cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 419 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO WEBHOST PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA SISWA KELAS V MIS NURUL HUDA KLANGON Nadia Istiati; Rifqi Aulia Erlangga
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v3i2.79

Abstract

The purpose of this research and development is to determine the need for developing webhost on the human digestive system material, to describe the form of webhost on the human digestive system material and effectiveness of student learning outcomes cognitively in the human digestive system material at MIS Nurul Huda Klangon. This type of research is a Research and Development (R D) research using the ADDIE model with Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection techniques using questionnaires, and tests. The limited-scale test was carried out in class VA with 15 students and the broad-scale test was carried out in class V with 31 students. The data analysis technique used normality test, homogeneity test, Anova test, t test and gain test. The results of the study indicate that: (1) The need for webhost is needed for students to improve student learning outcomes. (2) The development of webhost based on expert validation, media validation and teachers. For material experts with a percentage of 93.75% the category is very feasible, for media experts it is 89.23% very feasible category media development webhost are very effective in influencing students' cognitive learning outcomes which are indicated by increasing students' cognitive learning outcomes with the normality test showing that student learning outcomes are normally distributed with evidence that  for pretest 0.001 0.050 and 0.151 at the post test. The homogeneity test showed that = 0.248 0.005, which means that the learning outcomes have a homogeneous variance. The ANOVA table shows that there is a significant difference in student learning outcomes (F = 12.105, p 0.05), which explains that the data are homogeneous. For the results of the average difference (t test) shows that that is = 0.00 0.005 so it is rejected and accepted, which explains that there are differences in students' cognitive learning outcomes. Gain test shows that the limit is 0.3 g 0.7, with a difference between the pre test and post test of 13.23. Gain value of 0.422 is included in the medium criteria.
WALISONGO ISLAMIC EDUCATION (CULTURAL ACCULTURATION APPROACH) Waluyo Waluyo; Muhammad Amiruddin Dardiri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.103

Abstract

Nusantara, especially Javanese, before the arrival of Walisongo, was culturally and religiously thick with beliefs passed down from ancestors.  Religious education, in particular, has not been well organized. Java is reflected in the unorganized condition of society in terms of clothing, food, and shelter. Islam in Java was spread during the collapse of the Majapahit kingdom, then the Demak kingdom was established. This era is a transitional period of religious, political, and artistic life. For people who are Muslims, there are several levels, one of which is the guardian as a spiritual leader at the top level. Almost all Islamic education in Java refers to walisongo, although many still consider it fictitious. Some opinions are related to this because there is no historical evidence as a form of the fact of existence and education. This research focuses on the nature of Walisongo's reality and the transformation patterns of education. The ontological approach, in this case, examines the existence of Walisongo in terms of its existence and Islamic education. The essence of Walisongo's education is contained in the fibers of Prince Bonang or Het Book van Bonang and Kropak Ferrara. FiberPrince Bonang and kropak ferrara prove that Walisongo is a fact. The above text shows the truth and existence of Walisongo in terms of Islamic education.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE EVALUASI Q-VISIT PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Musyarrafah Musyarrafah; Rofiqoh Rofiqoh; Mutmainah Wahyuningrum
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.105

