cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pendampingan Pengelolaan Perpustakaan di Madrasah Aliyah Madani Alauddin Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan Saenal Abidin; Arsil Tahir; Nur Aulia Usman; Alwi Alwi; Ayudia Ayudia; Riska Arianti Zain; Erit Meticiana; Rosmita Rosmita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.691

Abstract

Pendampingan pengelolaan perpustakaan merupakan upaya pengabdian kepada masyarakat khususnya pada bidang perpustakaan. Pengelolaan perpustakaan merupakan suatu proses dan upaya untuk mencapai tujuan perpustakaan dengan mengelola dan menggunakan sumber daya perpustakaan berupa orang, dana, peralatan dan kepemilikan perpustakaan agar dapat menghasilkan karya, fungsi, peran dan keahliannya masing-masing. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Perputskaan Madrasah Aliyah Madani Alauddin. Metode yang digunakan adalah observasi lingkungan perpustakaan, seminar program kerja, pendampingan langsung di lapangan dan evaluasi. Tujuan kegiatan ini adalah diharapkan pengelola Perpustakaan Madrasah Aliyah Madani Alauddin mampu mengelola perpustakaannya sesuai dengan standar perpustakaan sekolah. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan pengelolaan perpustakaan berjalan lancar, terdapat beberapa kegiatan diantaranya adalah pelestarian bahan pustaka, desain poster, instal dan penerapan aplikasi SLiMS, penataan tata ruang perpustakaan serta kegiatan administrasi perpustakaan lainnya.
Peningkatan Literasi Keagamaan Melalui Baitul Arqam pada Mahasiswa Muslim di Universitas Muhammadiyah Palopo Sulawesi Selatan Hadi Pajarianto; Muhammad Yusuf; Duriani Duriani; Imam Pribadi; Ibrahim Halim; Salju Salju; Nurhapisah Nurhapisah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.692

Abstract

Literasi keagamaan menjadi salah satu keterampilan yang sangat fundamental dan krusial, karena berkaitan dengan keyakinan dan norma yang menjadi tumpuan untuk stabilitas suatu bangsa. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pembinaan literasi literasi keagamaan melalui kegiatan Baitul Arqam. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di kota Palopo selama 2 (dua) hari, 28-29 Januari 2023. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan SLA (The Sustainable Livelihood Approach), yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Selain itu juga diperkuat dengan metode PALS (Participatory Action Learning System) yang menitikberatkan pada transformasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan dari 25 peserta pada tema berwudhu, tayamum, mandi wajib, dan praktik gerakan Salat mendapatkan keberhasilan 100%, sedangkan tema membaca Al-Qur’an 68% karena ini membutuhkan proses yang panjang dan seumur hidup. Dengan demikian kegiatan ini menjadi kekuatan dan diferensiasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah di bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan dibanding perguruan tinggi lain.
Pendampingan Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Oral Propylaksis sebagai Upaya Pencegahan Karies Gigi pada Anak Down Syndrome di Bandar Lampung Ratnasari Dyah Purnomowati; Lies Elina Prasetiowati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.695

Abstract

Prevalensi nasional Indeks DMF-T adalah 4,6, lebih besar dari standar WHO yaitu 3,5. Karies hanya merupakan salah satu bukti tidak terawatnya kondisi gigi dan mulut masyarakat. Angka Indeks OHI-S masyarakat Indonesia rata-rata adalah 1,46 sedangkan target nasional untuk indeks OHIS ≤ 1,2,. Kondisi ini meliputi juga kondisi gigi anak Indonesia, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus down syndrome. Berdasarkan data penelitian Ilmu Kedokteran Gigi Anak Indonesia, sekitar 90% anak dengan down syndrome mengalami masalah karies gigi dan peradangan gusi dikarenakan orang tua dan anak down syndrome tidak tahu bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar. Untuk itu orang tua dan anak down syndrome perlu diberikan pengetahuan dan ketrampilan cara memelihara kebersihan gigi dan mulut diantaranya menyikat gigi. Kemampuan menyikat gigi ini penting karena merupakan dasar pencegahan penyakit gigi dan mulut. Metode dilakukan adalah dengan menggunakan ceramah, demontrasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi serta pemeriksaan gigi dan mulut. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan bertambahnya pengetahuan ibu dan anak anak down syndrome bisa melakukan sikat gigi dengan baik. Diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan dan ketrampilan orang tua dan anak down syndrome dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut.
Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan bagi Wanita Wirausaha di Pulau Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Christina Sososutiksno; Jefry Gasperz; Revy W. Silooy; Yuyun Y. Layn; Franco B. Limba; Rita JD Atarwaman; Theresia F. Sitanala; Adonia A. Batkunde
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.698

