cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 419 Documents
Analisis Penerapan Pembelajaran Kreatif di SDN Pagergunung 01 Kesamben Kabupaten Blitar Aviriyanti, Intan Agustina; Sofiyana, Marinda Sari; Sulistiana, Devita
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kreatif di SDN Pagergunung 01 Kesamben Kabupaten Blitar, khususnya pada kelas 2 dan kelas 5 dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas 2 serta kelas 5, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kreatif dilaksanakan melalui kegiatan berbasis proyek, penggunaan media variatif, serta pemberian kesempatan kepada siswa untuk bereksplorasi sesuai minat dan tahap perkembangan. Pada kelas 2, kreativitas diterapkan pada pembelajaran matematika dengan memanfaatkan benda konkret dan media visual, sedangkan di kelas 5 pada mata pelajaran Seni Budaya melalui proyek kerajinan bunga flanel dan praktik seni. Hasil wawancara dan angket mengungkapkan bahwa siswa lebih aktif, antusias, dan mampu mengekspresikan ide dengan baik. Faktor pendukung implementasi meliputi kompetensi pedagogik guru, ketersediaan sarana prasarana, partisipasi aktif siswa, serta dukungan orang tua. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kreatif mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan menumbuhkan kreativitas siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus mengembangkan inovasi media dan strategi, sekolah memperkuat fasilitas, serta penelitian selanjutnya mengkaji dampak pembelajaran kreatif terhadap hasil belajar dan pengembangan karakter siswa.
A Needs Analysis of English for Specific Purposes (ESP) for Business Students in Higher Education Ulyani, Maya; Anggraini, Retno
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.745

Abstract

This study aims to analyze the learning needs of business students in the context of English for Specific Purposes (ESP) using a qualitative descriptive approach. The participants consisted of 15–20 students from business and professional communication programs who had completed at ESP course. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis. To Analysis the data the resercher used thematic analysis. The findings revealed that needs of ESP students are highly contextual and professionally oriented, with a particular emphasis on speaking and writing skills relevant to business communication such as meetings, presentations, negotiations, and report writing. Major challenges identified include limited technical vocabulary, the use of general materials that lack business relevance, and teacher-centered instruction methods. Students expressed a preference for more authentic, interactive, and task-based learning activities that reflect real-world business practices. The study concludes that ESP learning should adopt communicative and participatory approaches aligned with industry demands to enhance professional competence. The results contribute theoretically to ESP needs analysis and curriculum design, and practically to the development of relevant and effective learning materials for business students.
Strategi Guru Tahfidz dalam Mengatasi Stagnasi Hafalan Alqur’an Siswa di Madrasah Tsanawiyah Ibnu Mas’ud Kurniati, Masruroh; Biantoro, Oktio Frenki
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru tahfidz dalam mengatasi stagnasi hafalan Al-Qur’an siswa di MTs Ibnu Mas’ud serta implikasinya terhadap peningkatan kualitas hafalan dan pembinaan karakter siswa. Stagnasi hafalan terjadi ketika siswa mengalami kesulitan menambah hafalan baru, kemunduran dalam muroja’ah, dan menurunnya konsentrasi saat menghafal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga guru tahfidz dan delapan siswa program tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama: (1) sistem halaqah Al-Qur’an pada setiap jam pelajaran tahfidz untuk memperkuat interaksi dan bimbingan langsung antara guru dan siswa; (2) penguatan muroja’ah di awal dan akhir pembelajaran untuk menjaga kualitas hafalan lama; dan (3) kolaborasi dengan wali murid melalui kegiatan tasmi’ baik di madrasah maupun di rumah untuk memperluas pengawasan hafalan. Implikasi penerapan strategi tersebut tampak pada meningkatnya kualitas dan kefasihan bacaan siswa, bertambahnya hafalan baru, terbentuknya akhlak Qur’ani, serta meningkatnya fokus dan motivasi siswa dalam menghafal. Dengan demikian, strategi guru tahfidz yang terintegrasi dan berbasis kolaboratif terbukti efektif dalam mengatasi stagnasi hafalan dan meningkatkan mutu pembelajaran tahfidz di MTs Ibnu Mas’ud.
Evaluasi Efektivitas Penggunaan Media Papan Flanel dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Hariyati, Tri; Santika, Felia; Zulpan, Zulpan
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media papan flanel dalam mengembangkan keterampilan bercerita siswa kelas V di SD 04 Kelapa Tujuh. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan bercerita, lembar observasi, dan angket. Analisis data penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian ditemukan bahwa kelas kontrol hasil pretest adalah 68.63, hasil posttest adalah 72.73, dan normal gain adalah 0.15. Kelas eksperimen hasil pretest adalah 69.20, hasil posttest adalah 73.37, dan normal gain adalah 0.50. Selisih normal gain sebesar  0.35 artinya terdapat pengaruh media papan flanel terhadap ketrampilan bercerita dalam pelajaran bahasa indonesia di SD 04 Kelapa Tujuh. Temuan ini mengindikasikan bahwa media papan flanel efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, memfasilitasi visualisasi cerita, dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, sehingga sangat direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Analisis Kesulitan Pengguna dalam Menemukan Sublema pada KBBI Akibat Perubahan Sistem Pengurutan Aura, Sania Dwi; Ardini, Putri; Chairani, Nanda Aulia; Sihaloho, Sintya Stefani; Ashura, Shalsa Harisa; Saragi, Desi Anggriani; Siahaan, Putri Damayanti; Tansliova, Lili
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.755