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa sekolah menengah pertama dengan menggunakan metode evaluasi Q-Visit. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII Literasi SMPN 1 Palu semester genap tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah peserta didik sebanyak 31 orang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif.  Dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing sebanyak 2 kali pertemuan. Hasil yang diperoleh setelah diaadakan tindakan berupa penerapan evaluasi Q-Visit siklus I diperoleh skor rata-rata 46.65 dengan skor ideal 100, berada di kategori rendah. Mengalami peningkatan pada siklus II skor rata-rata menjadi 71.45 dengan skor ideal 100, berada pada kategori timggi. Pada post-test sendiri nilai rata-rata menjadi 83.68 dengan skor ideal 100, berada pada kategori tinggi pula. Kesimpulan dari penelitian yaitu penerapan metode evaluasi Q-Visit terdapat penigkatan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 1 Palu.
KOMPETENSI PENDIDIK SAYYID MUHAMMAD BIN ALWI AL MALIKI DALAM KITAB MUHAMMAD AL-INSAN AL-KAMIL Wisnu Wisnu; Mukh Nursikin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pendidik pada kitab Muhammad al-Insan al-Kamil Karya Sayid Muhammad. Pertanyaan yang ingin dijawab melalui pertanyaan adalah:(1) Bagaimana kompetensi Rasulullah dalam kitab Muhammad al-Insan al-Kamil? (2) Bagaimana relevansi kitab Muhammad al-Insan al-Kamil terhadap pendidik? Metode penelitian yang digunakan adalah penellitian kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah kitab Muhammad al-Insan al-kamil, sumber sekundernya diambil dari kitab-kitab lain, jurnal, artikel, buku dan lain sebagainya yang bersangkutang dan relevan dengan penelitian. Tekns analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kitab Muhammad al-Insan al-Kamil relevan didalam dunia pendidikan. Kompetensi pendidikan yang terkandung didalamnya yaitupemahaman wawasan dengan Metode perumpamaan, kesempurnaan kasih sayang terhadap alam semesta, kesempurnaan sifat dermawanya, menguatkan perkataan dengan bukti teoritis, menjawab persoalan dengan rasionil, kelembutan dalam bergaul pada manusia, canda menyegarkan suasana, menghilangkan keprihatinan dan menyenangkan hati. Kompetensi pendidik dalam kitab tersebut relevan dengan kompetensi pendidik.
MEMINIMALKAN KESALAHAN MELUKIS SEGITIGA DAN GARIS-GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA DENGAN MENGGUNAKAN JANGKA DAN PENGGARIS Nadya Astuti
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.117

Abstract

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam melukis segitiga dan garis-garis istimewa pada segitiga antara lain kurang cermat dalam mengukurkan panjang, memutar jangka dengan cara yang tidak benar, alat lukis (jangka dan penggaris) yang digunakan kurang bagus. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, evaluasi, analisis dan refleksi.. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Pelaihari dengan jumlah 25 orang. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan Teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada siklus 1, kesalahan yang paling sering terjadi adalah kurang cermat dalam mengukurkan panjang dan kurang cermat dalam membuat busur lingkaran masing-masing sebanyak 5 siswa. Jumlah siswa yang melakukan kesalahan pada siklus I sebanyak 12 siswa. Pada siklus 2, jenis kesalahan yang dilakukan siswa berkurang menjadi 3 jenis kesalahan. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah kesalahan dalam langkah penyelesaian membuat garis sumbu dan garis berat dimana busur lingkaran  yang dibuat berbeda ukuran. Kesalahan tersebut dilakukan oleh 7 orang siswa. Jumlah siswa yang melakukan kesalahan pada siklus 2 berkurang menjadi sebanyak 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar matematika pada siklus 2 secara klasikal meningkat dibandingkan siklus I.
PENERAPAN LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK MATERI SIFAT AMANAH SISWA KELAS IV MI AL HUDA KEDUNGUMPUL KANDANGAN TEMANGGUNG Ahmad Marzuki; Adang Kuswaya
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data penerapan literasi digital dalam pembelajaran, untuk menganalisis aktifitas siswa dalam memanfaatkan digital literacy skill pada pembelajaran dan untuk mengungkap faktor pendukung dan penghambat penerapan literasi digital dalam pembelajaran akidah akhlak materi sifat amanah siswa kelas IV MI Al Huda Kedungumpul. Metode penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah Kepala Madrasah, guru kelas IV, peserta didik dan walimurid MI Al Huda Kedungumpul. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dan penelaahan dokumen. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan literasi digital merupakan kemampuan memanfaatkan teknologi dan informasi dengan menggunakan perangkat digital dalam berbagai aspek yang digunakan dalam dunia pendidikan. Penggunaan literasi digital pada pembelajaran sebagai akses informasi dalam memudahkan siswa untuk memenuhi kebutuhan dan rasa ingin tahu yang lebih mendalam. Sebagai guru juga harus bisa lebih inovatif dalam pembuatan media pembelajaran yang menarik; (2) Aktifitas siswa secara mandiri belajar menggunakan literasi digital pada ranah afektif dapat dilihat dari sikap mandiri, kerjasama dan tanggung jawab. peserta didik saat ini sudah semakin memahami dan mandiri dalam belajar dan tanggung jawab mengerjakan tugas-tugasnya, hal ini dapat membangun dan terintegrasi antara kebiasaan literasi dengan perilaku peserta didik, Selain itu nilai akademik mereka semakin bagus, lebih bertanggung jawab dan disiplin mengumpulkan tugas; (3) Faktor pendukung dan penghambat penerapan literasi digital yaitu adanya dukungan fasilitas dan sarana-prasarana penunjang di satuan pendidikan, literasi digital dikembangkan sebagai mekanisme pembelajaran terintegrasi dalam kurikulum atau setidaknya terkoneksi dengan sistem belajar mengajar. Adapun hambatan yang ditemukan dalam penerapan literasi digital adalah terkait keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, keterbatasan fasilitas dirumah terutama gadget dalam mendukung berlangsungnya pembelajaran daring, Sumber daya manusia, kemudian hambatan keterbatasan dalam durasi waktu pelajaran dan kendala secara teknis seperti masalah jaringan internet dan gadget yang tidak mensuport
STRATEGI PENDIDIKAN NILAI DI SEKOLAH, STUDI KASUS GENERASI MILENIAL Muhamad Khosi'in; Mukh. Nursikin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.120

