cover
Contact Name
Bram Denafri
Contact Email
semnas_sasindo@unpam.ac.id
Phone
+6282284658383
Journal Mail Official
bram@unpam.ac.id
Editorial Address
Sastra Indonesia, Kampus UNPAM 2, Gd. B., Lt.5., Jalan Raya Puspiptek, Setu, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sasindo
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 27472663     DOI : 10.32493/
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Seminar Nasional Sasindo is articles raised from the results of research, studies, and scientific work in the fields of: 1. Linguistic and Literary analysis. 2. Research result of Indonesian Linguistics and Literature. 3. The research results of Language Learning and Indonesian Literature.
Articles 208 Documents
PENGGUNAAN NEGASI PADA TAYANGAN INDONESIA LAWYERS CLUB EPISODE “TRAGEDI CIRACAS MENGAPA TERULANG LAGI?” Sri Purwanti Ratna Nintiyas; Irpa Anggriani Wiharja; Ira Anisa Purawinangun
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.17794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan negasi pada tayangan Indonesia Lawyers Club Episode Tragedi Ciracas Mengapa Terulang Lagi?” untuk menemukan perihal yang berupa bentuk-bentuk negasi yang didapat dari tayangan Indonesia Lawyers Club Episode “Tragedi Ciracas Mengapa Terulang Lagi?”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi dalam tayangan secara mendalam yang berhubungan dengan negasi. Penelitian ini mencoba mendeskripsikan bahwa negasi terdapat dalam beberapa objek salah satunya talkshow dalam acara debat. Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Penelitian ini memberi penunjuk baha dalam semantik terdapat bagian yang jarang ditemui dan berkaitan dengan semantik logika. Berdasarkan hasil dari peneltian ini terdapat dua konstituen negasi secara umum yang terbagi dalam morfem bebas dan morfem terikat. Secara mendalam terdapat pembagian morfem bebas. Data tersebut meliputi (1) konstituen negasi formal bebas baku, (2) konstituen negasi formal bebas tidak baku, (3) konstituen negasi nonformal bebas. Terakhir terdapat konstituen negasi morfem terikat
ISLAM DALAM MEMERANGI UJARAN KEBENCIAN (STUDI KASUS UJARAN KEBENCIAN KASUS PPKM) Misbah Priagung Nursalim
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16705

Abstract

Dakwah menjadi kewajiban setiap muslim. Fungsi dakwah yaitu untuk menyampaikan dan mengajak kebaikan kepada sesama. Faktanya dakwah sering kali disalahgunakan untuk provokasi, politik praktis, dan penyampaian ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ujaran kebencian dalam dakwah NS dan larangan bagi muslim melakukan ujaran kebencian dalam Quran. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis. Pendekatan yang dibunakan oleh penulis yaitu pendekatan fenomenologis. Teori yang digunakan yaitu SPEAKING Dell Hymes dan tafsir al Azhar Buya Hamka. Hasil dari penelitian ini, NS melanggar aspek norm. selain itu, sebanyak empat ayat al-Quran melarang umat muslim untuk melakukan ujaran kebencian. Kata Kunci Ujaran Kebencian, Dakwah, Islam
REGISTER BARISTA DI COFFEE SHOP LEVEL UP BSD (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Krismawati Krismawati; Tri Pujiati
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16693

Abstract

Register barista menjelaskan tentang fenomena peristilahan barista yang terjadi di dalam ruang lingkup kedai kopi. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bentuk dan medan makna register barista di Coffee Shop Level Up BSD. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil temuan data, terdapat 29 data register barista di Coffee Shop Level Up BSD, yang dikelompokkan berdasarkan bentuk register dan medan makna. Berdasarkan bentuknya, register barista yang ditemukan di Coffee Shop Level Up BSD yaitu bentuk tunggal sebanyak 15 istilah, afiksasi berupa prefiks berjumlah 1 istilah, dan abreviasi berjumlah 13 istilah, yang terdiri dari 7 penerjemah, dan 6 penggalan. Berdasarkan sumber istilah atau asal bahasa, register barista berasal dari bahasa Indonesia dan bahasa asing, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Italia yang diperoleh melalui proses penerjemahan berjumlah 18 istilah. Berdasarkan medan makna, diperoleh medan makna register barista yaitu 7 medan makna jenis kopi secara umum, 18 medan makna cara pembuatan kopi, dan 4 medan makna asal daerah kopi, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 29 istilah. Berdasarkan hasil temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan register barista digunakan sesuai dengan fungsinya dalam kegiatan berkomunikasi yang digunakan oleh barista di Coffee Shop Level Up BSD.Keywords: Barista, Register, Medan Makna Register
PENGGUNAAN JARGON GAME ONLINE MOBILE LEGEND PADA ANAK REMAJA KARANG TARUNA PLUTO DALAM 2 PISANGAN TANGERANG SELATAN (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK) Dihan Saidul Yamin; Ilhamsyah Ilhamsyah; Irfan Hafizh Izzatullah
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16712

