cover
Contact Name
Marwahyudi
Contact Email
jpttg@usahidsolo.ac.id
Phone
+6287825641616
Journal Mail Official
jpttg@usahidsolo.ac.id
Editorial Address
Jl. Adisucipto 154 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna
ISSN : 27461300     EISSN : 27461319     DOI : -
Focus and Scope The Journal of Appropriate Technology Services (JPTTG) has a vision and mission of community development with technology. In line with this vision and mission, JPTTG receives and publishes relevant service results with the application, training and understanding of technology to the community. The writing can be written in Indonesian or English. Research topics include: Technology Training for the Community Application of Technology in Society Understanding Technology in Society USER Username
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 217 Documents
Pelatihan Meningkatkan Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK RT 06 Desa Srimulyo Budi Siswanto
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 2 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i2.1794

Abstract

Abstrak: Program Jumputan Journey merupakan implementasi KKN mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Desa Srimlyo yang dilaksanakan Sabtu, 8 Februari 2025 di RT 06 Desa Srimulyo, Sragen. Tujuan program ini adalah meningkatkan kreativitas dan keterampilan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan totebag jumputan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi. Kegiatan dilakukan dengan metode praktik langsung dan diskusi, meliputi teknik pelipatan kain, pengikatan, pencelupan warna, pengeringan, hingga fiksasi warna. Peserta juga diberi pendampingan terkait pengemasan produk dan pemasaran digital untuk mendukung keberlanjutan usaha. Hasilnya, peserta menghasilkan totebag katun bermotif jumputan dengan nilai seni tinggi yang berpotensi menjadi produk usaha mikro. Antusiasme peserta menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta kesadaran akan potensi usaha kreatif. Dengan dukungan pemerintah desa dan komunitas pengrajin, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi perempuan serta memperluas jangkauan pemasaran motif jumputan khas Srimulyo. Kata kunci: Jumputan, edukasi, pemberdayaan perempuan, seni tekstil, pelestarian budaya, KKN UNS Desa Srimulyo
Increasing Community Health Knowledge in Karangrejo Village, Wungu District, Madiun Regency through Socialization, Mentoring, Cultivation and Utilization of Sambiloto Medicinal Plants. William, Muhammad Reno; Latifah Gina; Alfi Magfirli; Kusuma, Yenny; Hutomo Mandala Putra; Arum Suproborini
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1807

Abstract

Health is still an important topic in Karangrejo Village, Wungu District, Madiun Regency. Quoted from the local health center, the level of infectious diseases such as flu and skin diseases is still high. This activity aims to increase knowledge about the cultivation and benefits of the bitter medicinal plant (Andrographis paniculata) for health in Karangrejo Village. The methods used include land surveys, education about the health benefits of these plants, land cleaning, fertilization, as well as planting and cultivation training. The results of the activity showed an increase in public knowledge about the cultivation of the bitter medicinal plant and its benefits for health. In conclusion, the socialization, mentoring, cultivation and use of Sambiloto activities are useful for increasing knowledge about the cultivation and health benefits of the bitter medicinal plant in Karangrejo Village, Wungu District, Madiun Regency.
Edukasi Pengenalan Obat Pada Ibu-Ibu Posyandu Anggrek Desa Gajahan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Astri Charolina
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1823

Abstract

Tingkat pengetahuan masyarakat merupakan salah satu faktor terbentuknya tindakan yang nyata. Pada masyarakat masih banyak dijumpai berbagai permasalahan mengenai penggunaan obat, untuk mengatasinya dibutuhkan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar. Kegiatan edukasi pengenalan obat dilaksanakan pada hari hari Kamis, 19 Juli 2024 di Posyandu Anggrek Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah metode presentasi menggunakan power point. Partisipan merupakan kader dan ibu ibu posyandu Anggrek sejumlah 26 orang. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari ibu-ibu posyandu, hal ini terlihat dari antusias dan pertanyaan mengenai obat dari kader dan ibu-ibu posyandu. Hal ini mencerminkan rasa ingin tahu masyarakat mengenai obat cukup tinggi. Materi mengenai penggunaan obat yang benar telah disampaikan pada kegiatan posyandu. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat mendapat pengetahuan mengenai penggunaan obat yang tepat dan benar.
Pendampingan Peningkatan Usaha Jamu Tradisional Melalui Penerapaan Teknologi Tepat Guna Di Desa Medan Krio Sipahutar, Herbert; Panggabean, Deo Demonta; Doloksaribu, Maryati Evivani; Effiyanti, Tri; Panggabean, Jonny Haratua; Harahap, Mukti Hamjah; Syah, Dedy Husrizal
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1859

