cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 120 Documents
ANALISIS KADAR SENYAWA FLUORIDE PADA PASTA GIGI ANAK Nur Qadri Rasyid
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.696 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.151

Abstract

Fluoride merupakan komponen pasta gigi yang memiliki sifat antikariogenik sehingga dapat mencegah inisiasi perkembangan karies dengan membentuk kompleks. Penggunaan pasta gigi berfluoride ini ternyata memiliki resiko bila dicerna dalam kadar yang tinggi. Salah satu gejala masalah kesehatan ini adalah perubahan warna pada gigi, dimana gigi berubah warna dari putih menjadi kuning, cokelat, lalu akhirnya hitam. Bila terjadi berkepanjangan, fluorosis bisa berujung pada masalah kesehatan lain yang lebih serius selain menyebabkan fluorosis juga menyebabkan manifestasi skeletal seperti osteoporosis dan osteosklerosis. Resiko tambahan dari peningkatan oleh paparan fluoride yang paling signifikan adalah efek pada sel-sel tulang (osteoblas dan osteoklas) yang dapat menyebabkan perkembangan fluorosis tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar senyawa fluoride pada pasta gigi anak yang diperjualbelikan di Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar fluoride pada sampel A yaitu 387.63 ppm, sampel B yaitu 1788.20 ppm, sampel C yaitu 2080.80 ppm, sampel D yaitu 2120.25 ppm dan sampel E yaitu 2129.85 ppm. Dari 5 sampel yang diperiksa, 4 sampel diantaranya memiliki kandungan fluoride yang cukup tinggi sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut tidak memenuhi persyaratan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.
PERBANDINGAN KADAR KARBOHIDRAT PADA UBI KAYU (Manihot esculenta) GORENG DENGAN UBI KAYU REBUS Rahmawati Rahmawati; Muh Rifo Rianto; Aswindah Aswindah
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.424 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.152

Abstract

Ubi kayu merupakan salah satu sumber karbohidrat yang berasal dari umbi. Ubi kayu bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan selain beras, yang lazimnya yaitu dengan cara digoreng maupun direbus. Pemanasan menyebabkan terjadinya perubahan sifat fisik kimia pada bahan dan minyak goreng, sehingga dapat menyebabkan penurunan kadar karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar karbohidrat pada ubi kayu goreng dan ubi kayu rebus. Jenis penelitian secara observasi laboratorik dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Objek dalam penelitian ini adalah 4 sampel ubi kayu goreng dan 4 sampel ubi kayu rebus yang diperiksa di Laboratorium Kimia Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar, menggunakan analisis kuantitatif dengan metode luff schoorl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar karbohidrat pada sampel ubi kayu goreng yaitu 5,14%, 5,11%, 4,95%, 5,11% dan pada ubi kayu rebus yaitu 14,78%, 14,66%, 14,73%, dan 14,19%. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak Ha diterima artinya terdapat perbedaan antara kadar karbohidrat ubi kayu goreng dengan ubi kayu rebus.
GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA PADA PENGGUNA KB SUNTIK DI PUSKESMAS SOMBA OPU KABUPATEN GOWA TAHUN 2018 Dewi Arisanti; Ani Kartini; Fian Adriansyah
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.282 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.153

Abstract

Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Dari sudut ilmu kimia trigliserida merupakan substansi yang terdiri dari gliserol yang mengikat gugus asam lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar trigliserida pada pengguna KB suntik 3 bulan dengan jenis penelitian yang dilakukan adalah observasi laboratorik dan metode penelitian adalah Gliserofosfooksidase-Peroksidase (GPO-PAP). Adapun besarnya sampel pada penelitian ini yakni 20 sampel pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan kadar trigliserida tertinggi 292,4mg/dl dan terendah 69,8 mg/dl dengan nilai rata-rata 216,12 mg/dl. Kadar trigliserida dari sampel penelitian umumnya meningkat dan terdapat 14 (70%) penguna KB suntik dengan trigliserida yang tinggi mengalami obesitas dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) > 24,9.
KARAKTERISTIK BAKTERI ASAM LAKTAT (Lactobacillus sp) BIJI KAKAO (Theobroma cacao L) YANG TELAH DIFERMENTASI Andi Fatmawati
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.226 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.154

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Isolasi Dan Identifikasi bakteri asam laktat (Lactobacillus sp) Dari Biji Kakao (Theobroma cacao L) Yang Telah Difermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri asam laktat Lactobacillus sp dari biji kakao yang telah difermentasi. Metode penelitian meliputi sampel biji kakao yang di encerkan dengan pengenceran 10-1 sampai dengan 10-5 dengan menggunakan medium MRS Broth, lalu di inkubasikan pada suhu 37o C selama 1 x 24 jam, kemudian di ambil 1 ml dari masing-masing pengenceran dan dilakukan penanaman pada medium MRS Agar (De Man Rogosa and Sharpe Agar) dan di inkubasi pada suhu 37o C selama 2 x 24 jam. Dari hasil penelitian, sampel 10-1 di dapatkan koloni bakteri yang memiliki bentuk koloni yaitu bundar, bentuk tepian yang licin, bentuk elevasinya timbul dan memiliki warna koloni bakteri yaitu krem. Pada pengecatan gram, sampel 10-1 bersifat gram positif yang memiliki bentuk sel batang dengan warna keunguan.
Aspergillus sp PADA PISANG SALE YANG DIPERJUALBELIKAN DI KOTA MAKASSAR Mujahidah Basarang; Erna Adriana Zainuddin
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.486 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.155

