cover
Contact Name
Abu Hamid
Contact Email
abu@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6285769226006
Journal Mail Official
jurnalgigi@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Sukabangun I No.1159, Suka Bangun, Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
ISSN : 26572486     EISSN : 27461769     DOI : https://doi.org/10.36086/jkgm.v3i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) (ISSN: 2746-1769, eISSN: 2657-2486) is an Indonesian language open journal, which publishes research articles, which are original, innovative, up-to-date, and applicable in all areas of dental and oral health. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) is published by Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang twice a year,every June and December Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) is Journal Published Original research papers focused on : Dental Nursing, Preventive Dentistry, Restorative Dentistry, Dental and Oral Health Promotion, Dental Health Management, Dental Disease Prevention
Articles 171 Documents
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KUMUR-KUMUR AIR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) DENGAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) TERHADAP PENURUNAN SKOR PLAK zalila oktariani; Saluna Deynilisa; Zainur Zainur
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.644 KB)

Abstract

Latar Belakang: Daun Sirih Hijau dan Daun Jambu Biji mempunyai kemampuan yang sama dalam menurunkan skor plak. Karena, kedua daun tersebut mengandung tanin dan minyak atsiri yang bersifat antiseptik sehingga mampu menurunkan skor plak. Plak gigi adalah deposit lunak yang melekat erat pada permukaan gigi. Secara memakins plak gigi dapat dikendalikan dengan penyikatan gigi. Sedangkan,secara kimiawi yaitu menggunakan obat kumur yang bersifat kimia maupun herbal. Judul Penelitian: Penelitian ini berjudul “Perbandingan efektivitas kumur-kumur air rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) dengan daun jambu biji (Psidium Guajava L) terhadap penurunan skor plak. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan efektivitas kumur-kumur air rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) dengan daun jambu biji (Psidium Guajava L) dalam penurunan skor plak. Metode Penelitian: Metode Penelitian dengan menggunakan metode eksperimen dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Responden: Siswa Kelas VII SMPN 1 Muara Pinang sebanyak 60 orang. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian didapat rata-rata skor plak sebelum berkumur air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) adalah 2,163 dan sesudah berkumur air rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) adalah 1,537 Sedangkan sebelum berkumur air rebusan daun jambu biji (Psidium Guajava L) adalah 2,160 dan sesudah berkumur air rebusan daun jambu biji (Psidium Guajava L) adalah 1,687. Berdasarkan hasil analisa menggunakan uji Independent T-Test diperoleh nilai p-value= 0,017. Kesimpulan: kumur – kumur air rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) sedikit lebih banyak menurunkan skor plak dibandingkan air rebusan daun jambu biji (Psidium Guajava L). Kata Kunci : Sirih Hijau, Jambu Biji, Plak Gigi
EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN METODE CERAMAH DISERTAI DEMONTRASI SECARA VIRTUAL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI ANAK KELAS 5 SD Shintia Sulistiani; Nur Adiba Hanum
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.893 KB) | DOI: 10.36086/jkgm.v2i2.752

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut adalah usaha terencana dan terarah untuk menciptakan suasana agar seseorang atau kelompok masyarakat mau mengubah perilaku lama yang kurang menguntungkan untuk kesehatan gigi, menjadi lebih menguntungkan untuk kesehatan giginya. Judul penelitian: Efektivitas Penyuluhan Dengan Metode Ceramah Disertai Demontrasi Secara Virtual Dalam Meningkatkan Pengetahuan Menyikat Gigi Anak Kelas 5 SD. Tujuan penelitian: untuk mengukur efektivitas penyuluhan metode ceramah disertai demonstrasi secara virtual terhadap pengetahuan menyikat gigi anak kelas 5 SD. Metode penelitian: metode penelitian dengan mengunakan metode quasi exsperiment. Sampel penelitian: anak-anak SD kelas 5 sebanyak 40 anak dengan teknik pengambilan sampel non random sampling. Hasil penelitian: Secara deskriptif penyuluhan dengan metode cemarah disertai demontrasi dapat meningkatkan pengetahuan responden cukup tinggi hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pengetahuan responden pada pre test adalah 7,2 (36% jawaban benar = tingkat pengetahuan rendah) sedangkan nilai rata-rata post test adalah 15,15 (75,75% jawaban benar= tingkat pengetahuan tinggi). Hasil secara statistik dengan menggunakan uji T test didapatkan hasil P-value = 0,000 dimana α<0,05, yang artinya terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan anak dari sebelum dibanding sesudah penyuluhan dengan ceramah disertai demontrasi secara virtual. Kesimpulan: penyuluhan dengan metode ceramah disertai demonstrasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang menyikat gigi anak kelas 5 SDN 127 Palembang secara signifikan.
EFEKTIVITAS MENGKONSUMSI BUAH PEPAYA DAN BUAH SEMANGKA DALAM PENURUNAN SKOR DEBRIS Ayu Novriani; Zainur Zainur
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.48 KB)

