cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 152 Documents
KAJI KOMPARASI PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK MEMANFAATKAN PENYERAPAN PANAS ASPAL JALAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TERMOELEKTRIK GENERATOR (TEG) DENGAN PELAT PENYERAP LOGAM DENGAN KEDALAMAN BERBEDA Wyra Maulana
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v21.n2.p59-65

Abstract

This study compares the electric power generated by Thermoelectric Generators on three different types of absorbent plates made from metal. The three types of metals are Copper, Aluminum, and Steel. Solar radiation is used to produce electrical energy by using a thermoelectric generator. A thermoelectric generator is a device that converts heat (temperature difference) into electrical energy through the feedback effect. The module used is Thermoelectric type SP 1848. Asphalt is the type of AC-WC with a size of 300 mm x 300 mm x 100 mm. The three plates varied in depth from 2 cm, 4 cm, and 6 cm. At a plate depth of 2 cm, the maximum power for Copper that can be produced is 0.034 W when solar radiation is 887 W / m2. On Copper plates, the total energy is 0.048 W at 2 cm depth. Leaves with a depth of 2 cm are considered better because they produce greater power than plates of 4 cm and 6 cm depth.
EVALUASI SEISMIK BANGUNAN EKSISTING DENGAN METODE FEMA P-154 DAN FEMA 310 Satria Putra Negara; Ridwan Ridwan; Zulfikar Djauhari
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v21.n1.p1-7

Abstract

This research studies how to apply the FEMA P-154 and FEMA 310 procedures to Indonesian Earthquake Map based on SNI 1726-2019 located in Bagansiapiapi City, Riau Province. The study conducted in accordance with the type of building based on FEMA, namely C1 (Concrete moment resisting frames), W2 (Wood frame commercial and industrial buildings). The object building consists of office buildings, religious facilities, health and historical relics in the City of Bagansiapiapi. Bagansiapiapi City is in a moderate-high earthquake zone (moderate high). At level 2 RVS, there are 6 buildings that have scores below the minimum limit or need further analysis, including Bappeda Office, DPRD Office, Health Office, Inspectorate Office, Al-Ihsan Mosque and Al-Ikhlas Mosque. Based on the results of Tier 1, the Regent's Office is the building object that has the most discrepancies. Based on the results of the spectrum response analysis that has been carried out on the research object the Regent's Office shows the structural behavior towards earthquake loads fulfilling the requirements stipulated in the earthquake building regulations SNI 1726-2019.
PENGARUH PENGGUNAAN SIKA PLASTIMENT VZDALAM PEMBUATAN BETON GEOPOLIMERBERBASIS FLY ASH PLTU TELUKSIRIH Rita Anggraini; Taufik Taufik; Rini Mulyani; Risayanti Risayanti; Arniza Fitri
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton geopolimer merupakan salah satu inovasi dalam alternatif untuk pembuatan beton yang ramah terhadap lingkungan dengan pemanfaatan penggunaan limbah industri pembakaran sisa batubara (PLTU) sebagai pengganti semen. Semen yang merupakan bahan pengikat (binder) utama pada pembuatan beton, namun sebagai penggantinya digunakan abu terbang (fly ash). Fly ashadalah larutan alkali yang digunakan sebagai pengaktif reaksi polimerisasi dari alumina (Al) dan silika (Si) yang terkandung didalam fly ash. Senyawa alkali aktivator yang digunakan adalah natrium hidroksida (NaOH) dan sodium silikat (Na2SiO3), pada temperature tertentu untuk membentuk material campuran yang memiliki sifat seperti semen. Hal inilah membuat peneliti mencoba melakukan studi eksperimental dalam pembuatan beton geopolimer terhadap material penganti semen tersebut. Penganti semen tersebut dengan menggunakanfly ash(limbah industri) yang dihasilkan dari PLTU Teluk Sirih Kota Padang dengan menambahkan sika plastimentVZpada peningkatan kekuatan mutu beton. Pada penelitian ini bertujuan untuk dilakukan pengujian yang memperoleh hasil pengaruh penggunaan sika plastiment vzterhadap nilai mutu kuat tekan beton geopolymerberbasis fly ashdengan larutan alkali activator.Pada hasil penelitian diperoleh nilai mutu kuat tekan beton geopolimer ini dengan konsentrasi NaOH 8M tanpa menggunakan sika plastimentVZ sebesar 6,75 MPa, Sedangkan menggunakan sika plastimentVZdengan variasi dosis 0,2 % sebesar 5,46 MPa, variasi dosis 0,3% sebesar 5,07 MPa dan variasi 0,4% sebesar 4,94 MPa. Beton geopolimer yang tanpa menggunakan sika plastiment VZlebih tinggi kuat tekannya daripada menggunakan sika plastimentVZ.
ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN PADA RANGKAIAN TUBING WORKOVER YANG DIBERIKAN OVERPULL MAKSIMAL SAAT KONDISI STUCK MENGGUNAKAN SOFTWARE METODE ELEMEN HINGGA Hagel Naptali Hutagalung; Riko Monhendri Monhendri
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi stuckmerupakan salah satu masalah yang sering terjadi di operasi pengeboran dan workoverindustri migas. Masalah ini dapat disebabkan oleh adanya sesuatu di dalam sumur yang menahan drilling/workover stringseperti compacted formation sandatau bad casing condition. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi stuckadalah dengan memberikan overpullmaksimal. Overpullmaksimal adalah gaya tarik (tensile force) maksimal yang diberikan pada rangkaian tubing workovertanpa menyebabkan deformasi plastis. Dalam kerja praktik ini, menggunakan analisis tegangan dan regangan pada rangkaian tubing workoveryang diberikan overpullmaksimal saat kondisi stuck. Analisis dilakukan dengan simulasi sederhana menggunakan softwaremetode elemen hingga. Dari analisis tersebut menunjukkan bahwa nilai tegangan pada simulasi menggunakan softwareyaitu sebesar 30,78 kpsi, sedangkan untuk nilai tegangan pada hitungan manual (teoritik) sebesar 30,77 kpsi. Hasil analisis regangan pada simulasi menggunakan softwareyaitu sebesar 0,001, sedangkan untuk nilai regangan pada hitungan manual (teoritik) sebesar 0,0011. Hasil analisis perubahan panjang (displacement) pada simulasi menggunakan softwareyaitu sebesar 0,40 in, sedangkan untuk nilai perubahan panjang (displacement) pada hitungan manual (teoritik) sebesar 0,396 in. Setelah itu hasil simulasi sederhana tersebut dibandingkan dengan perhitungan manual (teoritik). Dari hasil perbandingan simulasi dan teoritik didapatkan deviasi/errorsebesar 0,03 % untuk tegangan, -10 % untuk regangan, dan 1 % untuk perubahan panjang (displacement) yang menggambarkan bahwa model simulasi Metode Elemen Hingga cukup mendekati hasil perhitungan manual (teoritik).
EVALUASI TEGANGAN DAN FAKTOR KEAMANAN ALAT BANTU SANDARAN MOTOR RODA DUA Riyon Budi Kusuma; Apip Amrullah; Muhammad Rafli Aulianda; Hendriawan Putra; Ma’ruf Ma’ruf
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan kebutuhan penting, terutama bagi lansia yang sering menghadapi kendala mobilitas. Alat bantu sandaran pada motor dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lansia saat berkendara.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami fungsi, merencanakan perancangan, dan menganalisis alat bantu sandaran motor. Fokus penelitian ini pada pengaruh kemiringan sudut terhadap Von Mises, Displacement, dan Safety Factor. Penggunaan software SolidWorks untuk desain dan analisis materialseperti Baja AISI 1045 dan Aluminium 6061.Pengujian dilakukan pada kemiringan 90°, 110°, dan 120° dengan pembebanan 1000 N. Kemiringan 120° memberikan hasil terbaik dengan nilai maksimal yield strength dan displacement terendah serta safetyfactortertinggi, menunjukkan bahwa desain ini aman dan efektif untuk digunakan oleh lansia.