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Yang menjadi mitra adalah industri rumah tangga yaitu usaha jamu tradisional yang dikelola Ibu Deli Sandra. Permasalahan yang dihadapi mitra diantaranya yaitu teknologi pengolahan masih tradisional sehingga mitra mengalami kesulitan dalam memenuhi kuantitas Produksi jamu yang dibutuhkan dalam waktu singkat, khususnya teknologi dalam pemerasan dan penggiling bahan baku, dan minimnya pengetahuan mitra dalam pencatatan pembukuan usaha yang baik. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi mitra, pada program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendampingan peningkatan usaha jamu melalui transfer alat/mesin penggiling bahan baku pembuatan jamu dan pelatihan pembukuan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian ini adalah metode pendampingan, praktik dan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah menghasilkan teknologi tepat guna berupa 1 unit mesin penggiling bahan baku jamu, buku kas untuk pembukuan usaha, peningkatan produksi dan keterampilan menulis pembukuan usaha.
Edukasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Dan Daun Kelor Menjadi Sabun Batang Sebagai Upaya Pencegahan Paparan Logam Berat Dari Pewarna Sintetis Dan Pestisida di Desa Tlingsing, Cawas, Klaten Noviana Dewi; Indah Tri Susilowati; Evelyne Heny Lukitasar; Ahmad Khoirul Anwar; Daffina Ramadhani Putri Aribowo; Nastiti Sekar Indrastuti; Nova Erlyta Puspitaningrum; Layla Nur Hidayah; Devina Marva Aristawati; Satriyo Adhe; Saputra, Andi Prasetyo
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1873

Abstract

Oxidative stress induced in cells by the generation of reactive oxygen species (ROS) is a toxic effect of heavy metals that exceed the threshold if they enter the body and can cause health threats. Apart from heavy metals that can cause oxidative stress are pesticides. The impact of oxidative stress will disrupt health because it has damaging properties on proteins, DNA and lipids. Exposure to heavy metals by workers and pesticides by farmers through skin contact, inhalation or respiration, to reduce the impact of inhalation or contact on the skin, in this service workers and farmers are given PHBS education, and one of them is by maintaining cleanliness after contact with colors or pesticides by means of wash your hands using soap. Community service is provided through counseling methods, health checks in the form of MCU, and making Moringa leaf soap which contains antioxidants
Pemanfaatan Teh Daun Kelor Sebagai Pencegah Stress Oksidatif Terhadap Cemaran Pewarna Sintetis Batik & Residu Pestisida Pertanian Di Desa Tlingsing, Cawas, Klaten Noviana Dewi; Tri Susilowati, Indah; Heny Lukitasari, Evelyne; Khoirul Anwar, Ahmad
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1874

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Tlingsing bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan pengembangan ekonomi melalui penggunaan teh daun kelor sebagai antioksidan alami serta kesadaran akan penggunaan alat pelindung diri bagi pengrajin batik. Penelitian ini melibatkan survei, perijinan, pemeriksaan kesehatan gratis, pembuatan produk teh daun kelor, dan penerapan strategi digital marketing. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan, serta pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor rata-rata dari 4.03 pada pre-test menjadi 9.29 pada post-test (p < 0.001). Selain itu, 87.5% peserta memiliki kadar hemoglobin yang normal. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya pengetahuan kesehatan, namun post-test menunjukkan peningkatan signifikan setelah program berjalan. Mayoritas peserta memiliki kadar hemoglobin dalam rentang normal setelah mengonsumsi teh daun kelor. Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif secara ekonomi. Kepuasan peserta terhadap program ini juga tercatat tinggi. Dengan demikian, kolaborasi dan strategi yang diterapkan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Tlingsing secara holistik.
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Mempertahankan Pembuatan Priuk Tanah di Desa Wolokoli Kabupaten Sikka Melalui Pendampingan Ekonomi Kreatif Barus, Deby
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1875

