cover
Contact Name
Nuansa Bayu Segara
Contact Email
nuansasegara@unesa.ac.id
Phone
+6285624008584
Journal Mail Official
sosearch@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus UNESA Ketintang, Surabaya Gedung I1 Pendidikan IPS
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
SOSEARCH : Social Science Educational Research
ISSN : 00000000     EISSN : 27742776     DOI : -
Core Subject : Social,
SOSEARCH : Social Science Educational Research merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Guru IPS (FKG-IPS) Nasional dengan ISSN 2774-2776 (Media Online). Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini meliputi: Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 58 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Pada Materi Peninggalan Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia Mufatihatus Suroiya; Sukma Perdana Prasetya
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1324.872 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan 85% peserta didik menyatakan pembelajaran IPS “membosankan”, sedangkan 15% peserta didik lainnya menyatakan “menarik dan menyenangkan”. Sedangkan model pembelajaran yang dilaksanakan 50% para pendidik masih memanfaatkan metode mengajar secara konvensional dan belum sadar akan pentingnya media. Hendaknya seorang pendidik mampu memberikan pengalaman belajar secara langsung atau secara nyata dan realistik terhadap materi IPS tentang peninggalan kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien ketika pendidik mampu memanfatkan media sebagai sumber pengetahuan dalam belajar dan membantu proses komunikasi saat menyampaikan materi. Tujuan dari penelitian ini ialah mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality pada materi peninggalan kerajaan Hindu-Budha di Indonesia dan mengetahui respon peserta didik SMP Muhammadiyah 5 Surabaya terhadap penggunaan media Augmented Reality pada materi peninggalan kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan model ADDIE. Uji kelayakan media ini berdasarkan penilaian dari ahli materi dan ahli media pembelajaran dengan menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli media. Hasil penelitian menyatakan bahwa media Augmented Reality materi peninggalan kerajaan Hindu-Budha memperoleh penilaian skor rata-rata 3,50 oleh ahlo edia pembelajaran dan ahli materi memperoleh skor rata-rata 3,70. Berdasarkan skala Likert skor rata-rata keduanya termasuk kategori “sangat layak” digunakan dalam pembelajaran. Hasil respon peserta didik pada media Augmented Reality memperoleh skor rata-rata 93,13% dan termasuk dalam kategori “sangat baik”.
Kendala Guru IPS Dalam Melaksanakan Proses Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi COVID-19 di Kabupaten Jombang Lira Trisnaning Beta; Nuansa Bayu Segara
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.806 KB)

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk mengetahui kendala yang dialami guru IPS selama pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 di Kabupaten Jombang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Behavioristik oleh Ivan P. Pavlov yang menekankan pada stimulus dan respon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualititif deskriptif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara interaktif dari Miles dan Huberman meliputi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subyek dalam penelitian ini diantaranya adalah guru IPS dan siswa dari lima sekolah yang ada di Kabupaten Jombang. Temuan data menunjukkan bahwa selama kegiatan pembelajaran berlangsung daring guru mata pelajaran IPS di Kabupaten Jombang mengalami beberapa kendala pada kegiatan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian. Kendala yang dialami meliputi pemilihan sumber belajar yang sesuai, keterbatasan konseksi internet, pengkondisionalan peserta didik selama kegiatan pembelajaran berlangsung online, dan ketepatan siswa dalam pengumpulan tugas harian selama pembelajaran daring. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan selama pembelajaran daring diantaranya, memilih aplikasi belajar yang sesuai, membuat materi pembelajaran yang menarik, dan memberi sanksi bagi peserta didik yang tidak mengikuti pembelajaran.
Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Minat Generasi Post-Millenial Di Indonesia Terhadap Penggunaan Aplikasi Tik-Tok Sunggiale Vina Mahardhika; Iqlima Nurjannah; Isnaini Ila Ma'una; Zahrotun Islamiyah
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.746 KB)

