cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jmars@untan.ac.id
Editorial Address
Gedung Program Studi Arsitektur Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Jalan Prof Dr. H. Hadari Nawawi, 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27465896     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur (sebelumnya Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN) adalah jurnal nasional yang berisi kumpulan naskah/ artikel hasil perancangan arsitektur yang fokus pada kegiatan "analisis dan sintesis" yang mendukung proses-proses perancangan arsitektur dan menghasilkan karya arsitektural. Substansi naskah dapat berupa kajian mengenai metode perancangan, proses analisis dalam perancangan, pengambilan keputusan dalam proses desain, proses penciptaan karya arsitektural, dan teori yang mendukung proses perancangan. Selain itu, JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur juga menerima (terbatas) naskah dengan pendekatan "penelitian" kajian arsitektural lainnya, seperti sejarah, teori, dan kritik arsitektur, teknologi bangunan, serta kota dan permukiman. JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur mempunyai ISSN 2746-5896 (media online)
Arjuna Subject : -
Articles 428 Documents
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI DI KABUPATEN KUBU RAYA Septiyadi, Irwin
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 6, No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.059 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v6i1.25163

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis dan Agroteknologi adalah sebuah sekolah tingkat atas yang dikhususkan pada bidang agribisnis dan agroteknologi. Berbeda dengan Sekolah Menengah Atas pada umumnya, pada sekolah ini setiap siswa wajib memilih program studi yang terdapat pada kejuruan sebagai contoh Agribisnis dan Agroteknologi untuk bekal dan pengalaman siap bekerja setelah lulus sekolah. Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis Dan Agroteknologi di Kabupaten Kubu Raya bertujuan untuk menghasilkan perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis dan Agroteknologi yang baik dan sesuai dengan visi dan misi dari daerah kabupaten Kubu Raya. Perancangan ini menerapkan konsep yang sesuai dengan keadaan lingkungan disekitar, faktor alam, dan kenyamanan pelaku. Perancangan ini juga dapat menjadi sebuah referensi perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis dan Agroteknologi. Hasil dari perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Agribisnis dan Agroteknologi ini menyesuaikan dengan kebutuhan daerah dan konsep yang digunakan sesuai dengan lingkungan. Penyesuaian tersebut dapat dilakukkan dengan menerapkan konsep tropis, bangunan akan banyak menerapkan bukaan lebar dengan memiliki 3 masa bangunan utama, menyesuaikan dengan konsep tropis sirkulasi udara dari luar menjadi faktor penting sebagai penghawaan alami bangunan. setiap sisi fasad bangunan menggunakan sun shading selain sebagai penambah estetika juga berfungsi sebagai penghalang matahari masuk langsung kearah ruangan terutama kelas. Kata kunci: Sekolah, Kejuruan, Agribisnis dan Agroteknologi
Kawasan Budidaya Ikan Air Tawar di Bukit Matok Kabupaten Melawi Kusmiran, Ade Rikayandi
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 2, No 2 (2014): November
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1873.749 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v2i2.7951

Abstract

Saat ini permintaan pasar terhadap ikan air tawar di Kabupaten Melawi cukup besar, sehingga peluang tersebut banyak menarik minat masyarakat untuk melakukan usaha budidaya ikan air tawar khususnya di pembesaran. Namun, dari besarnya permintaan pasar dan pelaku budidaya ikan air tawar tidak di ikuti dengan ketersediaannya benih ikan air tawar dari daerah sendiri yang selama ini pelaku budidaya masih mendatangkan dari luar daerah. Guna mendukung dan memenuhi kebutuhan benih ikan air tawar dari daerah sendiri maka di Kabupaten Melawi diperlukan perancangan kawasan budidaya ikan air tawar di bagian pembenihan. Lokasi perancangan berada pada kawasan kaki Bukit Matok di Kecamatan Belimbing, lokasi tersebut memiliki potensi yang mendukung untuk kegiatan budidaya ikan air tawar. Kawasan budidaya ikan air tawar memerlukan luasan lahan dan terdiri dari banyak fasilitas yang mempunyai fungsi berbeda, sehingga kawasan ini diperlukan penataan baik dari aspek perletakan, orientasi, sirkulasi, vegetasi dan penzoningan untuk memudahkan baik pengelola maupun pengunjung dalam melakukan kegiatan di dalam kawasan. Desain karakter bangunan memperhatikan iklim tropis setempat serta konstektual dengan bangunan yang lainnya. Dengan adanya perancangan kawasan budidaya ikan air tawar, maka kebutuhan benih ikan dapat terpenuhi dari daerah sendiri, selain itu kawasan ini menjadi tempat yang memberikan edukasi dan konservasi serta mampu memperbaiki produktivitas dan kualitas perikanan budidaya di Kabupaten Melawi.   Kata kunci: Kawasan Budidaya, Ikan Air Tawar, Melawi
MALL RESTO DI PONTIANAK Indriawati, Dwieke
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 6, No 2 (2018): September
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.307 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v6i2.30873

