cover
Contact Name
Mohamad Jamil
Contact Email
jamil@unkhair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kmj@unkhair.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Khairun, Jl. Jusuf Abdulrahman Kotak Pos 53 Gambesi kota ternate selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Kieraha Medical Journal
Published by Universitas Khairun
ISSN : 28098757     EISSN : 26865912     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/kmj
Core Subject : Health, Science,
KMJ (Kieraha Medical Journal) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Khairun. KMJ menerbitkan hasil-hasil penelitian dibidang Kesehatan yang mencakup semua aspek ilmu kedokteran yang berasal dari kedokteran dasar, klinis, keperawata, dan farmasi baik study berupa hewan ataupun pada manusia.
Articles 180 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 TERHADAP KEPATUHAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE abdika gammara azyzy muhtar; Liasari Armaijn; Ismail Rahman
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4386

Abstract

Latar Belakang: Protokol kesehatan 5M untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dapat terlaksana dengan baik jika masyarakat berpengetahuan baik tentang COVID-19. Namun demikian, tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya mahasiswa, di Maluku Utara mengenai COVID-19 belum diketahui. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang COVID-19 terhadap kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan pada mahasiswa Universitas Khairun Ternate. Metode: Pada penelitian analitik prospektif berdesain cross-sectional ini, analisis bivariate dikerjakan pada Mahasiswa Universitas Khairun Ternate yang ditentukan menurut simple random sampling di tahun 2021. Hasil: Dari 143 mahasiswa, 48,3% berpengetahuan cukup, dan 58% memiliki kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan yang baik. Uji korelasi pearson menunjukkan hubungan bermakna secara statistis antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan (p<0.05). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan pada mahasiswa Universitas Khairun Ternate.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN PRASMAN (Euphatorium triplinerve Vahl) DTINJAU DARI EFEK ANALGETIK PADA HEWAN UJI MENCIT (Mus musculus) Haryanto - Haryanto; Zulkifli - -
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4479

Abstract

Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan serta berkaitan dengan kerusakan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Prasman (Euphatorium triplinerve Vahl) (EDP) terhadap Efek Analgetik Pada Hewan Uji Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Asam Asetat 0,5% v/v secara intraperitonial. Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit yang dibagi dalam 5 kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 5 ekor mencit, kelompok I, II, dan III masing-masing diberi EDP dengan konsentrasi 1% b/v, 2% b/v, dan 4% b/v sebagai kelompok perlakuan, kelompok IV diberi NaCMC 1% dan untuk kelompok V diberi larutan Asam mefenamat 0,2%b/v sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EDP dengan konsentrasi 1% b/v, 3%b/v dan 5%b/v dapat menghilangkan rasa nyeri atau berkhasiat sebagai agen analgetik. Pemberian EDP pada konsentrasi 4% b/v menunjukkan efek analgetik paling optimal, tetapi tidak seoptimal dengan pemberian  pembanding asam mefenamat 0,2% b/v jika dilihat pada persen inhibisi yang dicapai
KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DAN ULTRASONOGRAFI PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA DENGAN OPEN PROSTATECTOMY DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE Desy Sukmawati; Arif Santosa; Liasari Armaijn
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4371

