cover
Contact Name
Reni Amiliya
Contact Email
reni@diniyah.ac.id
Phone
+6282285166505
Journal Mail Official
reni@diniyah.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Abyadh
ISSN : 26207265     EISSN : 27757080     DOI : https://doi.org/10.46781/al abyadh
Al Abyadh adalah jurnal pendidikan islam anak usia dini yang terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini merupakan sarana publikasi artikel berupa hasil penelitian, pengabdian dan literature review dalam bidang anak usia dini baik mengenai perkembangan anak, kurikulum, manajemen, media, pengelolaan kelas, pembelajaran, parenting, psikologi AUD, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini. Jurnal ini terbuka untuk para akademisi maupun praktisi dari berbagai pihak yang mempunyai pemikiran maupun penelitian tentang anak.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
ANALISIS KESIAPAN DAN KESULITAN LEMBAGA PAUD DALAM MENGHADAPI AKREDITASI MELALUI PENDAMPINGAN AKREDITASI BAN PAUD DI TK ISLAM AL-MADINAH KOTA DUMAI Siti Aminah; Reni Amiliya
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.306 KB)

Abstract

Pemerintah mewajibkan setiap jenjang pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi untuk melakukan proses akreditasi. Proses akreditasi dilakukan untuk mengetahui kualitas lembaga pendidikan sehingga dapat mewujudkan tujuan nasional pendidikan. Pada pendidikan anak usia dini dilakukan berbagai upaya maupun persiapan oleh lembaga untuk menghadapi proses akreditasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana kesiapan dan kesulitan yang dihadapi sekolah IT AL-Madinah dalam proses pengajuan akreditasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini yakni dua orang guru serta kepala sekolah di TK islam Al- madinah. Guru sebagai informan utama sedangkan kepala sekolah menjadi infoman pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan telaah dokumen yang dimiliki oleh lembaga serta wawancara kepada informan. Hasil penelitian: (1) Sekolah IT Al Madinah belum siap menghadapi akreditasi BAN PAUD/PNF karena dokumen administrasi tidak lengkapnya. (2) Standar sekolah IT Al Madinah belum sesuai dengan Standar Pendidikan Anak Usia Dini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 58 Tahun 2003.
PERAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI Syukri Syukri
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.713 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran media pembelajaran bagi anak usia dini, selama ini kita ketahui peran media hanya untuk anak ditngkat pendidikan dasar menengah sampai keperguruan tinggi. Belum banyak yang membahas tentang peran media untuk anak usia dini. Media merupakan alat bentu yang digunakan oleh pengirim pesan kepada penenerima pesan agar pesan tersebut sampai kepada pengirim dengan mudah, cepat dan efektif, ketika dihubungkan dengan media pembelajaran yaitu alat yang digunaka oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik untuk menarik perhatian belajar anak yang nantinya akan bepengaruh juga pada hasil belajar anak. Adapun peran media pembelajaran untuk anak usia dini yaitu: 1). menstimulus perkembangan fisik motorik halus dan kasar yang ada pada diri anak, 2). menstimulus perkembangan bahasa, 3).menstimulus perkembangan kognitif dengan pengenalan ukuran, bentuk, dan warna, 4).menstimulus perkembangan seni yakni menumbuhkan minat pada diri anak dalam bidang kesenian baik tari, menggambar dan melukis, 5). menstimuls perkembangan sosial emosional anak dengan keluarga, dan 6). menstimulus perkembangan nilai moral dan agama dengan cara mengajarkan anak untuk disiplin, saling menghormati dan mengharagia orang lain.
PENDIDIKAN ANAK BERKARAKTER Tafsiruddin Tafsiruddin
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.004 KB)

Abstract

Perlu pengembangan karakter anak, baik dalam pendidikan maupun dalam masyarakat secara keseluruhan. Mengingat kemerosotan moral anak-anak yang terus terjadi yang hampir membawa Negara pada kepunahan, maka sangat diperlukan pendidikan anak yang dapat menumbuhkan karakter bangsa Indonesia. Perilaku asusila tampaknya telah mengakar dalam kehidupan masyarakat mulai dari tingkat desa hingga pejabat senior. Perilaku menyimpang meningkat dan pertengkaran antara pelajar dan pemuda menjadi semakin merajalela. Semua hal tersebut menghilangkan rasa aman dan nyaman warga. Hal tersebutlah yang membuktikan bahwa moral generasi bangsa mengalami degradasi yang cukup serius. Disinilah pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini atau sebelum remaja. Kalau kita cermati terkait fakta yang terjadi pada remaja saat ini mereka mudah terpengaruh oleh kemajuan teknologi modern, tehnologi digital mudah mempengaruhi anak-anak didik, sekalipun anak didik itu masih usia dini, usia anak PIAUD atau usia TK yang berkisaran lima tahun sampai tujuh tahun. Maka sangatlah penting dan harus segera dimulai untuk menciptakan pendidikan karakter pada anak-anak ini sejak di bangku pendidikan PIAUD.
PENGGUNAAN APE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI Basori Basori
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.707 KB)

