cover
Contact Name
Gede Aditra Pradnyana
Contact Email
gede.aditra@undiksha.ac.id
Phone
+6236222928
Journal Mail Official
putu.spyanawati@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjp
Core Subject : Health, Education,
the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Physical education sport and health Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Physical education sport and health Undiksha
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,198 Documents
IMPLEMENTASI KOOPERATIF JIGSAW 1 UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR SERVICE BOLA VOLI I Kadek Artayasa .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar service bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipejigsaw 1 pada siswa kelas X. Pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksaanakan dalam dua siklus.Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X. Pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja, sejumlah 34 orang, yaitu 22 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I yaitu rata-rataaktivitas belajar7,05 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar service bola voli secara klasikal 52,94% (kurang baik). Sedangkan hasil analisis data siklus II yaitu rata-rata aktivitas belajar 8,22 (aktif) dan ketutasan hasil belajar teknik dasar service bola voli secara klasikal 100% (sangat baik).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar service bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1 pada siswa kelas X. pemasaran SMK PGRI 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw 1.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, jigsaw 1, aktivitas, hasil belajar, dan service bola voli. This study aimed to improve the activites and results of learning the basic techniques of volleyball service through the implementation of cooperative learning model jigsaw 1 in Class X. Marketing SMK PGRI 1 Singaraja in the academic year 2015/2016. This classroom action research was conducted in two cycles. Those consist of the plan of action, action, evaluation, and reflection. The subjects are 34 students of class X. Marketing SMK PGRI 1 Singaraja, i.e. 22 boys and 12 girls. Data were analyzed by using descriptive statistics. The data analysis result of first cycle of learning volleyball service activity classically is about 7.05 (active), and the final result of the study the basic technique of service in volleyball classically 59,94% (good less). While, the analysis result in second cycle classically is about 8.22 (active) and the final result of of the stdy the basic technique of service in volleyball classically 100% (very good). The results of data analysis and discussion indicated that the activities and achievement of learning volleyball service can be enhanced by the implementation of cooperative learning model jigsaw 1 on tenth grade students of marketing majority of SMK PGRI 1 Singaraja in the academic year 2015/2016. It is recommended to Penjasorkes teachers to implement this cooperative learning model jigsaw 1.keyword : Cooperative learning model, jigsaw 1, activity, achievement of learning, and learning volleyball service.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Dewi Astiti Sari .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket chest pass dan bounce passmelalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas XI TGB1SMK Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 35 orang terdiri dari 23 orang putra dan 12 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 4,2 (kurang aktif) dan hasil belajar pada siklus I untuk kompetensi pengetahuan mencapai 2.55 (baik), kompetensi sikap mencapai 2,40 (cukup) dan untuk kompetensi keterampilan mencapai 2,53 (baik). Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 8,4 (aktif) dan hasil belajar pada siklus I untuk kompetensi pengetahuan mencapai 3,30 (baik), kompetensi sikap mencapai 3,37 (baik) dan untuk kompetensi keterampilan mencapai 3,42 (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket chest pass dan bounce pass meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI TGB1 SMK Negeri 3 Singarajatahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola basket, NHT This study aims to improve the learning activity and learning results of learning the basic techniques of passing basketball (chest pass and bounce pass) through the implementation of cooperative learning model NHT. This research is a classroom action research with a form teacher as researcher, conducted in two cycles, comprising the steps of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects of research include TGB1 class XI student of SMK Negeri 3 Singaraja totaling 35 people consisting of 23 boys and 12 girls. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the data analysis of learning activities in the first cycle in the classical 4.2 (underactive) and learning outcomes in the first cycle in knowledge competency 2:55 (good), the competence of the attitude reached 2.40 (enough) and in the skill competencies 2.53 ( good). In the second cycle, the classical learning activities 8.4 (active) and learning outcomes in the second cycle in knowledge competency was 3.30 (good), the competence of the attitude reached 3.37 (good) and in the skill competencies of 3.42 (good ). Based on the analysis of data and discussion it is concluded that the activity and learning outcomes of passing basketball (chest pass and bounce pass) increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMK Negeri 3 Singaraja TGB1 academic year 2015/2016. It is recommended to physical education teachers can implement cooperative learning model type NHT, as shown to increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, activity learning outcome,basketball, NHT
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI POLA HIDUP SEHAT PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Guntur Rollies Maulana .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6933

