cover
Contact Name
Bambang Hero Saharjo
Contact Email
saharjobambangh@gmail.com
Phone
+622518626806
Journal Mail Official
jstdsvk@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan - Institut Pertanian Bogor Jl. Ulin Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680 INDONESIA Telp./Fax.: +62-251-8626806 /+62-251-8626886
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Silvikultur Tropika (JST)
ISSN : 20868227     EISSN : 28073282     DOI : -
JURNAL SILVIKULTUR TROPIKA (JST) atau Journal of Tropical Silviculture adalah jurnal yang terbit tiga kali dalam setahun. JST menerbitkan artikel tentang sains dan teknologi silvikultur yang berhubungan dengan hutan tropika seperti botani, fisiologi, ekologi, tanah, genetika, proteksi, patologi, entomologi, kebakaran, daerah aliran sungai, biodiversitas, bioteknologi, agroforestri, reklamasi dan restorasi. Tulisan-tulisan ilmiah diterbitkan dalam bentuk artikel hasil-hasil penelitian (article), ulas balik (reviews), catatan penelitian (notes), hipotesa (hypothesis), maupun komunikasi (communication) di bidang silvikultur hutan tropika.
Articles 492 Documents
Vegetation Diversity And Carbon Storage In Agroforestry Systems In The Buffer Zone Of Way Kambas National Park KD, Elisabeth Violetta; Trirana, Sarah; Saputri, Hanum Resti; Rahmadhani, Khorina; Hartoyo, Adisti Permatasari Putri
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.03.216-221

Abstract

The local community in the buffer zone of Way Kambas National Park, particularly in Labuan Ratu VII Village, relies primarily on farming as their main livelihood by implementing an agroforestry system. Agroforestry systems have the potential to contribute to climate change mitigation as carbon sinks, while also enhancing income through diverse plant combinations. This study aimed to explore agroforestry management and carbon stock in the buffer zone of Way Kambas National Park. The methods employed included vegetation analysis across 15 plots and interviews with local communities. The local community practices agroforestry based on traditional knowledge and local wisdom. The results indicated that the highest carbon stock was observed in plot 12 (0.023 tons/ha). The average and total carbon stock at the research site were 0.084 tons/ha and 0.124 tons/ha, respectively. The variation in carbon stock across fields depended on plant diversity, density, and agroforestry management practices. Keywords: Buffer zone, climate change, local wisdom
Application of Manure and Eco-Enzymes on Eucalyptus in Clay Mines at PT. Solusi Bangun Indonesia Istikorini, Yunik; Mansur, Irdika; Padilah, Sinta Nur
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.03.228-233

Abstract

Open-pit clay mining has the potential to disrupt the environmental ecosystem. Reclamation is carried out to aid in the recovery of areas disturbed by mining processes. This study aims to determine the effect of applying manure and eco-enzymes on the growth of eucalyptus in post-mining clay land and to identify the optimal combination dosage of manure and eco-enzymes to enhance eucalyptus growth in these reclaimed areas. This study used Randomized Block Design with two factors: manure (0, 1, 1,5 kg) and eco-enzymes (0, 100, 150 ml). The results show that the interaction between manure and eco-enzymes had a significant effect on plant height and canopy thickness, although both treatments did not significantly affect plant diameter and canopy diameter. The best dosage for improving eucalyptus growth in post-mining clay land was 150 ml of eco-enzymes. Keywords: clay mining, eco-enzymes, eucalyptus, manure, reclamation
Analysis of Ecotourism Development Potential of Laut Tinggal Lake, West Sumatera Siburian, Siti L; Widyawiratma, Anggara; Ghimar, Migo F; Hapsari, Shafia R; Prabawa, Khasya F; Putro, Haryanto R; Kusrini, Mirza D; Putra, Erianto I
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.03.234-242

