Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)
Artikel yang dimuat pada Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat multidisiplin ilmiah yang mencakup permasalahan umum atau masalah yang terkait dengan program pemberdayaan masyarakat yang meliputi bidang ilmu kesehatan, terapan, sosial, ekonomi, budaya, pengembangan TIK, pelayanan administrasi, pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan, pertanian dan lainnya.
Articles
130 Documents
Penyuluhan terhadap Pentingnya Sarapan Pagi bagi Anak-Anak
Fatimah Fitriani Mujahidah
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Juni 2021
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.192 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v2i1.149
Makan pagi atau sarapan berperan sangat penting untuk pemenuhan gizi dipagi hari, lebih khusus pada peserta didik mempunyai aktivitas yang sangat padat secara akademis. Sarapan pagi merupakan pasokan energi untuk otak yang paling baik agar dapat berkonsentrasi di sekolah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak pentingnya sarapan dan dampaknya terhadap kesehatan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan kepada orang tua dan anak tentang pentingnya sarapan pagi. Prosedur kerja dalam pengabdian ini adalah menyusun rencana kegiatan, melakukan diskusi dengan perangkat desa, melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa dan diakhiri dengan pembgian sarapan pagi. Adapun hasil yang diperoleh adalah meningkatnya kesadaran orang tua dan anak tentang pentingny sarapan pagi bagi kesehatan.
Optimalisasi Protokol Kesehatan Selama Pandemi Covid-19 pada Siswa-Siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Banda Aceh
Hilman Syarif;
Jufrizal Jufrizal;
Andara Maurissa
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Juni 2021
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.839 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v2i1.151
Salah satu kelompok yang paling berisiko tertular Covid-19 dan pengetahuannya masih rendah tentang Covid-19 adalah kelompok anak-anak. Pemahaman anak-anak terhadap Covid-19 dan pencegahannya yang masih minim dapat terjadi karena metode penyampaian atau media informasi yang belum sesuai tingkat pemahaman mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk optimalisasi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di madrasah ibtidaiyah negeri di Banda Aceh. Metode pengabdian yang dilakukan adalah edukasi, menonton video, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Materi edukasi tentang protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Edukasi dilakukan pada 46 siswa-siswi yang terbagi dalam dua sesi, masing-masing sesi sekitar 45 menit. Setelah dilaksanakan edukasi didapatkan peningkatan pemahaman siswa-siswi madrasah ibtidaiyah tentang protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Simpulan, kegiatan ini efektif dilaksanakan, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi tentang protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Saran pada edukasi berikutnya, agar anak-anak didampingi orang tua masing-masing saat mendapatkan edukasi.
Pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif Melalui Inovasi “Yogjakara”
Retno Yuliyanti;
Rosali Sembiring Colia;
A'immatul Fauziyah
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (8359.865 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.165
Minuman tradisional jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di Indonesia yang perlu dilestarikan agar tidak kalah dengan minuman kemasan kekinian yang praktis dan menarik. Kondisi perekonomian yang menurun akibat pandemik COVID 19 membuat ibu rumah tangga terpaksa berjualan demi membantu keuangan keluarga dengan berjualan minuman jamu. Tujuan kegiatan PKM ini adalah agar usaha ekonomi produktif ibu rumah tangga Kampung KB melalui inovasi yogjakara memiliki kualitas dan kuantitas produk sehingga meningkatkan nilai tambah. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan PKM adalah melalui pendampingan yang dilakukan tentang pentingnya memproduksi olahan jamu menggunakan alat teknologi agar efisien dan higienis serta pengelolaan sistem manajemen yang tepat mulai dari pemilihan atau persediaan, penyimpanan bahan baku sampai pengolahan produk berjalan dengan efektif dan efisien serta mengajarkan cara menjaga kehigienisan peralatan yang digunakan karena mitra menggunakan botol plastik atau bekas sirup sebagai wadah jamu. Selain itu pendekatan penyuluhan tentang khasiat minuman herbal terutama jahe dan yoghurt bagi kesehatan. Selanjutnya pendampingan pengetahuan manajemen dasar terutama tentang pelaporan keuangan, menentuan harga jual, dan pembuatan label untuk produk. Luaran dari kegiatan PKM ini didapatkan rerata skor tinggi untuk pengetahuan dan sikap peserta terkait obat herbal, peningkatan kualitas dan kuantitas produk, sistem produksi yang lebih efisien, memahami pentingnya sterilisasi peralatan serta dapat mengatur harga penjualan produknya dan memasarkan produknya dengan menggunakan label sendiri. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa melalui pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat lewat inovasi produk dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
Penyuluhan Gizi Seimbang Pra-Sekolah di Masa Pandemi Covid-19
Dyah Izmah Azyzah;
Fauza Rizqiya
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2896.543 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.172
Tingkat penularan Covid-19 di wilayah Jakarta merupakan yang tertinggi dengan presentase sebesar 25,4%. perlu dilakukan upaya untuk menurunkan angka terjadinya penularan Covid-19, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang agar sistem kekebalan tubuh meningkat dan dapat terhindar dari virus Covid-19. minimnya pengetauan wali murid di TK Daarul Adzkiyya, Jakarta Pusat mengenai pola makan gizi seimbang pada anak pra sekolah melatarbelakangi kegiatan penyuluhan mengenai pola makan gizi seimbang pra sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada wali murid di TK Daarul Adzkiyya mengenai pola makan gizi seimbang pra sekolah di masa pandemi ini. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dengan media power point. Pre-test dan post-test diberikan kepada 12 orang sasaran. Terjadi peningkatan pengetahuan dilihat dari hasil post-test peserta setelah dilakukan penyuluhan.
