cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 112 Documents
STUDI POTENSI PASIR SUNGAI DI PROVINSI RIAU SEBAGAI PASIR CETAK PADA PENGECORAN LOGAM Pernando Sihite; Dedy Masnur; Muftil Badri; Putri Nawangsari
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.793 KB) | DOI: 10.31258/jst.v13.n2.p%p

Abstract

Provinsi Riau memiliki potensi pasir sungai yang sangat melimpah karena dilalui 15 sungai diantaranya 4 sungai yang besar. Pemanfaatannya belum optimal karena digunakan untuk bahan bangunan saja, akan tetapi pasir sungai dapat dimanfaatkan sebagai pasir cetak pada pengecoran logam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi pasir sungai di provinsi Riau yang dapat dimanfaatkan sebagai pasir cetak serta treatment untuk meningkatkan kualitas pasir sungai. Analisis potensi pasir sungai dilakukan dengan mengambil data karakterisasi masing-masing sampel pasir sungai. Karakterisasi pasir sungai diperoleh dengan melakukan pengujian yaitu pengujian kadar lempung, distribusi pasir, kadar air, dan permeabilitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua sampel pasir sungai berpotensi sebagai pasir cetak akan tetapi harus mengalami treatment. Pasir sungai yang paling berpotensi sebagai pasir cetak yaitu pasir sungai Kampar bagian hilir memenuhi kriteria kadar air (5,60%) dan permeabilitas (9,5895 cm/menit), pasir sungai Inderagiri bagian hulu dengan kadar air (6,00%) dan permeabilitas (9,9566 cm/menit) dan pasir sungai Inderagiri bagian hilir dengan kadar air (2,19%) dan permeabilitas (12,3741 cm/menit) sedangkan pasir sungai Rokan bagian hulu, Rokan bagian hilir dan Kampar bagian hulu hanya memenuhi kriteria permeabilitas (10,9564 cm/menit - 12,6524 cm/menit). Treatment yang harus dilakukan untuk sungai Rokan bagian hulu, Rokan bagian hilir dan Kampar bagian hulu yaitu penambahan lempung, air dan penghalusan butir sedangkan pasir sungai lainnya yaitu penambahan lempung, dan penghalusan butir.Kata kunci: pasir sungai, karakterisasi, pasir cetak, treatment
UNJUK KERJA RESIDENTIAL AIR CONDITIONING HIBRIDA DENGAN KONDENSOR DUMMY TIPE MULTI HELICAL COIL PADA BEBAN PENDINGINAN BERBEDA Aidil Adha
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n2.p49-54

Abstract

Salah satu cara untuk menghemat energi pada AC adalah dengan meningkatkan efisiensi energi dengan menggabungkan dua peralatan berbeda menjadi satu peralatan baru yang berfungsi ganda atau hybrid. AC hybrid dapat meningkatkan efisiensi energi dengan membuang limbah panas ke lingkungan melalui kondensor untuk memanaskan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban pendinginan terhadap suhu sistem siklus kompresi uap sistem pendingin udara hybrid dengan kondensor dummy tipe multi heliks. Pengujian dilakukan dengan beberapa variasi beban pendinginan (0, 1000, 2000 dan 3000 Watt) sebagai simulasi beban pendinginan perumahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur refrigeran dengan menggunakan HCR-22 diperoleh sekitar 67,47 °C hingga 72,93 °C. Temperatur refrigeran ditingkatkan serta beban pendinginan yang diterapkan ditingkatkan. Suhu refrigeran mempunyai lebih banyak panas yang diserap dan dilepaskan ke lingkungan sehingga suhu air yang dihasilkan juga meningkat. Suhu air panas sistem ACWH menggunakan refrigeran HCR-22 diperoleh sekitar 41,01-44,96 ˚C.
Pemanfaatan Air Kondensat dari Vacuum Evaporator untuk Menurunkan Total Alkali pada Dregs di Proses Recausticizing Novia Tenselawati
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n1.p6-13