Abstract

Danau Laut Tinggal of West Sumatra has a significant potential for ecotourism if managed properly. Therefore, an ecotourism management plan is needed, which includes assessing tourism suitability, biodiversity along hiking trails and around the lake, as well as community readiness for ecotourism development in the Danau Laut Tinggal area. The methods used include assessing the feasibility of tourist attractions, analyzing the suitability of lake water tourism, inventorying fauna and biodiversity, and analyzing community readiness. The research results show that Danau Laut Tinggal is suitable to be developed for ecotourism, supported by the readiness of the local community to participate in ecotourism management and the discovery of various biodiversity, including 60 species of flora, 13 species of mammals, and 29 species of avifauna, some of which are endangered, such as the Rhinoceros Hornbill, Crested Serpent Eagle, and Agile Gibbon. Keywords: biodiversity, community readiness, ecotourism, laut tinggal lake, management
Growth Response of Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) to the Application of Compost and NPK Fertilizer on Ex-Lime Mining Soil Wasis, Basuki; Nurulita, Indria Nita
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.03.251-261

Abstract

Salah satu kegiatan eksploitasi sumber daya mineral adalah penambangan batu kapur. Penambangan batu kapur yang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan hilangnya vegetasi penutup hutan serta rusaknya lapisan tanah. Revegetasi diperlukan untuk merehabilitasi lahan-lahan yang rusak akibat penambangan kapur. Salam (Syzygium polyanthum) merupakan salah satu jenis tanaman yang bermanfaat ganda dan tanaman ini memiliki peluang untuk dikembangkan di lahan kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan kompos dan pupuk NPK serta mendapatkan informasi mengenai dosis kompos dan pupuk NPK yang optimal terhadap pertumbuhan S. polyanthum pada media tanah bekas tambang kapur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu faktor pertama penambahan pupuk kompos dan faktor kedua penambahan pupuk NPK. Setiap faktor terdiri dari empat taraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kompos mampu memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi dan berat kering total dengan dosis optimal yaitu 100 gram dan penambahan pupuk NPK mampu memberikan pengaruh nyata memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi dan berat kering total dengan dosis optimal yaitu 10 gram. Kata kunci : pertumbuhan salam, penambangan batu kapur, kompos, pupuk NPK
The Distribution of Hotspots and Integrated Patrols During the 2023 El Niño Period in Muaro Jambi District Nurhayati, Ati Dwi; Aulia, Chyntia Hanifah Nurul
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.03.279-286

Abstract

Kabupaten Muaro Jambi merupakan kabupaten dengan luasan gambut terbesar kedua di Provinsi Jambi. Karakteristik ini membuatnya rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama saat terjadi fenomena El Niño. Pada tahun 2023, dampak El Niño terasa di berbagai wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran hotspot dan curah hujan serta upaya pencegahan yang dilakukan di Kabupaten Muaro Jambi pada masa fenomena El Nino tahun 2023. Data sebaran hotspot diperoleh dari citra satelit MODIS Terra/Aqua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hotspot tertinggi terjadi pada bulan oktober dengan rata-rata curah hujan bulanan sebesar 87,8 mm. Kecamatan Kumpeh memiliki jumlah hotspot tertinggi dari kesebelas kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2023. Sebaran hotspot di Kabupaten Muaro Jambi lebih banyak ditemukan di lahan gambut yaitu sebanyak 13 jika dibandingkan dengam jumlah hotspot pada tanah mineral. Upaya pencegahan yang telah dilakukan adalah patroli terpadu yang diprioritaskan pada bulan rawan kebakaran, pemasangan IoT untuk pengukuran TMAT dan sosialisasi/ penyuluhan kepada masyarakat. Kata kunci: curah hujan, El Nino, hotspot, kabupaten muaro jambi, pencegahan kebakaran hutan dan lahan
Pengelolaan Air Berbasis Masyarakat di Thailand dalam Mengatasi Masalah Kebakaran Lahan dan Kabut Asap di Kawasan ASEAN Bagian Utara Tanpipat, Veerachai; Rassameethes, Royboon; Chantarojsiri, Jittiporn; Danusatianpong, Pakarat; Phattharakijkulthorn, Sarawadee; Chitrdon, Royol; Weesakul, Sutat
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.03.300-310

