Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

NILAI HEDONIS DAN KUALITAS WEBSITE PADA PEDAGANG ECERAN DI MEDIA SOSIAL Gaffar Hafiz Sagala; Tri Effiyanti
Niagawan Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 No 1 Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v7i1.9353

Abstract

Saat ini media social telah jamak digunakan untuk aktivitas bertujuan bisnis baik oleh entitas bisnis maupun oleh perorangan. Fenomena tersebut tentunya memiliki nilai tersendiri dalam sudut pandang system informasi keperilakuan. Di satu sisi, riset yang telah banyak berkembang didominasi oleh riset pada system informasi yang berorientasi tugas. Sementara, di sisi lain fenomena yang terjadi di media social tidak terlepas dari nilai hedonis yang melekap pada media social tersebut. Karenanya kajian literature ini bertujuan untuk membangun kerangka konseptual yang mengintegerasikan unsur entertainment system informasi (Hedonic Information System) dengan unsur produktivitas system informasi (website quality) dalam membangun keberterimaan system informasi. Objek amatan pada kajian literature ini adalah pedagang eceran di social media dan pengguna media social yang menjadi konsumen. Kajian literature ini mengasilkan kerangka konseptual yang selanjutnya dapat divalidasi melalui riset-riset empiris. Sementara ini kerangka konseptual yang dihasilkan juga memiliki rekomendasi praktis dan teoritis. Kata kunci: Nilai Hedonis, Kualitas Website, Pedagang Eceran, Media Sosial
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI KKNI PADA MATA KULIAH EKONOMI SYARIAH Tri Effiyanti; Dita Eka Pratiwi; Muhammad Bukhori Dalimunthe
Niagawan Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 No 1 Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v7i1.9354

Abstract

Perguruan tinggi dalam dua tahun terkhir ini diwajibkan untuk menyesuaikan kurikulum dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, termasuk pada mata kuliah Ekonomi Syariah. Menyikapi hal tersebut, Universitas Negeri Medan (UNIMED) mewajibkan pelaksanaan enam tugas kepada mahasiswa, yaitu Tugas Rutin (TR), Critical Book Review (CBR), Journal Review (JR), Miniriset (MR), Rekayasa Ide (RI), dan Projek (PR). Untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut tentunya dibutuhkan penyesuaian pada desain pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik peserta didik dan karakteristik mata kuliah, terutama pada mata kuliah Ekonomi Syariah yang memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan mata kuliah lainnya. Selanjutnya desain pembelajaran idealnya dibakukan dalam Satuan Acara Perkuliahan (SAP). Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran (SAP) Ekonomi Syariah yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di prodi Pendidikan Ekonomi. Luaran penelitian ini berupa perangkat pembelajaran Ekonomi Syariah berkualifikasi KKNI yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa di jenjang sarjana. Populasi penelitian ini mahasiswa Pendidikan Ekonomi, sementara sampelnya mahasisswa Pendidikan Ekonomi yang sedang mengambil mata kuliah Ekonomi Syariah yang dipilih dengan teknik penyampelan bertujuan. Penelitian dioperasionalkan dengan tahap pengembangan yang mengacu pada Plomp dan Nieveen (2010), yaitu: tahap investigasi awal, desain, realisasi, dan tahap tes validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah mempunyai nilai validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang tinggi. Hal ini terlihat dari pendapat validator, respons dosen, dan respons mahasiswa. Respon mahasiswa mengindikasikan bahwa mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, dapat menyelesaikan enam tagihan yang ditugaskan, dan aktivitas belajar semakin baik karena bertambahnya wawasan mahasiswa sebagai modal untuk berdiskusi di kelas. Kecocokan pemilihan materi dan tugas yang diberikan menjadi aspek utama untuk meningkatkan kinerja kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: KKNI, ekonomi syariah, desain pembelajaran, perangkat pembelajaran
PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA, CARA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN EKONOMI SMAN 1 AEK NATAS KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Ahmad Fauzi; Alpon Satrianto; Tri Effiyanti
Niagawan Vol 8, No 3 (2019): NIAGAWAN VOL 8 NO 3 NOVEMBER 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v8i3.15575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Pengaruh pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, 2) Pengaruh cara belajar terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, 3) Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, 4) ) Pengaruh pendapatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara 5). Pengaruh cara belajar terhadap motivasi belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara. penelitian ini tergolong kedalam penelitian deskriptif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas kelas X SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 89 orang siswa. Sampel yang digunakan adalah seluruhnya dengan cara teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pengaruh pendapatan orang tua berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, 2) Pengaruh cara belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, 3) Pengaruh motivasi belajar siswa berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, 4) Pengaruh pendapatan orang tua berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara 5) Pengaruh cara belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil siswa SMAN 1 Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara.  Kata Kunci: pendapatan orang tua, Cara belajar, Motivasi belajar, Hasil belajar
INISIASI PEMASARAN DARING DI KELOMPOK USAHA MELUR DI DESA SAMBIREJO, KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Khairunnisa Harahap; Izwar Lubis; Tri Effiyanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i1.6640

