cover
Contact Name
Nuansa Bayu Segara
Contact Email
nuansasegara@unesa.ac.id
Phone
+6285624008584
Journal Mail Official
sosearch@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus UNESA Ketintang, Surabaya Gedung I1 Pendidikan IPS
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
SOSEARCH : Social Science Educational Research
ISSN : 00000000     EISSN : 27742776     DOI : -
Core Subject : Social,
SOSEARCH : Social Science Educational Research merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Guru IPS (FKG-IPS) Nasional dengan ISSN 2774-2776 (Media Online). Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini meliputi: Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 58 Documents
Analisis Perubahan Garis Pantai Akibat Tsunami di Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2003-2020 Menggunakan Sistem Informasi Geografis safinatun najah
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan garis pantai akibat tsunami di Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya tahun 2003-2020 menggunakan sistem informasi geografis. Metode Penelitian memanfaatkan teknologi sistem informasi geografis, dengan mengambil data citra dari Google Earth tahun 2003, 2013, dan 2020 yang diproses menggunakan ArcGIS 10.4.1, perubahan garis pantai akibat tsunami di Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya dapat diperoleh dengan cara meng-overlay (tumpang susun) hasil digitasi objek garis pantai akibat tsunami pada setiap citra multitemporal. Hasil penelitian menunjukkan luas pantai pada tahun 2003-2013 mengalami penambahan sebanyak 18,62 hektar, sedangkan dari tahun 2013-2020 terjadi pengurangan luas pantai sebanyak 6,67 hektar. Panjang garis pantai pada tahun 2003 sebanyak 17,57 kilometer, panjang garis pantai pada tahun 2013 sebanyak 17,77 kilometer, dan panjang garis pantai pada tahun 2020 sebanyak 17,81 kilometer. Pada rentang tahun 2003-2013 abrasi berjumlah 29,38 hektar dan akresi 48,08 hektar. Sedangkan pada rentang tahun 2013-2020 abrasi berjumlah 9,18 hektar dan akresi berjumlah 29,67 hektar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa garis pantai yang terdapat pada wilayah Kecamatan Krueng Sabee mengalami perubahan yang signifikan untuk perubahan abrasi maupun akresi dalam periode tahun 2003-2020. Kata Kunci: Perubahan Garis Pantai, Tsunami, Sistem Informasi Geografi Abstract The purpose of this study was to determine the change in coastline due to the tsunami in Krueng Sabee District, Aceh Jaya Regency in 2003-2020 using a geographic information system. The research method utilizes geographic information system technology, by taking image data from Google Earth in 2003, 2013, and 2020 which is processed using ArcGIS 10.4.1, changes in coastline due to the tsunami in Krueng Sabee District, Aceh Jaya Regency can be obtained by overlaying (overlapping) digitized results of coastline objects due to tsunami in each multitemporal image. The results showed that the beach area in 2003-2013 increased by 18.62 hectares, while from 2013-2020 there was a decrease in the coastal area of ​​6.67 hectares. The length of the coastline in 2003 was 17.57 kilometers, the length of the coastline in 2013 was 17.77 kilometers, and the length of the coastline in 2020 was 17.81 kilometers. In the 2003-2013 period, the abrasion amounted to 29.38 hectares and the accretion 48.08 hectares. Meanwhile, in the 2013-2020 period, abrasion amounted to 9.18 hectares and accretion to 29.67 hectares. Based on the results of this study, it can be concluded that the coastline in the Krueng Sabee District experienced significant changes for changes in abrasion and accretion in the period 2003-2020. Keywords: Coastline Change, Tsunami, Geographic Information System
Strategi Wirausahawan Muda menghadapi Era Society 5,0 di Kota Surabaya (Studi Kasus pada Kalihkitha Wedding Organizer) Veny Purwanti; Nuansa Bayu Segara; Kusnul Khotimah; Dian Ayu Larasati
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v2n2.p104-117