STABILISASI TANAH DI LUBUK MINTURUN MENGGUNAKAN CAMPURAN SEMEN DAN ABU SEKAM PADI DITINJAU DARI NILAI CBR Farhan Sidiq; Angelalia Roza; Hendri Nofrianto; Merley Misriani
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah adalahmaterial penting yang perlu diperhatikan dalam membangun suatu konstruksi. Seperti pada konstruksi jalan, tanah merupakan bahan dasar yang sangat menentukan kekuatan jalan. Kualitas tanah asli pada daerah Lubuk Minturun, Kota Padang memiliki daya dukung rendah 2,3% sehingga dapat menyebabkan konstruksi jalan akan cepat mengalami kerusakan. Stabilisasi tanah yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menambahkan semen dan abu sekam padi. Pengujian ini dilakukan dengan tanah lempung dengan menambahkan campuran semen 5% dan abu sekam padi 8%, semen 6%danabu sekam padi 13%, semen 7% dan abu sekam padi 18%. Jumlah sampel pada masing-masing campuran yaitu 5 sampel. Hasil pengujian CBR tanah campuran semen 5% dan abu sekam padi 8% yaitu 14,12%. Kemudian campuran semen 6% dan abu sekam padi 13% mengalami penurunan menjadi 12,65%. Dan pada campuran semen 7% dan abu sekam padi 18% mengalami penurunan lagi menjadi 12.15%. Dapat disimpulkan bahwa nilai cbr tertinggi terdapat pada variasi campuran semen 5% dan abu sekam padi 8%.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGGREGAT HALUS TERHADAP KUAT LENTUR BALOK KOMPOSIT LAMINASI Muhammad Ridwan; Ramadhan Ibrohim; Angelalia Roza; Hamdeni Medriosa; Wilton Wahab
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Betonadalahmaterial struktur yang terbentuk oleh pengerasan campuran antara aggregat dengansemen yang terhidrasi oleh air. Balok sifatnya kuat terhadap tekan namun lemah terhadap tarik, jadi untuk memberikan kekuatan beton di daerah tarik untuk itu digunakan baja tulangan yang disebut dengan beton bertulang. Pada beton di daerah tarik kekuatan tekan beton tidak berguna dengan optimal karena beban seutuhnya ditahan oleh baja tulanagan, untuk itu beton pada bagian tarik dapat dilakukan variasi pada campuran beton salah satunya variasi pada aggregta halus, dalam hal ini dinamakan balok laminasi, Balok laminasi merupakan beton yang memiliki dua lapisan berbeda dari segi material yang digunakan. Pada penelitian kali ini bahan yang digunakan yaitu serbuk keramik, hal ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah keramik dalam dunia kontruksi. Metode penelitian yaitu eksperimen kuat lentur mengunakan sampel baloktinggi 60 cm, lebar 15 cm, tinggi 15 cmberjumlah 9 benda uji variasi 3 balok normal, 3 balok laminasi 3% serbukkeramik, 3 balok laminasi 5% serbuk kayu. Hasil pengujian didapatkan nilai kuat lentur 17,05 Mpa pada balok normal, 16,34 Mpa pada balok laminasi 3% dan 16,43 Mpa pada balok laminasi 5%. Dari hasil pengujian kuat lentur balok laminasi dapat disimpulkan bahwa pengunaan serbuk keramik sebagai pengganti sebagian bahan aggregate halus pada balok yang menerima gaya tarik dapat dilakukan karena perubahan kuat lentur balok tidak mengalami perubahan yang signifikan.