Abstract

Pada penelitian kali ini bermaksud untuk menguraikan serta mengetahui motif dan arti khusus dari jargon yang sering dituturkan oleh para remaja karang taruna di Pluto Dalam 2 Pisangan Tangerang Selatan dalam memainkan game online Mobile Legend, karena pada kenyataannya game online yang menjamur saat ini sering kali memunculkan banyak kosakata atau istilah-istilah baru yang hanya dapat dipahami dan diketahui oleh suatu komunitas maupun kelompok sosial masyarakat tertentu. Penggunaan ragam bahasa jargon dalam game online Mobile Legend ini bermaksud untuk memudahkan komunikasi sekaligus juga untuk memberikan kode atau isyarat ketika memainkan game tersebut, agar lebih mudah dan efektif ketika diucapkan. Dalam penerapannya, jargon hanya dibatasi sesuai daerah saja, sesuai kelompok maupun instansi, dan juga individu yang memiliki ciri khas jargon yang mereka pahami dan sudah disepakati bersama. Pengkajian kini memakai metode observasi dan metode deskriptif kualitatif. Objek-objek  yang dikaji dalam riset kali ini adalah para remaja karang taruna Pluto Dalam 2 Pisangan Tangerang Selatan. Metode observasi yang kami lakukan yaitu bertemu dengan beberapa remaja yang memang gemar dan sedang memainkan game online Mobile Legend. Proses pemungutan data kami lakukan memakai teknik simak, teknik wawancara dan teknik libat cakap melalui tatap muka secara langsung dan kami juga merekam ucapan yang mereka tuturkan melalui alat perekam handphone. Pengumpulan data jargon kami cantumkan berupa untaian kata-kata dan frasa baik bahasa Indonesia maupun bahasa asing yang selanjutnya akan kami artikan makna khusus dari data jargon yang kami dapatkan. Dari hasil data penelitian kami menemukan data jargon sebanyak 17 data di antaranya: retri indomaret, noob, di gendong, foto bareng, no flicker, nggak ada obat, mabar, tank, tower, monster hutan, tremor, kena mental, sergapan, ultimate, farming, adu mekanik, dan combo. Bersumber pada hasil data penelitian yang sudah kami lakukan dapat diberi simpulan bahwa penggunaan jargon hanya dipakai pada saat memainkan game tersebut, baik melalui komunikasi dua arah maupun komunikasi jarak jauh melalui telepon suara di dalam game, kemudian ketika sedang tidak memainkan game tersebut jargon tidak dipakai.Kata kunci: sosiolinguistik, variasi bahasa, jargon
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM KONTEN VIDEO YOUTUBE PUELLA ID (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Adellia Aisyah Putri; Erlangga Pamungkas; Irfan Maulana
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16700

