cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 389 Documents
METODE ASSESMENT GURU PAI TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER MORAL KEAGAMAAN Erika Febriana; Ahmad Fauzi; Herwati Herwati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i3.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan assesment Guru PAI dan pengembangan karakter moral keagamaan siswa, metode assesment pada pengembangan karakter moral keagamaan siswa probolingngo. Karena itu penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut bahwa: 1). Penerapan metode assesment Guru PAI dilaksanakan sesuai dengan prinsip formatif yang terintregasi dengan kegiatan pembelajaran, 2) Metode assesment Guru PAI dapat mengembangkan karakter moral keagamaan peserta didik menjadi lebih baik melaksanakan kewajiban beribadah. Implikasi metode assesment yang diterapkan di SMP An Nur Karomatul Hasan dalam bidang pendidikan agama islam ini bisa digunakan sebagai alternatif dalam membentuk akhlak peserta didik melalui kebiasan - kebiasaan baik yang dilaksanakan  secara berulang. Seperti pembiasaan sholat, zakat, qurban, serta pembiasaan berkata jujur, sopan dan lain sebagainya. 
IMPLEMENTASI TEORI HUMANISTIK TERHADAP SIKAP DISIPLIN SHOLAT FARDHU DI MI MA’ARIF PULUTAN SALATIGA Ustadzah Ustadzah; Fatchurrahman Fatchurrahman
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.121

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine (1) The concept of humanistic theory in shaping the discipline of fardhu prayer at MI Ma'arif Pulutan; (2) Implementation of humanistic theory in shaping the discipline of fardhu prayer at MI Ma'arif Pulutan; (3) obstacles to the implementation of humanistic theory in shaping student discipline at MI Ma'arif Pulutan. this research uses qualitative methods through a descriptive approach. Researchers used several techniques in data collection, including: a) Observation (Observation) by collecting information and data related to the implementation of discipline in running fardhu prayers through humanistic theory; b) Interview (Interview) In this interview the researcher held questions and answers to people who were directly involved such as the Principal, Waka Kesiswaan and also teachers who assisted students of MI Ma'arif Pulutan; c) Documentation: The documentation method researchers use in obtaining data about student discipline in carrying out fard prayers at MI Ma'arif Pulutan. Researchers use Triangulation, collaboration of methods, namely observation, interviews and documentation that can reinforce each other. The results of this study indicate that (1) The concept of humanisitk learning theory is defined as maximizing the process of development in physical and spiritual activities. first physiological or biological needs. Second, the need for security. Third, the need for love and belonging. Fourth, the need for self-esteem. Fifth, the need for self-actualization or personal development; (2) The initial step in the implementation of student discipline in carrying out this fardhu prayer by making an agreement involving school residents, sharing questions with students, showing visually appealing videos; (3) The obstacles to the implementation of humanistic theory in MI Ma'arif Pulutan are low motivation, poor time management, inconsistent educators in providing reinforcement, students who do not yet have awareness of the importance of discipline.
PENDIDIKAN NILAI DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL PESERTA DIDIK Listiya Mulyani; Mukh. Nursikin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.138

Abstract

Penelitian ini dititikberatkan pada implementasi Pendidikan nilai dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di MI Maarif Bina Insani Kawedusan Sumowono dan implikasinya terhadap perkembangan moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode ini digunakan karena dapat memberikan jawaban permasalahan yang telah ditentukan secara komprehensif. Selanjutnya dengan metode ini akan diperoleh data yang lebih lengkap, mendalam, kredibel dan bermaka. Adapun hasil penelitiannya adalah bahwa pembelajaran Akidah Akhlak di MI Maarif Bina Insani Kawedusan Sumowono diarahkan untuk memperoleh standar kompetensi yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Pembelajaran nilai melalui mata pelajaran Akidah Akhlak memberi dampak bagi perkembangan moralitas peserta didik yang tergambar dalam perilaku keberagamaan mereka. Salah satu indicator yang dapat diukur adalah adanya perubahan dan kemajuan dalam perilaku keberagamaan peserta didik, seperti peningkatan komitmen keberagamaan peserta didik, tumbuhnya kepedulian sosial kepada sesama serta ketaatan dalam menjaga etika pergaulan.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QU’RAN (STUDI MULTI KASUS DI MI MA’ARIF MANGUNSARI SALATIGA DAN MI MA’ARIF PULUTAN SALATIGA) Ainun Nisa’; Ruwandi Ruwandi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.132