Abstract

Restoran atau cafe merupakan bagian dari industri pariwisata dan perdagangan yang berperan sebagai penyedia jasa bagi orang yang membutuhkan makan dan minum. Kebutuhan konsumen akan nilai jasa yang dimiliki restoran mendorong para penyedia jasa makanan dan minuman untuk ikut terlibat dalam persaingan. Terdapat berbagai macam jenis dan tipe restoran yang diklasifikan berdasarkan pengelolaan dan cara penyajian. Dari semua klasifikasi restoran, terdapat beberapa restoran yang tersedia di Pontianak, namun tidak semua jenis klasifikasi tersedia di Pontianak. Maka dari itu, Mall Resto akan mewadahi kegiatan berbagai jenis klasifikasi restoran dalam satu area. Perancangan ini menjadi wadah pusat dan wisata kuliner di Pontianak. Perkembangan restoran yang sangat pesat pada saat ini membuat berbagai macam jenis restoran baru muncul sebagai inovasi. Tujuan perancangan Mall Resto di Pontianak agar menjadi sebuah wadah bagi berbagai macam jenis restoran dapat ditemukan dalam sebuah bangunan. Lokasi perancangan berada di Jalan MT Haryono, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Metode perancangan restoran ini dimulai dari pengembangan dari potensi maupun permasalahan, sehingga dapat mengetahui aktivitas yang terjadi di dalam site dan di luar site. Konsep perancangan Mall Resto adalah arsitektur kontemporer dengan mengangkat potensi sekitar kawasan. Kata kunci: Restoran, Cafe, Mall, Arsitektur Kontemporer
HOTEL BISNIS DI TEPIAN SUNGAI KAPUAS Liunardy, Yulia
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 3, No 2 (2015): September
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1763.32 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v3i2.12801

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan tempat tinggal juga meningkat, begitu pula dengan hotel. Hotel merupakan tempat tinggal sementara sejumlah orang yang memiliki kepentingan tertentu seperti berwisata, berbisnis maupun dengan tujuan lainnya di tempat tertentu. Saat ini banyak perusahaan yang melakukan investasi dengan membangun hotel di Kota Pontianak, baik hotel berbintang maupun melati. Metode yang digunakan adalah pendataan dari literatur dan studi lapangan, didapatkan bahwa kondisi bangunan eksisting yang sudah kurang memadai kegiatan didalamnya. Potensi lain dari lokasi perancangan adalah berada di kawasan strategis perdagangan dan jasa, maka hotel bisnis sangat cocok untuk melengkapi kegiatan di sana. Pedagang yang datang berasal dari berbagai kalangan sehingga jika dirancang hotel berbintang maka pedagang skala kecil akan sulit menyesuaikan diri sehingga hotel bisnis akan dirancang dengan konsep hotel budget atau hotel murah. Lokasi perancangan juga berbatasan langsung dengan Sungai Kapuas yang dapat menjadi identitas sehingga hotel bisnis ini dapat berbeda dari hotel-hotel lainnya.   Kata kunci: Hotel bisnis, Hotel budget, Sungai Kapuas
FOOD COURT DI KOTA PONTIANAK Luthfiyya, Dea Athaya
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 7, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1604.396 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v7i1.31865

Abstract

Kuliner merupakan salah satu hal yang diminati. Banyak negara di dunia berlomba-lomba mengenalkan jenis makanan khasnya masing-masing, sehingga menjadikan wisata kuliner sebagai hal yang patut diperhitungkan. Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang sedang berkembang dan juga menjadi pusat bisnis di Kalimantan Barat. Hal tersebut mendasari munculnya jenis usaha di Kota Pontianak, salah satunya adalah usaha kuliner seperti restoran, food court, dan kios kaki lima. Akan tetapi dengan menjamurnya usaha ini tidak diiringi dengan fasilitas penunjang, seperti area parkir dan fasilitas hiburan. Di Pontianak juga belum tersedia bangunan dengan area ruang terbuka hijau yang dapat berfungsi sebagai ruang komunal bagi masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan perancangan food court di Kota Pontianak yang dapat berfungsi sebagai ruang untuk menampung segala kegiatan penggiat usaha kuliner dalam rangka melestarikan kuliner khas. Perencanaan dilakukan melalui pengumpulan data yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan program ruang dan konsep desain dengan hasil akhir berupa visualisasi desain dan gambar kerja rancangan. Lokasi perancangan berada di Jalan Sultan Abdurrahman, Kota Pontianak. Bentuk bangunan mengadaptasi bangunan modern dengan ruang internal berisi gerai-gerai kuliner yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang bagi pengunjung. Pada area eksternal terdapat zona yang diperuntukkan bagi pedagang kaki lima yang menyediakan jajanan-jajanan lokal. Kata Kunci : Food Court, Kuliner, Ruang Komunal
PENGEMBANGAN ASRAMA MAHASISWA KAYONG BERSAUDARA KABUPATEN KAYONG UTARA DI PONTIANAK Jelam, Jelam
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 5, No 1 (2017): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.392 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v5i1.18896

