cover
Contact Name
Aprilia Nurul Chasanah
Contact Email
aprilianurul@untidar.ac.id
Phone
+62293364113
Journal Mail Official
abdipraja@untidar.ac.id
Editorial Address
Universitas Tidar Jalan Kapten Suparman 39, Magelang Utara, Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 27458415     EISSN : 27461823     DOI : 10.31002/abdipraja
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu di antaranya: Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Kedokteran Kesehatan Teknik Bahasa Ekonomi Sosial Humaniora Agama dan Filsafat Seni Desain dan Media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020): September" : 20 Documents clear
PEMASARAN PRODUK HASIL PERTANIAN DESA PASURUHAN KECAMATAN MERTOYUDAN MELALUI MEDIA SOSIAL: STRATEGI PENDAMPINGAN TERSTRUKTUR Besty Trymastuty; Hernanda Rizqi Alfannisa; Firstya Evi Dianastiti
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.375 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3148

Abstract

Produktivitas pertanian yang tinggi dan teknologi yang semakin maju merupakan hal penting dalam membantu ketahanan pangan. Munculnya berbagai macam teknik penjualan juga menjadi cara untuk mempercepat pemasaran hasil pertanian. Salah satu teknik pemasaran yang saat ini sedang tren adalah pemasaran melalui online. Adanya teknologi yang berkembang pesat menumbuhkan laju pertumbuhan ekonomi, sayangnya masih banyak yang belum memanfaatkan kemajuan teknologi ini terutama untuk pemasaran hasil tanam. Penelitian ini akan mensosialisaikan pemanfaatan teknologi informasi (internet) dalam meningkatkan pemasaran hasil pertanian. Lokasi penelitian di Desa Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, yang merupakan salah satu penghasil beras dan palawija. Penelitian ini dilakukan dengan diskusi serta tanya jawab melalui sosialisasi. Masih banyak petani di Desa Pasuruhan yang kurang menguasai teknologi berbasis internet. Sarana dan prasarana yang masih kurang dan buruk dapat menghambat proses terdistribusinya hasil/produk pertanian sehingga peningkatan perekonomian petani tetap rendah, serta pencanangan swasembada pangan dalam menyongsong ketahanan pangan negara tidak mengalami peningkatan.
PENGABDIAN MASYARAKAT DAN ANAK - ANAK MELALUI KKN-T MENGENAI EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA DUKUH CIKUPA Umni Firdausi; Listania Felia Kartika Candra; Carolus Prima Ferri Karma
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.215 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3207

Abstract

Tema Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) yang penulis gunakan adalah penanggulangan dan edukasi pencegahan Covid-19 dengan sasaran program siswa PAUD, TK, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas serta masyarakat di lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Penulis merancang beberapa program khusus yang berkaitan dengan tema KKN-T, dengan pertimbangan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Program-program yang telah penulis rancang diharapkan dapat tercapainya tujuan dari tema yang telah di pilih. Tujuan program-program antara lain. 1) mengetahui kesadaran masyarakat dan anak-anak terhadap bahaya Covid-19, 2) meningkatkan literasi membaca melalui poster mengenai penanggulangan dan pencegahan Covid-19, 3) menginformasikan terkait cara pembuatan face shield dan cairan disinfektan kepada masyarakat, 4) menanamkan kebiasaan cuci tangan dengan benar kepada anak-anak. Metode pelaksanaan menggunakan langkah sebagai berikut: identifikasi potensi dan menganalisis permasalahan di dalam masyarakat, perancangan program, penelitian pustaka untuk acuan materi yang digunakan selama pengabdian, metode observasi lapangan dilakukan untuk mengetahui lokasi dan tempat pemasangan poster, dengan mendatangi masyarakat secara langsung sekaligus untuk melaksanakan kegiatan cara pembuatan face shield dan cairan disinfektan serta menanamkan kebiasaan cuci tangan dengan benar. Berdasarkan observasi lapangan terdapat perbedaan yang mengarah pada hal yang lebih baik mengenai kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19, ketika sebelum dan sesudah pelaksanaan program.
PELATIHAN PEMBUATAN IRIGASI TETES SEDERHANA GUNA MENINGKATKAN HASIL LAHAN TALAS DI KAMPUNG KIRINGAN BARU Milky Dinarias Krisyuniawan; Tri Agus Gunawan
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.509 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3150