Abstract

Salah satu metode yang digunakan untuk mengambil alkali pada dregs adalah dengan menggunakan metode ekstraksi. Ekstraksi alkali sangat penting dilakukan untuk meminimalisir soda loss yang terbuang. Untuk mengekstraksi alkali pada dregs dibutuhkan suatu pelarut. Pelarut yang biasa digunakan adalah wash water. Namun, penggunaan wash water kurang optimal untuk mengekstraksi alkali karena nilai konduktivitas yang tinggi sehingga perlu dicari bahan alternatif pengganti wash water untuk mengefisiensikan penggunaan energi yaitu menggunakan air kondensat dari vacuum evaporator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan air wash water dan air kondensat terhadap nilai Total Titratable Alkali yang akan dijadikan sebagai weak wash liquor dan Total Alkali pada dregs. Pada penggunaan air kondensat dengan perbandingan antara dregs dan air kondensat 1:4 dalam waktu ekstraksi 8 jam menghasilkan nilai Total Alkali 9.18%. Sedangkan penggunaan wash water dengan perbandingan antara dregs dan wash water 1:4 dalam waktu 8 jam menghasilkan nilai Total Alkali 14.07%. Berdasarkan pengamatan dan analisis, keuntungan dari penggunaan air kondensat diantaranya dapat mempercepat proses ekstraksi dan dapat lebih cepat menurunkan Total Alkali pada dregs.Kata kunci: Ekstraksi, Total Alkali, air kondensat, wash water.
PERILAKU GETARAN PAKSA TEREDAM PADA TABUNG TERBENAM MENGAMBANG (SUBMERGED FLOATING TUBE) YANG MENDAPAT GAYA GANGGUAN GELOMBANG Jamiatul Akmal; Novri Tanti; Martinus Martinus; Thomas Wisudarma; Muhammad Yakuti Arsi
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n2.p45-61

Abstract

In the maritime structure, there are many cylindrical structures found at various depths of the sea (submerged floating tube / SFT). Some examples of application are submarine pipe structures, structural support poles, and recently, tunnel structures have been developed for inter-island transportation. This article presents the dynamic behavior of SFT which covers the wave action force, hydrodynamic damping factor and amplitude response to damped vibrations. The wave action force refers to the Morison equation, the damping factor is based on the dragforce which is influenced by flow velocity and geometric factors. Measurement data were analyzed non-dimensionally. The conclusion is that the resulting formula can be used to predict the wave action force on a floating immersed tube at several depth positions, the damping factor and the amplitude of the damped vibration.
PENGARUH PENGGUNAAN KATUP EKSPANSI JENIS KAPILER DAN TERMOSTATIK TERHADAP PERFORMANSI MESIN PENDINGIN SIKLUS KOMPRESI UAP HIBRIDA MENGGUNAKAN REFRIGERAN R 22 Jumadi Jumadi
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n1.p14-17

Abstract

Katup ekspansi merupakan salah satu elemen dasar dari sistem refrigerasi yang memiliki dua fungsi untuk menurunkan tekanan refrigeran cair dan mengatur aliran refrigeran ke evaporator. Katup ekspansi jenis kapiler merupakan salah satu jenis yang paling banyak digunakan dalam sistem refrigerasi yang berukuran kecil, sedangkan untuk jenis termostatik sangat terkenal pemakaiannya dalam sistem refrigerasi berukuran sedang. Pengambilan data dilakukan setiap lima menit selama 120 menit pengujian. Pengujian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunakan katup ekspansi kapiler, katup ekspansi termostatik terhadap performansi mesin pendingin siklus kompresi uap dan penambahan hotspot water heater (HWH). Dari hasil pengujian di dapat bahwa untuk COP yang dihasilkan dengan penggunaan katup ekspansi jenis kapiler kondi standard an menggunakan HWH adalah 3,951 dan 2,695 sedangkan menggunakan termostatik adalah 3,80 dan 5,18. Untuk kerja kompresor didapat dari kedua jenis katup ekpansi tidak terlalu jauh berbeda, dari nilai rata dapat dilihat untuk kapiler 0,692 kW dan termostatik 0,679 kW. Untuk efek pelepasan kalor kapiler kondisi standar didapat 3,428 kW dan kapiler+HWH 1,50 kW sedangkan untuk termostatik didapat 2,76 kW dan 2,69 kW.
TIME DOMAIN DATA ANALYSIS AND WAVELET TRANSFORM PIPES THAT EXPERIENCE BLOCKING AND LEAKAGE willy hartino siregar; Feblil huda
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n2.p70-76

