cover
Contact Name
Gede Aditra Pradnyana
Contact Email
gede.aditra@undiksha.ac.id
Phone
+6236222928
Journal Mail Official
putu.spyanawati@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjp
Core Subject : Health, Education,
the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Physical education sport and health Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Physical education sport and health Undiksha
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,198 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK Ni Luh Putu Sintya d .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sawan, berjumlah 35 orang (18 orang putra dan 17 orang putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata aktivitas belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok secara klasikal pada siklus I sebesar 8,8 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,0 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,2. Sedangkan untuk presentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 77,14% dan pada siklus II sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 22,86.%. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok pada siswa.Kata Kunci : Aktivitas belajar, hasil belajar, kooperatif STAD, Lompat Jauh Gaya Jongkok This study aims to improve the activity and learning outcomes Style Long Jump Squat through the implementation of cooperative learning model STAD students of class VII C SMP Negeri 1 Sawan academic year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles, comprising the steps of the action plan, the implementation phase of action, observation / evaluation and reflection stage. The subjects were students of class VII C SMP Negeri 1 Sawan, numbering 35 people (18 sons and 17 daughters). Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results of data analysis showed that the learning activities Long Jump Squat in the classical style in the first cycle of 8.8 (active), and the second cycle of 9.0 (very active). From the first cycle to the second cycle increased by 0.2. As for the percentage of mastery learning outcomes in the first cycle of 77.14% and the second cycle of 100%. From the first cycle to the second cycle an increase of 22.86.%. It can be concluded that the activities and achievement Style Long Jump Squat increased through the implementation of cooperative learning model STAD students of class VII C SMP Negeri 1 Sawan academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers in order to implement cooperative learning model STAD as shown to increase activity and learning outcomes Style Long Jump Squat on students.keyword : Activities of learning, learning outcomes, cooperative STAD, Long Jump Squat Style
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA FLASH 8 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN I Kadek Mahendra Meyana .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7602

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan bagaiman rancangan multimedia pembelajaran interaktif 2) tanggapan ahli kependidikan terhadap pengembangan multimedia pembelajaran interaktif , 3) tanggapan siswa terhadap multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Tahapan dari model ini meliputi tahap Analisis (analyze), desain (design), pengembagan (development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui tinjauan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji perorangan, 6 orang siswa untuk uji kelompok kecil, dan 30 orang siswa untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pengumpulan data berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Disimpulkan bahwa desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menghasilkan laporan pengembangan produk yang baik. Kelayakan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam konversi tingkat pencapaian dengan skala 5. Tinjauan ahli isi matapelajaran dengan kualifikasi baik (75%), tinjauan ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (87,27%), tinjauan ahli media pembelajaran dengan kualifikasi baik (83,33%), uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (92,33%), uji kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (91,33%), uji coba kelompok besar dengan kualifikasi baik (89,06%). Dari penelitian tentang pengembangan multimedia pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif dan efesien.Kata Kunci : Multimedia Interaktif, model ADDIE, PJOK The purpose of this study were 1) to describe how the design of multimedia interactive learning 2) education expert feedback on the development of multimedia interactive learning, 3) the responses of students to multimedia interactive learning developed. The development of research using models ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Stages of this model include phase analysis (analyze), design (design) architecture, development (development), implementation (Implementation), and evaluation (evaluation). In the validation phase, the products are validated through a review by experts of the course content, instructional media experts, instructional design expert, 3 person students for individual test, 6 person students for small group test, and 30 person students for testing large groups. Data collection instruments like questionnaire / questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. It was concluded that the design of the development of multimedia interactive learning generates reports good product development. Feasibility multimedia interactive learning based on data obtained from a questionnaire which is then analyzed by descriptive quantitative and converted into a conversion rate of achievement with a scale of 5. Review of lesson content expert with good qualifications (75%), expert review of instructional design with good qualification (87.27 %), expert review media with good qualifications (83.33%), individual testing with excellent qualifications (92.33%), small group test with excellent qualifications (91.33%), a large group trials with good qualifying (89.06%). From research on the development of instructional multimedia is expected to be a source of learning effective and efficient.keyword : Multimedia Interactive, ADDIE models, PJOK