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tiga tujuan penelitian yaitu: (1) Untuk menemukan dan menganalisis disain, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di MI Ma’arif Mangunsari Salatiga dan MI Ma’arif Pulutan Salatiga. Jenis penelitian ini adalah kualitatif naturalistic melalui participant observation. Responden dalam penelitian ini, meliputi: Kepala Madrasah, Wa. Ka. Kurikulum, dan Guru Tahfidz. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Disain pembelajaran tahfidz al-qur’an  di MI Mangunsari Salatiga dimasukkan sebagai ekstrakulikuler, adapun pedoman yang digunakan adalah buku qira’ati. Sementara di MI Ma’arif Pulutan Salatiga program tahfidz ada dua yaitu program tahfidz muatan lokal dan program tahfidz khusus. Tahfidz al-qur’an muatan lokal dimasukkan sebagai kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), sedangkan pembelajaran tahfidz khusus dimasukkan sebagai ekstrakulikuler, kegiatannya menggunakan buku panduan tahsin. (2) Pelaksanaan pembelajaran tahfidz di MI Ma’arif Mangunsari Salatiga dilaksanakan di pagi hari mulai jam 07.00-08.15 dikarenakan agar siswa masih segar dalam menghafalkan Al-Qur’an. Sementara di MI Ma’arif Pulutan Salatiga dilaksanakan diakhir jam pembelajaran dimulai jam 12.00-13.00 dikarenakan agar siswa dalam menghafalkan al-qur’an bisa memanfaatkan waktu yang panjang. (3) Evaluasi pembelajaran tahfidz al-qur’an  di MI Ma’arif Mangunsari Salatiga adalah satu minggu siswa hafalan satu per-empat atau 5 muka dengan disimak teman-temannya dan dalam satu bulan di simak gurunya. Untuk MI Ma’arif Pulutan Salatiga program tahfidz muatan lokal evaluasinya adalah ujian semesteran dengan tes lisan dan tertulis. Sedangkan program tahfidz khusus adalah evaluasinya menggunakan tasmi’ (ujian kelulusan menghafal Al-Qur’an yang didengar tanpa adanya kesalahan oleh enguji, orang tua dan masyarakat lainnya).
Teori Belajar Behavioristik Ivan Pavlov dan Penerapannya dalam Pembelajaran Fikih di MTs Pancasila Salatiga Erni Anita Sari; Rahmat Hariyadi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pertama mengetahui teori belajar behavioristik Ivan Pavlov, kedua untuk mengetahui penerapan teori belajar behavioristik Ivan Pavlov dalam pembelajaran Fikih pada siswa kelas 7 MTs Pancasila Kota Salatiga, ketiga untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan teori belajar Ivan Pavlov yaitu teori belajar behavioristik dalam pembelajaran fikih di MTs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dalam pembelajaran Fikih di empat kelas yaitu kelas 7 MTs Pancasila Kota Salatiga. Penelitian ini juga menggunakan teknik wawancara dengan guru Fiqh kelas 7 MTs Pancasila Kota Salatiga dan dua belas siswa MTs Pancasila Kota Salatiga yang berasal dari empat kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak tingkah laku dalam pembelajaran Fikih di kelas 7 MTs Pancasila Kota Salatiga yang relevan dengan konsep teori belajar behavioristik Ivan Pavlov yaitu agar siswa belajar, guru memberikan syarat-syarat tertentu. Keunggulan teori belajar ini adalah cocok diterapkan dalam pembelajaran Fikih bagi siswa kelas 7 MTs Pancasila Kota Salatiga, karena sebagian besar siswa menunjukkan respon yang diharapkan ketika guru sering melakukan pengulangan dan pembiasaan terkait materi yang dipelajari. . Kekurangan teori belajar terletak pada jam belajar. Waktu belajar mempengaruhi respon siswa. Siswa yang belajar Fikih di pagi hari cenderung cepat menanggapi saran guru.
POTRET PENDIDIKAN NILAI DILEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Ahmad Nur Fauzi; Mukh. Nursikin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.135

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya nilai-nilai aqidah, akhlak, dan ibadah dalam pendidikan Islam di Indonesia serta tantangan yang dihadapi dalam mengajarkan nilai-nilai agama secara komprehensif. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami peran lembaga pendidikan Islam, seperti madrasah, dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik agar menjadi individu yang utuh dan berakhlak mulia. Di Indonesia, pendidikan Islam menghadapi tantangan untuk mengajarkan siswa tentang nilai-nilai agama secara komprehensif. Pendidikan Islam diselenggarakan oleh organisasi yang dikenal dengan lembaga pendidikan Islam. Jenis-jenis lembaga pendidikan Islam antara lain pendidikan untuk keluarga, masjid, sekolah Islam, madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi. Pendidikan Islam sangat bergantung pada keluarga untuk menanamkan nilai-nilai agama pada anak. Sebagai lembaga pendidikan formal, madrasah juga berperan penting dalam memberikan pendidikan agama dan umum kepada siswa. Artikel Untuk menghasilkan individu yang berakhlak mulia, prinsip-prinsip agama harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang mendalam tentang pendidikan nilai-nilai aqidah, akhlak, dan ibadah dalam konteks pendidikan Islam di Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia serta solusi yang relevan untuk meningkatkan pendidikan nilai-nilai Islam secara komprehensif. Penelitian ini menganut metode penelitian kepustakaan yaitu menyusun buku, jurnal, dan temuan penelitian terdahulu yang masih relevan dengan tema penulisan. Fokus pembahasan dilakukan secara deskriptif tentang Pendidikan nilai di lembaga pendidikan Islam yang di dalamnya terdiri dari beberapa lembaga, yakni  keluarga, masjid, sekolah Islam, madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi.
PENGARUH DISIPLIN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP DI KECAMATAN LAMBOYA KABUPATEN SUMBA BARAT Agustinus Woda Laka; Andrian Wira Syahputra; Fenetson Pairikas; Ezra Tari
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.143