Abstract

The main focus of this research is to find out the strategies used by young entrepreneurs in facing the era of society 5.0 in the city of Surabaya by using a case study on the Kalihkitha Wedding Organizer, as well as to find out the relevance of the strategies used by young entrepreneurs in facing the era of society 5.0. This research is a type of qualitative research that collects data using observation, interviews, and document analysis. The method used for data analysis uses the Miles and Huberman analysis model by means of data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. In addition, this study also uses triangulation, namely by using data sources, theories, and methods. In this research, researchers found that there are three strategies used by entrepreneurs, namely concept planning, strategy implementation, and strategy evaluation. In addition, it was found that the relevance of the activities carried out by Kalihkitha entrepreneurs related to the social studies learning objectives, namely the independent learning curriculum. The points associated are the community's efforts to meet the necessities of life and analyze the development of the digital economy.
Students’ Counseling and Teachers’ Moral Integrity Management in Science Education Victor Tubosun Babalola
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the concepts of Students’ Counseling and Teachers’ Moral Integrity Management in an Ethno-linguistically Diverse Science Education Schools. It aims to expose another cause of teachers’ moral integrity question and provides suggestions to ensure the hardworking teachers are not discouraged and the schools do not lose public trust. Having adopted a multidisciplinary approach, the study exploited oral interviews and e-library resources as data sources. The dichotomy “Theory X and Y” by Douglas McGregor of 1960 was used as the theoretical frame-work to anchor the study. It was discovered that the use of incomplete statements, ambiguous words and gender sensitive statements during students’ counseling are responsible for misinterpretation of intention which often put teachers’ moral integrity at risk. It was suggested that science teachers should be gender conscious and avoid easily misunderstood statements during students counseling. Also, School Administrators and counseling association of Nigeria should organize workshop for science teachers on the needs to refer low performing students to professional counselors for proper counseling interventions.
Peran Guru IPS Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Eldi Mulyana; Luffi Nurhafifiyanti; Ade Suherman; Triani Widyanti; Tetep Tetep; Alni Dahlena; Asep Supriyatna
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada usia remaja seorang anak mengalami berbagai bentuk perubahan baik emosi, tubuh, minat dan pola pikir. Munculnya berbagai kasus kenakalan pada remaja, perlu adanya tindakan yang serius karena remaja merupakan asset bagi negara. Sekolah merupakan tempat bagi siswa mendapatkan pendidikan sekaligus bimbingan, maka disinilah guru berperan penting dalam pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru IPS dalam mengatasi kenakalan remaja pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Karangpawitan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut 1). Bentuk-bentuk kenakalan remaja, terdiri dari kenakalan biasa, Kenakalan mengarah pada pelanggaran Dan Kenakalan khusus seperti: tindakan asulia seperti menyenggol area sensitive wanita. 2) Peran guru IPS dalam mengatasi kenakalan remaja, terdapat tindakan preventif, Tindakan represif Dan Tindakan Kuratif seperti: melakukan kerjasama dengan pihak sekolah dan orangtua/wali siswa, dan melakukan homevisit kerumah siswa yang bermasalah. 3) Hambatan-hambatan guru dalam mengatasi kenakalan remaja dapat dipengaruhi oleh faktor internal dimana siswa kurang mengontrol emosi dan faktor eksternal dipengaruhi lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. 4) dampak peran guru IPS dalam mengatasi kenakalan remaja siswa, dimana siswa menjadi aktif dan percaya diri dan siswa dapat mengurangi kenakalannya. Kata Kunci: Peran Guru, Kenakalan Remaja, Siswa kelas VIII.
Relevansi Nilai – Nilai Kearifan Lokal Pada Batik Gedog Untuk Menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila Pada Pendidikan IPS di Kabupaten Tuban Dhira Romadhonna Putri Satriyani; Nuansa Bayu Segara
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v3n1.p33-46

