cover
Contact Name
Rahmawati
Contact Email
rahmawati@salnesia.id
Phone
+6295255155883
Journal Mail Official
jagri@salnesia.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No.75A Baju Bodoa, Maros Baru, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)
Published by Sarana Ilmu Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2746802X     DOI : 10.36590
Core Subject : Education,
Artikel yang dimuat pada Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat multidisiplin ilmiah yang mencakup permasalahan umum atau masalah yang terkait dengan program pemberdayaan masyarakat yang meliputi bidang ilmu kesehatan, terapan, sosial, ekonomi, budaya, pengembangan TIK, pelayanan administrasi, pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan, pertanian dan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Pendidikan Gizi tentang Pola Makan untuk Mencegah Dispepsia pada Remaja A'immatul Fauziyah; Luh Desi Puspareni; Sofia Wardhani
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2423.825 KB) | DOI: 10.36590/jagri.v3i1.318

Abstract

Dispepsia merupakan penyakit yang cukup tinggi prevalensinya pada remaja. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pola makan yang baik untuk mencegah dispepsia di SMK Lingga Kencana di Kota Depok, Jawa barat. Metode pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu pre test, pelaksanaan Pendidikan gizi dan post test. Pendidikan gizi berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan tentang pola makan yang baik pada remaja. Terjadi peningkatan pengetahuan secara signifikan (p<0,05) sebesar 17%. Pendidikan gizi efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan diharapkan dapat menurunkan prevalensi dispepsia kedepannya.
Pelatihan Pembuatan Fun Thinkers Match Frame Sebagai Media Pembelajaran Matematika Bagi Guru Sekolah Dasar Darma Ekawati; Fardinah Fardinah; Ahmad Ansar; Ratna Sari; Hasma Sulaiman
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.406

Abstract

Pendidikan matematika di sekolah dasar merupakan awal dari mulai seorang anak untuk mendalami kemampuannya dalam memahami konsep-konsep di dalam matematika dan pengetahuan yang didapat akan sangat mempengaruhinya pada jenjang pendidikan berikutnya. Hasil survei menunjukkan bahwa guru membutuhkan solusi untuk menangani permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran matematika yaitu siswa kurang motivasi dan kurang tertarik dalam mempelajari materi matematika sehingga dibutuhkan pemilihan media pembelajaran inovatif dan menarik. Solusi atas permasalahan tersebut berupa pemberian program pelatihan dan pendampingan pembuatan fun thinkers match frame untuk materi matematika. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SD Negeri 2 Bababulo, Majene dalam membuat media pembelajaran berupa fun thinkers match frame. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode 1) komunikasi dengan mitra terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi, 2) pembuatan materi dan persiapan alat dan bahan, 3) pelatihan dan pendampingan dengan demonstrasi dan bimbingan pembuatan dan cara penggunaan media dan 4) evaluasi kegiatan berupa kuesioner kepuasan peserta pelatihan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah tersedianya media pembelajaran matematika berupa 6 set fun thinkers match frame yang siap digunakan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran interaktif terkhusus untuk materi matematika.
"ASI Itu Penting": Edukasi pada Ibu Hamil untuk Cegah Stunting di Kabupaten Bogor Rosyanne Kushargina; Afiqah Nurul Falah; Muhammad Daffa Hafidz; Nur Zahwa Nadia; Uswatun Uswatun
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.495