Abstract

Strategi pendidikan pada hakikatnya adalah pengetahuan atau seni mendayagunakan semua faktor untuk mengamankan sasaran kependidikan yang hendak dicapai melalui perencanaan dan pengarahan dalam operasionalisasi.Pendidikan nilai adalah suatu pendidikan yang memberikan pengajaran tentang nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral dan etika kepada individu untuk membentuk karakter dan perilaku yang baik. Menurut Arifin Junaidi, pendidikan nilai adalah proses membentuk sikap dan tindakan manusia yang sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan.Sedangkan menurut Nurcholish Madjid, pendidikan nilai adalah suatu upaya untuk mengembangkan akhlak atau moralitas yang baik pada individu, sehingga dapat membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur dan memiliki integritas yang tinggi.Dalam kehidupan masyarakat dewasa ini terdapat fenomena menarik yaitu maraknya budaya global (global culture) dan gaya hidup (life style) pop culture. Fenomena ini terjadi sebagai dampak dari arus globalisasi yang sudah tidak bisa dibendung lagi. Salah satu fenomena penting proses globalisasi telah melahirkan generasi gadget, sebuah istilah yang digunakan untuk menandai munculnya generasi milenial.Ali dan Purwandi menyebutkan bahwa generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1981 sampai dengan tahun 2000.Sementara para peneliti sosial dalam negeri (Indonesia) lainnya menggunakan tahun lahir mulai 1980-an sampai dengan tahun 2000- an untuk menentukan generasi milenial.
PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DAN TOLERANSI MELALUI PENCAK SILAT PAGAR NUSA SISWA KELAS VIII MTS MAMBAUL HISAN TEMPURAN MAGELANG Nur Muhamad Abdulloh Mubaroq; Fatchurrahman Fatchurrahman
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.112