Abstract

                                                         AbstrakKelompok Usaha Melur yang merupakan Mitra kegiatan pengabdian ini memiliki beberapa permasalahan tata kelola manajerial, yaitu: 1) Belum terorganisasinya pembukuan dengan baik. 2) pemasaran produk masih sangat sederhana dan belum memanfaatkan teknologi informasi. 3) Kurangnya alat mesin jahit untuk menambah produksi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan pemasaran pada Kelompok Usaha Melur di Desa Sambirejo, Percut Sei Tuan. Tujuan tersebut dicapai melalui pendampingan kepada Kelompok Usaha Melur di bidang pembukuan/pengelolaan keuangan dan strategi marketing berbasis internet. Kelompok Usaha rumah tangga ini bergerak dalam bidang pembuatan keset kaki. Bahan baku produk tersebut menggunakan limbah kain/produksi penjahit lain. Pembuatan keset kaki ini juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di daerah sekitar yang ingin menambah pengetahuan jahit menjahit dan pada gilirannya menambah penghasilan ibu-ibu anggota kelompok usaha tersebut. Pelatihan pembukuan dilakukan dengan memberikan pemahaman dan pendampingan terkait pencatatan kas masuk dan keluar, penghitungan harga pokok produksi dan pembuatan laporan keuangan. Selanjutnya, pendampingan pemasaran berbasis internet dilakukan dengan memberikan wawasan untuk memaksimalkan teknologi yang ada untuk memasarkan produk mereka. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah dengan menggunakan penyuluhan dan pendampingan hingga kelompok usaha melur memiliki pembukuan yang rapih dan memiliki toko online di media sosial. Kata kunci: Pendampingan, Pengelolaan Keuangan, Pemasaran Online, UKM Melur.                                                          Abstract “Melur Entrepreneur Community” have several gavernance problem, such as: 1) the absence of bookkeeping systems. 2) traditional marketing strategy, and 3) ineffectiveness of production. This community service activity conducted in Melur Entrepreneur Community aims to overcome the problems as mentioned. That purpose was achieved through training and guiding the member of Melur Entrepreneur Community in bookeeping dan marketing strategy based on Information Technology. Melur Entrepreneur Community are focus in making doormats from the waste of tailor production. They also empowering woman of households who want to gain a knowledge of sewing and in turn would increase their income. Bookkeeping training is done by providing insight and assistance related to the recording of incoming and outgoing cash, cost analysis of production and financial reporting. Furthermore, knowledge of internet based marketing is delivered by providing insight to maximize existing technology to marketing their products. The method which used in this activity is counseling and training to achieve the outcome, that is the availability of bookkeeping and online store on social media.Keywords: training/guiding, financial administration, online marketing, SMEs.
Pendampingan Peningkatan Usaha Jamu Tradisional Melalui Penerapaan Teknologi Tepat Guna Di Desa Medan Krio Sipahutar, Herbert; Panggabean, Deo Demonta; Doloksaribu, Maryati Evivani; Effiyanti, Tri; Panggabean, Jonny Haratua; Harahap, Mukti Hamjah; Syah, Dedy Husrizal
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1859

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Yang menjadi mitra adalah industri rumah tangga yaitu usaha jamu tradisional yang dikelola Ibu Deli Sandra. Permasalahan yang dihadapi mitra diantaranya yaitu teknologi pengolahan masih tradisional sehingga mitra mengalami kesulitan dalam memenuhi kuantitas Produksi jamu yang dibutuhkan dalam waktu singkat, khususnya teknologi dalam pemerasan dan penggiling bahan baku, dan minimnya pengetahuan mitra dalam pencatatan pembukuan usaha yang baik. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi mitra, pada program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendampingan peningkatan usaha jamu melalui transfer alat/mesin penggiling bahan baku pembuatan jamu dan pelatihan pembukuan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian ini adalah metode pendampingan, praktik dan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah menghasilkan teknologi tepat guna berupa 1 unit mesin penggiling bahan baku jamu, buku kas untuk pembukuan usaha, peningkatan produksi dan keterampilan menulis pembukuan usaha.
Waktu Kerja Guru: Perbandingan di Era Digital dan Tempo Dulu Tri Effiyanti; Heri Retnawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.854

