid A. lopezi dilepas di Lahan Singkong pada Kabupaten Bone Bolango dan Gorontalo Utara yang merupakan sentra pertanaman singkong di Provinsi Gorontalo.
Studi perbandingan viskositas saos sambal aneka merk produk Gita Sridayanti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.532 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v5i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kestabilan saos sambal berdasarkan penentuan viskositas. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan metode penentuan jarak tempuh (travel distance), nilai viskositas dan aliran fluida. Data dianalisis dengan menggunakan metode Mitschka (Mitschka method) untuk menentukan jenis aliran fluida dan hubungan antara viskositas tampak dan shear rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kontrol (tanpa pengenceran) pada saos sambal sinar 77 menghasilkan jarak tempuh 14,5 cm, saos sambal ABC 6,5 cm dan saos sambal Indofood 7 cm. Setelah dilakukan pengenceran dari 10%, 20% dan 30% pada tiap sampel, diperoleh jarak tempuh yang meningkat. Sampel saos sambal lokal sinar 77 mengalami pengenceran yang lebih besar dibandingkan saos sambal ABC dan Indofood. Hasil pengukuran menggunakan viskometer menunjukkan nilai viskositas (5 rpm) pada Saos Sambal ABC dan Indofood masing-masing 35,84 dan 41.04 Pa.s, sedangkan produk lokal sinar 77 memiliki nilai viskositas yang jauh berbeda yaitu 10,64 Pa.s. Berdasarkan hasil pengukuran baik menggunakan prinsip aliran dalam selang kaca ataupun alat viskometer menunjukkan hubungan berbanding terbalik antara pengaruh pengenceran terhadap besarnya viskositas. Kata Kunci: kualitas, saos sambal, viskositas
Pendapatan budidaya rumput laut gracilaria sp di Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu A. Muhammad Yushan Patawari
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.725 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v6i2.1041

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah mengetahui pendapatan yang diperoleh petani rumput laut Gracilaria di Desa Seppong Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode survey yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dengan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok, dimana responden yang dijadikan sampel adalah petani rumput laut yang melakukan budidaya Gracilaria di tambak. Penentuan besarnya sampel didasarkan atas pertimbangan derajat keseragaman populasi. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani rumput laut Gracilaria di Desa Seppong Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu yang memiliki luas lahan 1ha berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel secara sensus yang artinya semua populasi, karena populasi di bawah 100 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Mei 2018. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan usaha budidaya rumput laut gracilaria sp tergolong kurang, pendapatan rata-rata yang diperoleh dari usaha budidaya rumput laut ini sebesar Rp. 1.953.517 dalam satu siklus budidaya yaitu selama 45 hari. Kata Kunci : Pendapatan, Gracilaria sp
Peranan Kelompok Tani Dalam Peningkatan Pendapatan Usahatani Cabai (Studi Kasus Di Desa Abbatireng Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo) Aslidayanti Aslidayanti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.271 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v7i1.1227

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendekspripsikan peran kelompok tani dalam peningkatan usahatani cabai, menganalisis respon petani terhadap peran kelompok, dan menganalisis anggota kelompok tani dengan menggunakan metode analisis deksriptif. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Tani di Desa Abbatireng Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo yang dipilih karena kelompok tersebut memupuk petani kecil. Semua anggota yang terlibat dalam kegiatan usahatani cabai adalah 29 orang dan mereka terpilih sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam memfasilitasi pasar merupakan peran yang dinilai sangat bermanfaat. Keseluruhan respon petani dikategorikan baik dengan nilai pencapain hampir 80%, namun ada kategori respon yang berbeda berdasarkan indikator penilaian petani terhadap peran groun yang dianggap paling tinggi dengan skor 86,67%, partisipasi petani dalam kelompok yang dikategorikan baik dengan nilai prestasi 82,38%, sedangkan penerapan teknologi tergolong cukup baik dengan nilai prestasi 54,02%. Kata Kunci : Peranan, Kelompok Tani, Pendapatan, Usahatani, Cabai
Uji Efektifitas Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Sebagai Pestisida Nabati terhadap Perilaku Makan Tikus Hama (Rattus argetiventer) Rahmawasiah Rahmawasiah; Rahman Hairuddin; Abdul Jalil
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 1 (2014): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.472 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v3i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buah mengkudu sebagai pestisida nabati yang diharapkan bermanfaat dalam menekan serangan hama tikus digudang penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Salotellue, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo dilaksanakan pada bulan juni sampai juli 2013. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dimana P0 : tanpa perlakuan, P1: gabah padi 3,5 gram + ikan kering 3,5 gram + Pestisida cair dosis 300 mg, P2 : gabah padi 3,5 gram + ikan kering 3,5 gram + pestisida Padat dosis 3 gram. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada P2 sangat efektif untuk menekan nafsu makan hama tikus.
Keragaman Perakaran, Tajuk serta Korelasi Terhadap Hasil Kedelai pada Berbagai Kombinasi Interval Penyiraman dan Dosis Bahan Organik Lusia Danga Lewu; Yonce Melyanus Killa
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.586 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v8i3.1541

Abstract

Produktivitas kedelai yang optimal terutama harus didukung oleh sistem perakaran dan perkembangan tajuk yang baik pula. Keterbatasan air dan bahan organik menjadi salah satu kendala di lahan penanaman kedelai yang seringkali menjadi faktor penghambat dalam mempertahankan hasil kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan perakaran dan tajuk serta korelasi terhadap hasil kedelai pada berbagai kombinasi interval penyiraman dan dosis bahan organik. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 15 kombinasi perlakuan dari interval penyiraman (2, 4, 6, 8 dan 10 hari), dan dosis bahan organik (0,10 dan 20 ton/ha). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat kering akar (5,09 g), tajuk (16,90 g) dan biji/tanaman (23,10 g) tertinggi diperoleh pada perlakuan interval penyiraman 2 hari, dosis bahan organik 20 ton/ha. Berat kering akar dan tajuk memiliki hubungan keeratan yang kuat (nilai korelasi : 0,7357) sedangkan berat kering tajuk dan biji/tanaman memiliki hubungan keeratan yang sangat kuat (nilai korelasi : 0,8839). Kata kunci : Kedelai, Keragaan, Interval penyiraman, Bahan organik

Page 6 of 19 | Total Record : 182