cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
wimsolusiprima@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jolas.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Law, Administration, and Social Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28092295     DOI : -
Journal of Law, Administration, and Social Science merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di rumpun ilmu sosial, ilmu politik, dan humaniora. Sub rumpun Ilmu sosial terdiri dari bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Periklanan, Televisi dan Film, Manajemen Komunikasi dan Media, Komunikasi Penyiaran Islam, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Sosiologi, Antropologi, Ilmu Sosiatri, atau Kependudukan. Sub rumpun ilmu politik terdiri dari bidang Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial Politik, atau Kebijakan Publik. Sub rumpun ilmu humaniora terdiri dari bidang Ilmu Humaniora, Ilmu Sejarah, Ilmu Hukum, Notariat, Kriminologi, Ilmu Kepolisian, Ketahanan Nasional, Studi Pembangunan, Kajian Wilayah, Kajian Budaya, Arkeologi, atau Kepariwisataan.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024)" : 15 Documents clear
Analisis Tantangan Penegakan Hukum Dan Persaingan Usaha Di Era Digitalisasi Sinaga, Irene Puteri A. S.; Rizky, Gerhan Muhammad; Sodikin, Khoirul
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.594

Abstract

Dewasa ini kemajuan perkembangan teknologi melesat begitu cepat. Perkembangan teknologi yang begitu cepat melahirkan era digitalisasi. Hampir seluruh aktivitas manusia kini bergantung kepada sistem digital tak luput juga aktivitas ekonomi, yang mana akibat hal tersebut melahirkan banyak tantangan baru bagi para pelaku usaha. Dengan adanya dinamika yang baru membuat pola persaingan usaha semakin kompleks dan perlu regulasi yang mumpuni untuk dapat menopang hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tantangan persaingan usaha dan hukum persaingan usaha di era digitalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melakukan analisis terhadap perkembangan persaingan usaha di era digitalisasi secara yuridis. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan penelusuran dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Rujukan data yang digunakan adalah buku, makalah, surat kabar daring, serta bahan hukum primer dan sekunder. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya ditinjau dengan seksama dengan memperhatikan aspek-aspek yang dinilai memiliki keterkaitan. Hasil penelitian kami menunjukan bahwasanya Indonesia dalam perkembangan ekonomi digital belum bisa dikatakan sempurna. Undang-Undang No 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat tidak mengatur secara spesifik persaingan usaha tidak sehat dalam ekonomi digital dan juga terkait definisi pelaku usaha dalam Undang-Undang  No 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat hanya mendefinisikan pelaku usaha hanya sebatas pelaku usaha dalam negeri, lantas karena lemahnya regulasi yang dimiliki besar potensi terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dalam ekonomi digital.                 
Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan Di Pulau Sumatera Al Aqilah, Muhamad Refkhi; Muchtar, Masruri; Robinson Sihombing, Pardomuan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.684

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan isu global yang memengaruhi banyak negara, termasuk Indonesia. Negara-negara tersebut merasa perlu mengatasi tantangan ini untuk melindungi kesejahteraan masyarakatnya. Oleh karena itu, analisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan yang tinggi menjadi krusial dalam merancang kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan di Pulau Sumatera pada periode 2012-2022. Variabel independen yang digunakan melibatkan jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), persentase penduduk miskin, dan Upah Minimum Provinsi (UMP). Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan menggunakan model random effect (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB dan persentase penduduk miskin memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Sementara itu, jumlah penduduk dan UMP memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sementara IDG tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Implikasinya, pemerintah perlu merancang kebijakan yang dapat mengurangi jumlah penduduk miskin, menetapkan UMP secara tepat guna dan peningkatan kualitas serta pemerataan pertumbuhan penduduk mengurangi tingkat ketimpangan pendapatan.
Analisis Dana Alokasi Khusus, Realisasi Penanaman Modal Asing Dan Tingkat Produk Domestik Regional Bruto Untuk Mengurangi Kemiskinan Di Provinsi Bali Sukarsa, Galuh Prabaningrum Ayu; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.686

