cover
Contact Name
Dirayati Sharfina
Contact Email
jintanunhaj@gmail.com
Phone
+6282311808425
Journal Mail Official
jintanunhaj@gmail.com
Editorial Address
Universitas Haji Sumatera Utara Jalan Rumah Sakit Haji Medan Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 2774468X     DOI : https://doi.org/10.51771/jintan
Core Subject : Health,
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan merupakan jurnal ilmiah open-access yang diterbitkan oleh Universitas Haji Sumatera Utara. Jurnal ini ditujukan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian dan pemikiran dalam pengembangan ilmu bidang keperawatan. Terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu di bulan Januari dan Juli. Ruang lingkup yang diterbitkan pada jurnal ini membahas topik yang berkaitan dengan klaster bidang keperawatan termasuk keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatana komunitas, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik dan manajemen keperawatan.
Articles 114 Documents
Pengetahuan Dengan Kecemasan Pasien Dalam Menjalani Proses Pengobatan Di Ruang Hemodialisa Rsu Royal Prima Dedek Sucahyo; Donna Elfrida Situmorang; Rio Firnanda; Kristina L Silalahi
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.502

Abstract

Setiap masalah hemodialisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas hidup, termasuk kesehatan fisik, mental, psikologis dan status sosial ekonomi. Efek psikologis dari prosedur hemodialisis mempengaruhi kondisi fisik, sosial dan mental. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan adalah rasa takut. Kecemasan biasanya terjadi pada seseorang dikarenakan beberapa faktor penyebab, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan akibat minimnya keinginan dalam mencari beberapa informasi terkait penyakit yang dialami seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Hasil uji chi-square yang telah dilakukan ole Setiap masalah hemodialisis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kualitas hidup, termasuk kesehatan fisik, mental, psikologis dan status sosial ekonomi. Efek psikologis dari prosedur hemodialisis mempengaruhi kondisi fisik, sosial dan mental. Salah satu dampak psikologis yang ditimbulkan adalah rasa takut. Kecemasan biasanya terjadi pada seseorang dikarenakan beberapa faktor penyebab, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan akibat minimnya keinginan dalam mencari beberapa informasi terkait penyakit yang dialami seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Hasil uji chi-square yang telah dilakukan oleh peneliti telah memperoleh nilai P<0,006 menjelaskan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kondisi kecemasan pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kesimpulan penelitian,adalah,ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan,di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian ini diharapkan, agar dapat menyumbangkan tambahan informasi kepada pasien terkait bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan penderita dalam mengikuti proses pengobatan di ruang Hemodialisa serta dapat menanbah pengetahuan dan wawasan perawat. h peneliti telah memperoleh nilai P<0,006 menjelaskan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kondisi kecemasan pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kesimpulan penelitian,adalah,ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada pasien hemodialisa dalam menjalani proses pengobatan,di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian ini diharapkan, agar dapat menyumbangkan tambahan informasi kepada pasien terkait bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan penderita dalam mengikuti proses pengobatan di ruang Hemodialisa serta dapat menanbah pengetahuan dan wawasan perawat.
Edukasi Empat Pilar Untuk Menurunkan Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Type II Ririn Julianisme Nainggolan; Muhammad Erdianta Samosir; Logis Mawarni Tambunan; Eva Latifah Nurhayati; Rafael Ginting; Lisnawati Lubis
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.504

