cover
Contact Name
Euis Erlin
Contact Email
erlineuis@yahoo.com
Phone
+6281320658573
Journal Mail Official
bioed.unigal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Galuh Jln. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis Jawa Barat
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23390468     EISSN : 26865424     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/jpb.v9i2
Jurnal Bioed ini memuat hasil penelitian atau kajian teoritis yang berkaitan dengan pengembangan dan peningkatan Pendidikan Biologi (kurikulum, pembelajaran, laboratorium, dan lingkungan) atau telaah kritis dan penuangan ide-ide orisinal dalam ruang lingkup pendidikan Biologi. Bioed diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Maret dan September).
Articles 114 Documents
HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR SUB KONSEP OPTIK PISIK TENTANG GANGGUAN PENGLIHATAN MATA DENGAN SIKAP SISWA TENTANG KESEHATAN MATA endang hardi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i2.8829

Abstract

Perkembangan dunia dan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat bersama dengan tuntutan pembaharuan yang daharapkan berjalan terus disegala bidang pendidikan sebagai upaya pembentukan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia karena memegang peranan yang sangat penting dan era strategis. Dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) guru dituntut untuk bisa memahami sifat-sifat individu peserta didik. Ranah kognitif, afektif dan psikomotorik adalah yang harus dicapai dalam prinsip Kurikulum Dua Ribu Tiga Belas.Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan hasil belajar sub konsep optik phisik mata dan gangguan penglihatan dengan sikap siswa tentang kesehatan mata pada siswa kelas XI Penelitian ini dilaksanakan  di SMA Negeri 3 Ciamis yang berjumlah 4 kelas, sampel pada penelitian ini adalah 2 kelas yang diambil secara simple random sampling sebanyak 40 orang. Untuk mengukur pemahaman siswa digunakan tes hasil belajar dan untuk mengukur sikap siswa digunakan tes sikap Skala Likert. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi.Hasil penelitian terdapat hubungan positif antara pemahaman siswa tentang konsep mata (X) dan gangguan penglihatan dengan sikap siswa tentang kesehatan mata (Y) dengan koefisien korelasi rhitung = 0,44 dan koefisien korelasi rtabel = 0,320. Berdasarkan hasil penelitian, pengujian data dan pengujian hipotesis, maka diperoleh kesimpulan bahwa semakin baik pemahaman siswa tentang konsep mata, semakin baik pula sikap siswa tentang kesehatan mata. Besar “ pengaruhnya” ditentukan oleh koefisien determinasi rtabel = 0,44.    Kata kunci : sikap, kesehatan mata, optik
PENGGUNAAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN EVOLUSI Rika Rachmayanti
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i2.8900

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode Resitasi dalam meningkatkan hasil belajar mata pelalajaran Biologi pokok bahasan Evolusi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah murid murid kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 3 Cimahi tahun pelajaran 2019 - 2020 dengan jumlah murid sebanyak 38 orang. Sedangkan objek penelitian ini adalah penerapan metode Resitasi untuk meningkatkan hasil belajar mata pelalajaran Biologi. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, teknik tes, dan dokumentasi. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1)Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi dan Evaluasi. Temuan dalam penelitian bahwa penerapan metode Resitasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Ketuntasan hasil belajar murid pada siklus I sebanyak 17 orang (44,7 %) yang belum tuntas dan 21 orang (55,3 %) siswa yang tuntas. Sedangkan pada siklus II yang belum tuntas 3 orang (7,9 %) dan yang tuntas melebihi 75 %, yaitu dengan ketuntasan sebanyak 35 orang murid (92,1 %) dari KKM yang telah ditetapkan, yaitu 77.Kata Kunci : Metode Resitasi, dan Hasil Belajar Biologi
IDENTIFIKASI KAPANG PADA TEMPE BUNGKUS DAUN PISANG DAN PLASTIK ASAL PENGRAJIN TEMPE JATIASIH, BEKASI Qurrota Aýun; Sulis Suryani; Chery Kurnia
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i2.8685

Abstract

Tempe is prepared from soybean seed base through fermentation with yeast containing Rhizopus sp. The types of microorganisms in the growth of tempeh microflora are very diverse and have a role during fermentation and are very interesting to look at. The use of tempeh packaging produces compounds that cause tempeh to have a distinctive taste and aroma. The use of different wrappers in tempeh, it is likely that it can also affect the type of microorganisms that play a role at the time of fermentation.  This study aims to isolate the mold from tempeh craftsmen in Jatiasih, Pondok Gede.  The sample used was fresh tempeh wrapped in banana leaves and plastic from Jatiasih tempeh craftsman, Pondok Gede.The method used is direct plating on PDA media. Macroscopic observations were carried out by observing the color of conidia and mycelium, while microscopic observations were carried out with slide culture techniques, namely observing the shape of spora, columela, sporangiospora and hyphae.  The data are presented in the form of tables and figures and analyzed descriptively qualitatively. The results showed that in all samples of tempeh Jatiasih craftsmen predominantly contained molds suspected to be Rizhopus stolonifer  Keywords: Isolation, Rizhopus stolonifer; Tempeh, Wrap
THE TEACHERS’ ABILITY TO DEVELOP THE STEM-BASED SCIENCE LEARNING PLAN Toto Toto
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i2.8875