Abstract

Karakter disiplin dan toleransi merupakan pendukung keberhasilan pendidikan karakter di Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Pada kenyataannya, di dalam dunia pendidikan masih terdapat permasalahan remaja  yang tidak mencerminkan sikap disiplin dan toleransi. Bahkan berita harian Radar Semarang menyatakan, bahwa dekadensi moral bangsa Indonesia terus mengalami kemerosotan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendidikan karakter disiplin dan toleransi, problematika dan solusinya melalui pencak silat pagar nusa kelas VIII di MTs Mambaul Hisan Tempuran Magelang. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini, meliputi: Kepala Madrasah, Waka Kesiswaan, Pelatih, dan beberapa siswa kelas VIII. Pengumpulan data diperoleh dengan cara mengamati dokumen perencanaan, proses dan evaluasi, serta mengumpulkan dokumen kegiatan dalam pendidikan karakter. Penyajian data dilakukan dalam bentuk deskripsi singkat kegiatan, meliputi: perencanaan, proses dan evaluasi dalam pembentukan karakter disiplin dan toleransi melalui pencak silat pagar nusa. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data dan menyajikan data-data yang diperoleh dengan deskripsi singkat kegiatan untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pendidikan karakter disiplin dan toleransi melalui pencak silat pagar nusa pada siswa VIII di MTs Mambaul Hisan Tempuran Magelang, meliputi: (1) Proses pendidikan karakter disiplin dan toleransi diikuti pelatih dan siswa hadir tepat waktu, menghormati dan menjunjung tinggi sportifitas. (2) Materi pendidikan karakter disiplin dan toleransi mengarah keatlitan dan Kepagarnusaan. (3) metode pendidikan karakter disiplin dan toleransi dengan keteladanan. (4) Cara Siswa mengimplementasikan karakter disiplin dan toleransi di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. (5) Problematika dalam pendidikan karakter disiplin dan toleransi: ketersediaan pelatih, kesiapan siswa dan dukungan orang tua. (6) Solusi dalam pendidikan karakter disiplin dan toleransi dengan merekrut pelatih dari luar pondok pesantren, memberlakukan peraturan dan hukuman, memberikan motivasi serta memberikan kesempatan mengikuti lomba.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PENERAPAN VARIASI MENGAJAR BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI”DAN KOMUNIKASI PASCA MENGIKUTI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU Darojah Arga Fatmawati; Imam Sutomo
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi pedagogik guru dalam penerapan variasi mengajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh guru sebelum mengikuti PPG, variasi mengajar yang dilakukan oleh guru dan kesulitan guru dalam menerapkan variasi mengajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi pasca mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) MI Kabupaten Magelang. Prosedur pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu reduksi data, paparan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.  Pengecekan keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini ialah triangulasi dengan menggunakan jenis triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengikuti PPG, jenis media pembelajaran yang digunakan oleh guru ialah buku paket, media gambar, media visual dan audio visual, ada juga guru yang menggunakan media yang kongkrit atau asli. Guru belum sepenuhnya menyesuaikan media yang digunakan dengan tujuan pembelajaran dan kondisi anak. Sebelum mengikuti PPG guru kurang menguasai dalam TIK dibandingkan dengan setelah mereka mengikuti PPG guru lebih kompeten. Variasi mengajar berbasis TIK yang diterapkan guru setelah mengikuti PPG yaitu dengan memanfaatkan media visual power point presentation yang menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan anak, membuat video pembelajaran yang diunggah (upload) di youTube,  penggunaan Google meet, audio visual, video kreatif live di YouTube, media berbasis Flash atau animasi ebook, dan sistem e-learning. Ada juga guru yang telah mempraktikkan pembuatan video sendiri. Kesulitan guru dalam menerapkan variasi mengajar berbasis TIK dikarenakan kemampuan guru di bidang IT masih kurang, kurangnya dukungan dari sekolah dalam penyelenggaraan pelatihan dibidang TIK, akses internet di Madrasah dan dilingkungan rumah siswa yang kurang stabil dan kendala pada kurangnya sarana prasarana pendukung di Madrasah.
ENCOURAGING STUDENTS’ MOTIVATION TO WRITE WITH GOOGLE SITE. Jusriati Jusriati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.104

Abstract

This study discussed about students’ motivation in using google site as tool in teaching writing. This study used both quantitative and qualitative method. The instrument consist of observation, questionnaire and interview. After analyzing the findings and discussion in the preceding chapter, it can be concluded that utilizing Google Site as an online learning platform stimulates students' motivation in learning writing. The students demonstrated a significant degree of motivation when learning Descriptive Text through Google Site. They were enthusiastic about learning English and were supportive of using Google Site as an effective online learning medium. To motivate students, it is essential for teachers to employ diverse media, as evidenced by the results of this study, which show that using the Google Site application motivates students to learn English, as demonstrated by the dominant extrinsic motivation among the students.

Page 6 of 42 | Total Record : 419