cover
Contact Name
Didik Cahyono
Contact Email
bpej@fkip.unmul.ac.id
Phone
+6281253010004
Journal Mail Official
didikcahyono86@gmail.com
Editorial Address
Samarinda kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Physical Education Journal
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27235939     DOI : https://doi.org/10.30872/bpej.v2i2
Borneo Physical Education Journal is an online journal published by the Physical Education Study Program, Teaching and Education Faculty of Mulawarman University in Indonesia, which was founded in 2020 and is published periodically online. It publishes articles with high standards on various aspects of physical education, physical activity, sports, and health. The journal facilitates effective communication events in all physical education sub-disciplines. Articles received will immediately appear online, followed by print in printed form. E-journals provide free and open access to all of its content on our website. The Borneo Physical Education Journal specializing in publishing: Number of Disciplinary bases of Physical Education, Sport Pedagogy, Comparative Physical Education and Sport, Games, Biomechanics & Motor Control, Sports Medicine, Sport and Exercise Physiology, Sport and Exercise Psychology. Sport Traditional
Articles 67 Documents
Studi Deskriptif Fundamental Motor Skills: Analisis Keterampilan Lokomotor Siswa Sekolah Dasar Kecamatan Baringin Kabupaten Tanah Datar Ibnu Andli Marta; Risky Syahputra
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif profil keterampilan lokomotor siswa laki-laki SD di Kecamatan Baringin. Keterampilan lokomotor merupakan fondasi penting dalam partisipasi aktivitas fisik, sehingga asesmennya menjadi krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa laki-laki dengan rentang usia 7 hingga 9 tahun. Instrumen utama yang digunakan untuk mengukur keterampilan lokomotor subjek adalah Test of Gross Motor Development Second Edition (TGMD-2). Data hasil pengukuran kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mendapatkan distribusi frekuensi dan persentase klasifikasi tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori kemampuan lokomotor yang rendah. Klasifikasi tertinggi yang dapat dicapai hanya berkisar pada kategori "rata-rata" (standar skor 8-12), yang hanya dicapai oleh 2 siswa (4%). Sebagian kecil siswa berada pada klasifikasi "di bawah rata-rata" (standar skor 6–7) sebanyak 8 siswa (16%). Persentase tertinggi ditemukan pada klasifikasi "buruk" (standar skor 4–5) sebanyak 29 siswa (58%). Sementara itu, 11 siswa (22%) berada pada klasifikasi terendah, yaitu "sangat buruk" (standar skor 1–3). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat keterampilan lokomotor siswa laki-laki SD di Kecamatan Baringin secara umum berada pada kategori rendah dan membutuhkan intervensi program pembelajaran PJOK yang lebih terstruktur dan berfokus pada pengembangan FMS.
PENERAPAN ALAT BANTU BOLA PLASTIK SPON DALAM MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN PASSING BAWAH BOLA VOLI SISWA/I KELAS V SD FASTABIQUL KHAIRAT SAMARINDA Rafli Finanda; Janje Jacob Sapulete
Borneo Physical Education Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah permainan bola voli menggunakan bola plastik spon pada siswa/i kelas V Thoriq SD Fastabiqul Khairat Samarinda. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari satu pertemuan. Penelitian ini bertempat di SD Fastabiqul Khairat Samarinda. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V Thoriq Sekolah Dasar Fastabiqul Khairat Samarinda. Instrumen dalam penelitian ini dengan mendata nilai aspek psikomotor siswa/i dalam pembelajaran berlangsung, dan hasil unjuk kerja peserta didik dalam melakukan passing bawah bola voli dengan bola plastik spon. Berdasarkan hasil penelitian tindakan yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bola plastik spon dapat meningkatkan pembelajaran passing bawah bola voli pada siswa/i selama tindakan dua siklus terhadap siswa/i kelas V Thoriq SD Fastabiqul Khairat Samarinda baik siswa putra maupun putri, sehingga mendapatkan hasil yang mencapai nilai KKM. Peningkatan hasil pembelajaran peserta didik putra maupun putri kelas V Thoriq SD Fastabiqul Khairat Samarinda dapat dilihat dari hasil tindakan selama prasiklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini di peroleh bahwa ketuntasan hasil belajar berdasarkan KKM, pada prasiklus siswa/i yang tuntas mencapai 35% dan nilai rata- rata 57,08, kemudian meningkat pada tindakan siklus I, siswa/i yang tuntas mencapai 65% dengan nilai rata – rata kelas mencapai 71,25, dan mengalami lagi peningkatan pada siklus II, siswa/i yang tuntas mencapai 85% dengan nilai rata-rata 79,58.
