cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl.Lingkar Kadugede No.2 Kuningan Jawabarat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Health Research Science
ISSN : -     EISSN : 27987442     DOI : https://doi.org/10.34305/jhrs.v1i02
Core Subject : Health,
Health administration and policy Environmental health Occupational safety and health Ergonomics Health promotion and behavioral science Health law Demography Urban and rural health Vector control Infectious and non-communicable diseases Environmental health technology Environmental toxicology Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Management Emergency Nursing Geontology Nursing Family Nursing Vaccines and immunization Maternal and Child health Reproductive health Family planning Health education and counseling Midwifery community Gender Midwifery in complementary Pathology
Articles 178 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI DESA BANDORASA KULON KECAMATAN CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2021 Novita Sri Anggraeni; Mamlukah Mamlukah; Iding Budiman
Journal of Health Research Science Vol. 1 No. 02 (2021): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v1i02.365

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan berbagai program untuk menangani masalah kependudukan yang ada. Salah satu programnya dengan keluarga berencana nasional. Desa Bandorasa Kulon pengguna MKJP masih rendah yakni 23,42% . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Tahun 2021.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menekankan analisisnya pada data-data numerik (angka-angka) yang diolah dengan metode statistik dengan desain case control diambil sebanyak 70 akseptor KB. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder. Analisis univariat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat uji chi-square.Hasil penelitian sebagian besar yang berumur >30 tahun memilih MKJP sebesar 60,7%, sebagian besar yang memiliki paritas >2  memilih MKJP sebesar 63,6%, semua yang memiliki akses yang sulit memilih MKJP sebesar 100%, dan sebagian besar yang tidak memiliki dukungan suami memilih MKJP sebesar 78,6%. Menunjukan bahwa adanya hubungan antara umur (p value = 0,000), paritas (p value = 0,013), akses ke tempat pelayanan (p value = 0,005), dan dukungan suami (p value = 0,017), dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Tahun 2021.Ada hubungan signifikan antara umur, paritas, akses ke tempat pelayanan, dan dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Tahun 2021.Diharapkan dapat mengikuti program KB dengan memilih metode kontrasepsi yang sesuai serta terus menambah pengetahuan tentang pemilihan metode kontrasepsi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN (UNSAFE ACTION) PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI TAMBANG PT. ARTERIA DAYA MULIA KOTA CIREBON TAHUN 2021 Silpia Alip Utami
Journal of Health Research Science Vol. 1 No. 02 (2021): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v1i02.368

Abstract

 Berdasarkan data di Indonesia yang didapatkan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tercatat sepanjang tahun 2019 kasus kecelakaan kerja sebanyak 77.295 kasus, hal ini menunjukkan adanya penurunan dari tahun 2018 yaitu sebanyak 173.105 kasus. Faktor penyebab tertinggi dari kecelakaan kerja adalah perilaku tidak aman. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (Unsafe Action) pada pekerja bagian produksi tambang PT. Arteria Daya Mulia Cirebon Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain Crossectional. Total sampel adalah 130 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan wawancara. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik Chi Square.Analisis bivariat menunjukan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,000), Pengawasan (p = 0,001) dan Pelatihan K3 (p = 0,000) dengan tindakan tidak aman pekerja bagian produksi tambang PT. Arteria Daya Mulia Cirebon Tahun 2021. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pengawasan dan pelatihan K3 dengan kejadian perilaku tidak aman dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap terkait K3 dengan tindakan tidak aman pekerja bagian produksi tambang PT. Arteria Daya Mulia Cirebon Tahun 2021. Diharapkan pekerja dapat mengikuti peraturan yang berlaku dan bekerja sesuai SOP.
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DENGAN RISIKO TERJADINYA ISPA PADA BALITA DI DESA SUKAMUKTI KECAMATAN JALAKSANA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2021 Syafa Widy Syahaya; Mamlukah Mamlukah; Indrayani Indrayani
Journal of Health Research Science Vol. 1 No. 02 (2021): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v1i02.369