Abstract

Mahasiswa Kabupaten Kayong Utara membutuhkan tempat tinggal selama berada di Pontianak. Asrama Kayong Bersaudara belum memenuhi kapasitas mahasiswa yang ingin tinggal di Asrama Kayong Bersaudara. Terdapat bangunan asrama yang sudah tidak layak huni bagi mahasiswa. Tujuan pengembangan asrama dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa Kayong Utara. Obyek pengembangan asrama mahsiswa adalah berada di Jalan Sepakat II, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Pengembangan asrama dilakukan dengan beberapa metode kajian yang harus diperhatikan, yaitu perilaku mahasiswa, struktur bangunan, lingkungan sekitar dan bentuk site pengembangan asrama Kayong Bersaudara. Pengembangan asrama mengacu pada peraturan dan kebutuhan yang diperlukan serta menyediakan fasilitas-fasilitas yang bisa menunjang dari kegiatan mahasiswa yang tinggal di asrama. Setelah mendapatkan data dan dilakukan analisa baik dari internal maupun eksternal menghasilkan asrama dengan dua masa bangunan yaitu bangunan pengelola dan bangunan asrama. Bangunan pengelola memiliki dua lantai sesuai dengan bentuk aslinya. Sedangankan bangunan asrama mamiliki tiga lantai dengan kapasitas mahasiswa ± 200 orang sehingga bisa mencukupi kuota mahasiswa yang berminat untuk tinggal didalamnya.   Kata kunci: pengembangan, tempat tinggal, asrama mahasiswa kayong
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA DAYANG RESORT SINGKAWANG Ariestya, Claudia Rizky
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 7, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.39 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v7i2.36919

Abstract

Dayang Resort Singkawang merupakan salah satu kawasan wisata yang cukup terkenal di Kota Singkawang. Melihat tingginya minat masyarakat terhadap kawasan wisata ini, pihak pengelola merencanakan pengembangan kawasan dengan menambah area outbound dan penginapan. Area outbound memiliki fasilitas berupa klinik, lapangan luas dan area highrope. Objek pengembangan lain adalah area penginapan Bungalow. Bangunan Bungalow merupakan bangunan India yang diadaptasi orang Inggris untuk dijadikan “rumah musim panas”. Selain kedua area tersebut, kawasan pengembangan ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung yaitu restoran, kolam pemancingan, danau area Bungalow dan gedung pertemuan. Beberapa konsep akan diterapkan ulang pada kawasan pengembangan agar kawasan tidak terlihat memisah dan mempertahankan ciri khas. Bangunan dan kawasan dirancang menggunakan konsep dari kawasan sekarang yaitu “Pulau” yang diterapkan pada pembuatan kolam-kolam air yang mengelilingi beberapa area seperti membentuk pulau. Konsep “rumah musim panas” dengan menggunakan atap pelana, memiliki banyak bukaan dan bentuk rumah panggung, guna memaksimalkan penghawaan dan pencahayaan alami. Material yang digunakan pada kawasan sekarang juga akan diterapkan ulang, begitu pula sumber kebutuhan air yang menggunakan air gunung seperti di kawasan sekarang. Selain itu, pada kawasan juga dibuatkan beberapa titik evakuasi mengingat luas kawasan yang cukup besar sehingga ketika terjadi suatu bencana, pengunjung dapat berkumpul pada titik tersebut. Kata kunci: resort, pengembangan kawasan, dayang resort singkawang
Perencanaan Stasiun Kereta Api Pontianak di Kecamatan Ambawang dengan Pendekatan Perancangan Santiago Calatrava Maulana, Algifakhri Bagus
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 6, No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1516.528 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v6i1.24941