Abstract

In this study, a method was developed to detect damage to pipes using sound signals. The detection of damage to the pipe is done by using a signal sounds and four microphones. Methods of signal noise is a smart structural health monitoring that can detect damage at the cost of the more inexpensive. Excitation the sound is given by using a loudspeaker and the response signal noise is sampled using four microphones that are connected to the PC- Oscilloscope which serves to convert the signal analog results of recording sound into a signal of digital form of the value of domains of time and then use a Continuous Wavelet Transform (CWT) to determine the location of the damage that occurs in the pipe sheath. To detect the location of pipe damage in various positions of damage, it can be searched by comparing the wavelet coefficient of the four microphones. Damages are awarded in the form of plug and leaked to the distance and position of polar vary. From the experimental results obtained with the leakage conditions at a distance of 0.7 meters with a direction of 90 °, the highest wavelet coefficient occurs at microphone 2 at 0.02534 and leakage at a distance of 1.2 meters with the 90 ° direction , the highest wavelet coefficient occurs at microphone 2 of 0.05038 according to the location of the damage that occurs at an angle of 90 ° and for blockages at a distance of 1 meter, the highest wavelet coefficient occurs at microphone 4 at 0.200 and a blockage at a distance of 1.4 meters, the highest wavelet coefficient occurs at microphone 4 at 0.176 in accordance with the form of blockage that is given is the base pipe .
ANALISIS KINERJA MODUL TERMOELEKTRIK GENERATOR SP 1814 HOT SIDE DAN COLD SIDE TERHADAP TEMPERATUR PERMUKAAN ASPAL DAN OUTPUT DARI PELAT BAJA DAN ALUMINIUM Sahat Pandapotan Simarmata
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n1.p18-24

Abstract

Termoelektrik generator merupakan alat pembangkit listrik yang mengkonversikan perbedaan temperatur yang diterima suatu alat sehingga menghasilkan energi listrik. Penelitian ini menggunakan modul termoelektrik tipe SP 1848. Aspal yang digunakan yaitu tipe AC-WC dengan dimensi 300 mm x 300 mm x 100 mm (pxlxt). Untuk memindahkan panas yang diserap aspal menuju termoelektrik digunakan pelat baja dan pelat aluminium yang mana pelat tersebut divariasikan kedalamannya yaitu 2 cm, 4 cm dan 6 cm. Pada pelat baja kedalaman 2 cm, daya maksimal yang dapat dihasilkan sebesar 6,5 W pada saat radiasi matahari sebesar 887 W/m2. Kemudian pada  kedalaman 4 cm dan 6 cm, daya maksimal yang dihasilkan masing-masing 3,7 mW dan 3,8 mW saat radiasi matahari sebesar 887 W/m2. Sedangkan pada pelat aluminium kedalaman 2 cm, daya maksimal yang dapat dihasilkan sebesar 31,3 mW pada saat radiasi matahari sebesar 887 W/m2. Kemudian pada  kedalaman 4 cm dan 6 cm, daya maksimal yang dihasilkan masing-masing 19,2 mW dan 16,7 mW saat radiasi matahari sebesar 887 W/m2. Perbedaaan daya antara variasi kedalaman pelat baja ini akibat panas yang berada di dalam aspal lebih lama lepas ke udara dibandingkan dengan pelat dengan kedalaman 2 cm. Dengan energi yang dihasilkan secara kontiniu setiap hari, memungkinkan penelitian ini harus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan secara massal.
Pengujian Motor BLDC 48 Volt – 2KW Terhadap Performa Prototype Mobil Listrik Kaibon Kapasitas Satu Penumpang Ridwan Nurhalim
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n2.p43-48