Abstract

The work discipline of teachers could be seen in adherence to rules, school governance, and universal social values. Work motivation as a driving factor that encourages a teacher to carry out their duties  professionally and responsibly. The combination of these two variables will have a positive impact on performance.The problem of this research is formulated as follow: (1) To what extent does work discipline affect teacher performance? (2) To what extent does work motivation influence teacher performance? (3) To what extent both work discipline and work motivation influence teacher performance? This research  involved 99 teachers in 7 schools in Lamboya District, West Sumba Regency as the sample. Data collection techniques consist of questionnaires and documentation, analyzed by multiple regression and analysis of effective and relative contributions. the work discipline variable, work motivation simultaneously influences teacher performance. the calculated F test value of 58.518 with the sig parameter 0.05 seemed to be a linear pattern. The multiple regression equation is known: Y = 11.171 + 0.186X1 + 1.062X2. The total effective contribution both work discipline and work motivation is 54.9%.
MEDIA POSTER SEBAGAI AKTUALISASI POTENSI CIPTAKAN KARYA GEMILANG MELALUI KOMUNIKASI VISUAL PENDIDIKAN INKLUSI Hanifah Mar’atush Shalihah; Yunita Ambarwati; Asma’ Khoirunnisa’; Heru Sukoco
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.134

Abstract

Mahasiswa sebagai representasi universitas dan agen perubahan, seharusnya memainkan peran aktif dalam memajukan pendidikan berkelanjutan di Indonesia (Education for Sustainable Development/ESD) melalui penerapan teknologi digital untuk menghasilkan berbagai inovasi di bidang pendidikan dan pembelajaran sehingga literasi digital dapat tumbuh dan berkembang dalam dunia pendidikan. Sejalan dengan kondisi ini, memperoleh pendidikan sesuai harapan tentunya merupakan hak setiap orang, termasuk bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus, yaitu pendidikan yang kondusif dan inklusif. Penelitian ini mengkaji poster sebagai aktualisasi potensi dan penciptaan karya yang brilian melalui pendidikan inklusif menggunakan analisis komunikasi visual. Penelitian ini menggunakan metode design thinking yang terdiri dari tahap-tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster yang disajikan dapat mendukung peran Komisi Nasional Disabilitas dalam mewujudkan pendidikan inklusif bagi semua orang, terutama bagi orang-orang dengan disabilitas.
PENDIDIKAN NILAI SEBAGAI SUATU STRATEGI DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SISWA MADRASAH Husnatuzzahroh Husnatuzzahroh
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.137

Abstract

Pendidikan nilai madrasah melayani tujuan membantu siswa dalam mengidentifikasi nilai-nilai dan menempatkannya secara organik dalam konteks seluruh kehidupan mereka. Dalam Metode Penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui buku, jurnal, hasil-hasil,penelitian terdahulu dan sumber-sumber lainnya. Menurut para akademisi, salah satu fungsi pendidikan adalah menanamkan cita-cita luhur kepada anak didik dalam upaya membantu mereka mengembangkan kepribadian yang bertanggung jawab secara intelektual. Kemudian, penulis menarik kesimpulan sebagai berikut bahwa, Pendidikan nilai sangat penting untuk memanusiakan manusia karena manusia hanya menjadi manusia jika bermoral, beritikad baik, dan mampu mengembangkan pikiran dan kehendaknya dengan jujur
URGENSI PENDIDIKAN PEREMPUAN DI DESA BANYUANYAR LOR GENDING PROBOLINGGO Firda Amalia Holil; Fathullah Rusly; Imam Muttaqin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i4.131

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini untuk menjelaskan konsep urgensi pendidikan perempuan di desa Banyuanyar Lor, kec Gending, Kab Probolinggo. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu dengan berbasis pemahaman dan perilaku manusia yang berdasarkan opini. Teknik yang digunakan dalam meneliti meliputi obervasi, wawancara serta dokumentasi dan Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu tertentu.  Hasil penelitian ini menujukan bahwa, pemahaman dan pemikiran tentang pendidikan untuk perempuan pada masyarakat di desa Banyuanyar Lor, Kec Gending, Kab Probolinggo belum terealisasikan dengan benar. Dengan adanya pendapat bahwa laki-laki lebih memerlukan pendidikan daripada perempuan menunjukkan pemikiran mereka masih tradisional dan mereka beranggapan bahwa kodrat perempuan hanya berperan dalam urusan rumah tangga. Kata Kunci: Pendidikan, Perempuan   

Page 7 of 39 | Total Record : 389