DESAIN DAN ANALISIS BESARAN DEFLEKSI CHASIS TUBULAR SPACE FRAME PADA PROTOTYPE MOBIL LISTRIK FORMULA SAE Supriyanto; Moh. Fawaid; Soffan Nurhaji
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan desain chasis tubular space frame prototype mobil listrik Formula SAE ditentukan mengguunakan metode VDI 2221, mengetahui perubahan bentuk chasis tubular space frame prototype mobil listrik ketika diberi pembebanan, mengetahui besaran tegangann (stress), defleksi (deflection), dan faktor keamanan (safety factor) dari hasil pengujian software. Hasil dari penelitian dengan metode perancangan VDI 2221 adalah sebuah desain chasis tubular space frame yang telah memenuhi syarat-syarat sistem teknik. Hasil dari pengujian yang dilakukan pada desain yang dibuat dengan bantuan software solidworks 2016. Menghasilkan nilai tegangan (stress), maksimum pada bagian samping ( side impact test) sebesar 299 (MPa) dengan pembebanan 1250 Newton, nilai besaran defleksi maximum pada bagian samping ( side impact test) sebesar 2 mm dengan pembebanan 1250 Newton, dan nilai besaran faktor kemanan (safety factor) maksimum mendapatkan nilai 10 yang terjadi pada bagian belakang (rear impact test) dan nilai faktor keamanan (safety factor) minimum terjadi pada bagian depan dengan nilai 2.17. Dengan mengacu pada spesifikasi material yang digunakan dengan kode AISI 1020 dapat dipastikan chasis ini aman di digunakan dengan ketentuan-ketentuan tertentu.
ANALISA EFFECTIVENESS FIN-FAN HEAT EXCHANGER SEBAGAI LUBE OIL COOLER TURBIN GAS DENGAN BANTUAN PENDINGINAN EVAPORATIF Setyo Alvaro
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin gas memiliki komponen bergerak yang banyak sehingga memerlukan sistem pelumasan yang baik. Pelumas harus dipertahankan pada temperatur optimalnya agar kinerja dari pelumas tersebut tetap baik. Lube oil cooler merupakan fin-fan heat exchanger dengan udara sebagai fluida media pendinginannya sehingga dapat menurunkan temperatur pelumas. Permasalahan muncul ketika temperatur udara sekitar yang digunakan sebagai media pendinginan terlalu panas sehingga temparatur oli yang keluar dari lube oil cooler masih terlalu tinggi. Penerapan pendinginan evaporatif dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini. Pada hasil perhitungan, diperoleh hasil penurunan temparatur udara maksimal pada siang hari sebesar 13˚C sehingga effectiveness dari lube oil cooler berada di 36,5%. Hasil tersebut menunjukkan kinerja yang baik pada kondisi siang hari.
PENGARUH BEBAN GENERATOR TERHADAP EFISIENSI TURBIN GAS Farhan Razky Zandry
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin gas merupakan mesin yang memanfaatkan energi panas sehingga dapat menghasilkan energi mekanik berupa putaran poros yang menghasilkan daya. Daya dari poros tersebut dapat digunakan untuk menggerakkan beban seperti generator listrik dan kompresor. Turbin gas pada pembangkit listrik dirancang seporos dengan generator sehingga dapat melakukan konversi energi mekanik menjadi energi listrik. Pada saat pengoperasiannya, turbin gas kadangkala mengalami perubahan beban untuk menyesuaikan kebutuhan daya listrik konsumen yang sewaktu-waktu berubah. Akibat dari perubahan beban tersebut efisiensi dari turbin gas itu sendiri akan berubah saat merespon perubahan yang terjadi. Pada hasil perhitungan, diperoleh efisiensi tertinggi yaitu 23% disaat beban generator sebesar 96 MW dan efisiensi terkecil yaitu 11% disaat beban generator sebesar 35 MW. Hasil ini menunjukkan bahwa beban generator dan efisiensi turbin gas itu berbanding lurus.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi More Issue