Abstract

Kemiskinan masih menjadi satu isu global yang menjadi permasalahan di berbagai negara. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki tingkat kemiskinan yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju. Salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan yang cukup fluktuatif adalah Provinsi Bali. Meskipun terkenal akan pariwisata dan kebudayaannya, tidak dapat dipungkiri bahwa kemiskinan di Provinsi Bali mengalami kenaikan dalam dua tahun terakhir. Oleh sebab itu, penting bagi pemerintah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemiskinan sehingga mampu memberikan rekomendasi yang paling sesuai. Dalam penelitian kali ini akan dilihat pengaruh Dana Alokasi Khusus (DAK), Penanaman Modal Asing (PMA) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap persentase kemiskinan se-kabupaten/kota Provinsi Bali tahun 2015-2022. Metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi data panel dengan model Random Effect Model (REM) menyatakan bahwa secara simultan seluruh variabel independen mampu mempengaruhi variabel dependen. Variabel DAK berpengaruh signifikan positif terhadap persentase kemiskinan bersama dengan variabel PDRB yang mempengaruhi kemiskinan secara signifikan negatif. Secara parsial, hanya variabel PMA yang tidak mempengaruhi kemiskinan se-kabupaten/kota di Provinsi Bali. Implikasi penelitian ini pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi dan optimalisasi penggunaan DAK dan PMA untuk mengurangi kemiskinan di Provinsi Bali.  
Determinan Tingkat Kemiskinan Di Indonesia Setiawan, Prayoga; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.688

Abstract

Poverty is a problem in the development process in most countries, especially in developing countries such as Indonesia. Analyzing the factors that influence poverty is important in formulating effective and targeted policies. This study aims to analyze the independent variables of village funds, unemployment rate, human development index (HDI), and gross regional domestic product (GRDP) affecting the dependent variable of the number of poor people in Indonesia in 2022. The study used the Ordinary Least Square (OLS) model to analyze cross-section data from 34 provinces in Indonesia in 2022. The results show that village funds and GRDP have a significant positive influence on the number of poor people, but HDI and unemployment rate do not have a significant influence. The findings make a significant contribution to understanding the factors that contribute to the poverty rate in Indonesia, as well as providing a basis for formulating more effective development policies to reduce the poverty rate in the future.
Pengaruh Tingkat Pengangguran Dan Angka Harapan Hidup Terhadap Sebaran Populasi Penduduk Di Indonesia Maulidiyah, Syafrina; Muchtar, Masruri; Robinson Sihombing , Pardomuan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.689

Abstract

Development countries are often linked to heightened rural-to-urban migration rates, along with widespread unemployment and high fertility rates in rural areas, including Indonesia. This research aims to investigate the impact of unemployment rates and life expectancy on the population levels in Indonesian urban areas. The data used is Indonesian’s urban population, unemployment rate, and life expectancy from 2003-2022 that published by The World Bank and the United Nations-World Population Prospect and it is analyzed using quantitative methods. Based on time-series regression data, the research indicates a significant influence of both unemployment rates and life expectancy on population levels in urban areas of Indonesia. This highlights developmental disparities between regions, particularly in rural and urban area, although there are signs of increased employment opportunities in rural regions. Therefore, monitoring and evaluation, both by the government and the community, are necessary for ensuring that government budget allocations are precise, effective, and efficient.  Negara berkembang identik dengan tingkat migrasi dari desa ke kota yang tinggi, dan persebaran angka pengangguran dan angka fertilitas yang tinggi di daerah pedesaan, salah satunya adalah Indonesia. Penelitian ini berusaha menganalisis pengaruh tingkat pengangguran dan angka harapan hidup terhadap tingkat populasi penduduk di daerah perkotaan di Indonesia. Data yang digunakan adalah tingkat populasi di daerah perkotaan, tingkat pengangguran, dan angka harapan hidup Indonesia pada tahun 2003-2022 yang dipublikasikan oleh The World Bank dan United Nations-World Population Prospect yang dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil regresi data time-series, hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat pengangguran dan angka harapan hidup berpengaruh signifikan terhadap tingkat urbanisasi di Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan pembangunan antar daerah khususnya di daerah pedesaan dan perkotaan, namun terdapat indikasi peningkatan lapangan kerja di daerah pedesaan. Dengan demikian, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi baik dari pemerintah maupun masyarakat pada penyaluran alokasi anggaran belanja pemerintah agar lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Kesehatan Terhadap PDRB Per Kapita Di Indonesia Sitorus, Yosef Felix; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.692