Abstract

Era digital atau revolusi industri 4.0 memunculkan teknologi baru yang beragam jenisnya membuat pola baru penggunaan teknologi secara menyeluruh ke berbagai jenis pekerjaan, tak terkecuali pada pekerjaan guru. Tempo dulu, guru tidak dituntut untuk mengintegrasikan penggunaan teknologi ke dalam pembelajaran, namun saat ini, dengan berkembanganya berbagai jenis teknologi, membuat guru harus mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran era digital. Perubahan dalam pola adaptasi pemanfaatan waktu guru dibutuhkan untuk melakukan pembaruan guna mengikuti dinamika perubahan zaman yang semakin cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan waktu guru di era digital dan tempo dulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjenis fenomenologi. Partisipan penelitian adalah guru Sekolah Dasar di Yogyakarta dan Gunung Kidul, Indonesia. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Analisis data menggunakan Bogdan dan Biklen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tempo dulu guru memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan tugas administrasinya menggunakan tulis tangan (manual), sedangkan era digital membuat pemanfaatan waktu guru menjadi efektif dan efisien karena memanfaatkan teknologi yang ada sebagai bantuan untuk mengerjakan tugas-tugasnya.
Pendampingan Peningkatan Usaha Jamu Tradisional Melalui Penerapaan Teknologi Tepat Guna Di Desa Medan Krio Sipahutar, Herbert; Panggabean, Deo Demonta; Doloksaribu, Maryati Evivani; Effiyanti, Tri; Panggabean, Jonny Haratua; Harahap, Mukti Hamjah; Syah, Dedy Husrizal
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 3 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i3.1859

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Yang menjadi mitra adalah industri rumah tangga yaitu usaha jamu tradisional yang dikelola Ibu Deli Sandra. Permasalahan yang dihadapi mitra diantaranya yaitu teknologi pengolahan masih tradisional sehingga mitra mengalami kesulitan dalam memenuhi kuantitas Produksi jamu yang dibutuhkan dalam waktu singkat, khususnya teknologi dalam pemerasan dan penggiling bahan baku, dan minimnya pengetahuan mitra dalam pencatatan pembukuan usaha yang baik. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi mitra, pada program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendampingan peningkatan usaha jamu melalui transfer alat/mesin penggiling bahan baku pembuatan jamu dan pelatihan pembukuan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian ini adalah metode pendampingan, praktik dan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah menghasilkan teknologi tepat guna berupa 1 unit mesin penggiling bahan baku jamu, buku kas untuk pembukuan usaha, peningkatan produksi dan keterampilan menulis pembukuan usaha.
Evaluating the Effectiveness of a Cloud Computing-Based LMS in Developing Learning Skills in Accounting Major Choms Gary Ganda Tua Sibarani; Tri Effiyanti; Jabal Ahsan
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.1979

Abstract

Purpose of the study: This study aims to evaluate the factors influencing student acceptance and satisfaction with SIPDA, a cloud-based Learning Management System (LMS), among accounting majors at the Faculty of Economics, Universitas Negeri Medan. Methodology: A quantitative research design was employed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS. The study involved 213 accounting students from both regular and non-education programs, selected through a total sampling approach. Data were collected using structured questionnaires that measured five core constructs: instructor quality, content quality, perceived usefulness, satisfaction, and self-regulation. The collected data were analyzed using SEM-PLS to test the hypothesized relationships and assess model validity and reliability. Main Findings: Of the seven hypotheses tested, six were found to be positive and statistically significant. Instructor and content quality had strong positive effects on perceived usefulness and satisfaction, while perceived usefulness significantly enhanced satisfaction. However, self-regulation showed an adverse indirect effect on satisfaction through perceived usefulness (β = -0.061), indicating that highly self-regulated students are more critical when the LMS fails to meet their expectations. The model demonstrated high predictive validity (R² = 0.790) and fulfilled all reliability and construct validity criteria. Novelty/Originality of this study: This study reveals a counterintuitive relationship between self-regulation and satisfaction. While self-regulation typically fosters positive outcomes, students with greater autonomy and digital literacy are dissatisfied when LMS responsiveness and personalization are lacking. The findings emphasize the need for adaptive, learner-centered LMS designs tailored to self-regulated learners in higher education.
Canonical Correlations on Positive and Negative Attitudes of Computer-Based Statistics among Business Students Tri Effiyanti; Gaffar Hafiz Sagala; Sukirno; Heri Retnawati
Dinamika Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : Economics Education Department Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v19i1.6478