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran PJOK materi Pola Hidup Sehat Narkoba rendah, pembelajaran bersifat konvensional, dan multimedia interaktif yang mendukung pada mata pelajaran PJOK belum tersedia. Tujuan penelitian ini adalah 1) menggambarkan proses rancang bangun multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VII.A di SMP Negeri 1 Singaraja, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Setelah mencapai tahap pengembangan dihasilkan produk awal kemudian divalidasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan proses rancang bangun Multimedia Interaktif terdiri dari lima tahapan model ADDIE yaitu Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 95% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 90% (sangat baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 81,6% (baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 91,95% (sangat baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 90,05 (sangat baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 85,53% (baik).Kata Kunci : pengembangan, model ADDIE, multimedia interaktif The problem of this study is scores for students in PJOK is low, learning conventionally, and interactive multimedia to support the PJOK yet available. The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of fifth grade students at SMP 1 Singaraja, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development’s model which is used is ADDIE. The procedures are: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Afterreached the development’s step, there will be the first product and then will be validated by an expert in content subject matter, an instructional design expert, and an instructional media expert. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The result of study showed the process of multimedia interactivedesign that consists of five steps of ADDIE modelare analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 95% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 90%(very good qualifying); 3) the learning media is about 81,6% (good qualifying); 4) individual testing is about 91,95% (very good qualifying); 5) small group test is 90,05% (very good qualifying);6) field trials is about 85,53% (good qualifying).keyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA VOLI Made Suwarta Jaya .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti, dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 26 orang siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada, terdiri dari 20 orang putra dan 6 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar pada observasi awal 5,74 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus I meningkat menjadi 6,62 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus II 7,77 dengan kategori aktif belajar. Persentase ketuntasan hasil belajar passing bola voli secara klasikal pada observasi awal sebesar 3,84% dengan kategori sangat kurang, pada siklus I sebesar 38,46% dengan kategori sangat kurang, dan pada siklus II sebesar 92,30 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPS SMA N 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar bola voli. Kata Kunci : Kooperatif, Aktivitas, Hasil Belajar, Bola voli, TGT. This study aims to improve the activity and learning outcomes of volleyball passing techniques through the implementation of cooperative learning model TGT type for students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada the school year 2015/2016. This research is a Classroom Action Research (CAR), in which teacher as researcher. This research was conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation / evaluation, and reflection. The subject of this study were 26 students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada, consisting of 20 boys and 6 girls. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on the analysis the average learning activity at the early observation of 5.74 with active enough category, and the first cycle increased to 6.62 by category quite active, and the second cycle by category 7,77 actively studied. The percentage of completeness of learning outcomes in classical volleyball passing the initial observation of 3.84% to the category of very less, in the first cycle of 38.46% with a very poor category, and the second cycle of 92,30 with a very good category. Based on the analysis of data and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes volleyball passing techniques improved through the implementation of cooperative learning model TGT students of class XI IPS SMA N 1 Sukasada the school year 2015/2016. Penjasorkes teachers were recommended to implement cooperative learning model of TGT in the learning process because it can increase the activity and learning outcomes of volleyball.keyword : Cooperative Activities , Learning Outcomes , Volleyball , TGT.
PENGARUH PELATIHAN BAR TWIST TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN Putu Wiradamungga Adesta .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bar twist terhadap kekuatan bantingan teknik ippon seoi nage. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen (experimental) dengan rancangan yang digunakan adalah “the non-randomized control group pretest-posttest design”. Jumlah subjek penelitian 20 orang atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini untuk tes kekuatan adalah bantingan teknik ippon seoi nage. Data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16,0. Berdasarkan hasil uji t-independent data selisih dari hasil pre-test dan post-test (gaint score) masing-masing kelompok didapatkan nilai thitung sebesar 4,497 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi data tersebut (0,000) lebih kecil dari α (0,05), maka terdapat peningkatan yang signifikan dari perlakuan yang diberikan. Hasil analisis data pada pelatihan bar twist untuk kekuatan terjadi peningkatan sebesar 4.10, Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelatihan bar twist berpengaruh signfikan terhadap peningkatan kekuatan bantingan teknik ippon seoi nage pada atlet neo judo club Bangli tahun 2016. Saran bagi para guru pelatih judo, untuk menggunakan pelatihan bar twist sebagai salah satu alternative untuk meningkatkan kekuatan bantingan teknik ippon seoi nage. . Kata Kunci : pelatihan bar twist,kekuatan This study aimed to determine the effects of exercise on the strength kickback bar twist ipponseoinage techniques. This type of research is an experiment (experimental) the design that used in this research is “the non-randomized control group pretest-posttest design”. The subjects in this project are 20 athletes. The instrument that used in this study is to test the strength of slamming ippon seoi nage techniques.Data were analyzed by independent t-test at the significance level () 0.05 with SPSS program 16.0. Based on the results of the independent t-test, the difference from the pre-test and post-test (gaint score) ,each group obtained count value of 4.497 with a significance value 0,000. The significant value of the data (0,000) is smaller than α (0:05), then there is a significant increased from the treatment given. The results of the analysis of data on the bar twist exercise of strengh increased to 4,10. From the results of data analysis and discussion can be concluded that the bar twist exercise significantly affectto increase the strength of dings ippon seoi nage techniques in athletes neo judo club Bangli 2016. Suggestions for judo trainers, to use bar twist exercise as alternative to improve the strength of kickback ippon seoi nage techniques keyword : bar twist training, strength.
PENERAPAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA VOLI I K. Arthawirawan Widhyana .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.6936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (passing bawah dan passing atas) bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan, sejumlah 26 orang, yaitu 14 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing bola voli pada siklus I adalah 7,6 (aktif), dan meningkat menjadi 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 77% (baik) dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Model Pembelajaran, TGT, Aktivitas dan Hasil Belajar, Bola Voli This present study was aimed at improving activities and students' achievement in volley ball basic passing technique (lower passing and upper passing) through the use of TGT type of cooperative learning model. This research was a classroom based action research consisted of two cycles. Each cycles consisted of five steps, namely planning, action, observation, evaluation, and reflection. The subject of research was tenth grader students of class X.1 in SMA Negeri 1 Sawan which involved 26 students, consisted of 14 female students and 12 male students. The data was analysed by using descriptive statistic. The results of the study showed that there was an improvement in learning activity of classical volley ball basic technique, in which the first cycle is 7.6 (active) improved to 8.5 (active) in second cycle. Moreover the percentage of students' achievement in classical learning improved from 77% (good) in first cycle to 100%(very good) in second cycle. It can be concuded that the activities and students' achievement in volley ball basic technique of passing of tenth grader students of class X.1 in SMA Negeri 1 Sawan in the academic year 2015/2016 improved through the use of TGT type of cooperative learning model. It is hoped for sport teachers to use this technique in improving the students' achievement regarding with its beneficial results. keyword : Keywords: Learning Model, TGT, Activities and Students' Achievement, Volley Ball
MODEL PEMBELAJARAN TAI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR LOMPAT JAUH (GAYA JONGKOK) I Putu Janu Edyartha .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .; dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.7044

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh (gaya jongkok) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas X4 SMA Negeri 2 Negara tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan guru sebagai peneliti, dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari (1) Rencana tindakan, (2) pelaksanaan, (3) observasi/evaluasi (4) revleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X4 SMA Negeri 2 Negara yang berjumlah 38 orang ( 20 putra dan 18 putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistic diskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk motivasi belajar teknik dasar lompat jauh (gaya jongkok) pada siklus I motivasi belajar secara klasikal 11,65 (Motivasi cukup tinggi) dan siklus II secara klasikal 14,66 (motivasi tinggi). Persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I secara klasikal 65,79 % dan siklus II secara klasikal 86,84 %. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas X4 SMA Negeri 2 Negara tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI karena terbukti meningkatkan motivasi dan hasil belajar.Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif TAI, Motivasi, Hasil belajar, lopat jauh This research has a perpose to improve the student’s motivation and result learning the basic technique of long jump (squat style) through a TAI type of a cooperative learning design in student 0f X4 in SMA Negeri 2 Negara in academic year 2015/2016. This is a classroom action research with the teacher as the researcher, it has been done by 2 cycle. Every cycle consist of (1) action plan, (2) implementation, (3) observation/evaluation, (4) reflection. The subject of the study are the students of X4 SMA Negeri 2 Negara which consist of 38 students (20 male and 18 female). The data has been analyzed by using the basic technique of long jump (squat style) in the cycle I the motivation classically is 11,56 ( high enough motivation) and in the cycle II classically is 14,66 (high motivation). The percentage of the completeness from the cycle I classically is 65,79% and cycle II classically is 86,84%. Based on the result of learning the basic technique of long jump (squat style) through a TAI type has been increased in SMA Negeri 2 Negara in academic year 2015/2016. It is recommended to the sport teachers can apply a TAI type of a cooperative learning design because it can improve the student’s motivation and result of learning.keyword : cooperative learning TAI, motivation, learning result, long jump
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA Kadek Ryan Arbi Permana .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.7045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIII F, berjumlah 30 orang dengan rincian 16 orang putra dan 14 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar passing control sepakbola secara klasikal 6,2 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 0,67 menjadi 6,87 (cukup aktif) dan meningkat 1,96 menjadi 8,83 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola pada observasi awal 6,67% (tidak tuntas), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 26,66% menjadi 33,33% (tidak tuntas), dan meningkat 66,67% menjadi 100% (tuntas) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, sepak bola. This study aims to improve the activity and learning outcomes basic techniques of passing control of the football through the implementation of cooperative learning model NHT in class VIII F SMP Negeri 5 Singaraja. This research is a class act that is the teacher as a researcher. This research Conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects were 30 