Abstract

The Emergency Department is one of the most important units of a hospital that functions as a place to handle emergencies at the main gate. IGD crowding is defined as the main condition in emergency services that can exceed the ability, IGD services are the type of quality care in a timely manner. Triage is a type of assessment that is precise, fast, and responsive with the time possible in utilizing human resources, facilities, and equipment efficiently which aims to classify and select all types of patients who need help and prioritize their actions. In the Emergency Department length of stay and Waiting time can see clinical performance and density levels. length of stay in the Emergency Department can see clinical workload and overcrowding levels. This study used a correlation analytic research procedure using a cross-sectional approach which aims to determine the relationship between waiting for time and Length of Stay and patient satisfaction in the Emergency Department of RSU. Royal Prima Marelan. 72 respondents were studied, and 52 respondents (72.3) were satisfied with the waiting time and Length of Stay of the Emergency Room of the Royal Prima Marelan Hospital. From the Chi-Square statistical test, the value obtained is p-value = 0.00 (p <0.05) so that the Alternative Hypothesis (Ha) can be accepted, which means that there is no relationship between waiting time and Length Of Stay and satisfaction of IGD.
Hubungan Waktu Tunggu Dan Length Of Stay (LOS) Dengan Kepuasan Pasien Muhammad Habibi; Juando Juando; Chrismis Novalinda Ginting
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.505

Abstract

The Emergency Department is one of the most important units of a hospital that serves as a place to handle emergencies at the main gate. Emergency room services are a type of quality care in a timely manner. Triage is a type of assessment that is precise, fast, and responsive with the time possible in utilizing human resources, facilities, and equipment efficiently. In the Emergency Department length of stay and waiting time can see clinical performance and density levels. Length of stay in the emergency department can see clinical workload and overcrowding levels. This study uses correlation analytic research procedures using a cross-sectional approach which aims to determine the relationship between waiting for time and length of stay and patient satisfaction in the Emergency Department of RSU. Royal Prima Marelan. The population in this study amounted to 72 respondents. The sampling technique was saturated sampling, so the sample was 72 people. The results of the study obtained 52 respondents (72.3%) were satisfied with the waiting time and Length of Stay in the Emergency Room of the Royal Prima Marelan Hospital. The results of the Chi-Square statistical test obtained p-value = 0,157 (p <0.05) so that the Alternative Hypothesis (Ha) can be accepted which means that there is no relationship between waiting for time and Length of Stay and satisfaction of emergency room patients.
Pengaruh Pemberian Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Lansia Di Kelurahan Parupuak Tabing Kota Padang Fitri Mailani; Fadilah Lukvianti; Yuanita Ananda
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.518

Abstract

The elderly are one of the most vulnerable groups during a disaster. The vulnerability of this group is caused by physical and mental changes in the elderly. These changes can cause the elderly to become victims of a disaster. To reduce the impact for disaster of elderly fatalities, it is necessary to educate them on how to save themselves when a disaster occurs. The purpose of this nursing care is to increase the knowledge of the elderly in self-rescue during an earthquake. Nursing care was carried out with a quasi-experimental pretest-posttest on 15 elderly people in RW 17 Parupuak Tabing Village. Nursing care will be carried out from November to December 2022 by providing earthquake preparedness education using pamphlets. The result of providing nursing care was an increase in the knowledge of the elderly after being given education about disaster preparedness, with an average pre-test score of 2.27 and a post-test average score of 7.13. The increase in the average pre-test and post-test was 4.86 with a value (p value = 0,000). This means that there is an educational influence on the knowledge of the elderly about how to save themselves when an earthquake occurs. It is hoped that the BPBD will develop plans and activities focused on increasing knowledge to respond to disaster risks by providing education and training for the elderly.
Hubungan Self Care Activity Dengan Kejadian Komplikasi Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Binjai Kota Wirda Faswita; Leny Suarni; Eqlima Elvira
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.568