Abstract

Menurut WHO (2016), jumlah penderita ISPA adalah 59.417 anak. Secara umum terdapat tiga faktor risiko terjadinya ISPA, yaitu faktor lingkungan, faktor individu anak serta faktor perilaku. Faktor lingkungan meliputi: pencemaran udara dalam rumah (asap rokok dan asap hasil pembakaran bahan bakar untuk memasak dengan konsentrasi yang tinggi), ventilasi rumah dan kepadatan hunian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian survey (analitik) dengan desain penelitian cross sectional. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel independent meliputi faktor lingkungan dan variabel dependent yaitu risiko terjadinya ISPA. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 334 responden. Sampel dalam penelitian ini simple random sampling sebanyak 85 responden. Lokasi penelitian yaitu di Desa Sukamukti Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan pada tahun 2021. Ada hubungan antara kepadatan hunian (p value=0,000), kelembaban ruangan (p value=0,000), suhu ruangan (p value=0,000), pencahayaan (p value=0,001), ventilasi (p value=0,000), paparan asap rokok (p value=0,000), dan jenis dinding (p value=0,014) dengan risiko terjainya ISPA pada balita di di Desa Sukamukti Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan pada tahun 2021.
HUBUNGAN PERSEPSI IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI USIA 9-11 BULAN DI DESA PANINGGARAN KECAMATAN DARMA TAHUN 2021 Iik Hikmah Nurharpiyani; Indrayani Indrayani; Hamdan Hamdan
Journal of Health Research Science Vol. 1 No. 02 (2021): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v1i02.372

Abstract

Indikator capaian program imunisasi pada bayi yaitu tercapainya target “Universal Child Immunization” atau UCI, yang mana UCI merupakan keadaan pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap untuk semua bayi (anak dibawah satu tahun). Desa Paninggaran merupakan desa dengan capaian UCI masih dibawah target sebesar 33,33% dengan hanya mencapai 19,6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 9-11 bulan di Desa Paninggaran Kecamatan Darma Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan analitik dengan rancangan cross sectional, populasi dalam penelitian ini ibu yang memiliki bayi usia 9-11 bulan. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling, dengan jumlah 56 orang, instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner, analisis menggunakan uji statistik univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis uji statistik univariat menunjukkan bahwa responden yang kelengkapan imunisasi dasar pada bayinya lengkap yaitu 25 responden (44,6%) dan yang tidak lengkap yaitu 31 responden (55,4%). Hasil analisis uji statistik bivariat menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara persepsi ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 9-11 bulan di desa Paninggaran kecamatan Darma tahun 2021. Diharapkan kedepannya petugas Puskesmas dan Poskesdes dapat meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya kelengkapan imunisasi dasar pada bayi secara tepat dan menyeluruh tidak hanya ke ibu bayi saja tapi pada keluarga maupun masyakarat secara luas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN SPAL SEDERHANA DAN HEMAT (SELAMAT) SEBAGAI INTERVENSI MASALAH SPAL DI DESA CIRANJENG KECAMATAN CINGAMBUL KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2021 Mamlukah Mamlukah; Hamdan Hamdan; Anisa Putriyani Maulidiyah; Dewi Andayani; Friska Oktavia Wardani
Journal of Health Research Science Vol. 1 No. 02 (2021): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v1i02.388

Abstract

Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan hidupnya. Sebaliknya kualitas lingkungan hidup juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat di dalamnya. Keadaan lingkungan yang optimum akan mendukung terwujudnya status kesehatan yang optimum (Mulia, 2005). Implementasi kesehatan lingkungan di Desa Ciranjeng masih dirasa kurang sehingga dapat menyebabakan masyarakat rentan terkena penyakit. Maka dari itu, diperlukan usaha-usaha untuk meningkatkan kesehatan terutama dibidang kesehatan lingkungan. Berdasarkan hasil PBL I di Desa Ciranjeng tahun 2021 cakupan KK yang memiliki masalah limbah SPAL yang dibuang ke selokan sebanyak 53,3%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan terutama memilah sampah dari rumah agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan II (PBL II) adalah Pengorganisasian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Hasil yang didapat berdasarkan pengolahan data pre-test dan post-test  menggunakan uji Wilcoxon diperoleh hasil p value adalah       0,000 atau lebih kecil dari 0,05 (p value<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan skor hasil sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan terkait Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAR KABUPATEN PANDEGLANG Yona Septina; Firsa Rulianti
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 01 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i01.448