Abstract

Karya tulis ini berisi mengenai analisa campur kode bahasa pada konten video youtube PUELLA ID berdasarkan kajian sosiolinguistik. Fenomena campur kode bahasa saat ini sangat mudah ditemui, terutama pada media sosial seperti youtube. Banyak sekali konten video yang pada muatan videonya terdapat fenomena variasi bahasa atau campur kode bahasa. Penyebab dari fenomena campur kode bahasa karena adanya perbedaan ilmu pengetahuan serta latar sosial dari setiap individu yang menyebabkan terjadinya variasi bahasa pada saat berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk campur kode bahasa yang terjadi pada konten video youtube PUELLA ID. Penelitian ini kami lakukan berlandaskkan pada penelitian kualitatif dengan menjabarkan hasil penelitian berbentuk kata-kata agar dapat lebih memahami peristiwa variasi bahasa yang terjadi.. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik simak dan catat. Sumber data penelitian ini menggunakan salah satu konten video PUELLA ID berjudul Tidur Dijalanan Hingga Jadi Kenek Angkot-Aku Gak Berterima Kasih Cinta Laura X Denny Sumargo. Data yang digunakan berupa ungkapan suara atau percakapan dari video PUELLA ID. Data diperoleh secara langsung dengan pencatatan ucapan  dari video Puella Id secara keseluruhan lalu melakukan analisis untuk mendapatkan atau mengetahui adanya peristiwa campur kode bahasa tersebut. Hasil dari analisis ini ditemukan salah satu jenis campur kode, yaitu campur kode keluar. Hasil dari penelitian ini ditemukannya sejumlah 70 data yang masing-masing data tersebut berupa frasa serta berupa penyisipan unsur berwujud  klausa. Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan dapat disimpulkan bahwa terjadinya fenomena campur kode bahasa disebabkan dari adanya perbedaan latar belakang sehingga terjadinya penggunaan variasi bahasa atau campur kode bahasa pada saat berkomunikasi.Kata Kunci : Sosiolinguistik, Campur kode, youtube
GAMBARAN KEMISKINAN DALAM NOVEL SEKALI PERISTIWA DI BANTEN SELATAN KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Fitria Sukmawati; Nabilatur Rohmah
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16688

Abstract

Pengalaman pengarang merupakan hal yang tak pernah lepas dari sebuah karya sastra. Novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan menyajikan suatu sejarah  di daerah Banten Selatan yang masyarakatnya mengalami kemiskinan, pembunuhan, perampokan, dan penindasan. Latar belakang dalam penelitian ini adalah adanya gambaran kemiskinan dan faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan pada novel tersebut. Peneliti memakai deskrptif kualitatif dalam penelitian ini. Mendeskripsikan mengenai unsur intrinsik, gambaran kemiskinan dan faktor yang menyebabkan kemiskinan pada novel tersebut merupakan tujuan yang peneliti inginkan. Pendekatan sosiologi sastra digunakan untuk penjabaran adanya gambaran kemiskinan dan faktor-faktor penyebabnya. Hasil dari penelitian ini menjabarkan bahwa terdapat gambaran kemiskinan, stratifikasi sosial, dan faktor-faktoryang menyebabkan kemiskinan dalam novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan.Kata Kunci: Gambaran kemiskinan, novel, Sekali Peristiwa di Banten Selatan, Pramoedya Ananta Toer, sosiologi sastra
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PERCAKAPAN GURU DAN SISWA DI SMK BOGOR MUHIDDIN SCHOOL Sahrul Sani; Bram Denafri
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.17811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tindak tutur Ilokusi yang terdapat dalam percakapan Guru dan  Siswa  di  SMK  Bogor  Muhiddin  School,  dan  mendeskripsikan  bentuk  Tindak  tutur  Ilokusi  yang  sering digunakan dalam percakapan Guru dan Siswa di SMK Bogor Muhiddin School. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana bentuk Tindak tutur Ilokusi dalam percakapan Guru dan Siswa di SMK Bogor Muhiddin School ? 2). Bagaimana bentuk Tindak tutur Ilokusi yang sering digunakan dalam percakapan Guru dan Siswa di SMK Bogor Muhiddin School ?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Kualitatif dengan jenis Deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Observasi langsung dilanjutkan dengan teknik simak dan catat. Data pada penelitian ini berupa percakapan yang mengandung Tindak tutur Ilokusi. Sumber data pada penelitian ini dari Guru dan Siswa di SMK Bogor Muhiddin School. Teknik Analisis data pada penelitian ini  menggunakan  metode  Padan  dan  Agih.  Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  bentuk tindak tutur ilokusi yang dilakukan oleh guru terhadap siswa dalam suatu kelas di SMK Bogor Muhiddin school terdapat beberapa jenis bentuk Tindak tutur Ilokusi diantaranya tindak tutur Ilokusi Representatif (Asertif), Direktif, Ekspresif, Komisif dan Deklarasi.  Selanjutnya, dari berbagai jenis bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam percakapan guru dan siswa di SMK Bogor Muhiddin School. penulis dapat simpulkan bentuk Tindak tutur Ilokusi yang paling sering digunakan oleh guru dan siswa dalam proses belajar mengajar di SMK Bogor Muhiddin School adalah jenis bentuk tindak tutur Ilokusi direktif.Kata Kunci: Tindak tutur, Ilokusi, Guru dan Siswa SMK Bogor Muhiddin School
ANALISIS NILAI-NILAI RELIGIUS ISLAM DALAM NOVEL MAHAR JINGGA KARYA SYARIF HADE Farih Faruk Mufasir
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16706