Abstract

This study aims to determine the teachers’ ability in developing STEM-based science learning plan. This study departs from the science teachers’ problem that are required to prepare a science learning plan using STEM approach. It is the linking approach between Science, Technology, Engineering and Mathematics which is categorized as new approach for teachers. This study involved 29 science teachers in Ciamis regency who joined STEM-based science learning workshop held by Biology Education department of Galuh University. The study employed documentation studies which was carried out by analysing the STEM-based science learning plan prepared by workshop participants. The findings showed that the teachers’ ability in developing STEM-based science learning plans was moderate.Keywords: Science Learning Plan, STEM Approach
ANALISIS PEMBERIAN LIMBAH ORGANIK PASAR CIAMIS TERHADAP PERTUMBUHAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) MELALUI MEDIA SAMPAH DAUN SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS GALUH CIAMIS Romdah Romansyah
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i2.8822

Abstract

Sampah terdiri dari 2 jenis yaitu sampah tanaman (daun) dan limbah organic. Sampah daun yang telah dikomposkan dan limbah organic pasar tradisional Ciamis dapat dimanfaatkan untuk media pertumbuhan cacing tanah dan sebagai alternative pengolahan sampah. Budidaya cacing tanah mendorong pemanfaatan media dan pakan yang tersedia melimpah di lingkungan seperti sampah daun dan limbah organic pasar tradisional Ciamis dan bisa juga sebagai alternatif bagi terbentuknya wirausaha dalam pengurangan pengangguran yang ada di kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pemberian Limbah organik pasar Ciamis terhadap pertumbuhan cacing cacing tanah ( Lumbricuss rubellus). Hubungan jumlah pemberian pakan dan pertumbuhan cacing tanah (jumlah dan bobot) diketahui dengan metode analisis regresi linier, dilakukan uji t. Dengan bantuan SPSS seri 16. Perlakuan pertama dengan pemberian pakan sebanyak 50 gr menghasilkan pertumbuhan yang paling baik dibandingkan dengan pemberian pakan 150 gr, 100 gr dan 25 gr. Perlakuan pertama menghasilkan rata-rata bobot akhir sebesar 111.75 gr dan rata-rata jumlah akhir 192 ekor dari rata-rata jumlah awal 100 ekor.
PENERAPAN ASESMEN KINERJA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN HABITS OF MIND SISWA PADA MATERI PLANTAE Giena Sitha Supriatna
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i2.8734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan asesmen kinerja dalam meningkatkan kemampuan habits of mind (HoM) siswa pada materi plantae. Metode penelitian yang digunakan adalah Weak Experiment dengan desain one-group pretest-postest design. Sampel penelitian terdiri dari 36 orang siswa pada kelas X-7 di SMAN 1 Cigugur Kuningan, dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian terdiri dari angket habits of mind awal dan akhir, lembar observasi, serta angket respon siswa. Analisis data penelitian menggunakan nilai normalisasi gain, uji one sample test dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan habits of mind siswa setelah penerapan asesmen kinerja mengalami peningkatan dengan rata-rata n-gain sebesar 0,21 dalam kategori rendah. Terdapat korelasi yang tidak signifikan antara asesmen kinerja terhadap habits of mind secara keseluruhan. Asesmen kinerja memiliki sedikit kontribusi terhadap peningkatan kemampuan keseluruhan habits of mind sebesar 3,7%. Sebesar 8,4% peningkatan kemampuan masing-masing kategori habits of mind dipengaruhi oleh asesmen kinerja. Kesimpulannya, penerapan asesmen kinerja pada pembelajaran plantae mendapat respon positif dari siswa serta dapat meningkatkan kemampuan habits of mind siswa dalam cakupan yang rendah.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR BERDASARKAN GENDER, USIA, DAN TEMPAT TINGGAL Adun Rusyana; Feri Bakhtiar Rinaldi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i1.10156