Abstract

Motor Brushless DC (BLDC Motor) merupakan salah satu jenis motor-sinkron dimana medan magnet yang dihasilkan oleh rotor dan stator pada frekwensi yang sama. Motor BLDC juga banyak digunakan sebagai penggerak pada mobil listrik, karena motor BLDC dapat memenuhi faktor torsi, akselerasi, kecepatan dan biaya dalam pembuatan mobil listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji performa Motor BLDC 48 Volt – 2 KW yang dipasang pada prototype mobil listrik satu penumpang dari segi 1) kecepatan maksimal dan 2) jarak tempuh terjauh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, pengujian langsung dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) pengujian kecepatan maksimal yang dilakukan pada pengaturan throttle 120% menghasilkan kecepatatan maksimal secara berturut-terut adalah 55 Km/Jam, 57 Km/Jam, 57 Km/Jam, 58 Km/Jam dan 55 Km/Jam dan pengaturan throttle 60% secara berturut-turut adalah 29 Km/Jam, 32 Km/Jam, 31 Km/Jam, 30 Km/Jam dan 30 Km/Jam. 2) Pengujian dari segi jarak tempuh dilakukan sebanyak 2 kali dengan persentase throtlle sebesar 60% hasilnya adalah 12,7 Km dengan kecepatan maksimal hanya terbatas pada 37 Km/J dalam waktu 39 menit 03 detik. Adapun pada persentase throtlle sebesar 120% jarak tempuh yang dicapai sejauh 8,3 Km dalam waktu 27 menit 23 detik. Kata Kunci: Motor BLDC, Mobil Listrik, Performa
ANALISIS KINERJA MODUL TERMOELEKTRIK SP 1848 HOT SIDE DAN COLD SIDE TERHADAP TEMPERATUR ASPAL DAN OUTPUT DENGAN PELAT PENYERAP DARI ALUMUNIUM DAN TEMBAGA Yayan Riyanto
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n1.p25-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan Thermoeletric Generator. Memanfaatkan radiasi matahari untuk menghasilkan energi listrik menggunakan thermoelectric generator. Thermoelectric generator merupakan perangkat generator listrik yang mengkonversikan panas (perbedaan temperatur) menjadi energi listrik melalui efek seeback. Penelitian ini menggunakan modul thermoelectric tipe SP 1848. Aspal yang digunakan yaitu tipe AC-WC dengan ukuran 300 mm x 300 mm x 100 mm. Untuk memindahkan panas yang diserap aspal menuju modul thermoelectric digunakan pelat. Di peneltian ini menggunkan dua jenis pelat alumunium yang mana pelat tersebut divariasikan kedalamannya yaitu 2 cm, 4 cm dan 6 cm. Pada pelat kedalaman 2 cm, daya maksimal  untuk alumunium yang dapat dihasilkan sebesar 31 mW pada saat radiasi matahari sebesar 887 W/m2.
KAJI EKSPERIMENTAL PERFORMANSI MESIN PENDINGIN TYPE CHILLER UNTUK COLD STORAGE DAN INDOOR MENGGUNAKAN COOLANT ETHYLENE GLYCOL Hendrik Syahputra
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jst.v20.n2.p62-69

Abstract

Refrigerasi merupakan suatu kebutuhan dalam kehidupan saat ini terutama bagi masyarakat perkotaan. Refrigerasi dapat berupa lemari es pada rumah tangga, penyimpanan dingin, pendingin sayur, buah-buahan, daging, minuman dan sebagainya. Sistem refrigerasi kompresi uap juga digunakan pada aplikasi tata udara. Mesin pendingin ini bertujuan mendinginkan coolant ethylene glycol sehingga bertemperatur dibawah 0oC untuk penyimpanan dingin dan mengukur kemampuan mesin pendingin dalam mendinginkan ruangan. Performansi mesin pendingin untuk penyimpanan dingin dan ruangan terdapat perbedaan nilai COP, nilai COP yang ke ruangan lebih besar dibanding dengan yang ke penyimpanan dingin disebabkan kerja yang diberikan ke ruangan lebih besar dari pada ke penyimpanan dingin, perubahan entalpi evaporator juga sangat mempengaruhi nilai COP, semakin besar perubahan entalpi evaporator maka akan semakin besar pula nilai COP yang diberikan mesin tersebut.

Page 10 of 12 | Total Record : 112