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Nilai-nilai Religius Islam dalam Novel Mahar Jingga Karya Syarif Hade. Penelitian ini dilatar belakangi keinginan penulis melakukan kegiatan terhadap sebuah novel dengan pendekatan analisis struktural. Selanjutnya perumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Mahar Jingga karya Syarif Hade? 2) Nilai-nilai religius Islam apa saja yang terkandung dalam novel Mahar Jingga karya Syarif Hade? 3) Penyimpangan nilai religius seperti apa yang yang terdapat dalam novel Mahar Jingga karya Syarif Hade? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Rahman yang menentukan nilai akidah, nilai syariat dan nilai akhlak.Kata Kunci: nilai religius, novel mahar jingga, 
GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU HINDIA DALAM ALBUM MENARI DENGAN BAYANGAN Muhammad Husin
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16694

Abstract

Gaya bahasa adalah bahasa indah yang digunakan untuk meningkatkan efek dengan jalan memperkenalkan serta membandingkan suatu benda atau hal tertentu dengan benda atau hal lain yang lebih umum. Secara singkat penggunaan gaya bahasa tertentu dapat mengubah serta menimbulkan konotasi tertentu. Lagu merupakan salah satu bentuk pemakaian bahasa yang berupa bait-bait untuk dinyanyikan dan dibawakan dengan iringan instrumen musik. Seorang pencipta lagu harus memperhatikan diksi dan susunan kalimat agar lirik-lirik lagu dapat bersesuaian dengan irama sehingga tercipta harmonisasi suara yang indah dan lirik yang puitis. Maka dari itu pencipta lagu menggunakan gaya bahasa pada lirik-lirik lagu ciptaannya.Kata Kunci : Gaya Bahasa, Diksi, Lirik Lagu
VARIASI JARGON DALAM SUATU KOMUNITAS WARIA DI SALON RETHAH WILAYAH PONDOK BENDA Amanda Rizky Amalia; Antika Suri Tauladan; Fani Aulia Sari
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.16715

Abstract

Language has an important role in everyday human life in society. Jargon is a kind of language that is only used by certain communities as daily communication among its members. The jargon used by the transgender community is very interesting to understand because the jargon has its own form and meaning in its disclosure and can find out how the variety of jargon-shaped language used by transgenders in hiding their secrets so as not to be known by the public. It is evident that not all users of other languages understand the jargon. In this study, the researchers analyzed the jargon used by the waria community in the salon. This study aims to determine the jargon and describe and understand the meaning of the jargon used by the transgender community in interacting orally. The source of the research data was obtained from the subject, namely the transgender women who worked at the Retah salon in Pamulang, who used jargon in their daily communication with transgender women and sometimes with their customers. The method used in this study is a qualitative descriptive method, which describes and conveys data objectively. Describe the jargon terms of transgender language as the object of research. The data collection technique used is observation or see and note. The result of this research is the jargon used by waria in the form of transgender language vocabulary. Based on the results of the data analysis, it was found that 20 pieces of jargon used by transgender women in the salon were akika, rapose, capcus, endang gurindang, ink, sekong, belenjong, cucok, metong, hamidah, lekong, sapose, capcay, begindang, bala-bala, sindang. , lambreta, grasshopper, mesong, and mursida.Keywords: Waria, Jargon, Vocabulary

Page 6 of 21 | Total Record : 208