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan banyak komplikasi yang mengakibatkan peningkatan morbilitas dan mortalitas yang menyebabkan kerusakan pada organ-organ tubuh sehingga menyebabkan berbagai penyakit, seperti kebutaan, gagal ginja, kerusakan saraf, jantung, kaki diabetik, dan sebagainya. Self Care Activity DM adalah tindakan yang dilakukan untuk mengontrol kadar gula dalam darah meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik (olaraga), minum obat secara teratur monitoring gula darah, dan perawatan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Self Care Activity dengan terjadinya komplikasi pada penderita DM. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah penderita DM yang berkunjung di Puskesmas Binjai Kota. Sampel dalam penelitian ini yaitu penderita DM yang ada di wilayah Puskesmas Binjai Kota sebanyak 35 orang responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan tindakan self care activity penderitta DM berada pada kategori baik sebanyak 15 orang ( 42,9%), kategori cukup sebanyak 17 reponden ( 48,6%), kategori kurang sebanyak 3 responden ( 8,6%). Berdasarkan terjadinya komplikasipada penderita DM penelitian menunjukan sebagian besar kategori tinggi terjadinya komplikasi sebanyak 9 responden ( 25,7%) dan kategori sedang sebanyak 18 responden ( 51,4%), dan tidak ada kompikasi sebanyak 8 responden (22,9%). Adanya hubungan antara hubungan self care activity dengan terjadinya komplikasi pada penderita DM dengan nilai p: 0,037. Diharapkan harus ada upaya tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi tentang self care activity agar tidak terjadinya kompikasi DM yang semakin tinngi.
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Griya Lansia Jannati: Analisis Asuhan Keperawatan Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Griya Lansia Jannati Mis Hariyati Jumawan; Hanna Vonny Lasanuddin
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.571

Abstract

Penyakit yang sering dijumpai pada golongan lansia yang disebabkan karena kemunduran fungsi kerja pembuluh darah yaitu salah satunya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian menggambarkan asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi secara komprehensif di Panti Griya Lansia Janati. Metode penelitian yang digunakan dengan observasi dan deksriptif, objek 3 lansia dengan hipertensi, serta menggunakan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi dan menggunakan analisis deksriptif. Hasil penelitian ini adalah evaluasi dari tindakan keperawatan yang sudah dilakukan Klien 1, Klien 2 dan Klien 3 mengetahui mengenai memiliki tekananan darah tinggi, belum dapat membatasi makanan yang tinggi garam, klien dapat mengatasi nyeri dan ansietas dengan teknik relaksasi nafas dalam serta klien mengetahui cara melakukan ROM Aktif. Kesimpulan penelitian ini adalah nyeri akut dan gangguan mobilitas fisik pada Klien 1, Klien 2 dan Klien 3 menurun, serta pada Klien 1 dan Klien 3 dengan ansietas menurun.
Hubungan Antara Kinerja Perawat Dalam Tindakan Pemasangan Infus Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022 Irwan Agustian; Zulfahri Lubis; Yulis Hati; Nisywah Izzati
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.605

Abstract

Abstrak Kinerja perawat merupakan tindakan yang dilakukan seseorang perawat dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya masing-masing, dimana kinerja yang baik dapat memberikan kepuasan pada pengguna jasa dan juga menigkatkan mutu pelayanan keperawatan. Pemasangan infus merupakan salah satu terapi utama sebagai jalur pemberian obat, pemberian cairan, pemberian produk darah atau sampling darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kinerja perawat dalam tindakan pemasangan infus dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden.Metode pengumpulan sampel yaitunon-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisa uji statistik yang dipilih adalah uji chi ssquare crosstabs tabel 2x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perawat berdasarkan keterampilan psikomotor yaitu baik sebanyak 48 orang (70,6%), kinerja perawat berdasarkan keterampilan interpersonal yaitu baik sebanyak 50 orang (73,5%) dan kepuasan pasien yaitu puas sebanyak 40 orang (70,6%). Ada hubungan antara kinerja perawat dalam tindakan pemasangan infus dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022 dengan nilai p value 0,001 < 0,05. Kesimpulannya adalah adanya hubungan antara kinerja perawat dalam tindakan pemasangan infus dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Setia Budi Medan Tahun 2022.  
Reviu Statistika: Data Dan Skala Pengukuran Mula Tarigan; Dewi Frintiana Silaban
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.658