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Debris adalah sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut pada permukaan dan diatas gigi geligi serta ginggiva setelah makan yang tidak segera dibersihkan. Debris dapat dibersihkan dengan aliran saliva dan pergerakan otot-otot rongga mulut pada saat proses pengunyahan. Selain itu ada cara lain seperti berkumur, flossing (menggunakan benang gigi), membersihkan lidah, mengunyah permen karet, menghindari makanan yangmengandung sukrosa, dan memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang berserat dan berair. Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas mengkonsumsi buah pepaya dan buah semangka dalam penurunan skor debris pada anak-anak di jalan soekarno hatta, lorong musi raya, kecamatan alang-alang lebar, kelurahan karya baru. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian experiment, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel sebanyak 32 orang. Analisa data secara Univariat dan Bivariat yang dilakukan pada dua Variabel yang diduga berpasangan dengan menggunakan Pretest dan posttest. Hasil Penelitian : Dari hasil didapatkan debris indeks rata-rata sebelum mengkonsumsi buah pepaya adalah 1,65 dan sesudah mengkonsumsi buah pepaya adalah 1,437, sedangkan sebelum mengkonsumsi buah semangka adalah 1,587 dan sesudah mengkonsumsi buah semangka adalah 1,2. Uji T berpasangan diperoleh dari (p<0,05) menunjukkan terjadinya penurunan debris sesudah mengkonsumsi buah papaya dan buah semangka. Kesimpulan : Bahwa mengkonsumsi buah semangka lebih efektif dibandingkan mengkonsumsi buah pepaya.
GAMBARAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM MENJAGA KESEHATAN GIGI BERHADAP KARIES Rahmidah .; Zainur Zainur; Saluna Deynilisa
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.165 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Beberapapenelitian menyatakan bahwa tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku wanita hamil dapat berpengaruh kesehatan gigi danmulut Kesehatanmerupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, sehat secara jasmani dan rohani. Kesehatan gigidan mulut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh, dengan kata lain bahwa kesehatan gigi dan mulutmerupakan bagian integral dari kesehatan tubuh secara menyeluruh yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secaraumum. Gigi yang terawat dengan baik tentu akan kuat dan tahanlama di dalam rongga mulut sebaliknya gigi yang kurangterawat akan mudah patah, keropos dan rapuh. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigidan mulut. Beberapa penelitian menyatakan bahwa tingkat prilaku ibu hamil dapat berpengaruh pada kesehatan gigi danmulut. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan observasional di Desa Tg. Gelam bulanFebruari-Maret 2021. Tujuanpenelitian : untuk mengetahui gambaran perilaku ibu hamil dalam menjaga kesehatan gigiterhadap karies di Desa Tg.Gelam Sampel yang diambil sejumlah 15 ibu hamil yang berkunjung di Posyandu Tg. Gelam.Berdasarkan Hasil Penelitian: didapatkan perilaku ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut di Desa Tg.Gelam tergolongtrimester 3 kurang baik (33,3%) dengan DMF-T dalam kategori karies sangat tinggi pada trimester 3 (33,3%) kesimpulanBagi ibu hamil dapat mengubah perilaku yang kurang baik menjadi lebih baik dalam perilaku kesehatan gigi dan mulutselama masa kehamilan, serta meningkatkan perilaku kunjungan ke dokter gigi selama kehamilan.
GAMBARAN RISIKO KARIES GIGI TETAP PADA ANAK DENGAN RAMPAN KARIES (APLIKASI IRENE’S DONUTS) Rullyta Meilia Nova; Marlindayanti Marlindayanti; Ismalayani Ismalayani
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.259 KB) | DOI: 10.36086/jkgm.v3i2.755