Abstract

ASI esklusif memiliki banyak dampak positif pada status gizi, kesehatan, dan tumbuh kembang bayi. Cakupan ASI esklusif di Jawa barat tahun 2021 baru mencapai 51,2%, sehingga upaya peningkatan cakupan ASI esklusif harus semakin ditingkatkan. Upaya meningkatkan ASI esklusif dapat dimulai sejak dini pada ibu hamil agar dapat mempersiapkan periode menyusui dengan baik.  Salah satunya melalui kegiatan edukasi pada ibu hamil. Kegiatan edukasi “ASI Itu Penting” dilakukan di Posyandu Subadra, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi warga terutama ibu hamil tentang pentingnya ASI Eksklusif. Materi edukasi diberikan dalam bentuk lefleat dengan materi terdiri dari masalah pada ibu menyusui, manfaat ASI untuk bayi, cara menyusui, jenis posisi menyusui, dan rekomendasi makanan untuk meningkatkan produksi ASI ibu. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil sasaran yang dilihat dari peningkatan nilai rata-rata pre dan post-test sebanyak 25 poin dari 50 poin menjadi 75 poin.  Untuk keberlanjutan kegiatan, edukasi pada ibu hamil dapat dilakukan secara berkala dengan materi lain terkait gizi dan kesehatan untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan membantu ibu hamil menyiapkan periode menyusui dengan baik serta melibatkan kader sebagai edukator promosi gizi dan kesehatan.
Pengentasan Stunting Menuju Gondang Bebas Stunting Emi Sutrisminah; Endang Surani; Heny Yuniarti; Aina Nurus Syofa
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.516

Abstract

Stunting (kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah lima tahun) merupakan salah satu permasalahan yang saat ini masih dihadapi oleh Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai, terutama pada saat 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masalah stunting tidak hanya mempengaruhi fisik, tetapi bisa mempengaruhi kesehatan, kognitif, dan kinerja di masa depan. Masalah kesehatan di Desa Gondang diantaranya kasus risti pada ibu hamil, stunting, dan gizi kurang. Faktor penyebab utama kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pola perilaku hidup sehat, terutama dalam pemberian asupan nutrisi untuk bayi dan balita, prevalensi stunting di desa Gondang masih tinggi yaitu dari 140 balita yang ada ditemukan sebanyak 35 balita mengalami stunting (21,42%), balita dengan wasted sebesar (4,9%) dan yang mengalami underweight sebesar (16%). Kegiatan pemecahan permasalahan dilakukan dengan beberapa pendekatan yang dilakukan secara bersama sama yaitu : berbasis kelompok ibu yang memiliki bayi/balitadan  kelompok ibu-ibu PKK. Sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan ada sebanyak 9 (60%) orang memiliki pengetahuan kurang tentang stunting, setelah diberikan Pendidikan Kesehatan terdapat kenaikan yaitu sebanyak 11 orang (73,33%) berpengetahuan baik tentang stunting. Evaluasi penimbangan balita dan baduta selama tiga bulan berat badan naik sebanyak 46,66%, berat badan tetap sebanyak 33,33% dan turun sebanyak 20%. Perlu meningkatkan Kerjasama dengan toga/toma dalam rangka mengentaskan stunting di Desa Gondang.
Penyuluhan Pencegahan Stunting pada Balita di Daerah Jakarta Selatan A'immatul Fauziyah; Rizkia Rachmi; Vina Mahdalena; Lusia Handayani
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.522

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi dan perlu upaya untuk menurunkan dan mencegah agar tidak mengalami kenaikan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian peserta terhadap stunting pada balita. Peserta penyuluhan ini adalah Ibu yang memiliki balita dan datang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budhi Asih, Jakarta Selatan. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah dengan menggunakan media slide dan poster. Jumlah peserta kegiatan ini adalah 30 orang. Materi yang disampaikan adalah tentang pengertian stunting, dampak stunting, ciri ciri stunting, penyebab stunting, pencegahan dan penanganan stunting. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan mengukur peningkatan skor pemahaman menggunakan pretest dan post test. Hasil pengukuran pemahaman menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat sebanyak 19%. Peserta juga mengikuti kegiatan ini dengan aktif.
Intervensi Edukasi Gizi terhadap Kader Posyandu Dalam Rangka Mengatasi Malnutrisi Iseu Siti Aisyah; Neni Neni; Yuldan Faturahman
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.599