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir mahasiswa PPG Prajabatan sekaligus untuk menentukan jenis tugas  (workable assignments) yang tepat diberikan dosen kepada mahasiswa PPG Prajabatan sesuai dengan karakteristik  keterampilan berpikir mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPG prajabatan Prodi.Pendidikan Biologi FKIP Unigal tahun akademik 2022/2023 (N=27).Metoda penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik analisis data: (1)  uji  mean dan (2) Uji One Sample Test. Hipotesis penelitian: (1) Ha: µ≠1,64; (2) Keterampilan berpikir perempuan dan laki-laki berbeda secara signifikan;(3) Keterampilan berpikir pada berbagai usia adalah  berbeda secara signifikan;(4) Keterampilan berpikir antara mahasiswa asal kampung dan kota berbeda secara signifikan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Skor rata-rata  keterampilan berpikir mahasiswa adalah berkategori A/superior berpikir kreatif; (2) terdapat perbedaan yang signifikan score ketarampilan berpikir antara perempuan dan laki, antara jenjang usia, dan asal tempat tinggal; (3) perempuan, usia 22-26 tahun, asal kampung lebih tinggi score keterampilan berpikirnya bila dibandingkan dengan laki-laki, usia 27-30 tahun, asal kota. Kata Kunci: Keterampilan berpikir,  PPG Prajabatan
PERBANDINGAN VEGETASI PADA EKOSISTEM HUTAN PANTAI DAN HUTAN DATARAN RENDAH DI CAGAR ALAM PANANJUNG PANGANDARAN Bahana Aditya Adnan; Purnomo Purnomo
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i1.9954

Abstract

Kawasan Cagar Alam Pananjung Pangandaran memiliki ekosistem yang cukup beragam, antara lain ekosistem pantai, ekosistem hutan dataran rendah, dan ekosistem hutan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan vegetasi pada ekosistem hutan pantai dan hutan dataran rendah di wilayah Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Penelitian ini dilakukan pada 2 lokasi di kawasan Cagar Alam Pananjung Pangandaran yaitu Pasir Putih sebagai ekosistem hutan pantai dan Badeto sebagai ekosistem hutan dataran rendah. Metode yang digunakan adalah Line transect dan pengambilan sampel menggunakan kuadrat. Hasil penelitian menunjukan di Cagar Alam Pananjung Pangandaran ditemukan sebanyak 20 spesies terdiri dari 20 famili dengan tingkat pertumbuhan yang berbeda diantaranya semai, tiang dan pohon. Hasil perhitungan INP pada tingkatan semai pada kedua ekosistem menunjukan didominasi oleh Alchornea rugosa (hutan pantai 57,6 % dan hutan dataran rendah 36,34 %). Spesies pada tingkatan tiang pada kedua ekosistem didominasi oleh Syzygium antisepticum (hutan pantai 68,24 % dan hutan dataran rendah 37,68 %). Tingkatan pohon pada ekosistem hutan didominasi oleh Barringtonia asiatica (73,58 %) dan pada ekosistem dataran rendah oleh Syzygium antisepticum (78,57 %). Keanekaragaman spesies pada setiap lokasi termasuk kedalam tingkat keanekaragaman yang sedang karena nilai H’ yang didapatkan antara rentang 1 sampai dengan 3.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Keterampilan Kolaboratif dan Komunikasi Sains pada Materi Sistem Ekskresi di Kelas VIII B SMP Negeri 1 Ciamis Nadira Rasya Pertiwi; Hilda Novia Sabila; Anita Sintawati
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i1.10168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran problem-based learning dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif dan komunikasi sains peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 1 Ciamis pada materi gangguan sistem ekskresi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi partisipasi pasif, kuisioner, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan abad 21 yang meliputi aspek kolaboratif dan komunikasi sains menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh persentase sebesar 67% yang berarti tingkat kolaborasi peserta didik termasuk ke dalam kategori kolaboratif dan pada siklus II diperoleh persentase sebesar 83% yang berarti tingkat kolaborasi peserta didik termasuk ke dalam kategori sangat kolaboratif. Sedangkan untuk keterampilan komunikasi sains diperoleh persentase sebesar 65% yang tergolong kategori baik. Hasil persentase tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran problembased learning mampu meningkatkan kemampuan abad 21 diantaranya keterampilan kolaboratif dan komunikasi sains.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Permainan Ular Tangga dalam Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Kelas XII Fauzanah Nawal Efendi; Warsono warsono; Agus Cahyadin
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i1.10175

Abstract

Penelitian pemanfaatan permainan ular tangga sebagai media pembelajaran dalam model discovery learning ini memiliki tujuan mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran biologi kelas XII di SMA Negeri 3 Ciamis. Model yang digunakan pada penelitian tindakan kelas ini adalah model Kurt Lewin dengan pengulangan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus dilakukan dalam 4 tahap yaitu 1) tahap perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi dan 4) tahap refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan tes. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan aktivitas peserta didik dari kriteria kurang aktif menjadi kriteria aktif, untuk hasil belajar terjadi peningkatan sebesar 42%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksnakan, maka kesimpulannya adalah aktivitas dan hasil belajar peserta didik dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan media pembelajaran permainan ular tangga dalam model discovery learning. Kata Kunci:  Aktivitas Belajar, Biologi, Hasil belajar, Media pembelajaran permainan ular tangga.

Page 5 of 12 | Total Record : 114