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Rampan karies merupakan penyakit jaringan karies yang sering terjadi pada anak, dimana proses terjadi dan meluasnya sangat cepat, cenderung mengenai gigi desidui. Pengukuran risiko karies merupakan komponen penting dalam menentukan tindakan pencegahan yang ditunjukkan langsung kepada orang yang mempunyai risiko karies. Tujuan Penelitian : Mengetahui bagaimana gambaran risiko karies gigi tetap pada anak dengan rampan karies (aplikasi irene’s donuts). Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskripptif yang dilaksanakan pada bulan Februari di Kecamatan Kalidoni dengan sampel sebanyak 20 responden anak dan 20 responden orangtua dengan menggunakan aplikasi irene’s donuts, data di ambil secara univariat. Hasil Penelitian : Sebagian besar anak yang memiliki rampan karies memiliki resiko sedang sampai tinggi, berbeda dengan anak yang tidak rampan karies sebagian besar dengan risiko rendah dan resiko sedang. Resiko karies pada gigi tetap didapatkan pada semua anak dengan rampan karies tipe 2 dan 3 serta pada semua anak yang memiliki pola makan yang buruk, pengasuhan orangtua yang buruk dan pendidikan orangtua yang buruk. Kesimpulan : Rampan karies merupakan faktor risiko karies gigi tetap dan risiko meningkat bila disertai faktor pola makan yang buruk, pengasuhan orangtua yang buruk dan pendidikan orangtua yang buruk.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PENGARUH ROKOK ELEKTRIK TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA KOMUNITAS VAPOR DI KOTA PALEMBANG Allicia Maharani; Sri Wahyuni; Nur Adiba Hanum
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.321 KB) | DOI: 10.36086/jkgm.v3i1.759

Abstract

Latar Belakang : Rokok Elektrik dirancang untuk menghantarkan nikotin tanpa asap tembakau dengan cara memanaskan larutan nikotin, perasa, propilen glycol dan glycerin. Rokok elektrik dapat menyebabkan beberapa gangguan pada rongga mulut seperti perubahan struktur dan estetika gigi, melanosis rongga mulut, xerostomia, danp periodontitis. Umumnya rokok elektrik digunakan oleh kalangan milenial dan menjadikannya sebagai gaya hidup yang ingin dicoba. Pengguna pemula hanya ikut-ikutan untuk menggunakan tanpa tahu dampak bagi kesehatan gigi dan mulut. Vaping dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional karena tidak mengandung produk-produk pembakaran yang berbahaya. Hal ini menunjukkan bahwa masih minimnya pengetahuan yang diterima oleh masyarakat tentang bahaya rokok elektrik. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pengaruh rokok elektrik terhadap kesehatan gigi dan mulut pada komunitas vapor di kota Palembang. Metode: Deskriptif, Dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Sample penelitian ini sebanyak 100 orang pengguna rokok elektrik di kota Palembang dengan analisa data Univariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa responden pengguna vapor yang memiliki pengetahuan tentang pengaruh rokok elektrik terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan katergori baik sebesar 26%, dengan kategori sedang sebesar 10%, dan kategori kurang sebesar 64%. Simpulan: Sebagian besar pengguna rokok elektrik memiliki pengetahuan tentang pengaruh rokok elektrik terhadap kesehatan gigi dalam kategori kurang sehingga perlu diberikan edukasi pada pengguna rokok elektriik. Kata Kunci : Pengetahuan, rokok elektrik, kesehatan gigi dan mulut
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA MENEMPEL GAMBAR (DENTAL STORY STICKER) TERHADAP PENGETAHUAN ANAK DALAM MENJAGA KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT Yuke Luthfiyani Putri; Mujiyati Mujiyati; Tri Syahniati
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.918 KB) | DOI: 10.36086/jkgm.v3i1.760

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Anak merupakan usia rentan terhadap karies karena anak masih perlu bimbingan dari orang tua atau keluarga. Kurangnya pengetahuan menyebabkan kebanyakan orang tua mengabaikan masalah kesehatan gigi yang berdampak pada kesehatan gigi dan mulut anak. Promosi kesehatan merupakan upaya peningkatan pengetahuan anak yang keberhasilannya tidak terlepas dari metode pendidikan dan peran sebuah media. Judul Penelitian : Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Menempel Gambar (Dental Story Sticker) Terhadap Pengetahuan Anak Dalam Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut di SD Negeri 19 Prabumulih. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media menempel gambar (dental story sticker) terhadap pengetahuan anak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut di SD Negeri 19 Prabumulih. Metode Penelitian: Merupakan quasi experiment dengan rancangan pre test-post test design. Dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Sampel penelitian ini sebanyak 36 orang anak kelas VI SD Negeri 19 Prabumulih. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil Penelitian : Dari hasil penelitian diketahui bahwa promosi kesehatan menggunakan media menempel gambar (dental story sticker) berpengaruh terhadap pengetahuan anak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut di SD Negeri 19 Prabumulih. Kesimpulan : Promosi kesehatan menggunakan media menempel gambar (dental story sticker) berpengaruh terhadap pengetahuan anak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut di SD Negeri 19 Prabumulih.
GAMBARAN FREKUENSI MINUM SUSU BOTOL DENGAN KEJADIAN RAMPAN KARIES PADA ANAK TK DI KECAMATAN KALIDONI Meilani Putri; Marlindayanti Marlindayanti; Ismalayani Ismalayani
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.087 KB)