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan APE sebagai media pembelajaran untuk anak usia dini. APE merupakan alat permainan yang dirancang secara khusus oleh para pemangku kebijakan dengan tujuan dijadikan sebagai alat untuk membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang nantinya dengan penggunaan aklat tersebut dapat meningkatkan pemehaman anak tentang materi dan mampu meningkatkan aspek perkembangan yang ada pada diri anak termasuk aspek bahasa, kognitif,fisik motorik,soial emosional, moral dan agama serta aspek perkembangan seninya. Adapun alat permainan edukatif yang sering diapakai untuk dijadikan sebagai media pembelajaran seperti balok cruissenaire jenis permainan yang mengembangkan kemampuan berhitung dan pengenalan bilangan, balok Blocdoss berbetuk balok bangunan untuk melatih koordinasi antara mata, tangan dan melatih emosi, Puzzle besar permainan ini untuk melatih anak mengenalhuruf, menumbuhkan gairah untuk belajar,dan meingkatkan daya konsentrasi, Kotak Alfabet kotak ini berisi huruf-huruf tujuannya untuk anak mengenal huruf, Kartu Lambang bilangan digunakan untuk mengenalkan lambang atau model bilangan, Kartu pasangan, dan Lotto Warna.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERNYANYI DI TK AL-IKHLAS Siti Aisyah
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.556 KB)

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk mengetahui penggunaan metode bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada jenjang pendidikan anak usia dini. Secara umum pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang memerlukan konsep yang berbeda dengan pendidikan dasar dan menengah, konsep pendidikan anak usia dini ini lebih menekankan pada konsep bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain. Banyak cara ataupun permainan yang bisa dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf salah satunya dengan menggunakan metode bernyanyi, metode bernyanyi merupakan metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam menunjang pemberian materi tentang mengenal huruf dengan cara disajikan sebuah judul lagu kemudian dinyanyikan secara berulang-ulang diharapkan dengan metode ini anak mampu mengenal huruf yang ada pada lembaga tersebut. Penelitian ini merupakan penenlitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan beberapa siklus atau tindakan setiap siklus nya memiliki empat kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil dari penenlitian ini pada siklus 1 didapatkan hasil kemampuan anak dalam mengenal huruf sebesar 50,10% hal ini menunjukkan tindakan pada siklus 1 ini belum berhasil, maka penleitian dilanjtkan pada siklus 2, hasil penelitian pada siklus kedua ini diperoleh kemampuan anak dalam mengenal huruf melalui metode bernyanyi didapatkan hasil 98%. Berdasarkan hasil tersebut maka disimpulkan metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini di TK Al-Ikhlas.
INTERVENSI MODIFIKASI PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN INISIATIF PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PERKEMBANGAN PERSONAL-SOSIAL Hanny Rufaidah Damra
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.157 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui faktor-faktor apakah yang menyebabkan kurangnya inisiatif pada anak? (2) Intervensi apakah yang tepat untuk meningkatkan inisiatif pada anak yang mengalami hambatan perkembangan personal-sosial?. Klien dalam kasus ini bernama A, anak laki-laki berusia 4 tahun 10 bulan. A sekolah di TK A1 Khalifah Centre. Berdasarkan hasil tes psikologi, kapasitas intelektual A tergolong masuk dalam kategori rata-rata (average) dengan skor IQ sebesar 109 (Stanford Binet). Berdasarkan hasil asessmen observasi, wawancara dan tes psikologi (tes Denver II) diperoleh hasil bahwa pada aspek personal-sosial terletak pada/antara 75% sampai 90% dan gagal (Fail) dilakukan oleh anak, sehingga memperoleh skor C (Caution). Selain itu, dalam kesehariannya klien memiliki rentang perhatian yang pendek, ia juga terlihat tidak mampu bergaul dengan anak seusianya, tidak memiliki inisiatif serta tampak selalu menirukan atau mengulang-ulang gerakan yang dilakukan oleh temannya bila diajak bermain bersama. Penyelesaian masalah ini adalah menggunakan modifikasi perilaku dengan menggunakan token ekonomi, untuk di sekolah bekerjasama dengan guru wali kelas A, dan psikoedukasi terhadap orang tua. Hasil intervensi menunjukkan bahwa klien mengalami kemajuan dalam bersosialisasi, semakin banyak berinteraksi dengan teman dan guru serta memunculkan inisiatif dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
KURIKULUM RAMADHAN ANAK USIA DINI Mulia Rahmi
Al-Abyadh Vol 4 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.032 KB)