Abstract

Pengelolaan Air Berbasis Masyarakat (Community-based Water Management/CBWM) di Thailand didasarkan pada konsep Filosofi Ekonomi Kecukupan (Sufficiency Economy Philosophy/SEP) yang diperkenalkan oleh Raja Rama IX pada tahun 1974. Pendekatan ini menitikberatkan pada prinsip kemandirian, keterlibatan aktif masyarakat, dan pengembangan solusi yang disesuaikan dengan kondisi lokal untuk membangun ketahanan terhadap bencana serta mendorong keberlanjutan lingkungan. Pengelolaan Kebakaran dan Air Berbasis Masyarakat (Community-based Fire and Water Management/CBFWM) merupakan strategi terpadu yang dirancang untuk mengatasi berbagai permasalahan lingkungan, khususnya kebakaran lahan dan kabut asap, yang banyak terjadi di kawasan ASEAN bagian utara, terutama di wilayah Cekungan Sungai Mekong Bawah. Melalui integrasi antara pengelolaan air dan kebakaran, pendekatan ini menawarkan solusi holistik yang tidak hanya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim, tetapi juga meningkatkan mata pencaharian lokal secara berkelanjutan. Dengan mempertimbangkan bahwa permasalahan sosial sering kali menjadi penyebab utama kebakaran lahan, pendekatan ini memberikan strategi yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat untuk secara mandiri menjaga keberlanjutan ekosistem sekaligus mengatasi tantangan ekonomi dan lingkungan. Kata kunci: Berbasis komunitas, Filosofi Ekonomi Kecukupan (SEP), pendekatan holistik, ASEAN bagian utara.
Korelasi Cadangan Karbon terhadap Kerapatan Vegetasi Berdasarkan NDVI di Zona Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak Istomo; Permatasari Putri Hartoyo, Adisti; Ramdhani Fitriansyah, Muhammad
Journal of Tropical Silviculture Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.16.1.1-8

Abstract

Kenaikan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) dan emisi karbon merupakan faktor yang berkontribusi besar terhadap perubahan iklim global. Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) merupakan salah satu kawasan konservasi yang berpotensi dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui peningkatan cadangan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan dan tingkat keanekaragaman vegetasi, menduga potensi biomassa dan cadangan karbon tersimpan di atas permukaan tanah, serta menganalisis hubungan antara nilai NDVI dengan jumlah jenis, kerapatan pohon, keanekaragaman vegetasi, luas bidang dasar (LBDS), dan konsentrasi karbon. Metode yang digunakan analisis vegetasi, sedangkan pendugaan karbon menggunakan pendekatan alometrik dan destruktif untuk tingkat semai dan tumbuhan bawah. Plot yang dibangun berukuran 50 m × 50 m sebanyak 14 plot. Berdasarkan hasil analisis NDVI, kelas kerapatan terbagi menjadi kelas 1 (0,321–0,485), dan kelas 2 (0,485–0,746). Komposisi vegetasi di zona rehabilitasi TNGHS terdiri atas 103 jenis tumbuhan dan didominasi oleh rasamala (Altingia excelsa). Rata-rata biomassa dan konsentrasi karbon berdasarkan kelas kerapatan yang diperoleh masing-masing sebesar 296,55 ton/ha dan 139,38 ton/ha. Konsentrasi karbon memiliki korelasi kuat dengan LBDS (r = 95,5%). Nilai NDVI berkorelasi paling tinggi dengan kerapatan pohon per hektar.
Penilaian Tingkat Kerusakan Pohon dari Berbagai Famili di Kebun Raya Bogor Nabawiah, Safira; Reza Pamunca, Airres; Sri Wahyuni, Devi; Sukendro, Andi; Kurniawati, Fitri; Nina Herliyana, Elis; Noor Rachmadiyanto, Arief; Indra Putra, Erianto
Journal of Tropical Silviculture Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.16.1.9-19