Abstract

Wanita memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga. Salah satu peran tersebut nampak melalui pengelolaan keuangan keluarga yang baik. Banyak wanita yang terjun secara langsung sebagai wirausaha untuk meningkatkan pendapatan keluarganya agar mampu bertahan dalam ketidakpastian yang tinggi. Tujuan dari pelatihan ini agar ibu-ibu pelaku UMKM sebagai wanita wirausaha mampu mengenal karakter seorang wirausaha, meningkatkan kapasitas dirinya serta memiliki strategi yang baik dalam menjaga keberlangsungan usahanya. Pelatihan ini dilakukan di SMA Negeri 1 Banda, Pulau Banda Neira Maluku Tengah dengan melibatkan beberapa wanita wirausaha lokal. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa Peserta memiliki karakter sebagai wirausaha, peserta telah memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang apa saja jenis usaha rumahan yang dapat dikembangkan berdasarkan minat serta potensi disekitar mereka. Serta memiliki kesadaran yang baik pentingnya kerjasama dalam membangun usaha bersama melalui kolaborasi bersama dan berani membuka diri untuk mengembangkan usahanya memasuki dunia digital.
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Tengah Pandemi COVID-19 pada Kelompok Pengajian Kaum Ibu RT 002 Pulogadung Jakarta Timur Dian Anggraini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.699

Abstract

Kegiatan sosialisasi “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” (GERMAS) di tengah pandemi COVID-19 bertujuan agar masyarakat dapat menjaga diri dan keluarga dari virus Corona dengan cara menjaga pola hidup sehat pada satu kelompok pengajian kaum ibu. Kegiatan edukasi GERMAS dan simulasi cuci tangan 6 langkah merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Corona. Metode: Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan 2 kegiatan, yaitu (1) pendidikan kesehatan tentang GERMAS di tengah pandemi (2) simulasi cuci tangan 6 langkah dengan benar. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 17 peserta, 100 % peserta dapat mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan secara aktif. Hasil evaluasi kognitif; mayoritas pengetahuan cukup (41,2 %). Hasil evaluasi psikomotor: 53 % dapat melakukan cuci tangan 6 langkah dengan benar. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan psikomotor masyarakat agar tetap melaksanakan hidup sehat dan produktif di tengah pandemi COVID-19. Saran diberikan agar dapat diberikan pendidikan kesehatan dengan topik yang menarik dan sesuai dengan trend dan isu-isu kesehatan yang terjadi di lingkungan masyarakat, serta evaluasi secara berkala terhadap kemampuan cuci tangan 6 langkah dengan benar.
Penyuluhan Pengaturan Behaviour Setting pada Aktivitas Bersama Warga di Ruang Luar Permukiman RW 11 Kelurahan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur sebagai Adaptasi Masa Pandemi COVID-19 Anindita Ramadhani; Hanny Wahidin Wiranegara; Lailatus Siami; Olivia Seanders; Wisely Yahya; Rahel Situmorang; Marselinus Nirwan Luru
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.703