Abstract

Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia, banyak hal yang dilakukan dalam menghidupkan bulan suci ramdahan di tengah pandemi ini. Meski pandemi ini belum jelas kapan berakhirnya. Namun ibadah kita tidak mungkin terhenti. Ibadah-ibadah yang sederhana yang bisa jadi ditanamkan menjadi kebiasaan nantinya meskipun ramadahan sudah berakhir. Ramadhan pada masa pandemi ini, sebagai orangtua harus bisa menjadikan ramadhan sebagai ajang untuk membiasakan anak untuk menjalankan ibadah-ibadah yang disenangi Allah, karena sesuatu yang bermula dari hal kecil akan menjadi besar jika dilasanakan secara berkelanjutan. Anak akan menjadi kebanggaaan orantua jika orangtua bisa sedari dini menanamkan nilai-nilai keagamaan. Banyak hal yang dilakukan orangtua dalam membumikan ibadah-ibdaha semasa Ramadhan sehingga ramadahan tidak terlewatkan begitu saja.
POLA ASUH GRANDPARENTING DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK USIA 4-6 TAHUN Fitri Handayani; Asiyah Asiyah; Septi Fitriana
Al-Abyadh Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v4i2.265

Abstract

Model pengasuhan yang dilakukan oleh kakek dan nenek disebut Grandparenting. Anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua kemudian [engasuhan dialihkan kepada kakek dan nenek karena beberapa faktor antara lain orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaan, kondisi ekonomi yang tidak stabil, dan kurangnya kepercayaan pada orang asing yang bukan saudara. Di Kelurahan RT/007 RW/002, Dusun Besar, Kota Bengkulu terhadap 7 keluarga yang mewariskan pola asuh kepada kakek dan nenek. Jika diterapkan, bentuk pola asuh ini akan berdampak pada kepribadian anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan hasil di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil Model pengasuhan Grandparenting yaitu terdapat keluarga menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 4 keluarga dan 3 lainnya menerapkan model permisif. Pada kepribadian anak terdapat 3 orang anak berkepribadian sanguin, 1 orang anak berkepribadian flegmatik, 1 orang anak berkepribadian kolerik dan anak berkepribadian asertif sebanyak 1 orang.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU KEGIATAN TEMA SEMESTER SATU UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS AUD Maya Rusalman; Deni Febrini; Fatrica Syafri
Al-Abyadh Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v4i2.294

Abstract

Tujuan penelitian yang saya lakukan ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk pengembangan media buku kegiatan tema pada pembelajaran semester satu yakni dengan tema diriku, lingkunganku, kebutuhanku, binatang dan tanaman yaitu buku kegiatan berbahasa inggris yang didesain dengan inovasi gambar dan warna yang lebih menarik sehingga anak lebih tertarik untuk melihat dan memperlajarinya, buku ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris anak usia dini di RA As Shaffah Kota Bengkulu. Aadapun metode yang digunakan yakni search and development (R&D). pengembang dengan model pengembangan richey and klien pada level 1. Dengan mengunakan 7 langkah pengembangan antara lain (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain produk, (6) revisi produk dan (7) uji coba produk skala kecil. Penelitian ini mengunakan desain penelitian dengan jumlah 14 anak (satu kelas) untuk mengetahui bagaimana peningkatan bahasa inggris anak. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yakni mengunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data maka diperoleh kesmipulan produk baru hasil pengembangan sudah layak digunakan karena berada dalam katagori “sangat baik” hal ini dibuktikan dengan penilain dari validator.
PENGARUH NILAI-NILAI ESTETIKA PADA PENATAAN POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA ANAK USIA DINI Jazilah Nayren; Heri Hidayat
Al-Abyadh Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v4i2.321

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu agar menjawab rumusan beberapa pemahaman guru pendidikan anak usia dini tentang pemikiran esetika dalam pendidikan, pengaruh nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca terhahadap minat baca anak. Hal ini sangat dibutuhkan karena ada beberapa pendidikan anak usia dini kurang memperhatikan nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca, dan kurang memahami akan pentingnya diadakan ruangan pojok baca, sehingga hal tesebut dapat mengurangi minat baca anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research). Subjek penelitian difokuskan pada anak usia dini, data yang dikumpulkan serta data yang dianalisis berasal dari literature, dokumentasi, maupun jurnal yang releven dengan judul apa yang akan diteliti. Hasil dari peneilitain ini bahwasanya nilai-nilai estetika pada penataan pojok baca sangat berpengaruh terhadap minat baca anak, mengapa demikian, karena jika pojok baca ditata dengan menarik, unik dan estetik, maka anak akan tertarik mengunjungi pojok baca dan anak akan merasa nyaman berada diruangan pojok baca. Minat baca harus seharusnya ditanamkan sejak dini, bahkan ketika anak belum dapat membaca susunan huruf dalam sebuah buku. Menghadirkan pojok baca merupakan salah satu cara agar dapat menumbuhkan minat baca terhadap anak. Kebiasaan membaca sangat diperlukan karena kebiasaan membaca banyak sekali manfaatnya, dan dengan membaca anak akan mempunyai masa depan yang berkesan dan berwawasan luas.