Abstract

Manusia kian mengalami perkembangan, yang awalnya berasal dari manusia yang hanya memanfaatkan apa yang tersedia di alam, kini telah mampu mengelola apa yang ada di muka bumi ini. Peradaban pun semakin maju didukung oleh perkembangan manusia. Jika dahulu komunikasi dilakukan secara manual, kini telah ditemukan teknologi-teknologi canggih yang membawa komunikasi pada bidang digital. Kecanggihan ini masih berkembang hingga saat ini. Terbukti telah muncul beragam aplikasi-aplikasi sebagai media komunikasi bagi masyarakat, salah satunya adalah aplikasi TikTok. Aplikasi ini ternyata mendapatkan sambutan yang cukup meriah dari masyarakat sehingga banyak yang berminat untuk menggunakannya, terutama generasi Post-Millenial. Penelitian ini akan mencari tahu apa saja yang menjadi faktor penggunaan aplikasi TikTok pada generasi post millenial. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner melalui Google formulir pada 52 responden yang menggunakan aplikasi TikTok. Hasilnya terdapat tiga faktor yang menyebabkan mereka tertarik pada aplikasi ini dan sampai saat ini masih terus bertambah jumlah peminatnya.
Eksperimen: Media Prezi untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik tentang Kerajaan Islam di Indonesia Edwin Irzard Maulana; Kusnul Khotimah
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.89 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP laboratorium YDWP Unesa yang mengadaptasi School of Character atau sekolah berbasis karakter dan dalam mengintegrasikan semua data mulai dari pembelajaran, absensi, materi, pembayaran, dan konseling dapat terkoneksi secara real-time melalui e-learning Pembelajaran daring SMP laboratorium YDWP Unesa pada penerapannya menggunakan aplikasi Google meet, untuk membantu guru dalam berkomunikasi dan menjelaskan materi ke siswa. Tujuan yang hendak dicapai penelitian ini ialah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai antara pretest dengan posttest akibat pengaruh media pembelajaran Prezi selain itu juga untuk mengetahui seberapa besar efektifitas penggunaan media pembelajaran Prezi terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP laboratorium YDWP Unesa. Termasuk penelitian berjenis eksperimen, untuk desain penelitian menggunakan kuasi ekaperimen, bermodel One-Group Pretest-Posttest Design. keseluruhan kelas VII ditetapkan peneliti sebagai populasi, penetuan sample menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti mengumpulkan data menggunakan observasi, dokumentasi, tes, dan studi kepustakaan. Uji prasyarat dan uji t dan uji n-gain oleh penenliti ditentukan sebagai analisis data. Hasil penelitian memperlihatkan hasil nilai Sig.(2 tailed) 0,00 < 0,05, Artinya terdapat perbedaan nilai antara pretest dengan posttest akibat pengaruh penggunaan media pembelajaran Prezi terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII SMP Laboratorium YDWP UNESA. selanjutnya dalam uji n-gain menunjukkan nilai 59,73%, artinya penggunaan media Prezi cukup efektif.
Determining Pre-Service Business Education Teachers’ SelfReliance Levels In Pedagogical Content Knowledge In Kogi State, Nigeria James Omatule Oborah; Dorcas Omanyo Oluwade; Margaret Ube Oborah
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.002 KB)

Abstract

With the new normal occasioned by advancement in technology and impact of COVID-19 pandemic, this study investigated business teachers’ self-reliance levels on technological pedagogical content knowledge (TPACK). This study investigated preservice business education teachers’ ratings of self-reliance level in pedagogical content knowledge. Through online survey on convenience sampling technique, data was generated from 105 respondents in Kogi state which was analyzed using descriptive and inferential statistics to answer the two research questions and a hypothesis raised for the study. The results showed that business teachers had low self-reliance ratings on the seven domains of the TPACK irrespective of the educational levels. Thus, it becomes imperative to revamp the business education teacher training programs through emergency attention in funding and capacity building.
Eksistensi Social Behavior Dalam Pembelajaran IPS Sebagai Penguatan Keterampilan Peserta Didik Di Abad-21 Alni Dahlena; Eldi Mulyana
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.123 KB)

Abstract

Abstract This study aims to find ways to grow social behavior in students as part of strengthening in developing social skills in students, especially in the 21st century area. Theen develop attitude of social concern that include emphaty and symphaty between individual students in the social order environment that is in the mindst of the global era, as part of strengtheningthe values and character of students who are embedded through learning social science. This research approach uses of qualitative approach whit the type of metho used in the case study method. Data collection techniques used interviews, observations, documentations studies and data triangulation. The results showed that (1) bullying behavior is a complex problem that has occurd in the school environment for a long time, both in the learning process and outside the learning process; (2) there are two main factors that cause bullying, namely internal factors that come from withnin the individual and external factors aas factors that influence from outside; (3) the efforts of social studies teachers in reducing bullying behaviour among students, especially in the 21st century area through classroom learning that interrelates with lerning matrial and students area given an understanding of the concpt of carring for one another as part of character and cn become social skills as a provision in carrying out the order of life in the educational and social enviroment. Keywords: Social Behavior, Students Skills in the 21st Century, Social Studies Learning.
Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Objek Wisata Pemandian Alam Lau Timah Di Desa Renun Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara Winda Br Hombing; Aziz Daska; Ahmad Nubli Gadeng
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1269.752 KB)