Abstract

Dewasa ini, aktivitas bersama mulai kembali dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, dalam hal beradaptasi dengan Pandemi COVID-19. Jaga jarak (physical distancing) merupakan salah satu kunci dalam protokol kesehatan untuk minimalisasi penularan virus COVID-19. Pada RT 003/ RW 11 Kelurahan Cipinang Cempedak, sebagai salah satu permukiman berpenduduk pada di perkotaan, tepatnya Jakarta Timur, memiliki kesulitan dalam hal penerapan physical distancing, mengingat keterbatasan ruang interaksi yang tersedia. Aktivitas bersama warga dalam kegiatan sehari-hari, seperti bekerja dan berbelanja, dapat meningkatkan risiko penularan COVID-19. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan warga akan risiko dan pentingnya pengaturan keruangan terkait physical distancing untuk aktivitas bersama yang dilakukan sehari-hari. Untuk itu solusi yang ditawarkan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan mengenai behavior setting pada aktivitas bersama sehari-hari dalam rangka adaptasi pada masa pandemic COVID-19. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan kepada warga tentang urgensi jaga jarak dalam kegiatan-kegiatan bersama warga sehari-hari melalui media daring dan mengupayakan penerapan aturan tersebut di lapangan dengan menempatkan poster behavior setting untuk aktivitas sehari-hari pada lokasi strategis berkumpul masyarakat. Hasil dari PKM ini adalah penyerahan poster behavior setting kepada RT 003/RW 11 Kelurahan Cipinang Cempedak sebagai alat bantu pedoman adaptasi masa pandemic pada aktivitas bersama di lingkungan permukiman. Secara keseluruhan, warga merespon baik dan antusias mengikuti seluruh kegiatan, hasil dari kegiatan PKM ini meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan warga dalam menjaga komunitasnya dari pandemic COVID-19 pada saat melakukan aktivitas keseharian bersama di ruang luar kawasan permukimannya.
Upaya Edukasi Kefarmasian Sejak Dini Melalui Apoteker Cilik di Mojosongo Agnes Prawistya Sari; Hanugrah Ardya C; Oktavy Budi Kusumawardhani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.707

Abstract

Obat digunakan untuk pencegahan, penyembuhan, pemulihan, serta peningkatan kesehatan. Edukasi obat sejak dini perlu diperkenalkan kepada anak-anak. Penggunaan obat harus dilakukan secara benar supaya terhindar dari kesalahan penggunaan obat dan penyalahgunaan obat. Pembinaan pada program pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di usia sekolah terutama pada tingkat sekolah dasar, saat ini semakin berkembang. Namun pada farmasi dan profesinya masih sedikit sekali pengenalannya kepada masyarakat. Maka perlu ada pengenalan profesi apoteker dalam kefarmasian melalui apoteker cilik. Mitra pengabdian yaitu siswa SD di Mertoudan, Mojosongo yang masih memiliki pengetahuan minim tentang obat. Metode kegiatan yang dipakai adalah presentasi dengan powerpoint terkait profesi apoteker dalam kefarmasian kepada peserta didik dan memberikan edukasi penggunaan obat yang tepat. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respon yang antusias dan baik dari peserta. Dari hasil kegiatan pengabdian dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan edukasi kefamasian ini menambah wawasan peserta terkait profesi apoteker, pengenalan dan penggunaan obat secara tepat.
Perbaikan dan Penggantian Komponen pada Box Panel Instalasi Listrik di Ruang Praktikum SMK Negeri 4 Kota Tanggerang - Banten Aripin Triyanto; Marfin Marfin; Edwar Mualim
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.711

Abstract

Kecelakaan kerja khususnya pada bidang elektrikal terjadi karena kurangnya penerapan sistem proteksi rangkaian terpasang. Masih banyak pemanfaatan dan pengaplikasian power dengan sistem by pass sehingga dapat mengakibatkan hubung singkat terhadap rangkaian dan kecelakaan terhadap pengguna. Solusi dari permasalahan tersebut dapat dilakukan dilakukan perapihan instalasi dan pemasangan proteksi pada beban yang digunakan sebuah rangkaian. Kegiatan yang dilakukan yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk menghindari kecelakaan kerja dan memperbaiki proteksi yang terjadi kerusakan pada box panel di laboratorium untuk kerja. Kegiatan yang dilakukan berlokasi di SMK N 4 Tangerang Kota Provinsi Banten. Penggunaan metode yaitu perancangan komponen pada box panel sesuai kapasitas dan menambahkan MCB untuk pembagian beban secara merata. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah box panel berfungsi dengan baik, dapat digunakan untuk power masing-masing meja kerja laoratorium dan pembagian power disesuaikan kapasitas proteksi sehingga jika terjadi beban lebih dapat diproteksi oleh pengaman MCB.
Workshop Pengajaran Bahasa Jepang bagi Pengajar Nagomi Kaigo Gakkou Julita Fahrul Rochim; Andi Novita Rozaliana Fadillah; Aldilah Alifany Darrienda; Vira Allisa; Mesiswanto Sitanggang
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.713