Abstract

Latar Belakang : Rampan karies merupakan penyakit multifaktoral dimana faktor-faktor tersebut saling berinteraksi. Ada beberapa faktor yang memiliki kontribusi dalam menyebabkan terjadinya karies gigi pada anak. Faktor kejadian karies gigi antara lain faktor dari makanan, kebersihan mulut, kebiasaan-kebiasaan yang tidak sesuai dengan kesehatan seperti mengemut makanan dan pemberian makanan melalui botol. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran frekuensi minum susu botol dengan kejadian rampan karies pada anak TK di Kecamatan Kalidoni. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah populasi sebanyak150 orang dan sampel 30 orang diambil menggunakan tehnik proposive sampling. Hasil Penelitian : Menunjukkan anak yang menderita rampan karies sebanyak 83% (25 orang), terbanyak pada kategori rampan karies tipe 3 (12 orang) dan tipe 2 (12 orang) dan tipe 1 (1 orang). Frekuensi minum susu botol perhari yang paling banyak yaitu 4 kali dalam sehari sebanyak 13 orang. Kesimpulan : Semakin tinggi frekuensi minum susu botol perhari maka semakin tinggi resiko terkena rampan karies. Jadi didapatkan ada pengaruh antara frekuensi minum susu botol dan kejadian rampan karies pada anak TK di Kecamatan Kalidoni.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGONSUMSI KOPI TERHADAP TERJADINYA STAIN Novi Khasanah; Tri Syahniati; Mujiyati Mujiyati
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.536 KB) | DOI: 10.36086/jkgm.v3i1.762

Abstract

Latar Belakang.Stain adalah warna yang menempel pada permukaan gigi yang terjadi karena adanya perlekatan warna makanan, minuman dan kandungan lain yang menyebabkan perubahan warna pada gigi. Kopi merupakan minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk, kopi banyak dikonsumsi setiap harinya di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Kebiasaan mengonsumsi kopi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stain pada gigi yang diakibatkan oleh kandungan tanin, asam dan kafein di dalam kopi. Tujuan.Untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengonsumsi kopi terhadap terjadinya stain pada gigi. Metode.Penelitian ini adalah penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2021 terhadap 63 orang disalah satu RT di Kabupaten OKI. Kebiasaan mengonsumsi kopi diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan stain pada gigi diukur melalui observasi Hasil.Dari 63 orang sampel yang diperiksa didapatkan hasil bahwa sebanyak 49 orang (77,8%) masyarakat mengalami stain sedangkan 14 orang (22,2%) lainnya tidak mengalami stain. Pada uji Regresi Linier terhadap lamanya mengonsumsi kopi dengan terjadinya stain didapatkan hasil p = 0,00 Sedangkan pada uji regresi linier terhadap jumlah banyaknya kopi yang diminum dengan terjadinya stain didapatkan hasil p = 0,019 Kesimpulan.Kebiasaan mengonsumsi kopi mempunyai hubungan terhadap terjadinya Stain pada gigi.
PENGARUH PENYULUHAN DENGAN METODE PEMUTARAN VIDEO ANIMASI SECARA VIRTUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI ANAK KELAS 5 SD Tasya Indah Jelita; Nur Adiba Hanum; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.899 KB)

Abstract

Latar belakang. Penyuluhan kesehatan adalah gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip- prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan, di mana individu, keluarga, kelompok atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana caranya, dan dan biasa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan serta terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Tujuan. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh penyuluhan kesehatan gigi dengan metode pemutaran video animasi dalam meningkatkan pengetahuan. Metode. Penelitian ini adalah quasi-experimental one group pre-test – post-test design. Sampel pada penelitian ini adalah anak SD kelas 5 sebanyak 40 orang. Hasil. Rata-rata tingkat pengetahuan respondent sebelum penyuluhan memiliki pengetahuan rendah (38% jawaban rendah) dan memiliki pengetahuan baik(78% jawaban benar). Secara uji statsitik didapatkan nilai p= 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan anak dari sebelum dibanding sesudah penyuluhan dengan pemutaran video animasi secara virtual. Simpulan. Metode pemutaran video animasi dapat meningkatkan pengetahuan secara signifikan anak kelas 5 SDN 127 Palembang dalam kegiatan penyuluhan kesehatan gigi.

Page 4 of 18 | Total Record : 171