Abstract

Pemandian alam Lau Timah adalah salah satu objek wisata di Kabupaten Dairi. Sebagai objek wisata yang baru potensi objek wisata pemandian alam Lau Timah belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas sehingga perlu diadakan pengembangan objek wisata. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persepsi masyarakat terhadap pengembangan objek wisata pemandian alam Lau Timah di Desa Renun Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengembangan objek wisata pemandian alam Lau Timah di Desa Renun Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat Desa Renun terhadap pengembangan objek wisata pemandian alam Lau Timah. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Renun dengan jumlah 976 jiwa. Peneliti memilih sampel sebanyak 43 orang yaitu masyarakat Desa Renun, dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket. Data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya masyarakat Desa Renun sangat mengingikan pengembangan objek wisata pemandian alam Lau Timah.
Respon Guru Terhadap Penggunaan Media Tiga Dimensi Bentuk Muka Bumi Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sukma perdana prasetya; Ali Imron; Riyadi Riyadi
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media tiga dimensi (3D) bentuk muka bumi sangat berpotensi untuk mengenalkan fenomena yang dapat dikaji dalam pembelajaran IPS. Akan tetapi, guru masih belum melakukan pemanfaatan media 3D dalam pembelajaran IPS. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengungkap bagaimana perspektif guru IPS terhadap penggunaan media 3D, dan kesulitan apa yang mereka rasakan jika pembelajaran media 3D itu diterapkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadairi 20 guru MGMP IPS. Kegiatan FGD dilaksanakan untuk memperoleh tanggapan secara langsung dengan mendemonstrasikan media pembelajaran 3D pada materi keragaman bentuk muka bumi kelas VII jenjang pendidikan SMP. Hasil penelitian menunjukkan respon dari guru IPS mengungkapkan hampir tidak pernah menggunakan media 3D dalam pembelajaran IPS. Faktor yang menjadi kendala utama jika menggunakan media 3D pada aspek pengadaanya yang sulit didapatkan. Namun dengan dikembangkannya media 3D dinilai sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran IPS pada materi keragaman bentuk muka bumi. Mereka juga menganggap media 3D sangat membantu belajar siswa secara umum dan khususnya bagi siswa tuna netra karena dapat belajar dengan cara indera merasakan, menyentuh, meraba secara langsung media 3D.
Pemahaman Guru IPS Terhadap Konsep Keruangan Pada Kompetensi Dasar Mata Pelajaran IPS Muhammad Ilyas Marzuqi
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep keruangan merupakan bingkai dari pembelajaran IPS yang didesain melalui kompetensi dasar yang telah disusun dalam kurikulum pembelajaran IPS pada jenjang SMP. Melalui konsep keruangan ini diharapkan pembelajaran IPS di SMP dapat terintegrasi antara tema atau topik materi ilmu sosial yang ada dalam pembelajaran IPS melalui pendekatan interdisipliner. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman guru IPS dalam mengintegrasikan konsep keruangan melalui strategi pembelajaran baik melalui model maupun media pembelajaran dalam pembelajaran IPS di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui pengisian angket terbuka kepada guru-guru IPS SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru-guru IPS sudah memahami pengetian konsep keruangan, walaupun pengetian tersebut belum benar-benar utuh. Hanya pada materi bertema geografi saja mereka dapat menerapkan pembelajaran melalui pendekatan keruangan tersebut dengan baik, kemudian untuk materi tema sosiologi terbilang cukup, sedangkan untuk topik sejarah, dan ekonomi mereka belum mampu memahami bagaimana menjadikan konsep keruangan sebagai pendekatan dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah banyak digunakan untuk menjelasakan konsep keruangan, sedangkan media peta menjadi media andalan utama untuk menerjemahkan konsep tersebut.
Penerapan Perilaku Bijak Berplastik Sebagai Representasi Pendidikan Lingkungan Berbasis Ecopedagogy Muhammad Diwanul Mujahidin
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kali ini memiliki fokus terhadap penerapan perilaku bijak berplastik yang merupakan sebuah representasi dalam pendidikan lingkungan dan penerapan kaakter cinta lingkungan, isu-isu mengenai ligkungan akhir-akhir ini menjadi marak diperbincangkan oleh civitas akademika, terutama dalam menerapkan perilaku bijak berplastik. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan melibatkan 49 mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Surabaya dan luar Universitas Negeri Surabaya dengan dukungan analisis beberapa literatur review yang relevan dengan topik yang akan dibahas. Teknik pengumpulan data yaitu berupa penyebaran survei melalui google form yang meliputi pertanyaaan terkait aspek pengetahuan tentang sampah dan plastik, sikap mahasiswa terhadap lingkungan dan keterampilan dalam mengelola lingkungan agar bebas plastik, mengenai pendekatan ecopedadogy dalam sebuah pembelajaran tentu menjadi pendekatan yang wajib untuk diterapkan oleh tenaga pendidik dalam membentuk sebuah keterampilan ekoliterasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 1) dari segi pengetahuan menunjukkan presentase pemahaman dan proses sosialisasi menunjukkan angka 91,8% atau 45 orang mahasiswa memiliki pengetahuan terkait jenis sampah serta karakteristiknya dan 71 mahasiswa atau 71,4% mahasiswa pernah mendapatkan sosialisasi terkait perilaku bijak berplastik, 2) dari segi perilaku dan sikap 77,6 % atau 38 mahasiswa dari total seluruh responden yang memilih jawaban tidak membawa kantong belanja sendiri, dan hanya 11 mahasiswa dari totalkeseluruhan atau 22,4% saja yang menunjukkan perilaku bijak berlastik dengan membawa kantong belanja sendiri, 3) dari segi keterampilan keterampilan mahasiswa dalam mengelola dan mendaur ulang di sekitar lingkungan mereka memiliki presentase 69,4% atau 34 orang mahasiswa melakukan daur ulag terhadap sampah plastik, dan 30,6% atau 15 orang mahasiswa tidak melakukan daur ulang sampah plastik.