students of class VIII F SMP Negeri 5 Singaraja, consists of 16 son and 14 Princess. Data were analyzed by using descriptive statistics. The results of the data analysis activities of preliminary observations learned the basic techniques of passing football in the classical control of 6.2 (quite active), after being given the action on the first cycle increased by 0.67 becomes 6.87 (quite active) and increased 1.96 becomes 8.83 ( active) in the second cycle. Analysis of the data completeness result of learning the basic techniques of passing control of football at the initial observation 6.67% (not finished), after being given the action on the first cycle increased by 26.66% to 33.33% (not finished), and increased by 66.67% to 100% (complete) in the second cycle. Based on the results of the data analysis and discussion concluded that activities and outcomes of learning the basic techniques of passing control (foot inside) football increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class VIII F SMP Negeri 5 Singaraja academy year 2015/2016.keyword : Cooperative NHT, activities, learning outcomes, football.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA I Gede Sindy Artha w .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.7046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X 4 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas X 4, berjumlah 33 orang dengan rincian 15 orang putra dan 18 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar passing control sepakbola secara klasikal 6,24 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 0,6 menjadi 6,87 (kurang) dan meningkat 1,8 menjadi 8,62 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola pada observasi awal 3% (kurang), setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat 39,4% menjadi 42,4% (kurang), dan meningkat 57,6% menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X 4 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Pembelajaran STAD, aktivitas, hasil belajar, sepakbola. This purpose of the study is improving students’ activity and result study in passing control of football through the implementation of cooperative learning type STAD on grade X 4 SMA Negeri 2 Banjar in academic year 2015/2016. This research is a class action research which the teacher used two cycles. The subject of the study is student of X 4 consist of 15 males and 18 females, 33 student. The data is analyzed by using descriptive analyis. The result of first observation analysis in passing control classisally 6.24 (active enough), after being given action on cycle I improve 0,6 to 6,87 (action enough) and improve 1,8 to 8,62 (active) on cycle II. The achievement data analysis in passing control on first observation is 3% (less), after being given action on cycle I improve 39,4% to 42,4% (less), and improve 57,6% to 100% (very good) on cycle II. Based on the result of data analysis and discussion can be concluded that the activity and result study of passing control cam be improved through implemention of cooperative learning STAD on X 4 SMA Negeri 2 Banjar in academic year 2015/2016. It can be suggested to sport teacher to implement cooperative leraning STAD because it can improve the activity and result study of student.keyword : STAD Learning, activities, learning outcome, passing control of football
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING SEPAKBOLA I Kadek Nuprianta Putra .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i1.7047

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X TSM 3 SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (guru sebagai peneliti). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TSM 3 yang berjumlah 38 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Data aktivitas belajar teknik dasar passing sepakbola secara klasikal pada siklus I adalah 7,25 dan pada siklus II adalah 7,57 (aktif). Data hasil belajar kompetensi pengetahuan secara klasikal pada siklus I adalah 94,74% dan 100% (tuntas) pada siklus II. Data hasil belajar kompetensi keterampilan secara klasikal pada siklus I adalah 92,11% dan 100% (tuntas) pada siklus II. Data hasil belajar kompetensi sikap secara klasikal pada siklus I adalah 94,74% dan 100% (tuntas) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X TSM 3 SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru PJOK agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.Kata Kunci : NHT, aktivitas belajar, hasil belajar, sepakbola. This study aims to improve the activity and the results of learning the outcomes basic techniques of passing of football through the implementation of cooperative learning type model NHT in X TSM 3 SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year 2015/2016. This study was classified as action research, whose the teacher as the researcher. The subjects of the study were students of X TSM 3, amounting to 38 people. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The student’s data in the outcomes basic techniques of passing entirely for the first cycle is 7,25 and the second cycle is 7,57 (active). The student’s data in knowledge competency in the entirely in the first cycle is 94,74,0% and 100% (complete) in the second cycle. The student’s data in skill’s competency in the first cycle is 92.11% and 100% (complete) in the second cycle. Last, the studemt’s data in attitude’s competency entirely in the first cycle was 94,74% and 100% (complete) in the second cycle. Based on the results of data analysis, can be concluded that the activities and basic technique of passing have increased through the implementation of cooperative learning model type STAD in X TSM 3 SMK Negeri 3 Singaraja. PJOK teachers are also recommended can implement NHT in the learning process because it can increase the activity and the results of outcomes basic techniques of passing in football.keyword : NHT, learning activities, learning outcomes, football

Page 78 of 120 | Total Record : 1198