Abstract

Statistics is a set of concepts, rules, and methods used in each step of the nursing research process. In order to produce valid and reliable research outputs, it is imperative that researchers understand the fundamentals of statistics, especially novice researchers and nursing students. This paper aims to explain briefly the most fundamental part of statistics. Still, it plays an important role in the early stages of the research process and preparation for the process of data analysis. To make this writing easier to understand, the contents of the material are complemented by various examples in real situations and presented in tables and figures. This paper is the first of a series of articles on statistics in nursing research.
Mobilisasi Dini Terhadap Lama Hari Rawat Pasien Post Operasi Laparatomi Di Rumah Sakit Haji Medan 2023 Sukma Yunita; Dirayati Sharfina; Masdalifa Masdalifa; Dewi Mirlanda
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.661

Abstract

Mobilisasi dini pada pasien pasca operasi laparatomi sebaiknya dilakukan mobilisasi dengan tujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Lama Hari Rawat Pasien Pasca Operasi Laparatomi  Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain post test-only control grup design. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang telah menjalani operasi di RSU Haji Medan berjumlah 14 responden yang ditentukan dengan cara consecutive sampling dan analisa data menggunakan uji paired t-test. Untuk mendapatkan data yang akurat dalam penelitian ini lembar observasi sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap lama hari rawat pasien pasca operasi laparatomi, dan teridentifikasinya lama hari rawat setelah adanya tindakan mobilisasi dini dengan nilai p = 0,000. Hal ini dapat diketahui dari 14 responden sebagian besar yakni 8 responden (57,1 %) mampu melakukan mobilisasi dini secara aktif sehingga lama hari rawatnya menjadi lebih singkat yakni < 7 hari. 6 responden (42,8 %) kurang aktif melakukan mobilisasi dini sehingga lama hari rawatnya lebih panjang yakni ≥ 7 hari. Penulis menyarankan agar : perawat sebaiknya berperan aktif dalam membantu pasien untuk melakukan mobilisasi sedini 2-6 jam setelah menjalani operasi laparatomi, pasien diharapkan dapat melakukan mobilisasi dini secara bertahap sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan luka yang akan mempersingkat lama hari rawatnya setelah menjalani operasi laparatomi.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Konsep Diri Remaja Pada Masa Pandemi Covid-19 Di MTS Madinatussalam Sei Rotan Percut Sei Tuan Yuliatil Adawiyah Harahap; Nikmah Kholidah Nasution; Dirayati Sharfina
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v3i02.669

Abstract

Banyaknya fasilitas yang disediakan oleh media sosial, memicu peningkatanpenggunaan oleh remaja. Remaja mempunyai karakteristik yang berbeda karenamemiliki pengalaman, motif, sikap dan tipe kepribadian yang relatif berbedadalam menggunakan media sosial. Penggunan sosial media pada remaja dapatmemberikan dampak positif dan negatif. Penggunaan sosial media yangberlebihan dapat mempengaruhi konsep diri pada remaja. Konsep diri pada remajaadalah persepsi individu tentang dirinya sendiri yang bersifat psikis dan sosialsebagai hasil interaksi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan intesitas penggunaan media sosial dengan konsep diriremaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptifkorelasi, populasi pada penelitian seluruh siswa/i kelas 9 di MTS madinatussalam,dengan jumlah 173 orang yang menggunakan gadget dan yang mempunyai akunsosial media (sosmed). Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposivesampling, sampel dalam penelitian ini 34 remaja yang masuk dalam kriteriainklusi. Analisa data penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank, dandiperoleh hasil p-value yang menunjukkan bahwa adahubungan intesitas penggunaan media sosial dengan konsep diri remaja pada masapandemi di MTS Madinatussalam Sei Rotan Percut Sei Tuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi petugaskesehatan khususnya tentang hubungan intesitas penggunaan media sosial dengankonsep diri remaja pada masa pandemi, dan kepada penelitiselanjutnya agar dapat memperluas dan mengembangkan judul ini menjadi lebihbaik, dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan di wilayah yang berbeda.

Page 6 of 12 | Total Record : 114