Abstract

Rencana pembangunan jalur transportasi kereta api di pulau Kalimantan, khususnya di Kalimantan Barat, akan dimulai pada tahun 2019 hingga 5 tahun ke depan secara bertahap. Pembangunan jalur transportasi kereta api harus dilengkapi dengan sarana emplasment dan naik turun penumpang berupa stasiun kereta api. Salah satu stasiun kereta api yang akan dikembangkan yaitu stasiun kereta api utama untuk wilayah Kalimantan Barat yang berlokasi di Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Stasiun yang direncanakan nantinya akan memiliki integrasi dengan moda transportasi lain seperti Terminal Bis Antar Negara yang ada di Ambawang, sehingga jasa layanan transportasi yang ada semakin lengkap dan terkoneksi. Tujuan dari tulisan ini yaitu untuk menghasilkan perencanaan dan perancangan bangunan stasiun kereta api Pontianak di Kecamatan Ambawang, Kubu Raya. Dengan pendekatan perancangan tokoh Santiago Calatrava. Perancangan stasiun kereta api yang dilakukan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan fungsi stasiun sekaligus menjadi ikon dan identitas  dari lingkungannya. Pendekatan perancangan tokoh Santiago Calatrava dijadikan sebagai preseden karena karya-karya arsitekturnya yang ikonik, dinamis, dan memiliki identitas tersendiri terhadap lingkungannya. Hasil perancangan nantinya diharapkan  dapat memenuhi kebutuhan akan fungsi stasiun kereta api sekaligus menjadi ikon bagi lingkungan dan wilayah Kalimantan Barat secara luas. Kata kunci: stasiun kerta api, integritas, Santiago Calatrava
REDESIGN PUSAT PERBELANJAAN KAPUAS BESAR DI KOTA PONTIANAK Prayitno, Tri
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 2, No 1 (2014): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1433.853 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v2i1.5006

Abstract

Pusat perbelanjaan pada umumnya terdiri dari bangunan atau kumpulan beberapa bangunan dalam satu lokasi. Dalam satu pusat perbelanjaan tersebut berkumpul sejumlah vendor independen atau beragam toko dengan dan beragam brand, yang semuanya dihubungkan antara satu dengan yang lain. Tetapi sering kali pusat � pusat perbelanjaan masih banyak yang belum bisa membuat konsumen merasa nyaman dan aman. Kota Pontianak merupakan kota yang sedang berkembang. Dan salah satu bentuk perkembanganya tersebut dapat dilihat dari aktifitas ekonomi. Aktifitas ekonomi yang dominan di kota Pontianak adalah sektor perdagangan. Salah satu komoditi yang diperdagangkan di kota Pontianak adalah produk kebutuhan berupa sandang dan pangan. Di kota Pontianak masih banyak pusat perbelanjaan yang belum bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumenya. Misalnya di daerah pusat perbelanjaan Kapuas Besar di kota Pontianak. �Kondisi kapuas Besar yang kumuh, bangunan gedung yang sudah rusak, usang, jalur sirkulasi yang sempit dapat menghambat akses dan aktivitas pada bangunan pusat perbelanjaan Kapuas Besar. 0leh karena itu perlu adanya redesign agar pusat perbelanjaan Kapuas Besar lebih fungsional, nyaman, aman dan lebih tertata dengan rapi. Aman dapat dilihat dari kondisi fisik dan bangunan yang sudah tidak mampu menampung dan tidak layak pakai.�Kata Kunci : Redesign, Pusat Perbelanjaan
PUSKESMAS RAWAT INAP BANJAR SERASAN PONTIANAK TIMUR Rohemah, Rohemah
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 6, No 2 (2018): September
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.988 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v6i2.28098

Abstract

Pusat kesehatan masyarakat berfungsi menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama. Puskesamas merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dinas kesehatan kabupaten/kota,sehingga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,akan mengacu pada kebijakan pembangunan kesehatan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bersangkutan,yang tercantum dalam Rencana Pebangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) dan Rencana Lima Tahunan dinas kesehatan kabupaten/kota. Kota Pontianak memiliki beberapa fasilitas kesehatan salah satunya Pusat kesehatan masyarakat Banjar Serasan. Pusat kesehatan masyarakat ini melayanai masyarakat sekitar Kecamtan Pontianak Timur dan daerah sekitarnya. Pembangunan puskesmas tersebut memang perlu dilakukan mengingat bangunan ini sudah cukup lama berdiri. Selain itu kondisi bangunan Pusat kesehatan masyarakat ini sudah tidak memadai lagi, hal ini dapat dilihat dari struktur bangunan yang sudah mulai rapuh dan kapasitas ruangan di Pusat kesehatan masyarakat yang sudah tidak memadai lagi. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan ulang Pusat kesehatan masyarakat Banjar Serasan yang dapat menyelesaikan permasalahan diatas. Perancangan ulang Pusat kesehatan masyarakat Banjar Serasan ini didasarkan atas standar yang telah ditentukan oleh Menteri Kesehatan. Standar tersebut meliputi kenyamanan ruang, tata layout, sirkulasi, fasilitas parkir, struktur bangunan, dan sistem utilitas. Kata kunci: Puskesmas Rawat Inap, Banjar Serasan