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat di Desa Wolokoli, Kabupaten Sikka, melalui pendampingan ekonomi kreatif untuk mempertahankan pembuatan periuk tanah tradisional, yang dikenal sebagai Unu Tana Wolokoli. Pembuatan periuk tanah di desa ini memiliki nilai budaya yang kuat dan telah diwariskan secara turun temurun. Namun, modernisasi dan kurangnya kreativitas dalam variasi produk menyebabkan menurunnya minat masyarakat, terutama generasi muda, dalam melanjutkan kerajinan ini. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini melibatkan sosialisasi mengenai pentingnya melestarikan budaya lokal, pelatihan kreatif, dan pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan penjualan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pengrajin dalam produksi periuk tanah serta kemampuan memanfaatkan media sosial untuk menjual produk mereka. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi pengrajin sekaligus menjaga warisan budaya Wolokoli.Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, Priuk tanah, Ekonomi kreatif, Kerajinan tradisional.
Improving SME Performance Through the Utilization of Usable Digital Technology in the Gunung Kawi Area, Wonosari, Malang Winarno, agung; Aini, Desti Nur
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1876

Abstract

The development of digital technology has changed the way society consumes information and makes decisions, including in the tourism sector and other related fields, including small and medium enterprises (SMEs) around the tourist areas. The Mount Kawi area, known for its religious tourism, natural beauty, and cultural heritage, seems to continue to attract visitors even though it has not fully recovered as it was before the Covid-19 pandemic. This also impacts the development of the performance of existing SMEs. This community service aims to introduce user-friendly digital marketing technology to small and medium enterprises (SMEs), so they do not have to rely solely on the local market. The approach used is the initiation model, which involves stages of introduction, demonstration, evaluation, improvement, and reinforcement. The participants of the event consisted of 20 SMEs, ranging from batik to various types of food. The instruments for success used are observation sheets and portfolios. The results of the activities show an increase in digital knowledge among SMEs, particularly in utilizing social media for product content that supports online marketing strategies, as well as the ability to create content and operate digital technology based on market feasibility. The recommendation from this community service activity is the need for assistance in certifying their products to enhance consumer trust.
Fortifikasi Nak Nan Jelly Bog Segamur hasbi, habid al; sutanta
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1879

Abstract

Abstract: Abundant banana stem waste is often wasted and becomes an environmental problem. In fact, research results show that banana stems are rich in benefits, one of which is the potential as an anti-obesity agent. Seeing this potential, the community service team tried to process banana stem waste into nutritious and economically valuable food products. This community service activity focused on assisting PKK Metuk mothers in processing banana stems into innovative food products. With intensive training and assistance, it is hoped that PKK mothers can produce value-added food products from banana stem waste. In addition to providing health benefits to the community, this activity is also expected to improve the community's economy through the development of small and medium enterprises based on local resources. The results of this community service activity show that the processing of banana stem waste into food products can be successful. PKK mothers succeeded in producing food products that are not only beneficial for health, but also have good market potential. This success proves that banana stem waste can be a valuable resource if managed properly.   Keywords: Musa paradisiaca, economy, health
Manajemen Strategi, Etika, Skill Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Indonesia Memanfaatkan Ai Burhan, Muhammad Rahmatul
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 6 No 1 (2025): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v6i1.1886

Abstract

Mahasiswa tidak mendapat pemahaman maksimal saat perkuliahan terkait cara membuat penelitian (skripsi atau tesis). Walaupun dimudahkan dengan AI, namun terdapat kekhawatiran penggunaan AI di lingkungan akademis karena dianggap masih kontroversial. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu membuat penelitian yang memenuhi kaidah ilmiah, etika penelitian, dan berkontribusi dalam masyarakat. Kegiatan dilakukan selama 8 bulan menggunakan online meeting, di mana sebelumnya diumumkan melalui sosial media. Kegiatan diikuti oleh 300 mahasiswa dari 100 perguruan tinggi. Hasilnya, mayoritas mahasiswa belum memahami dasar ilmu menulis penelitian dan setelah melalui kegiatan ini mereka memiliki pengetahuan tentang karya ilmiah dari perbedaan jenis penelitian, prinsip dalam penelitian, dan hal-hal menyangkut lainnya. Dapat disimpulkan penggunaan AI bisa membantu segala aspek penelitian, namun dengan tetap memegang prinsip etika penelitian.