Sosialisasi dan Edukasi Gerakan Gemar Makan Sayur (Gemas) Berbasis Online Pada Remaja
Desi Fadia Syabani Ridwan;
Rosyanne Kushargina
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.814 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.177
Remaja adalah anak yang berusia 11-18 tahun dimana usia ini tergolong masih membutuhkan konsumsi makanan bergizi seimbang. Kondisi yang penting ini berpengaruh terhadap kebutuhan zat gizi. Kebiasaan hidup yang kurang sehat dan kurangnya aktifitas fisik itu semua dikarenakan kurangnya pengetahuan remaja tentang pentingnya pola hidup sehat dan gizi seimbang bagi pertumbuhan mereka. Pengetahuan terkait gizi seimbang masih kurang dikalangan remaja saat ini termasuk siswa dan siswi SMP Triyasa yang masih kurang memahami pentingnya mengonsumsi sayuran. Pada dasarnya masalah gizi pada remaja ini bisa timbul karena perilaku gizi yang salah. Salah satu masalah gizi seimbang remaja adalah rendahnya konsumsi sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait sayuran. Metode yang digunakan kegiatan GEMAS ini dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi virtual meeting karena pandemi Covid 19. Pre-test dan post-test dilakukan pada sasaran untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Terjadi peningkatan pengetahuan sasaran sebesar 88%setelah dilakukan sosialisasi dan edukasi.
Menjaga Imunitas Tubuh Dikala Pandemi Covid-19 dengan Makanan Bergizi Seimbang
Aulia Dea Salsabilah;
Walliyana Kusumaningati
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.412 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.181
Konsumsi makanan dengan gizi seimbang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga tubuh tetap produktif dan menurunkan resiko terjangkitnya penyakit infeksi terutama pada masa pandemic Covid-19. Tujuan dari edukasi ini yaitu untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manfaat makanan bergizi seimbang dalam meningkatkan imunitas tubuh. Metode edukasi dilakukan melalui Talk Show secara daring dengan sistem tanya jawab dan diskusi bersama, kemudian dilakukanya pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikanya materi. Hasil pre-test peserta dengan pengetahuan kurang sebanyak 16 peserta (51,6%) dan peserta dengan pengetahuan baik sebanyak 15 peserta (48,4%). Sedangkan hasil post-test peserta dengan pengetahuan kurang hanya 2 peserta (6,5%) dan peserta dengan pengetahuan baik sebanyak 29 peserta (93,5%). Disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan mengenai pengetahuan peserta sebelum dan setelah dilakukanya kegiatan Talk show.