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA Komang Fajar Mahendra .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 37 orang siswa terdiri dari 20 laki-laki dan 17 perempuan data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada Siklus I sebesar 6,72 (Cukup aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 8,37 (aktif).Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.65. Sedangkan hasil belajar didapatkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I pada kompetensi pengetahuan 64,87%, pada kompetensi sikap 94,59%, dan pada kompetensi keterampilan 72,99%. Ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II pada kompetensi sikap 100%, pada kompetensi pengetahuan 100%, dan pada kompetensi keterampilan 100%.Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing control (kaki bagian dalam) sepakbola.Kata Kunci : Model Kooperatif, Aktivitas, Hasil belajar, Sepakbola This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of football passing control (leg inside) through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 37 students grade VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja consists of 20 male students and 17 female students. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 6.72 (quite active) and 8.37 (active) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 1,65. As for the thoroughness of learning outcome in the cycle I on the competence of knowledge 64,87%,on the competence attitudes 94,59%, and competence skills 72,99%.he thoroughness of learning outcome in the cycle II on the competence of knowledge 100%,on the competence attitudes 100%, and competence skills 100% Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of football passing increased through the implementation of cooperative learning model with STAD type toward students grade VIII5 SMP Negeri 2 Singaraja school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of football passing control (leg inside)keyword : Cooperative STAD, learning activity, learning result, football
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Putu Agus Mena Setiawan .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Group Inviestigation (GI). Pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar passing bola voli pada siswa kelas VIII B SMP Ayodhya Pura tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Dengan bentuk guru sebagai peneliti. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Ayodhya Pura yang berjumlah 36 orang siswa. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal adalah 7,6 pada kategori aktif dan hasil belajar pada siklus I mencapai 66,72. Pada siklus II aktivitas belajar secara klasikal adalah 8,1 pada kategori aktif dan hasil belajar pada siklus II mencapai 88,89. Berdasarkan hasil analisis data, dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII B SMP Ayodhya Pura tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran, karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli. Kata Kunci : Model pembelajaran GI, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This study aims to improve the activity of learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model Inviestigation Group (GI). In this study aims to improve the learning activity passing volleyball in class VIII B of SMP Ayodhya temple in the academic year 2015/2016. This research is classified classroom action research conducted in two cycles consisting of the action planning stage, the stage of implementation of the action, observation / evaluation and reflection stage. With this form of the teacher as researcher. The research subject is class VIII B of SMP Ayodhya temple totaling 36 students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the study in the first cycle of learning activities in the classical category was 7.6 on active and learning outcomes in the first cycle reaches 66.72. In the second cycle in the classical learning activity was 8.1 in the category of active and learning outcomes in cycle II reached 88.89. Based on the results of data analysis, and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing (passing on and passing down) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model GI in class VIII B of SMP Ayodhya temple in the academic year 2015/2016. recommended to teachers can implement cooperative learning model GI in the learning process, because it can increase the activity and learning outcomes passing volleyball.keyword : GI learning model, activities, learning outcomes, volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA Dektu Handre Saputra .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 25 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal didapatkan pada observasi awal 5,52 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus I menjadi 7,95 (aktif) dan pada siklus II meningkat yaitu 8,4 (aktif). Sedangkan untuk analisis persentase ketuntasan belajar secara klasikal pada observasi awal 24% pada siklus I terjadi peningkatan yaitu mencapai 80%. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar yaitu mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasi belajar teknik dasar passing sepakboka meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes mengimplementasikan model pembelajara kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, sepakbola This research aimed to improve the activity and result of learning the basic techniques of passing a football through the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was a classroom action research conducted in two cycles, which consists of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were students of class VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja A in academic year 2015/2016, in total 25 students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the analysis of classical learning activity data obtained at the initial observation 5.52 (quite active) and increased in the first cycle to 7.95 (active) and the second cycle increased, namely 8.4 (active). As for the analysis of classical learning completeness percentage at 24% on initial observations (not finished) in the first cycle increased, reaching 80% (complete). In the second cycle increased learning outcomes which reached 100% (complete). It can be concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing the football increased through the implementation of cooperative learning model STAD in class VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja A in Academic Year 2015/2016. Recommended to be able implement penjasorkes to apply STAD cooperative learning model because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of passing the football.keyword : cooperative learning, learning activities, learning outcomes, football.