Abstract

Profil pelajar Pancasila sebagai tujuan pendidikan karakter dalam Pendidikan IPS melalui nilai – nilai kearifan lokal budaya yang tumbuh di lingkungan masyarakat. Batik gedog Tuban merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Tuban yang memiliki nilai kearifan lokal didalamnya dan diakui keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Namun seiring berjalannya waktu rasa bangga dan peduli terhadap kelestarian budaya batik gedog Tuban dirasa kurang tertanam pada generasi muda sehingga nilai kearifan lokal batik gedog Tuban diharapkan dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran IPS yang akan memuat wawasan lokal dan identitas budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaitkan nilai – nilai kearifan lokal yang terkandung pada batik gedog Kabupaten Tuban guna menumbuhkan profil pelajar pancasila dalam pendidikan IPS di Kabupaten Tuban. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai – nilai kearifan lokal alam batik tenun gedog diantaranya hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan siklus kehidupan. Ketiga nilai kearifan lokal tersebut memiliki relevansi dengan elemen profil pelajar Pancasila yang kemudian dapat diimplementasikan dalam pendidikan IPS sehingga mampu meningkatkan rasa peduli dan cinta masyarakat lebih khusus peserta didik pada kebudayaannya.
Makna Makna Simbolik Tradisi Haul Punden Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila widiya Widiya; Sukma Perdana Prasetya; Katon Galih Setyawan; Hendri Prastiyono
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan makna dan interaksi simbolik yang terdapat dalam kegiatan Tradisi Haul Punden Mbah Kramat yang memiliki pengaruh terhadap penguatan profil pelajar Pancasila, dalam praktik dari tradisi ini terdapat nilai – nilai sosial yang juga terkandung dalam unsur – unsur Profil Pelajar Pancasila dan hal ini memiliki peran besar dalam pembelajaran karakter, terutama sebagai sumber belajar IPS. Penelitian ini menggunakan literatur sebagai referensi pada tema yang diangkat dengan metode deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk menjadikan Haul Punden Mbah Kramat sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan kajian berdasar Teori Interpretatif Simbolik oleh Clifford Geertz dan Teori Interaksionisme Simbolik oleh Herbert Bloomer. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, buku, jurnal, ataupun sumber yang lain yang mempunyai kesamaan tema. Lokasi penelitian di Desa Randu Padangan Karangpoh. Hasil penelitian ini adalah Haul Punden Mbah Kramat tidak hanya kegiatan religius, akan tetapi juga sebagai salah satu cara masyarakat dusun menghormati leluhur dengan mengirimkan doa dan adanya kegiatan haul punden ini membuat masyarakat menjadi lebih tinggi rasa solidaritasnya, sehingga pada haul punden ini masyarakat desa Randu Padangan Karangpoh menggunakannya sebagai bentuk acara untuk rasa berterima kasih dan memohon kesejahteraan untuk sang ahli kubur kepada Allah SWT. Keywords: Tradisi, Haul Punden, Gotong Royong
Perbandingan Hasil Belajar Geografi Menggunakan Model Take And Give Dan TPS Berbantuan Media Kartu SMAN 8 Banda Aceh Fitriani Yulianti; Nurul Hafilda
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education can experience changes for the better so that there is a need for renewal. The teaching model is said to be relevant if it is able to lead students to achieve their educational goals. The Take And Give and Think Pair Share models are learning models that use group work and collaboration systems. The purpose of this study was to compare the learning outcomes of geography using the Take and Give and Think Pair Share models assisted by card media in class X students of SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh. This research uses a quantitative approach with the type of Quasi Experiment research. The population in this study were all students of class X SMA Negeri 8 Banda Aceh City. Sampling using the Purposive Sampling Technique, two research classes were taken, namely X IPS 1 with 30 students and X IPS 2 with 30 students. Data analysis techniques in the form of initial ability analysis, normality test, homogeneity test, and hypothesis testing. Data were processed using the t-test with normal and homogeneous requirements. Based on hypothesis testing shows that tcount > ttable so that Ha is accepted. The results showed that the learning outcomes of geography taught by the Take and Give model were better than those taught by the Think Pair Share model assisted by card media in geography subject class X IPS SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh.
Pengaruh Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Media Live Worksheet Terhadap Hasil Belajar IPS Rindyani Dwi Hastuti; Jakiatin Nisa; Tri Harjawati
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v3n2.p53-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis live worksheet terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Depok tahun ajaran 2022/2023. Adapun sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII G dan VIII D yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas lain sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan tes pilihan ganda yang dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran dengan 20 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji N-gain dan uji Paired Sample T-Test. Pada uji N-gain menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan siswa setelah menggunakan LKPD berbasis live worksheet. Hasil uji N-gain kelas eksperimen sebesar 57% yang termasuk dalam kategori cukup efektif sedangkan pada kelas kontrol sebesar 49,7% dan termasuk kategori kurang efektif. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis live worksheet berpengaruh terhadap hasil belajarr peserta didik.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMA N 15 Padang Siti Florensia Medeti; Yurni Suasti
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v3n2.p60-65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model project based learning terhadap hasil belajar geografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu. Peneliti memilih kelas X E2 dengan menerapkan model project based learning dan X E4 menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data menggunakan soal objektif dan dokumentasi. Kemudian, untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan model project based learning peneliti menggunakan uji-t. hasil yang diperoleh yaitu rata-rata posttest kelas kontrol yaitu 76,95 dan rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 87,33 sedangkan hasil N Gain kelas kontrol yaitu 35,92% dan kelas eksperimen yaitu 62,86%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model project based learning cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Penguasaan Konsep Materi Klasifikasi Awan Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Ajeng Putu Habsah; Ruli As’ari; Mega Prani Ningsih; Fahmi Fahrudin Fadirubun
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v3n2.p81-86

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas manusia sebagai sumber daya dalam pembagunan dengan melakukan kegiatan belajar, sehingga perlu dilakukan proses pembelajaran yang baik dan aktf dengan interaksi timbal balik antara pendidik dengan peserta didik. Model discovery learning merupakan kegiatan pembelajaran yang diharapkan peserta didik tidak hanya disajikan dengan materi saja, tetapi peserta didik dapat mencari atau menemukan sendiri dengan pemecahan masalah menjadi sebuah bentuk akhir. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Budaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian pra-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPS SMA Negeri 1 Kawali. Pengambilan sampel dengan menggunakan Teknik Simple Random Sampling atau sampel secara pengacakan kelas dengan asumsi populasi homogen yang akan ditentukan satu kelas dengan mengambil dua kelas penelitian yaitu X IPS 1 dan X IPS 2 masing-masing sebanyak 30 orang. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif melalui penyajian data berupa mean (rata-rata) dan standar deviasi, dan analisis inferensial yaitu teknik presentase, rata-rata dan standar deviasi, yang selanjutnya akan diuji hipotesis dengan menggunakan uji t-test dengan rumus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar geografi pada materi klasifikasi awan sangat baik dan berpengaruh positif.