Abstract

Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan di Indonesia. ASI eksklusif adalah tujuan utama meningkatkan kesehatan bayi, cakupan ASI eksklusif di provinsi Banten mencapai 61,6% dan cakupan ASI eksklusif paling rendah di Kabupaten Pandeglang yaitu 19,88%. Perilaku ini berkaitan dengan pengetahuan, perlu dieksplorasi atau dilihat keterkaitan pengetahuan didaerah puskesmas banjar terkait pemberian ASI Eksklsuif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Banjar Kabupaten Pandeglang Tahun 2021. Penelitian termasuk jenis penelitian survey analitik dengan desain cross sectional menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Banjar, instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariate dengan Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian univariat menunjukkan pengetahuan baik sebesar 59 orang (80,8%), pemberian ASI eksklusif yang memberikan sebesar 39 orang (53,4%). Hasil bivariate ditemukan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif yaitu nilai P-value 0,001. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif, perlu upaya dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif adalah melakukan promosi kesehatan yang lebih intensif tentang pemberian ASI secara eksklusif, saat tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian ASI menjadi semakin baik maka akan mengubah kebiasaan masyarakat dalam pemberian MPASI atau susu formula dan makanan/minuman hingga bayi berusia 6 bulan.
PENGARUH PELATIHAN KADER KESEHATAN JIWA TERHADAP SELF EFFICACY, PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER DALAM MENDETEKSI DINI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI MASYARAKAT: LITTERATUR REVIEW Anggi Ulfah Mawaddah; Khrisna Wisnusakti
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 01 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i1.471

Abstract

Peran masyarakat dalam menanggulangi masalah gangguan jiwa akan dapat terbangun ketika masyarakat memahami tentang peran dan tanggungjawabnya dalam menangani  gangguan jiwa di masyarakat. Keterlibatan masyarakat sekitar dapat melalui kader kesehatan jiwa yang merupakan perpanjangan tangan petugas Puskesmas di masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader kesehatan jiwa terhadap self efficacy, pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendeteksi dini orang dengan gangguan jiwa di masyarakat. Jenis penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah penelitian ilmiah Literature review dengan menggunakan database akademik yang digunakan dalam penelusuran ini adalah Google Scholar, PubMED, Research Gate dan Science Direct. Setelah di lakukan screening artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi didapatkan 5 artikel, yang didalamnya terdapat pengaruh pelatihan kader terhadap self efficacy, pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini gangguan jiwa. Permasalahan kesehatan jiwa memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak termasuk kader kesehatan jiwa. Berbagai upaya penanganan masalah kesehatan jiwa yang dilakukan meliputi pencegahan primer, sekunder dan tersier. Salah satu pencegahan sekunder kesehatan jiwa yaitu dengan memberikan pelatihan kepada kader jiwa. Pelatihan yang diberikan kepada kader kesehatan jiwa dilakukan agar dapat menambah pengetahuan, self efficacy dan keterampilan deteksi dini kader kesehatan jiwa di masyarakat.
TINGKAT STRES MAHASISWA KEPERAWATAN STIKKU AKIBAT PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID 19 Nanang Saprudin; Nonny Yulia Sabrina
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 01 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i1.474