Abstract

Perubahan sistem pengurutan sublema dalam KBBI yang tidak lagi mengikuti alfabet, tetapi paradigma pembentukan kata, membuat sebagian pengguna mengalami kesulitan saat menavigasi entri kamus. Ketidaksesuaian antara sistem baru dan kebiasaan pencarian alfabetis menyebabkan sublema sering sulit ditemukan, terutama ketika turunan kata terpisah dari lema dasar atau ketika homonim mengaburkan pengelompokan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan tersebut serta faktor penyebab hambatan navigasi dalam KBBI. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat terhadap seluruh lema dan sublema, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan leksikografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan pengguna terutama berasal dari inkonsistensi urutan sublema, pemisahan turunan oleh lema lain, dan ketidakselarasan struktur kamus dengan pola pencarian alfabetis.
Kesantunan Berbahasa Mahasiswi di Lingkungan Kampus IAI Imsya Indonesia Ulfiyyah, Adeliani; Indra, Amanda Zulmita; Afifa, Nahdya Alya; Arbiani, Ere Mardella
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, tingkat, dan praktik kesantunan berbahasa yang ditunjukkan oleh mahasiswi IAI IMSYA Indonesia dalam konteks komunikasi akademik dan sosial di lingkungan kampus. Fokus penelitian ini penting karena IAI IMSYA Indonesia merupakan kampus berbasis ajaran Islam yang menekankan nilai-nilai syar’i dan etika komunikasi santun dalam seluruh aktivitas akademik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur. Subjek penelitian terdiri atas dosen dan mahasiswi semester 1–5 dari berbagai program studi yang dipilih melalui purposive sampling, yakni mereka yang dianggap memiliki pemahaman dan pengalaman terkait kesantunan berbahasa di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswi telah menerapkan kesantunan berbahasa, namun tingkat konsistensinya masih bervariasi. Berdasarkan penilaian dosen, sekitar 60–80% mahasiswi telah menggunakan bahasa yang santun, sedangkan 20–40% lainnya masih memerlukan pembinaan, terutama dalam pemilihan diksi, penyesuaian konteks formal, dan kecenderungan membawa gaya komunikasi sehari-hari ke ranah akademik. Kesantunan juga terlihat dari sikap, cara meminta izin, waktu menghubungi dosen, serta kemampuan mengendalikan emosi. Temuan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman mahasiswi mengenai kesantunan dan praktiknya dalam situasi nyata. Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat budaya komunikasi yang sesuai dengan visi kampus dan nilai-nilai syar’i, sehingga tercipta lingkungan akademik yang santun dan kondusif.
Analisis Komunikasi Interpersonal Guru dalam Pembelajaran dan Dampaknya terhadap Performa Mengajar Khoeriyah, Ahya Fathul; Sriyanti, Lilik
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i3.756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal guru dalam pembelajaran serta menganalisis bentuk, faktor pendukung dan penghambat, strategi, dan dampaknya terhadap performa mengajar guru. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir melalui Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru merupakan proses interaksi dua arah yang melibatkan penyampaian dan penerimaan pesan secara verbal maupun non-verbal untuk membangun hubungan edukatif yang efektif. Komunikasi intepersonal diterapkan melalui empat bentuk utama, yaitu komunikasi verbal, non-verbal, persuasif, dan asertif. Efektivitas komunikasi intepersonal dipengaruhi oleh keterampilan berbahasa, kedekatan emosional, dukungan lingkungan sekolah, serta motivasi profesional. Sedangkan faktor penghambat muncul dari perbedaan gaya komunikasi, hambatan psikologis, keterbatasan bahasa, dan kondisi emosional guru maupun siswa. Guru dapat menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan komunikasi interpersonal seperti mendengarkan aktif, empati, penggunaan bahasa yang tepat, keterbukaan, penguasaan materi, dan pengelolaan emosi. Komunikasi interpersonal yang efektif berdampak signifikan terhadap performa mengajar guru, ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar siswa, terciptanya suasana kelas yang kondusif, serta penguatan komitmet profesional guru. Dengan demikian, komunikasi intepersonal menjadi aspek penting dalam mendukung kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru.
Inovasi Media Monopoli Kebuyalo Sebagai Sarana Pembelajaran Keberagaman Budaya Lokal bagi Siswa Kelas IV SD Ningarum, Ardila Kusuma; Rosyida, Desy Anindia; Rarasati, Ida Putri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa Monopoli Kebuyalo sebagai sarana pembelajaran keberagaman budaya lokal bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan Sugiyono yang dibatasi hingga tahap ketujuh, meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi hasil uji coba. Media ini memadukan unsur permainan edukatif dengan konten budaya khas Blitar untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa terhadap materi IPAS. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Monopoli Kebuyalo memenuhi kriteria kelayakan dengan persentase dari ahli materi sebesar 92,12%, ahli media 83,33%, dan ahli bahasa 87,77%, semuanya dalam kategori sangat layak. Uji keterbacaan juga memperoleh respon positif dari guru sebesar 88% dan siswa sebesar 90,62%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa. Selain itu, media ini berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti gotong royong, toleransi, dan cinta budaya lokal. Dengan demikian, Monopoli Kebuyalo layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung pembelajaran tematik dan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Kontribusi Alumni Madin bagi Pengembangan Pendidikan Islam Formal & Non-Formal (Studi PP. Sunan Giri Salatiga) Jivatianto, Dea Resti
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam kontribusi konkret alumni Madrasah Diniyah (MADIN) dalam pengembangan Pendidikan Islam formal dan non-formal, dengan mengambil Yayasan Pondok Pesantren Sunan Giri sebagai studi kasus. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus, pengajar, dan alumni aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi alumni MADIN bersifat holistik dan fundamental. Pada pendidikan formal, kontribusi utama adalah melalui penguatan dimensi keagamaan, di mana alumni menjadi mayoritas guru mata pelajaran agama dan berperan dalam integrasi kurikulum sekolah dengan keilmuan kitab kuning (turāth). Pada pendidikan non-formal, kontribusi alumni adalah regeneratif, menjadi pilar utama tenaga pengajar (asatidz) dan menjamin pelestarian otentisitas tradisi keilmuan. Motivasi utama alumni didorong oleh ideologi khidmat (pengabdian) dan dimaknai sebagai cara mengaplikasikan modal intelektual yang kuat. Meskipun menghadapi tantangan terkait kesejahteraan (reward) dan adopsi manajemen modern, kontribusi ini menghasilkan dampak edukatif berupa harmonisasi kurikulum dan dampak sosial berupa penguatan identitas keagamaan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alumni MADIN adalah modal insani (human capital) vital yang menjamin keberlanjutan dan kualitas Pendidikan Islam di lingkungan pesantren, menegaskan kembali relevansi Madrasah Diniyah sebagai fondasi utama pendidikan agama di Indonesia.
Pembelajaran Berbasis Permainan dalam Pendidikan Jasmani: Tinjauan Kepustakaan Sistematis Tren Dan Tantangan Rozi, Fatkhur; Daryanto, Daryanto; Wulansari, Dasih Ayu; Syahputri, Aulia Maris; Hermawan, Henry
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.803