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang masih terus berupaya meningkatkan produktifitas ekonominya. Pendidikan dan kesehatan merupakan sektor penting yang sangat menjadi perhatian oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesehatan dan tingkat pendidikan penduduk Indonesia terhadap tingkat produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 di Indonesia dalam periode 2010-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan model random effect. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa tingkat tingkat pendidikan yang diukur dengan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Angka Melek Huruf (AMH), serta Angka Harapan Hidup (AHH) memengaruhi Produk Domestik Regional Bruto per Kapita secara simultan. Secara terpisah (parsial), Angka Melek Huruf berkorelasi negatif namun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto per Kapita, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah dan Angka Harapan Hidup memiliki pengaruh yang signifikan dan berbanding lurus terhadap Produk Domestik Regional Bruto per Kapita. Berdasarkan penelitian ini, pemerintah dapat meningkatkan fokus pada keberlangsungan pendidikan penduduk Indonesia agar dapat menempuh studi dalam jangka waktu yang lebih optimal, serta pemerintah juga diharapkan untuk lebih fokus terhadap kesehatan penduduknya agar mampu meningkatkan nilai dari barang dan jasa yang diproduksi oleh penduduk Indonesia ke depannya terutama saat Indonesia akan mendapatkan kesempatan bonus demografi penduduk usia mudanya.
Pengaruh Dimensi Kepuasan Hidup Terhadap Indeks Kebahagiaan: Perspektif Regional Di Indonesia Basmallah, Fikri Dias; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.697

Abstract

Life satisfaction and happiness are crucial aspects of societal well-being. This research aims to observe the influence of life satisfaction dimensions on the happiness index in Indonesia. In this study, life satisfaction dimensions encompass personal aspects such as housing and asset conditions, health, household income, and employment. Utilizing cross-sectional data from 34 provinces in Indonesia for the year 2021, this research employs a quantitative research method, conducting multiple linear regression analysis on secondary data sourced from Indonesia Central Statistics Agency. The research findings indicate that health and employment have a positive and significant impact on the happiness index, with coefficients of 0.4370798 for the health variable and 0.2876573 for the employment variable. Meanwhile, housing and asset conditions, as well as household income, exhibit an insignificant influence on the happiness index. These results can serve as a foundation for the formulation and implementation of government policies or programs aimed at enhancing the happiness level of Indonesian society. Kepuasan hidup dan kebahagiaan merupakan aspek yang penting bagi kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh dimensi kepuasan hidup terhadap indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia. Pada penelitian ini, dimensi kepuasan hidup meliputi aspek-aspek personal seperti kondisi rumah dan aset, kesehatan, pendapatan rumah tangga, dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan data cross section yang terdiri dari 34 provinsi di Indonesia pada periode tahun 2021. Melalui metode penelitian kuantitatif, analisis regresi linear berganda dilakukan terhadap data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dan pekerjaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks kebahagiaan dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,4370798 untuk variabel kesehatan, dan sebesar 0,2876573 untuk variabel pekerjaan. Sementara itu variabel kondisi rumah dan aset, serta pendapatan rumah tangga menunjukkan pengaruh tidak signifikan terhadap indeks kebahagiaan. Hasil ini dapat menjadi landasan dalam perumusan maupun pelaksanaan kebijakan atau program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia.
Tanggung Jawab KPU Sintang Dalam Administrasi Pemilihan Umum Yang Merugikan Hak Pemilih Dalam Perspektif Hukum Perdata Ngebi, Stefanus
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.711

Abstract

Pesta demokrasi merupakan hak asasi manusia yang dijamin oleh undang-undang. Hak untuk memberikan suara, merupakan hak perdata atau hak yang melekat langsung kepada setiap orang untuk memberikan dan berkontribusi terhadap pembangunan di Indonesia melaui pemilihan umum. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi dan membuka cakrawala pemikiran kristis yang membangun dalam meningkatkan kualitas pemilihan umum yang berkeadilan dan cerdas sehingga menghasilkan pemimpin berkualitas tanpa mengesampingkan hak perdata di Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penulisan ini adalah metode hukum normatif yaitu penelitian hukum yuridis sosiologis dimana penelitian ini berbasis pada penelitian hukum peraturan perundang-undangan. Teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer dengan cara wawancara dan observasi langsung ke lembaga penyelenggara pemilu sedangkan data sekunder dengan mengumpulkan kepustakaan dan dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Sintang memiliki tanggung jawab moril terhadap suksesnya penyelenggaraan pemilihan umum. Hak dan kewajiban utama KUPD Kabuapten Sintang dalam mendukung pemilu adalah terkait dengan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang memegang asas partisipatif. Selain itu, KPUD juga berperan penting dalam melakukan distribusi surat pemberitahuan pemilu kepada para pemilih yang mana memegang peran penting terhadap angka partisipasi pemilih di Kabupaten Sintang. Saat ini KPUD Sintang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama Hukum perdata di Indonesia.
Peranan Sustainable Finance Pada Industri UMKM Indonesia: Peluang Dan Tantangan Valdiansyah, Riyan Harbi; Widiyati, Dian
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.713