Abstract

Adanya pandemi covid 19 berdampak terhadap perubahan segala aspek kehidupan termasuk dunia akademik. Pembelajaran yang selama ini dilaksanakan secara tatap muka berubah menjadi pembelajaran daring. Belum maksimalnya penguasaan teknologi informasi serta terbatasnya akses internet bagi pengguna layanan infromasi dikalangan mahasiswa menjadi hambatan tersendiri dalam capaian pembelajaran yang tentunya mengakibatkan tingkat stres bagi mahasiswa. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antara metode pembelajaran jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian yaitu mahasiswa prodi S1 keperawatan STIKKU dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 220 mahasiswa. Teknik sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Analisis dilakukan dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian sebagian besar (57,3 %) metode pembelajaran daring kurang efektif dan hampir sebagian mahasiswa (41,8 %) mengalami stres sedang. Hasil uji chi-square didapatkan p value =0,002 < α (0,05) artinya terdapat hubungan antara metode pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 dengan tingkat stress mahasiswa. Simpulan penelitian yaitu stres yang dialami mahasiswa S1 Keperawatan STIKKU disebabkan oleh metode pembelajaran daring yang kurang efektif. Saran bagi prodi bisa memperkaya pembelajaran daring dengan memasukan berbagai video pembelajaran menarik serta membentuk donasi bersama dalam penyediaan kuota bagi mahasiswa saat melaksanakan pembelajaran online.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AMAN BERKENDARA PADA PENGEMUDI BUS TRAYEK LEBAK BULUS/CIPUTAT-BANDUNG DI PT PRIMAJASA PERDANARAYA UTAMA TAHUN 2022 Wahyu Gito Putro; Amelia Puspita Siregar; H. M. Hasan; Melizsa Melizsa
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 01 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i1.476

Abstract

Perilaku Aman Berkendara merupakan upaya untuk meningkatkan perilaku disiplin para pengemudi kendaraan bermotor agar sesuai dengan tata cara berlalu lintas yang benar dan aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku aman berkendara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 pengemudi. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Dari hasil uji statistik chi-square diperoleh variabel yang berhubungan dengan perilaku aman berkendara adalah tingkat pengetahuan (p-value = 0,007), kondisi kendaraan (p-value = 0,030), dan dukungan keluarga (p-value = 0,009). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah lama kerja (p-value = 0,136), masa kerja (p-value = 0,411), lama istirahat (p-value = 0,461). Pada penelitian ini, peneliti menyarankan untuk tidak mengemudi di atas kecepatan rata-rata yaitu (>80 km/jam), tidak menggunakan ponsel ketika mengemudi, serta melengkapi perlengkapan keselamatan berkendara seperti kotak P3K, APAR, dan lainnya.
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. TRI TEGUH MANUNGGAL SEJATI KOTA TANGERANG H. M. Hasan; Chaerunnisa Putri Komara; Wahyu Gito Putro; Melizsa Melizsa
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 01 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i1.478

Abstract

Berdasarkan data dari International Labour Organitation (ILO) tahun 2016 menunjukkan sekitar 32% pekerja dunia mengalami kelelahan akibat pekerjaan yang mereka lakukan. Tingkat kelelahan berat pada pekerja diseluruh dunia berkisar antara 18,3 – 27% dan tingkat prevalensi kelelahan diindustri sebesar 45%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. Tri Teguh Manunggal Sejati Kota Tangerang. Merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer (kuesioner) dan memakai metode penelitian cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen, data yang dikumpulkan dengan cara menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 pekerja di PT. Tri Teguh Manunggal Sejati Kota Tangerang Tahun 2021. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square diperoleh nilai (p-value=0,000, α: 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. Tri Teguh Manunggal Sejati Kota Tangerang. Dari hasil penelitian ini diharapkan bagi pihak perusahaan untuk menyesuaikan beban kerja terhadap kemampuan SDM dan bagi pekerja bagian produksi agar bisa mengatur waktu untuk istirahatnya dengan baik dan melakukan peregangan otot di sela waktu bekerja.

Page 5 of 18 | Total Record : 178