Abstract

Pelatihan pembuatan irigasi tetes ini dilakukan guna meningkatkan hasil lahan talas di kampung Kiringan Baru supaya memajukan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan dari kegiatan ini dilakukan melalui empat tahap. Tahap pertama adalah survei lahan yang berada di lokasi kampung Kiringan Baru. Tahap kedua adalah persiapan alat dan bahan pembuatan irigasi tetes. Tahap ketiga adalah sosialisasi, pelatihan pembuatan alat irigasi tetes sederhana, dan pemasangan alat irigasi tetes. Tahap terakhir adalah monitoring perkembangan lahan dan tanaman talas setelah pelatihan, kegiatan ini dilakukan setiap seminggu sekali guna melihat perkembangan tanaman talas. Untuk menganalisis perkembangan hasil pelatihan dilakukan dengan cara melihat perkembangan dari tanaman talas dan juga kelembapan tanah. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya perkembangan dari tanaman talas yang diberi alat irigasi tetes meskipun masih belum secara maksimal. Hal ini mungkin dikarenakan masih adanya faktor lain seperti jenis tanah yang terdapat di lokasi kampung Kiringan Baru yang tergolong cukup kering, sehingga pertumbuhan tanaman talas terkendala atau kurang maksimal.
HIDROPONIK DARI BOTOL PLASTIK BEKAS SOLUSI KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI DUSUN GANDOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 Dwi Aryanti; Khotiyah Khotiyah; Siswanto Siswanto; Jaduk Gilang Pembayun
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.784 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3158

Abstract

Dusun Gandok merupakan salah satu dusun yang berada di Kelurahan Kalikajar, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo yang merupakan daerah pegunungan. Di masa new normal pandemi Covid-19 ini, pemerintah Kabupaten Wonosobo telah menyiapkan Grand Design “New Normal” sejak bulan Mei 2020 yang mana salah satunya bertajuk “Tidak Lapar”. Berdasarkan kebijakan dari Kelurahan Kalikajar, masyarakat diminta untuk memanfaatkan lahan perkarangan rumah mereka di Dusun Gandok dengan menanam beberapa jenis sayuran menggunakan polybag dan pembuatan green house oleh pengurus KWT dan PKK RW 7. Tetapi, tanaman tidak terawat dengan baik karena sebagian besar warganya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil yang sibuk. Sehingga, kelompok KKN Tematik Kalikajar membuat program yang bersifat komplementer dengan membuat hidroponik dari botol plastik dengan metode sistem sumbu yang dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Langkah pembuatan hidroponik sistem sumbu yaitu penyemaian, pembuatan media hidroponik, dan evaluasi. Para Warga sangat antusias mengikuti sosialisasi dan pembuatan hidroponik dari awal sampai akhir. Kegiatan ini berjalan dengan sukses dan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di Dusun Gandok. Selain praktis dan perawatannya yang mudah yang mana tanpa pupuk, hidroponik sistem sumbu dapat membantu mengurangi sampah botol plastik dan mengolahnya menjadi lebih bermanfaat.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA SD N 1 SERAYU LARANGAN Wahyu Andhika Puteri; Dita Ayu Maharani; Ayu Wulandari
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.021 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3146

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kesulitan belajar siswa selama pandemi COVID-19. Adanya pandemi COVID-19 mengubah kurikulum di sekolah. Perubahan yang paling signifikan ialah pembelajaran secara daring. Pembelajaran secara daring lebih sulit bagi siswa. Kesulitan ini menimbulkan turunnya motivasi belajar siswa. Dibutuhkan adanya penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, salah satunya dengan penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan implementasi penggunaan media audio visual atau video dalam pembelajaran secara daring dan 2) mendeskripsikan hasil peningkatan motivasi belajar siswa selama pembelajaran. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan hasil kuisioner yang dibagikan kepada siswa pasca pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan total siswa mencapai 25 anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar terhadap siswa dengan penggunaan media audio visual.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL HURUF SISWA KELAS 1 SD NEGERI NGARGORETNO 1 MELALUI BUKU BERGAMBARINTERAKTIF Slamet Riyadi; Sakdiyah Sakdiyah; Ari Safina; Moch Malik Al Firdaus
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.658 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3208