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditas yang melimpah sepanjang tahun di Indonesia, namun seringkali produksinya tidak mampu diserap oleh pasar. Untuk mengatasi hal tersebut masyarakat secara tradisional mengawetkan pisang dengan mengolahnya melalui cara pengeringan di bawah sinar matahari. Hasil olahan ini dinamakan pisang sale. Proses pembuatan pisang sale dengan teknik pengeringan memiliki banyak faktor resiko kontaminasi mikroorganisme seperti jamur melalui udara yang mengandung spora. Hal ini didukung oleh komposisi pada pisang sale yaitu glukosa, protein dan karbohidrat. Sehingga pisang sale dapat terkontaminasi oleh jamur seperti Aspergillus flavus dan Aspergillus fumigatus. Jamur inimerupakan jamur penghasil aflatoksin terbesar di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Aspergillus flavus dan Aspergillus fumigatus pada pisang sale yang diperjualbelikan di Kota Makassar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Laboratorium Science Building Universitas Hasanuddin Makassar dari 5 sampel pisang sale yang dikumpulkan secara random sampling diidentifikasibeberapa jenis jamur, yaitu ditemukan koloni khamir dan penicilium sp pada sampel A, ditemukan koloni khamir pada sampel B, ditemukan koloni khamir pada sampel C, ditemukan Rhizopus sp pada sampel D, sedangkan sampel E ditemukan Aspergillus fumigatus. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari 5 sampel pisang sale yang dikumpulkan dari pasar tradisional kota Makassar hanya satu sampel positif Aspergillus fumigatus.
ANALISA KADAR HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) PADA KERUPUK MAWAR YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR TRADISONAL KOTA MAKASSAR Muawanah Muawanah; Nurlia Naim; Fahriawan Fahriawan
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.917 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.156

Abstract

Hidrogen peroksida (H2O2) adalah cairan bening agak lebih kental daripada air. Bahan kimia ini merupakan salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang secara resmi menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 33 tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar Hidrogen peroksida (H2O2) pada kerupuk mawar yang diperjualbelikan di pasar tradisional kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara Acidental Sampling. Pemeriksaan sampel kerupuk mawar dilakukan di Laboratorium Kimia Kesehatan, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dengan menggunakan metode titrasi permanganometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ke 5 (lima) sampel didapatkan hasil positif (+) mengandung Hidrogen peroksida, dan kadar Hidrogen peroksida yang didapatkan pada sampel kode A sebanyak 18.5936 %, kadar sampel kode B sebanyak 20.1529 %, kadar sampel kode C sebanyak 13.1805 %, kadar sampel kode D sebanyak 11.5480 %, dan kadar sampel kode E sebanyak 21.7801 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahwa ke 5 (lima) sampel kerupuk mawar yang diperjualbelikan di pasar tradisional kota Makassar mengandung Hidrogen peroksida (H2O2) dengan kadar yang bervariasi.
IDENTIFIKASI NEMATODA USUS SOIL TRANSMITTED HELMINTHES (STH) PADA ANAK-ANAK DI KELURAHAN KARUWISI KOTA MAKASSAR Tuty Widyanti; Anita Anita; Riska Tanani
Jurnal Medika Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.792 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i2.157

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangioleh banyaknya kasus kecacingan (Helminthiasis) pada anak-anak yang sering berkontak lansung dengan tanah. Penyakit infeksi Helminthiasis disebabkan oleh parasit yaitu Nematoda usus. Soil transmitted helminthes (STH) merupakan kelompok parasit cacing usus yang memerlukan media tanah untuk perkembangannya. Parasit Nematoda kelompok soil transmitted helminthes (STH) terdiri dari cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris trichiura), cacing kait (Hookworm). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi soil transmitted helminthes pada feses anak-anak di kelurahan karuwisi kota makassar. Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 10 sampel feses dengan menggunakan metode sentrifugasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada 10 sampel feses itu ditemukan 1 sampel feses yang positif mengandung telur cacing Trichuris trichura dengan ciri-ciri telur berbentuk khas seperti tempayan, berwarna coklat, mempunyai dua kutub yang menonjol. Dan 9 sampel feses yang negatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 10% sampel feses anak-anak di kelurahan karuwisi kota makassar mengandung telur cacing Trichuris trichura yang menandakan bahwa kasus infeksi kecacingan masih tergolong rendah.
ANALISIS KLORIN (Cl2) PADA KANTONG TEH CELUP BERBAGAI MERK DI KOTA MAKASSAR Muawanah Muawanah; Muh Rifo Rianto; Wahyuni Wahyuni
Jurnal Medika Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.718 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v4i1.158