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASI BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Komang Darma Santiawan .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VII.A SMP Muhammadiyah 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 orang siswa, terdiri dari 12 putra dan 10 putri. Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer, mengunakan lembar observasi aktivitas belajar dan hasil belajar dinilai oleh 2 orang evaluator mengunakan assesmen hasil belajar. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas passing bola basket pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,36 (cukup), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,34 (aktif) dan 8,31 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan belajar passing bola basket pada observasi awal secara klasikal sebesar 22,72% , pada siklus I 63,65% dan 100% pada siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VII.A SMP Muhammadiyah 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016, untuk itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada proses pembelajaran passing bola basket karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata Kunci : Kooperatif, TGT, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola basket. This study aims to improve the activity and learning outcomes passing a basketball through the implementation of cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) on VII.A grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. This research is classified as a class action research conducted by 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation / evaluation, and reflection. Subjects numbered 22 students, consisting of 12 sons and 10 daughters. Data activity assessed by 2 observers, using observation sheet learning activities and learning outcomes assessed by 2 evaluators use the assessment of learning outcomes. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis of data on the activity of passing the basketball at the beginning of the classical observation by 6.36 (enough), and the first cycle increased to 7.34 (active) and 8.31 (active) in the second cycle. While learning completeness percentage passing the basketball at the beginning of the classical observation by 22.72%, 63.65% in the first cycle and 100% in the second cycle. It was concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing the basketball students increased through the implementation of cooperative learning model VII.A TGT grade students of SMP Muhammadiyah 2 Singaraja in the academic year 2015/2016, for it suggested to the teacher penjasorkes to implement cooperative learning model TGT on the learning process of passing the basketball because it can increase the activity and learning outcomes.keyword : Cooperative, TGT, learning activities, learning outcomes, passing the basketball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING CONTROL SEPAKBOLA Mohammad Ilham Abdus S. .; I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd. .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7607

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing controlsepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VII B8 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti, dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas VII B8 SMP Negeri 6 Singaraja, terdiri dari 15 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Berdasarkan hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar pada observasi awal 6,4 dengan kategori cukup aktif, dan pada siklus I meningkat menjadi 7,84 dengankatagori aktif, dan pada siklus II 8,9 dengan kategoriaktif. Persentase ketuntasan hasil belajar passing controlsepakbola secara klasikal pada observasi awal sebesar 3,3%, pada siklus I sebesar 60%, dan pada siklus II sebesar 93% dengan katagorisangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing controlsepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VII B8 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajarpassing controlsepakbola.Kata Kunci : Kata-kata Kunci: Kooperatif, aktivitas, hasil belajar,sepakbola, GI. this study aims to improve the learning activity and learning outcomes of passing controlfootball techniques through the implementation of cooperative learning model type GIon students of class VII B8 SMPN 6 Singaraja academic year 2015/2016. This study is classroom action research in the form of teacher as researcher, conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. Subject of this research is 30 students of class VII B8SMPN 6 Singaraja, consisting of 15 boys and 15girls. Data were analyzed using descriptive analysis. Average learning activity was 6,4 at early observation (quite active),in the first cycle increased to 7,84(active), and the second cycle to 8.9( active). The percentage of passing football mastery learning outcomes classically on preliminary observations was 3,3%, in the first cycle was 60%, and the second cycle was 93%. Based on the analysis of data and discussion it can be concluded that the learning activity and learning outcomes of football passing control techniques improved through the implementation of cooperative learning model type GI on the class VII B8 SMPN 6 Singaraja academic year 2015/2016. It is recommended to teachers of physical education and sports health to implement GI type of cooperative learning model in the learning process because it can increase the learning activity and learning outcomes of football passing control.keyword : Keywords: Cooperative, activity, learning outcome, football, GI.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLA BASKET I Made Galih Antara .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI.IPA 2 SMA N 2 Banjar, berjumlah 32 orang dengan rincian 17 orang putri dan 15 orang putra. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal sebesar 7,84 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,06 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,22. Persentase ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal pada siklus I sebesar 65,6% (belum tuntas), dan pada siklus II sebesar 93,75% (tuntas). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 28,15%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes dapat mengimplmentasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam proses pembelajaran Penjasorkes.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif GI, aktivitas, hasil belajar, bola basket This research aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing a basketball through the implementation of cooperative learning model type GI. This research is a classroom action research conducted in two cycles, which consists of a plan of action, action, observation or evaluation and reflection. Subjects were students in grade XI.IPA 2 SMA N 2 Banjar, totaling 32 people with the details of 17 daughters and 15 sons. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results of data analysis in the first cycle of activity learned the basic techniques of passing a basketball in classical amounted 7,84 (active), and the second cycle of 9,06 (very active). From the first cycle to the second cycle increased by 1,22. The percentage of completeness result of learning the basic techniques of passing the basketball in the classical style in the first cycle of 65.6% (unfinished), and the second cycle of 93,75%(finish). From the first cycle to the second cycle increased by 28.15%. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing the basketball increased through the implementation of cooperative learning model GI in class XI IPA 2 SMA Negeri 2 Banjar academic year 2015/2016. Recommended to teachers Penjasorkes can mengimplmentasikan GI cooperative learning model in the learning process Penjasorkes.keyword : cooperative learning, learning activities, learning outcomes, basketball
PENERAPAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA I Gede Andi Andriawan .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola (kaki bagian dalam dan luar), melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII. X SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklusnya 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini guru sebagai peneliti siswa kelas VII. X SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang terdiri dari 37 orang siswa, yaitu 21 orang putra dan 16 orang putri. Pengumpulan data tentang aktivitas belajar dalam pembelajaran dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar, dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes hasil belajar passing sepak bola (kaki bagian dalam dan luar). Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 7,79 kategori aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 35,1% katagori sangat kurang. Sedangkan Pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 8,89% kategori aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 97,3% katagori sangat baik. Berdasarkan uraian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola (kaki bagian dalam dan luar) meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas dan hasil belajar passing Sepak bola. This study aims to improve the activity and learning outcomes football passing (foot inside and outside), through the implementation of STAD cooperative learning model to class VII. X SMP Negeri 2 Singaraja This study was classified as a class action research conducted in two cycles, and each cycle 2 meetings. The subjects were students of class VII. X SMP Negeri 2 Singaraja academic year 2015/2016 which consisted of 37 students, which is 21 sons and 16 girl . The collection of data on learning activities in the learning collected through observation sheets learning activities, and learning outcomes data collected through achievement test passing football ( foot inside and outside). Furthermore, the data were analyzed descriptively. The results showed that in the first cycle the average student learning activity was 7,79 categorized as active and student learning outcomes with classical completeness of 35,1% is not good category. While the second cycle, the average student learning activity is 8,89 active category and student learning outcomes with classical completeness of 97,3% is very good category. Based on the results and discussion, it can be concluded that the implementation of STAD cooperative learning model to improve the activity and learning outcomes passing football ( foot inside and outside ) in class VII. X SMP Negeri 2 Singaraja academic year 2015/2016.keyword : Model STAD cooperative learning , activity and learning outcomes passing football
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA I Made Andy Kurniawan .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap silklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja yang berjumlah 33 orang siswa, (17 orang siswa putra dan 16 orang siswa putri) data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada Siklus I sebesar 7.9 (aktif) dan 8,9 (sangat aktif) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.0. Sedangkan untuk ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 63.6% (belum tuntas). dan 100% (tuntas) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 36,4%. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing sepakbola karena sudah terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas dan hasil belajar passing Sepak bola. This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of football passing through the application of cooperative learning model with STAD type toward students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 33 students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja (17 male students and 16 female students). The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 7.9 (active) and 8.9 (very active) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 1.0, As for the thoroughness of learning outcome in the cycle I was 63,6% (incomplete) and 100% (complete) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 36,4%. Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of football passing increased through the application of cooperative learning model with STAD type toward students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of football passing because it has been proven to increase the activity and student learning outcomes.keyword : STAD cooperative, activity and learning result passing football

Page 81 of 120 | Total Record : 1198