Abstract

Pandemi Covid 19 yang terjadi saat ini telah membuat perubahan yang besar dalam dunia pendidikan di Indonesia. Salah satunya, yaitu adanya perubahan dalam penerapan pembelajaran yang semula konvensional atau secara tatap muka berubah menjadi daring. Perubahan ini tentu saja menimbulkan beberapa permasalahan, sebagaimana dirasakan oleh siswa kelas 1 SD Negeri Ngargoretno 1. Beberapa permasalahan yang muncul seperti sarana dan prasarana yang kurang mendukung, akses sinyal yang sulit, kemampuan orang tua dalam menggunakan teknologi rendah, serta minat belajar siswa yang menurun. Berdasarkan observasi, penulis menemukan bahwa kemampuan siswa kelas satu SD Negeri Ngargoretno 1 dalam mengenal huruf juga masih rendah. Sekitar 75% dari keseluruhan siswa kelas satu belum memahami huruf dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan guna membantu siswa kelas 1 dalam meningkatkan kemampuan menghafal huruf. Penyebab lain dari masih rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf yaitu karena kurangnya media pembelajaran yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptive. Untuk membantu menyelesaikan permasalahan di atas, penulis membuat media interaktif berupa buku “Bermain dan Belajar ABC” yang dapat digunakan oleh siswa kelas 1 SD Negeri Ngargoretno 1 dalam menghafal huruf. Di akhir kegiatan dilakukan survey mengenai kepuasan serta peningkatan siswa setelah menggunakan buku tersebut. Hasil survey menunjukkan bahwa mereka merasa senang dan dapat mengingat huruf dengan mudah setelah menggunakan buku tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan buku bergambar interaktif ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menghafal huruf di kelas I SDN Ngargoretno 1.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN DAN PEMASARAN BAGI PELAKU - PELAKU UMKM CERIPING DI DESA MANDISARI Muhammad Nabil; Rosyidin Ma'ruf; Tutik Arifah; Atsani Wulansari
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.151 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3166

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi UMKM yang terpuruk karena terdampak COVID-19. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Madisari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. UMKM yang terdapat di desa tersebut adalah usaha makanan ringan berbahan dasar singkong dengan sebutan ceriping. Masalah – masalah yang teridentifikasi diantaranya adalah kurangnya pengetahuan tentang strategi pemecahan masalah dalam berwirausaha, kurangnya pemahaman tentang pentingnya pembukuan keuangan, kurangnya pengetahuan tentang pemasaran secara daring, dan kurangnya pemahaman tentang keuntungan bekerjasama dalam menjalankan sebuah usaha. Untuk memecahkan masalah – masalah tersebut, tim KKN Universitas Tidar mengadakan sebuah pelatihan dan sosialisasi dengan nama “Sarasehan Pengembangan Pelaku Usaha Desa Mandisari”. Metode yang digunakan adalah 1) observasi permasalahan,2) sosialisasi program kepada pemerintah desa, 3) Program pelatihan dan pendampingan bagi stakeholders, 4) Implementasi program tim kegiatan KKN. Dengan diadakannya acara tersebut para pelaku usaha mendapatkan bekal yang lebih baik untuk menjalankan usaha mereka. Bekal – bekal yang mereka dapat diantaranya adalah 1) pengetahuan tentang cara mengembangkan bisnis dan cara mengatasi masalah yang ada, 2) pengetahuan tentang bagaimana membuat pembukuan keuangan dalam menjalankan usaha mereka, 3) Pengetahuan tentang manfaat dan keutamaan memasarkan produk secara daring, 4) Akan terbentuknya KUB atau Kelompok Usaha Bersama di tengah-tengah masyarakat Desa Mandisari.
PEMBERDAYAAN GURU DALAM MASA NEW NORMAL DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DI SDN TAMAN AGUNG 4 SECARA DARING Muhammad Rauuf Oktavian Nur; Ginda Rakha Kusworo Wicaksono; Ainun Ulli Kusumaningrum; Widya Ratna Kusumaningrum
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.116 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3200

