cover
Contact Name
Marimbun
Contact Email
marimbun.kauman@gmail.com
Phone
+6285272243552
Journal Mail Official
connection@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
IAIN Langsa Jl. Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Langsa, Aceh 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27971627     DOI : https://doi.org/10.32505/connection
Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah suatu wadah bagi mahasiswa, guru, dosen serta dalam ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Connection digagas oleh Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Langsa karena tempat publikasi ilmiah khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Connection memiliki E- ISSN: 2797-1627 diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober. Connection mempublikasikan hasil-hasil pengabdian masyarakat diutamakan berdasarkan riset dengan tema pemberdayaan masyarakat atau kelompok profesi tertentu, pemberdayaan keluarga, pengembangan sekolah / madrasah, penerapan teknologi tepat guna, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, dan pelatihan.
Articles 103 Documents
Revitalisasi Rumah Moderasi IAIN Langsa: Penyusunan SOP dan Buku Studi Islam Wasathiyah Zainal Muttaqin; Muzakkir Muzakkir; M. Anzaikhan; T. Wildan; Mawardi Mawardi; Sufrizal Sufrizal; Rahmad Safitri
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.12749

Abstract

Penguatan nilai moderasi beragama di perguruan tinggi menjadi tantangan penting di tengah meningkatnya gejala intoleransi dan polarisasi sosial generasi muda. Rumah Moderasi IAIN Langsa sebagai pusat pengembangan Islam Wasathiyah menghadapi berbagai kendala, seperti belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) dan modul pembelajaran yang baku, lemahnya koordinasi kelembagaan, serta rendahnya partisipasi sivitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi dan efektivitas Rumah Moderasi melalui penyusunan SOP kelembagaan dan pengembangan modul akademik Mata Kuliah Studi Islam Wasathiyah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tata kelola dan pelaksanaan program moderasi. Rumah Moderasi kini memiliki pedoman operasional yang sistematis, modul ajar yang terintegrasi, serta meningkatnya antusiasme dosen dan mahasiswa terhadap kegiatan moderasi. Dampak positif juga terlihat dari perluasan kerja sama lintas lembaga dan meningkatnya kesadaran moderat di lingkungan akademik. Pengabdian ini berhasil menciptakan fondasi kelembagaan dan akademik yang kuat bagi pengembangan Islam Wasathiyah di IAIN Langsa, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak moderasi beragama di masyarakat.
Penguatan Kompetensi Guru RA Dalam Identifikasi dan Manajemen Risiko Keselamatan Berbasis Komunitas Fahrunnisa Fahrunnisa
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.12918

Abstract

Minimnya kesiapan sekolah Raudhatul Athfal (RA) dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko keselamatan menjadi tantangan serius dalam mewujudkan Madrasah Ramah Anak (MRA). Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pelatihan, prosedur keselamatan yang belum baku, serta infrastruktur yang belum memadai. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi guru RA di Kabupaten Sleman dalam identifikasi dan manajemen risiko keselamatan melalui pelatihan berbasis komunitas dengan pendekatan Community-Based Research (CBR). Kegiatan melibatkan 30 guru anggota KKG RA Kabupaten Sleman dan dilaksanakan melalui tiga tahap utama: identifikasi kebutuhan, pelatihan, dan evaluasi dampak. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan guru dengan rata-rata skor pretest sebesar 45 meningkat menjadi 82 pada posttest, dengan hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p < 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan partisipatif dan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru terkait keselamatan anak di lingkungan sekolah. Program ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah daerah guna memperkuat implementasi Madrasah Ramah Anak di satuan RA
Pendampingan Konselor Sebaya Untuk Pencegahan Stunting Pada Remaja di SMK Negeri 3 Bengkulu Tengah Winda Ade Ariani; Widya Kartika Sari; Nurul Jannah
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.14218

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai gizi, kesehatan reproduksi, serta pentingnya persiapan kehidupan berkeluarga menjadi faktor yang perlu mendapatkan perhatian sejak usia sekolah. Selain itu, belum optimalnya peran siswa sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi kesehatan menjadi tantangan dalam upaya pencegahan stunting di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa melalui pendampingan konselor sebaya dalam pencegahan stunting di SMK Negeri 3 Bengkulu Tengah. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi tahap sosialisasi, pemberian materi tentang stunting dan kesehatan remaja, pelatihan keterampilan konseling sebaya, simulasi konseling, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 16 orang siswa yang dipersiapkan sebagai konselor sebaya. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 30 item dengan skala penilaian 1–5 untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pendampingan. Nilai rata-rata pretest sebesar 80.00 meningkat menjadi 118.06 pada posttest. Persentase capaian pengetahuan meningkat dari 100% dengan kategori cukup menjadi 62,5% dengan kategori baik dan 37,5% dengan kategori sangat baik. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa pendampingan konselor sebaya memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai pencegahan stunting. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan komunikasi, edukasi kesehatan, dan praktik konseling sebaya melalui kegiatan simulasi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendampingan konselor sebaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa terkait pencegahan stunting. Program ini dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif berbasis sekolah yang berkelanjutan untuk mendukung percepatan penurunan stunting melalui pemberdayaan remaja sebagai agen edukasi kesehatan

Page 11 of 11 | Total Record : 103