Abstract

This study aims to investigate the canonical relationship between positive and negative attitudes of economics and business students when using computer-based analytical tools. The subjects of this study were students of the Faculty of Economics and Business in Medan. Samples were taken from two universities, including state universities and private universities. Using a random sampling technique, this study collected 247 responses, consisting of 47 male and 200 female respondents. The data in this study were collected using a questionnaire with a 5-Likert scale and analyzed by canonical correlation. The results of the canonical correlation analysis in this study revealed that Perceived Usefulness (PU) and Perceive Enjoyment (PE) were critical predictors of the construct set of positive attitudes. At the same time, Strain (ST) and Negative Affectivity (NA) were essential predictors of the formation of negative attitudes among users when using computer-based statistical tools. This study produces a new insight related to attitude toward Information Technology (IT) in a specific task, namely statistical analysis. This study also has practical recommendations for universities and lecturers to invest in and use statistical software that is easy and convenient for teaching statistics.
INTEGRATING INQUIRY-BASED LEARNING IN MACROECONOMICS: ENHANCING DIGITAL COMPETENCE AND CRITICAL THINKING SKILLS Sondang Aida Silalahi; Salman Munthe; Tri Effiyanti; Rini Herliani; Ulfa Nurhayani
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.13931

Abstract

The rapid development of digital technology in higher education requires students not only to master macroeconomic concepts but also to develop digital competence and critical thinking skills to process information, analyze data, and make evidence-based decisions. However, Macroeconomics instruction that remains predominantly focused on content delivery does not always provide sufficient opportunities for students to develop these competencies in an integrated manner. This study aimed to develop and implement an Inquiry-Based Learning (IBL) model in a Macroeconomics course to enhance students’ digital competence and critical thinking skills. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants were 60 students enrolled in the Accounting Education Study Program at Universitas Negeri Medan, while the feasibility of the model was evaluated by experts in instructional design, subject matter, and educational technology. Data were collected through expert validation sheets, observations, and pretest–posttest instruments and were analyzed descriptively and using the N-Gain score. The results showed that the developed IBL model was categorized as highly feasible, with validation scores of 90% for the learning model, 90% for teaching materials, 85% for the learning strategy, and 88.5% for student responses. The implementation of the model resulted in an N-Gain score of 0.71, categorized as high, indicating improvement in students’ abilities to explore and analyze data, construct evidence-based arguments, and utilize digital technologies in Macroeconomics learning. The novelty of this study lies in the development of an IBL model that systematically integrates inquiry stages, digital activities, and critical thinking indicators into Macroeconomics instruction. The developed model provides an alternative instructional approach for strengthening students’ digital competence and higher-order thinking skills in higher education. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan tinggi menuntut mahasiswa tidak hanya menguasai konsep makroekonomi, tetapi juga memiliki kompetensi digital dan kemampuan berpikir kritis untuk mengolah informasi, menganalisis data, serta mengambil keputusan berbasis bukti. Namun, pembelajaran Makroekonomi yang masih cenderung berorientasi pada penyampaian materi belum sepenuhnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kedua kompetensi tersebut secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model Inquiry-Based Learning (IBL) pada mata kuliah Makroekonomi untuk meningkatkan kompetensi digital dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Medan, sedangkan kelayakan model divalidasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, dan ahli teknologi pendidikan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, observasi, serta instrumen pretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model IBL yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak, dengan skor validasi model pembelajaran sebesar 90%, bahan ajar sebesar 90%, strategi pembelajaran sebesar 85%, dan respons mahasiswa sebesar 88,5%. Implementasi model menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk kategori tinggi, menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengeksplorasi dan menganalisis data, membangun argumentasi berbasis bukti, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran Makroekonomi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model IBL yang secara sistematis mengintegrasikan tahapan inquiry, aktivitas digital, dan indikator berpikir kritis dalam pembelajaran Makroekonomi. Model yang dikembangkan dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung penguatan kompetensi digital dan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa di pendidikan tinggi.