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai dampak yang sangat besar bagi sektor kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya mengenai tingkat kecukupan gizi. Asupan gizi di masa pandemi penting diperhatikan untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar virus Covid-19. Sayangnya kalangan banyak balita yang mengalami malnutrisi. Angka stunting yang meningkat di Kota Tasikmalaya, termasuk wasting dan underweight. Pelatihan pemberian edukasi gizi kepada kader posyandu mengenai malnutrisi dan tanda serta gejalanya diharapkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu meningkat sehingga mereka dapat mengidentifikasi kejadian malnutrisi pada balita di posyandunya. Hasil yang didapatkan yaitu rata-rata skor pretest peserta adalah 5,44 dan hasil rata-rata post test peserta adalah 6,58. Berdasarkan hasil uji perbedaan di atas, didapatkan hasil nilai sig 2-tailed yaitu 0,0001 (p-value< 0,05) yang artinya ada perbedaan antara nilai pretest dan posttest atau ada pengaruh pemberian materi terhadap peningkatan pengetahuan kader tentang malnutrisi. Kegiatan Pelatihan ini diberikan kepada kader posyandu di dua Puskesmas yaitu Mangkubumi dan Sukalaksana.
Pendidikan Kesehatan Tentang Manfaat Terapi Murottal Al-Quran Wa Ode Sri Asnaniar; Rahmat Hidayat; Akbar Asfar; Safruddin Safruddin; Wan Sulastri Emin; Putri Regita Tirana Ishak; Dwi Nurul Hijrayanti Wijaya; Hastri Arifin Kasan; Andi Senny Novita Agusnitar; Anggi Anggi
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.652

Abstract

Gejala-gejala penyakit yang dirasakan pasien dapat menimbulkan rasa cemas pada pasien. Penyakit apapun yang diderita, pasien akan cenderung memberikan reaksi tertentu terhadap pengalaman rawat inap di rumah sakit, sehingga mempengaruhi kualitas hidup dan kesembuhan pasien. Perawat sebagai bagian dari tenaga kesehatan di rumah sakit memiliki peranan dalam membantu pasien mengatasi kecemasan. Salah satu terapi non farmakologis yaitu terapi murottal Al-Qur’an. Terapi ini merupakan jenis terapi yang efektif digunakan untuk mengurangi kecemasan pasien. Target utama dari pemberian pendidikan kesehatan ini yaitu pasien yang memiliki kecemasan akibat penyakitnya. Pendidikan Kesehatan berupa penyuluhan tentang terapi murottal Al-Qur’an untuk mengurangi kecemasan pasien rawat inap dilakukan dengan metode ceramah dan simulasi. Hasil Pendidikan Kesehatan didapatkan peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 100% dan mengalami penurunan kecemasan setelah melakukan terapi murottal Al-Qur’an. Dapat disimpulkan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan tentang terapi murottal Al-Qur’an dapat digunakan sebagai terapi non farmakologi untuk  mengurangi kecemasan pasien.
Pelatihan Secara Online tentang Scientific Skill Training (SST) Bagi Mahasiswa Gizi Bohari Bohari
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.681

Abstract

Tujuan pelatihan adalah upaya untuk meningkatkan keterampilan ilmiah mahasiswa gizi angkatan 2022. Melalui materi pengenalan aplikasi kecerdasan buatan (AI), cara mencari artikel ilmiah nasional dan internasional bidang gizi, teknik pembuatan presentasi dengan PPT, serta pemanfaatan aplikasi manajemen referensi Zotero untuk sitasi dan parafrase, peserta dibekali dengan pengetahuan praktis yang relevan dengan bidang studi mereka. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui platform Zoom pada tanggal 27 Mei 2023, dengan partisipasi 80 mahasiswa gizi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam aspek-aspek ilmiah yang diajarkan. Dalam diskusi dan interaksi dengan narasumber, peserta memiliki kesempatan untuk menjawab tantangan keterbatasan jaringan dengan beradaptasi dalam pembelajaran daring. Tujuan dari pelatihan ini adalah mempersiapkan mahasiswa gizi menjadi lebih siap dalam menghadapi perubahan dan kemajuan dalam ilmu gizi serta perkembangan teknologi. Meskipun terdapat keterbatasan dalam pemantauan individu dan keterbatasan interaksi fisik dalam format daring, pelatihan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam mengembangkan keterampilan ilmiah yang diperlukan bagi para mahasiswa. Kesimpulan yaitu pelaksanaan pelatihan SST ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan ilmiah mahasiswa gizi Universitas Tadulako. Meskipun terdapat beberapa keterbatasan, pelatihan ini memberikan landasan yang kuat bagi perkembangan akademik dan profesional para peserta, serta kontribusi dalam perkembangan ilmu gizi.
Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Anak Usia Dini Musafira, Musafira; Ekawati, Darma; Fardinah, Fardinah; Sari, Alni; Kartini, Kartini
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i2.640