Abstract

Integrasi Game-Based Learning (GBL) dalam Pendidikan Jasmani (PJOK) telah menjadi fokus inovasi global untuk meningkatkan partisipasi aktif dan keterlibatan emosional siswa. Fokus inovasi tersebut melandasi penelitian ini untuk memetakan tren metodologi, distribusi jenjang pendidikan, dan tantangan implementasi GBL melalui tinjauan kepustakaan sistematis (SLR). Protokol SLR dijalankan mengikuti pedoman PRISMA terhadap 66 artikel pilihan yang bersumber dari database Scopus pada periode 2015-2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya dominasi implementasi GBL pada tingkat pendidikan dasar (39%) dengan pemanfaatan teknologi berbasis mobile (56%) sebagai tren utama yang paling banyak dikaji. Tren teknologi ini secara konsisten terbukti mampu meningkatkan motivasi intrinsik serta keterampilan motorik peserta didik secara signifikan melalui pengalaman belajar yang imersif. Namun, efektivitas pembelajaran tersebut masih sering dibatasi oleh hambatan desain pedagogis, keterbatasan infrastruktur teknis, serta rendahnya literasi digital pendidik di lapangan. Sebagai simpulan, penelitian ini merumuskan Integrated GBL-PE Success Framework untuk menyelaraskan mekanisme permainan dengan tujuan kurikuler guna menjamin keberlanjutan inovasi olahraga di masa depan.