Edukasi Gizi Anak Usia Dini dengan Metode Belajar dan Bermain
Niken Dwi Rahmawati;
Inne Indraaryani Suryaalamsyah
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.883 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.185
Faktor utama dan sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak adalah kesehatan. Jika terjadi masalah kesehatan atau kondisi kesehatan anak kurang sehat, maka akan berdampak pada berbagai hal yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangnya. Mengacu pada UU RI N0. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang dimaksud usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010 menunjukkan bahwa sebesar 41,2% anak usia sekolah di Indonesia mengonsumsi energi di bawah kebutuhan minimal, yaitu <70% Angka Kecukupan Gizi (AKG). Kondisi ini dapat berdampak pada terjadinya wasting pada anak. Program pengabdian masyarakat pemberian edukasi gizi kepada anak usia dini dilaksanakan secara online dan offline. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berupa pemberian materi edukasi sebanyak 3 kali pertemuan secara online melalui Zoom Meeting dan 1 kali pertemuan secara offline atau secara langsung. Sasaran dari program pengabdian masyarakat ini adalah murid TK Islam Yayasan Darul Adzkiyya yang berjumlah 14 orang. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pemberian edukasi selama 3 kali pertemuan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan melalui hasil pre-test dan post-test pada murid-murid TK Islam Yayasan Darul Adzkiyya dengan rata-rata peningkatan sebesar 34,3%. edukasi gizi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan anak usia dini, tetapi juga dapat merubah perilaku anak usia dini sehingga pengetahuan yang didapat terkait gizi dan kesehatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Ketrampilan Nutripreneur Melalui Pelatihan Kewirausahaan Produk Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis)
Sanya Anda Lusiana;
Endah Sri Rahayu;
Maxianus K Raya;
Dorci Nuburi
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.443 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.230
Kualitas softskill seorang sebagai anggota masyarakat diyakini merupakan kunci kesuksesan sehingga proses pendidikan tidak hanya dilihat dari sisi hardskill (pengetahuan dan pemahaman atau keilmuan). Penguasaan softskill yang perlu dipupuk yaitu kepemimpinan, komunikasi, toleransi dan bahkan keterampilan kemandirian seperti kewirausahaan (enterpreneurship). Jurusan Gizi merupakan institusi vokasional dituntut untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, professional, bersaing dipasar global dan dapat menciptakan peluang kerja. Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut tentunya lulusan hendaknya mempunyai jiwa entrepreneur atau wirausaha yang tinggi guna dapat mengaplikasikan semua ilmu yang diperoleh khususnya dibidang gizi sehingga dapat berkiprah sebagai pelaku pemasaran produk gizi. Salah satu sumber gizi yang kaya akan kandungan protein adalah ikan. Sumberdaya perikanan dan kelautan Indonesia memiliki potensi sangat besar dan belum dimanfaatkan secara benar serta berkelanjutan. Salah satu ikan yang memiliki ekonomi tinggi adalah ikan cakalang, merupakan produk perikanan tangkap yang dominan di Jayapura Selatan Kota Jayapura. Tingkat pertumbuhan alami spesies Cakalang lebih tinggi dibandingkan dengan spesies Tuna. Tujuan kegiatan menghasilkan produk sambal cakalang, nugget cakalang, bakso cakalang dan kerupuk cakalang. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan selama 9 bulan (Maret – November 2021) diikuti 9 orang mahasiswa dan 1 orang alumni. Hal ini merupakan langkah awal untuk menciptakan nutripreneur yang mampu berwirausaha dalam bidang gizi.
Edukasi Gizi Seimbang di Masa Pandemi Covid-19 pada Anak
Rahmi Rahmi;
Sugiatmi Sugiatmi
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (626.949 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.239
Asupan nutrisi setiap manusia dibutuhkan dalam memenuhi keberlangsungan hidup. Hal ini penting karena untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal sehingga tidak gampang tertular oleh virus covid 19. Anak-anak merupakan salahsatu dari beberapa kelompok yang beresiko tinggi penularan covid 19, salahsatu tempat berkumpulnya anak anak yang paling sering dan berkapasitas banyak adalah sekolah dasar. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan penularan Covid-19 dengan gizi seimbang pada anak sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan edukasi menggunakan material power point dan permainan interaktif. Metode tersebut dipilih karena pada kegiatan tersebut sasaran utama adalah anak-anak, sehingga metode yang digunakan menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan ini dilakukan pada siswa kelas lima dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Dari hasil kegiatan yang dilakukan menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan para siswa sebelum dan sesudah diberi penyuluhan dengan nilai p < 0,05
Penatalaksanaan Dismenore pada Remaja Putri
Susi Sastika Sumi;
Ratna Ratna;
Yusnaeni Y
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1785.359 KB)
|
DOI: 10.36590/jagri.v3i1.317
Dismenore merupakan proses alamiah, yang sering terjadi pada remaja dan sangat menganggu aktifitas remaja sehari-hari, bisa menyebabkan pusing, berkeringat dingin bahkan bisa sampai pingsan. Jika seperti ini, tentunya dismenore tidak boleh dibiarkan begitu saja. Dismenore harus diatasi dengan benar. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penatalaksanaan dismenorea pada remaja putri di SMA Negeri 13 Makassar. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah para siswi di SMA Negeri 13 Makassar yang akan diberi pelatihan tentang penatalaksanaan dismenorea. Pengabdian masyarakat dilaksanakan 1 hari di SMA Negeri 13 Makassar. Metode yang digunakan berupa pretest, pelatihan dan posttest. Pre Test dilakukan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang penatalaksanaan dismenorea. Kemudian dilakukan pelatihan tentang penatalaksanaan dismenorea. Setelahnya itu dilakukan Post Test. Post Test dilakukan untuk mengetahui hasil pelatihan penatalaksanaan dismenorea