Abstract

Pembelajaran sains pada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan salah satu diantaranya yaitu dengan eksperimen sains. Eksperimen sains sangat penting dan mempengaruhi perkembangan anak usia dini terlebih kemampuan anak dalam berpikir kritis dan menstimulasi pada perkembangan sosial emosional. Hasil survei menunjukkan bahwa guru membutuhkan solusi untuk merancang dan melaksanakan proses belajar mengajar anak usia dini yang menyenangkan, menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik terutama dalam pengenalan pembelajaran sains bagi anak usia dini. Solusi atas permasalahan tersebut berupa pemberian program pelatihan pembelajaran. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: tahap persiapan dengan komunikasi dengan mitra terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran anak usia dini, tahap pelaksanaan dengan memberikan penjelasan pembelajaran sains untuk anak usia dini dan melakukan beberapa eksperimen sains yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, serta tahap monitoring dan evaluasi dengan mengukur keberhasilan pelatihan pembelajaran sains. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran sains yang sesuai dengan karakteristik dan perkembangan anak usia dini, serta para siswa sangat tertarik dan antusias dalam melakukan eksperimen sains.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Optimalisasi Potensi Pangan Lokal (Daun Kelor) untuk Meningkatkan Gizi Balita Masniati Masniati; Nurgadima Achmad Djalaluddin; Rahmaniah Rahmaniah
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i2.666

Abstract

Masa balita, masa proses tumbuh kembang yang sangat pesat. Oleh karena itu, kebutuhan gizi balita harus tercukupi. Balita kekurangan gizi kronis akan berdampak terhadap tingkat kecerdasan dan motorik serta dapat menghambat pertumbuhan ekonomi bangsa di masa yang akan datang. Namun, diantara permasalahan yang sering ditemui pada anak balita adalah rendahnya konsumsi sayuran. Padahal banyak sayuran lokal yang mempunyai nilai gizi tinggi, namun belum optimal pemanfaatannya, misalnya sayur kelor (Moringa oleifera). Oleh karena itu, dilaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) melalui pemberdayaan kader kesehatan di Desa Pallis Kecamatan Balanipa dengan target peserta sebanyak 10 orang. Tujuan PKMS untuk mengembangkan kader kesehatan yang mandiri secara ekonomi melalui kelompok pembuatan kerupuk kelor bergizi tinggi. Kader kesehatan memiliki peranan yang sangat penting dalam rangka pemantauan status gizi balita dan penyuluhan  masalah gizi pada ibu balita dalam pemanfaatan dan pembuatan kerupuk kelor. Metode yang digunakan dalam PKMS ini berupa pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), pendekatan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna atau Participatory Technology Development (PTD), pendekatan dengan memberikan edukasi tentang manfaat dan nilai gizi daun kelor serta pelatihan pembuatan kerupuk kelor (demo masak) dan manajemen pemasaran secara edukatif. Hasil dari kegiatan PKMS adalah kader kesehatan meningkat pengetahuannya terkait kandungan gizi dan manfaat daun kelor serta pemanfaatan teknologi, pengemasan dan pelabelan kerupuk kelor.

Page 5 of 16 | Total Record : 151