Profil dan Perbandingan Profil FMS Berdasarkan Usia Siswi SD di Kota Padang Risky Syahputra; Heru Afrian; Jepri Naldi; Lucy Pratama Putri; Syahrial Bakhtiar
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan gerak dasar (Fundamental Motor Skills - FMS) adalah fondasi esensial yang tak terpisahkan dari kompetensi gerak dan partisipasi aktif dalam aktivitas fisik serta olahraga sepanjang hayat. Studi ini bertolak dari urgensi untuk memahami secara mendalam pola perkembangan FMS, pada populasi perempuan. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis dan membandingkan profil FMS pada siswa perempuan di Kota Padang kelompok usia kronologis: 6-7 tahun (masa wal), 8-9 tahun (masa transisi), dan 10-11 tahun (masa akhir). Penelitian komparatif kuantitatif ini melibatkan 117 siswa perempuan. Pengukuran FMS dilakukan menggunakan instrumen baku Test of Gross Motor Development Second Edition (TGMD-2). Data dianalisis secara inferensial menggunakan One-Way ANOVA. Temuan kunci studi ini menyajikan hasil yang mengejutkan dan membutuhkan atensi serius: secara statistik, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada skor total FMS di antara ketiga kelompok usia tersebut (p>0.05). Hasil ini menyiratkan indikasi kuat adanya stagnasi dalam peningkatan FMS yang tidak linear dengan pertambahan usia kronologis pada sampel ini. Berdasarkan fakta ini, disarankan agar pemangku kepentingan pendidikan, khususnya pengelola kurikulum Penjasorkes dan pelatih olahraga, segera menyusun dan mengimplementasikan program intervensi motorik yang spesifik dan terstruktur dengan fokus pada peningkatan kualitas instruksi FMS yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI SOSIOLOGI OLAHRAGA DALAM PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DITENGAH FENOMENA GAME ONLINE Suci Ramadani Sari; Eri Barlian; Padli
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya penggunaan game online di kalangan siswa menimbulkan berbagai persoalan terkait pembentukan karakter, seperti menurunnya disiplin, rendahnya interaksi sosial, serta berkurangnya kontrol diri dan tanggung jawab.. Implementasi nilai-nilai sosiologi olahraga dalam lingkungan sekolah menjadi semakin relevan sebagai strategi pembentukan karakter di tengah meningkatnya ketergantungan siswa pada game online. Pendekatan ini tidak hanya berfungsi sebagai alternatif kegiatan yang lebih konstruktif, tetapi juga sebagai sarana sosialisasi yang mampu menyeimbangkan kehidupan siswa antara dunia virtual dan dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai sosiologi olahraga dalam pembentukan karakter siswa di tengah maraknya game online. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan yang meliputi tiga langkah utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai sosiologi olahraga seperti disiplin, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, dan kontrol emosi terbukti mampu meningkatkan karakter siswa secara bertahap. Aktivitas olahraga menjadi agen sosialisasi yang efektif dalam mengurangi dampak negatif game online, membangun kebiasaan positif, dan memperkuat nilai moral melalui pengalaman langsung dan interaksi sosial.