Abstract

Kebun Raya Bogor (KRB) menarik banyak pengunjung setiap hari. Tingginya jumlah pengunjung ini menjadikan aspek keselamatan di dalam area KRB sangat penting untuk diperhatikan oleh pengelola. Deteksi dini terhadap kerusakan pohon diyakini berperan krusial dalam meminimalkan risiko serta menjaga lingkungan tetap aman. Forest Health Monitoring menyediakan informasi yang dapat membantu pengelola dalam menentukan strategi pemeliharaan dan perawatan pohon yang tepat. Penilaian kesehatan pohon dilakukan dengan mengevaluasi kerusakan pohon, yang meliputi lokasi, jenis, dan tingkat keparahannya. Berdasarkan hasil pemantauan, nilai Indeks Kerusakan pada Klaster 3, 5, dan 6 adalah 4,35; 4,55; dan 2,62, yang semuanya termasuk dalam kategori sehat. Jenis kerusakan yang paling umum ditemukan pada area koleksi liana adalah batang dan cabang yang patah atau mati, sedangkan jenis kerusakan yang paling jarang ditemukan adalah akar yang patah atau mati serta daun yang mengalami perubahan warna. Untuk menjaga kesehatan pohon dan mencegah kerusakan lebih lanjut, tindakan yang perlu dilakukan oleh pengelola mencakup pemangkasan, penyiraman, pemupukan, penyiangan gulma, serta pengendalian hama dan penyakit.
Efektivitas Pot Organik dan FMA Terhadap Pertumbuhan Bibit Mahoni (Swietenia macrophylla) pada Media Bekas Tambang Silika Silitonga, Exsaudina; Wilarso Budi, Sri; Wasis, Basuki
Journal of Tropical Silviculture Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.16.1.47-54

Abstract

Reklamasi lahan bekas tambang menghadapi tantangan berupa kondisi tanah yang miskin unsur hara dan kurang mendukung pertumbuhan tanaman. Pot organik dan fungi mikoriza arbuskula berpotensi meningkatkan kesuburan media tanam serta mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pot organik dan fungi mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan bibit mahoni (Swietenia macrophylla) pada media bekas tambang silika. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi/Split plot yaitu dimana petak utama adalah inokulasi mikoriza (M0, M1) dan anak petak adalah komposisi pot organik (Kr1, Kr2, Kr3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi pot organik berpengaruh nyata terhadap Kekakuan lentur (MOE) (kgf/cm2) dan Kekuatan lentur (MOR) (kgf/cm2). Komposisi pot organik dengan pemberian FMA secara bersama-sama memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi, biomassa dan kolonisasi. Interaksi antara FMA dan pot organik berpengaruh signifikan terhadap NPA (Nisbah Pucuk Akar). Kombinasi pot organik yaitu F1Kr1 dengan inokulasi mikoriza terbukti paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan bibit mahoni pada media bekas tambang silika.
Viabilitas Benih Mindi (Melia Azedarach L.) Melalui Uji Daya Hantar Listrik Febrina Keumala, Cut; Sekar Wulandari, Arum; Istikorini, Yunik
Journal of Tropical Silviculture Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.16.1.28-32

Abstract

Penyimpanan benih dalam jangka waktu tertentu dapat memengaruhi viabilitas benih. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lama penyimpanan benih terhadap viabilitas benih mindi. Metode yang digunakan adalah uji daya hantar listrik atau electrical conductivity (EC) terhadap air rendaman benih yang telah disimpan selama 0, 2, 4, 6, dan 8 bulan. Pengukuran nilai konduktivitas listrik dilakukan menggunakan alat conductivity meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan memengaruhi nilai EC benih mindi. Nilai EC terendah adalah 15,63 µS/cm pada penyimpanan 0 bulan dan nilai EC tertinggi adalah 31,87 µS/cm pada penyimpanan 8 bulan. Lama penyimpanan memiliki korelasi positif terhadap nilai EC sebesar 0,75. Nilai EC yang tinggi menunjukkan banyaknya perembesan cairan sel yang keluar dari benih sehingga menurunkan kapasitas perkecambahan benihnya. Nilai EC memiliki korelasi negatif terhadap viabilitas benih. Secara umum, semakin lama benih disimpan, maka viabilitas benih semakin menurun.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 14 No 02 (2023): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 14 No 01 (2023): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 13 No 03 (2022): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 13 No 02 (2022): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 12 No 3 (2021): Journal of Tropical Silviculture Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Silvikutur Tropika Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Silvikutur Tropika Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Silvikutur Tropika Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Silvikutur Tropika Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 9 No. 3 (2018): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Silvikultur Tropika (Suplemen Desember) Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 2 No. 3 (2011): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Silvikultur Tropika More Issue