Abstract

Nagomi Kaigo Gakkou merupakan salah satu LPK yang mengirimkan pemagang caregiver terbanyak ke Jepang. Calon pemagang yang akan diberangkatkan ke Jepang harus mengikuti pelatihan pembelajaran bahasa Jepang dan kemampuan caregiver selama 9 hingga 12 bulan. Kemampuan bahasa Jepang calon pemagang caregiver yang diharapkan adalah pada tataran penguasaan bunpou (tata bahasa), goi (kosakata), choukai (menyimak), dan kaiwa (bercakap) Bahasa Jepang yang berada pada level setara N4. Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan kuisioner yang telah dilakukan, terdapat kesulitan yang ditemui oleh pengajar Nagomi Kaigo Gakkou. Salah satunya perlu adanya perhatian terhadap pengajaran bunpou. Maka dari itu, tim pengajar Prodi Bahasa Jepang Politeknik Takumi mengadakan Workshop Pengajaran Bahasa Jepang yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih jauh dan meningkatkan kompetensi pengajar dalam pengajaran Bahasa Jepang khususnya kosakata dan tata Bahasa Jepang. Pada kegiatan ini terdiri dari kegiatan Asinkronus dan Sinkronus. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa melalui kegiatan tersebut, peserta menambah referensi terkait kegiatan-kegiatan pengenalan kosakata, latihan mengingat kosakata, serta latihan memperdalam kosakata yang dapat mereka pergunakan dalam kelas Bahasa Jepang masing-masing.
Pemutakhiran Data Desa Kembang menggunakan Metode Drone Participatory Mapping (DPM) Sahirul Alim Tri Bawono; Dina Fadhila; Yopi Putra Raditya; Atika Novitasari; Febriani Wulandari; Nandya Arifa Wulandari; Ananda Mega Hastari; Lia Apri Yunita; Latif Irawan; Paramarthastri Paramarthastri; Katarina Faraliana Saputri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.534

Abstract

Banyaknya masalah dan isu-isu desa yang simpang siur yang dipicu adanya homogenitas ketimpangan nasional pada 2007 dan 2015. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan membangun data yang baik, data yang presisi. Data Desa Presisi merupakan data yang memiliki tingkat akurasi dan ketepatan tinggi untuk memberikan gambaran kondisi aktual desa yang sesungguhnya. Data tersebut diambil, divalidasi, dan diverifikasi oleh warga desa dibantu pihak luar desa, seperti para pemuda yang ahli IT. Data tersebut digunakan untuk membangun desa, data yang akurat tersebut dapat mendukung pembangunan desa yang tepat dan terarah. Untuk membangun data yang akurat diadakan program KKN DDP (Kuliah Kerja Nyata Data Desa Presisi), Program KKN DDP terdiri dari dua tahap yang meliputi pengambilan data spasial dan data sosial. Data Desa Presisi dibangun dengan pendekatan Drone Participatory Mapping (DPM). DPM adalah Pendekatan inklusif yang menempatkan relasi antara manusia dan teknologi dalam melakukan pengumpulan data dengan mengkombinasikan dimensi spasial, teknologi digital, partisipasi warga dan sensus. DPM dilakukan dengan prinsip pemberdayaan yang menempatkan warga desa sebagai subjek membangun desa. Dari data spasial maupun sosial yang didapatkan dalam Data Desa Presisi dapat dideteksi data yang sebelumnya kurang akurat mengenai batas wilayah Desa Kembang.