Abstract

Perkembangan seorang anak tidak akan lepas dari Pendidikan yang telah menjadi salah satu sektor paling berpengaruh, terlebih lagi dengan adanya pandemi korona. Banyak negara yang terkena dampak, maka dari itu pemerintah Indonesia telah mengambil beberapa tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mengurangi penyebaran virus. Hal ini menimbulkan kendala dalam semua kegiatan pendidikan terutama dalam proses belajar mengajar. Artikel ini diharapkan dapat digunakan untuk memberikan pengarahan dan pemberdayaan tenaga pendidik untuk melaksanakan pembelajaran pada periode pandemi ini dengan menerapkan pendekatan pembelajaran layanan daring Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik memiliki banyak pilihan media online yang dapat digunakan untuk proses belajar mengajar, mulai dari media sosial (WhatsApp), media sistem pengelolaan pembelajaran (google kelas, Edmodo), dan konferensi video (Zoom, google bertemu). Dalam pemberdayaan pembelajaran daring ini, pendidik lebih banyak menggunakan WhatsApp sebagai media utama penyampaian materi di kelas online, sedangkan media Google Classroom digunakan untuk mengelola tugas siswa. Beberapa aplikasi lain juga digunakan untuk menjadi pendukung media pembelajaran daring di kelas.
EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI MEDIA SOSIAL Christian Lilo Audry; Muthia Rahmana Putri; Zain Muhammad Jauhar Hilmi; Fifit Firmadani
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.447 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3145

Abstract

Persebaran informasi di era digital sangatlah cepat, namun tidak semua informasi sepenuhnya benar, apalagi informasi terkait pencegahan covid-19 yang tersebar di masyarakat salah. Oleh karena itu, kegiatan yang dilaksanakan adalah memberdayakan pemuda sebagai edukator. Tujuan kegiatan bagi pemuda adalah agar pemuda mampu berperan dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan Covid-19 melalui Media Sosial. Selain itu, penggunaan media sosial dirasa lebih mudah untuk menjangkau masyarakat. Pemilihan media sosial sebagai sarana edukasi adalah berdasarkan kuesioner online yang sudah disebarkan, diketahui bahwa kebanyakan masyarakat lebih sering menggunakan media online/media sosial ketika memperoleh informasi. Ini yang melatarbelakangi kegiatan yang dilaksanakan, tim juga membuat kegiatan yang akan menunjang bagaimana cara menyampaikan informasi kepada masyarakat, sehingga tidak terjadi kesalahan. Hasil dari kegiatan yang tim KKN lakukan adalah menciptakan pemuda yang dapat mengedukasi masyarakat dengan baik dan benar melalui media sosial.
STRATEGI PENINGKATAN EKSISTENSI GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) MELALUI JEJARING SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Siti Afifah Fauziyyah; Khofifah Widya Pangestika; Eka Fitriyani
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2020): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.399 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v1i1.3152

Abstract

Gapoktan atau Gabungan Kelompok Tani dibuat oleh pemerintah dengan tujuan untuk menfasilitasi kegiatan-kegiatan pertanian dari sektok permodalan hingga pengolahan hasil pertanian. Desa Bengkal tercatat sebagai salah satu Gapoktan terbaik di Kabupaten Temanggung. Gapoktan di Desa Bengkal memiliki potensi dan semangat yang cukup besar dalam memajukan Desa Bengkal. Akan tetapi Gapoktan ini belum terpublikasi melalui jejaring sosial karena rendahnya wawasan dan pengetahuan dari anggota Gapoktan seputar jejaring sosial yang mengakibatkan Gapoktan ini kurang diketahui oleh masyarakat luas dan hanya diketahui dilingkup Kabupaten Temanggung. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti “Bagaimana strategi peningkatan eksistensi Gapoktan melalui jejaring sosial?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan eksistensi Gapoktan Desa Bengkal melalui jejaring sosial. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah pengelola dan anggota Gapoktan Desa Bengkal. Setting dalam penelitian ini di Desa Bengkal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi keadaan awal Gapoktan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari analisis data awal menjadi dasar untuk analisis SWOT. Analisis SWOT ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), tetapi secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Media sosial mampu berperan penting untuk memberikan informasi terkait aktivitas Gapoktan Desa Bengkal. 2) Media sosial yang dapat digunakan untuk mempromosikan Gapoktan Desa Bengkal yaitu Facebook dan Instagram, dengan alasan : (1) Pengguna Facebook dan Instagram sangat banyak jumlahnya; (2) Instagram dan Facebook merupakan jejaring sosial yang tengah populer dikalangan masyarakat; (3) Instagram dan Facebook ini dapat digunakan untuk mengunggah foto dan video baik. 3) Melalui Facebook dan Instagram dapat meningkatkan eksistensi Gapoktan Desa Bengkal. Dengan adanya jejaring sosial Instagram dan Facebook ini Gapoktan Desa Bengkal memiliki potensi untuk berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat baik di lingkup Temanggung maupun diluar lingkup Temanggung.

Page 1 of 2 | Total Record : 20