Level Kemampuan Berlari: Indikator Fundamental Kesiapan Motorik dan Penguasaan Gerak Spesifik Olahraga Heru Afrian; Risky Syahputra; Lucy Pratama Putri; Jepri Naldi; Syahrial Bakhtiar
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berlari, sebagai komponen utama keterampilan lokomotor dalam FMS, memiliki peran krusial dalam mendukung perkembangan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengetahui sejauh mana tingkat profisiensi atau kemampuan berlari siswa sekolah dasar di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang berfokus pada profil kompetensi berlari siswa. Sampel penelitian melibatkan 178 siswa sekolah dasar (usia 7–12 tahun) yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes berlari berbasis level yang terstandardisasi dan sesuai untuk kelompok usia 7–12 tahun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan rumus persentase untuk mengelompokkan dan melaporkan distribusi tingkat kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi profisiensi berlari yang bervariasi. Sebanyak 84 siswa (47,19%) telah mencapai level profisiensi maksimal (Level 4). Sementara itu, 56 siswa (31,46%) berada pada Level 3, 27 siswa (15,17%) pada Level 2, dan 11 siswa (6,18%) baru mencapai Level 1. Meskipun hampir separuh siswa menunjukkan profisiensi berlari maksimal, persentase yang signifikan (52,81%) belum mencapai penguasaan tertinggi. Temuan ini menyajikan profil dasar FMS lokomotor dan menggarisbawahi perlunya intervensi pada mata pelajaran PJOK yang lebih terfokus guna memastikan semua anak mencapai kompetensi gerak dasar yang memadai untuk aktivitas fisik seumur hidup.
EKSPLORASI PENGALAMAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KOORDINASI MOTORIK KASAR DI SUMEDANG UTARA Nazmi At Talah Romadona; Mochamad Akbar Ramadhan; Ihsan Fithroh Romadhon; Ricky Hardiansyah; Aam Ali Rahman
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya kesiapan guru Pendidikan Jasmani sekolah dasar dalam menerapkan strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan koordinasi motorik kasar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan tiga guru PENJAS yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman mengajar lebih dari tiga tahun serta keterlibatan langsung dalam pembelajaran motorik kasar. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk wawancara dan analisis deskriptif persentase untuk observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berupaya merancang aktivitas motorik yang sesuai tahap perkembangan anak, mengadaptasi metode dan permainan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran, serta memodifikasi alat dan ruang belajar agar proses pembelajaran tetap efektif. Selain itu, guru menghadapi keterbatasan fasilitas yang berdampak pada keragaman aktivitas fisik, sehingga kreativitas dan fleksibilitas menjadi kunci dalam menjaga kualitas pengajaran. Temuan lainnya menegaskan bahwa penerapan pembelajaran antar sekolah berbeda, dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi guru dan ketersediaan sarana prasarana. Penelitian ini memberikan signifikansi dalam memperkuat pemahaman mengenai strategi guru dalam menciptakan pembelajaran motorik kasar yang inklusif serta mendorong pentingnya pelatihan dan peningkatan fasilitas untuk mendukung pembelajaran yang lebih optimal.
PENGARUH METODE DRILL TERHADAP KETERAMPILAN PASSING SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMPN 3 ENTIKONG Muhamad Muhaimin; Dwi Qomara; Yulita
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap peningkatan keterampilan passing pada siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 03 Entikong. Permasalahan awal menunjukkan rendahnya akurasi passing siswa, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 5,90. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen model one group pretest–posttest dengan jumlah sampel 20 siswa putra. Perlakuan diberikan melalui latihan metode drill yang difokuskan pada pengulangan teknik passing secara intensif dan terstruktur selama beberapa sesi latihan. Pengukuran kemampuan passing dilakukan menggunakan tes keterampilan passing futsal yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah perlakuan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai posttest menjadi 12,20. Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai p < 0,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara nilai sebelum dan sesudah latihan. Temuan ini membuktikan bahwa metode drill efektif dalam meningkatkan akurasi dan konsistensi passing siswa. Metode ini direkomendasikan kepada pelatih dan guru sebagai strategi latihan yang efisien untuk mengembangkan teknik dasar futsal, khususnya keterampilan passing.