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in achieving Sustainable Development Goals (SDGs) and can have a significant environmental impact. They have the potential to innovate in terms of environmental science and make relevant contributions to technology and environmental improvement. This literature review aims to explore the role of MSMEs in promoting sustainable development and environmental conservation. This study employs descriptive analysis to systematically present collected data. The research findings assert that the primary obstacle to sustainable finance implementation is the need to persuade businesses and society that prioritizing nature and considering sociological effects will lead to more profitable and sustainable outcomes. To shift the mindset of economic actors from short-term profits to long-term welfare, we need innovative ideas. The challenges of green microfinance development in Indonesia can be attributed to external and internal credit constraints. By transitioning from conventional financing to sustainable financing, SMEs can reap long-term benefits. Understanding this concept will enable economic actors to participate in the significant shift towards a sustainable and inclusive economy. Stakeholders must collaborate to assist SMEs in facing the challenges of adopting sustainable finance. Promoting sustainable access to financing for SMEs requires a holistic approach from the government, financial institutions, and private sector. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan secara keseluruhan dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan, terkait dengan praktik produksi konvensional yang lebih mengedepankan sumber daya alam secara mendalam. UMKM juga memiliki potensi untuk berinovasi dari sisi lingkungan dan memberikan kontribusi yang relevan terhadap teknologi dan perbaikan lingkungan. Desain penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Sifat penelitian ini adalah analisis deskriptif, yang menggambarkan data yang telah dikumpulkan secara teratur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan terbesar dalam menerapkan keuangan berkelanjutan adalah meyakinkan pelaku usaha dan masyarakat bahwa upaya untuk menghasilkan keuntungan akan lebih baik dan berkelanjutan jika dilakukan dengan mempertimbangkan potensi alam dan efek sosiologi terhadap masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan gagasan untuk mengubah cara berpikir pelaku ekonomi dari fokus pada keuntungan jangka pendek menjadi fokus pada kesejahteraan jangka panjang. Tantangan pengembangan keuangan mikro hijau di Indonesia dapat dijelaskan sebagai pembatasan kredit eksternal dan pembatasan kredit internal. Peralihan dari pembiayaan konvensional ke pembiayaan berkelanjutan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM. Selain peluang untuk mengembangkan usaha, pengenalan konsep ini juga akan memungkinkan para pelaku ekonomi untuk berpartisipasi dalam perubahan besar menuju perekonomian yang berkelanjutan dan inklusif.Para pemangku kepentingan yang terlibat juga perlu bekerja sama untuk membantu UMKM menghadapi tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi keuangan berkelanjutan. Diperlukan pendekatan holistik dari pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta untuk menumbuhkan akses UMKM terhadap pembiayaan berkelanjutan.
Pengembangan Green Bonds Di Indonesia: Upaya Pemerintah Untuk Mewujudkan Keuangan Berkelanjutan Cendekiawan, Muslim; Firmansyah, Amrie
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.714

Abstract

Green bonds adalah instrumen keuangan yang mengalokasikan dana untuk proyek-proyek berdampak positif terhadap lingkungan, sehingga memungkinkan investor dan emiten untuk berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas pengembangan green bonds di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari penelitian-penelitian terdahulu serta benchmark dari negara lain mengenai pengembangan green bonds. Literature review yang dilakukan mencakup artikel ilmiah yang memiliki berbagai metode penelitian serta memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Artikel ilmiah yang diambil dari berbagai jurnal internasional dan nasional telah mengulas definisi, manfaat, tantangan, dan dampak bagi sebuah negara dalam memanfaatkan green bonds. Selanjutnya, analisis terhadap informasi tersebut dilakukan dengan menyesuaikan konteks yang relevan terhadap tujuan dan ruang lingkup penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, Indonesia telah memiliki kebijakan dan peraturan mengenai penerbitan green bonds, namun implementasinya belum optimal dibandingkan dengan negara-negara lain. Oleh karena itu, terdapat beberapa saran untuk Pemerintah Indonesia. Pertama, pemerintah perlu memperkuat kerja sama dengan sektor swasta dan lembaga keuangan untuk meningkatkan penerbitan green bonds. Kedua, edukasi dan sosialisasi tentang manfaat dan mekanisme green bonds perlu ditingkatkan. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang performa pasar green bonds di Indonesia dan dampaknya terhadap pembangunan berkelanjutan dapat menjadi acuan untuk pengembangan kebijakan dan strategi yang lebih efektif. Kebaruan penelitian ini adalah belum adanya penelitian yang menggunakan pendekatan yang lebih komprehensif di Indonesia, bukan hanya kasus tertentu dalam melakukan literature review pada topik pengembangan green bonds. Kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan acuan yang sifatnya praktis kepada Pemerintah Indonesia dalam mengoptimalkan pengembangan green bonds.

Page 1 of 2 | Total Record : 15