Abstract

Teh celup merupakan produk teh yang banyak diminati masyarakat. Para produsen dalam pembuatan kantong teh menggunakan kertas yang berasal dari pulp (bubur kertas) dengan menambahkan senyawa klorin sebagai desinfektan dan pemutih untuk menghemat biaya produksi dan mendapatkan keuntungan. Klorin yang terdapat pada kantong teh celup sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar klorin dalam kantong teh celup berbagai merk di kota Makassar dan jenis penelitian bersifat observasi laboratorik. Penelitian dilakukan terhadap 10 sampel yang diambil secara accidental sampling dan dianalisis secara kualitatif dengan metode kolorimetri dan analisis kuantitatif dengan metode Spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil 100% dari 10 sampel positif (+) mengandung klorin. Sedangkan kadar klorin tertinggi pada sampel 9 yaitu 121,461 μg/g dan kadar klorin terendah pada sampel 4 yaitu 15.613 μg/g. Hal ini dapat disimpulkan bahwa the celup yang beredar di kota Makassar tidak aman untuk dikonsumsi.
GAMBARAN KADAR SGPT (SERUM GLUTAMIC PYRURIC TRANSMINASE) DAN SGOT (SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSMINASE) PADA PASIEN TB-MDR (TUBERCULOSIS MULTIDRUG RESISTAN) DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Tuty Widyanti; Darmawaty Rauf; Lulu Lessy
Jurnal Medika Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.95 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v4i1.159

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya pengobatan pasien Tuberkulosis Multidrug Resistant (TB-MDR) yang berlangsung dengan jangka waktu yang lama yaitu selama 18-24 bulan sehingga dapat menimbulkan efek samping. Salah satu efek samping yang terjadi adalah hepatotoksisitas pada pasien TB-MDR karena terapi dengan OAT dapat mempengaruhi hati. Oleh sebab itu, perlukaan hati karena obat sangat mungkin terjadi, sehingga menyebabkan kadar SGPT dan SGOT dalam darah menjadi tinggi. Penelitian ini menggunakan Fotometer Chemistry Analyzer Cobas C 311 dengan metode spektrofotometri yaitu pengukuran penyerapan sinar akibat interaksi sinar yang mempunyai panjang gelombang tertentu dengan larutan atau zat warna yang dilewati. Pada penelitian tentang gambaran kadar SGPT dan SGOT pada Pasien TB-MDR (Tuberculosis Multidrug Resistant) di RSUD Labuang Baji Makassar sebanyak 17 sampel diperoleh kadar SGOT yaitu 13 sampel menunjukkan batas normal dan 4 sampel menunjukkan peningkatan yang melebihi nilai normal, sedangkan utnuk kadar SGPT yaitu 16 sampel menunjukkan batas normal dan 1 sampel menunjukkan peningkatan yang melebihi nilai normal. Dapat disimpulkan bahwa terjadinya peningkatan kadar SGPT dan SGOT pada Pasien TB-MDR yaitu akibat pemberian OAT dalam jangka waktu yang lama.
PENGARUH WAKTU PENGAMBILAN SAMPEL TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN KADAR HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN (HCG) PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 Rahmawati Rahmawati; Nurul Ni'ma Azis; Cici Aprianti
Jurnal Medika Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.46 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v4i1.160

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kadar Human Chorionic Gonadotropin (HCG) dalam urin pagi lebih pekat dibandingkan urin sewaktu. Urin pagi mencerminkan periode tanpa asupan cairan yang lama, sedangkan urin sewaktu mengalami pengenceran oleh asupan cairan yang masuk kedalam tubuh ibu hamil. Kadar Human Chorionic Gonadotropin (HCG) akan terus meningkat mulai awal kehamilan dan mencapai puncaknya pada minggu ke 10-12 (Trimester I). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh waktu pengambilan sampel terhadap hasil pemeriksaan kadar Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Jenis penelitian ini bersifat eksperimen laboratorik dengan melakukan pemeriksaan kadar Human Chorionic Gonadotrphin (HCG) dalam urin ibu hamil trimester I menggunakan metode semikuantitatif. Sampel yang diperiksa sebanyak 10 menggunakan urin pagi dan 10 sampel menggunakan urin sewaktu dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Analisis data menggunakan program SPSS 20 pada uji t-paired diperoleh hasil p = 0,000 ˂ 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima, sedangkan analisis data manual uji t dua pihak diperoleh hasil t-hitung ˃ t-tabel (9˃2,262) artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari waktu pengambilan sampel terhadap hasil pemeriksaan kadar Human Chorionic Gonadotropin (HCG) pada ibu hamil trimester I.

Page 7 of 12 | Total Record : 120