Abstract

Latar belakang: Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan salah satu tumor jinak tersering pria yang kerap menyebabkan gejala saluran kemih bawah pada usia lanjut. Open prostatectomy efektif dalam tatalaksana penderita BPH yang mengalami gejala saluran kemih bawah derajat sedang-berat. Hingga kini, belum ada penelitian terkait karakteristik dan gambaran ukuran prostat pada penderita BPH di Maluku Utara. Tujuan: Mengetahui karakteristik dan gambaran ukuran prostat pada penderita BPH yang menjalani open prostatectomy di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Maluku Utara. Metode: Penelitian deskriptif retrospektif cross-sectional ini dilaksanakan pada penderita BPH yang menjalani open prostatectomy di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie pada tahun 2018-2020. Volume prostat diukur melalui ultrasonografi pra-operasi. Hasil: Dari 32 penderita, sebanyak 56,6% memenuhi kriteria inklusi. Dari populasi studi, 38,9% berusia 65-74 tahun, 55,6% berpendidikan Sekolah Dasar, 44,4% bekerja sebagai petani, 77,8% tidak menderita komorbiditas, dan 44,4% memiliki volume prostat 61-80 mL. Seluruh pasien menderita gejala saluran kemih bawah, retensi urine akut, dan menjalani open prostatectomy suprapubik. Simpulan: Usia 65-74 tahun, pendidikan terakhir Sekolah Dasar, petani, ketiadaan komorbiditas, volume 61-80 mL, gejala saluran kemih bawah dan retensi urine akut merupakan karakteristik sebagian besar penderita BPH di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Maluku Utara.
Karakteristik pasien Tuberkulosis Resistan Obat di RSUD DR H.CHASAN BOESOIRIE Uways Al Qarni Bayan; Eko Sudarmo D Prihanto; Mawardi Anwar
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4409

Abstract

Tuberkulosis resisten obat merupakan salah satu penyulit dalam tatalaksana tuberkulosis. Pada tahun 2016, sekitar 240.000 kasus mortalitas akibat tuberkulosis disebabkan oleh resistensi obat. Indonesia menempati peringkat ke-27 negara dengan beban tuberkulosis resisten obat tertinggi di dunia. Belum pernah ada penelitian mengenai hal ini di Maluku Utara. Tujuan penelitian mengetahui karakteristik pasien tuberkulosis resisten obat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian diambil dari data rekam medis penderita tuberkulosis di bagian Paru RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate periode Januari 2017 – Desember 2020. Dari 22 penderita tuberkulosis resisten obat, 40,9% berusia >45 tahun, 54,5% laki-laki, 81,8% memiliki riwayat menderita tuberkulosis, 90,9% menderita tuberkulosis pulmonal, 50% berpendidikan terakhir SMA atau sederajat, 31,8% merupakan ibu rumah tangga, dan 36,4% berasal dari Ternate. Karakteristik penderita tuberkulosis resisten obat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate periode Januari 2017 – Desember 2020 didominasi oleh laki-laki, usia  >45 tahun, penderita tuberkulosis lama, terdiagnosis tuberkulosis pulmonal, berpendidikan  terakhir SMA atau sederajat, bekerja sebagai ibu rumah tangga, dan berasal dari Kota Ternate.
Karakteristik Penderita Peritonitis Di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Baldah Deyan Sofiana; Ferdian Hidayat; Mawardi Anwar
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4372

Abstract

Peritonitis ialah peradangan di organ peritoneum dan merupakan kegawatdaruratan abdomen dengan komplikasi sepsis hingga kematian. Angka kejadian peritonitis di Indonesia 179.000 kasus pertahun. Namun, belum ada penelitian mengenai hal ini di Maluku Utara. Mengetahui karakteristik penderita peritonitis di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian deskriptif retrospektif dengan metode total sampling sebanyak 80 penderita yang diperoleh dari etiologi, jenis kelamin, usia, gejala klinis, penatalaksanaan, lama perawatan, risiko sepsis, dan kondisi keluar penderita. Etiologi peritonitis 91,3% berasal dari organ apendiks, 51,2% kelompok usia 15-35 tahun, 56,3% pada laki-laki, 100% mengalami gejala klinis nyeri perut, 76,3% mual dan muntah, 50% demam. Berdasarkan penatalaksanaan penderita 97,5% secara operatif, 7,5% mengalami sepsis, 47,5% lama perawatan 4-7 hari, 96,3% kondisi keluar atas izin dokter. Etiologi peritonitis berasal dari organ apendiks, pria, usia 15-35 tahun, mengalami gejala nyeri perut, mual dan muntah, serta demam. Penatalaksanaan secara operatif, dengan risiko terjadinya sepsis yang rendah, lama perawan 4-7 hari, dan kondisi keluar pasien atas izin dokter.
KARAKTERISTIK PENDERITA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMATA KOTA TERNATE Tenri Aman; Tuthanurani Nachrawy; Dewi Darmayanti
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4377

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi akut saluran pernapasan atas dan bawah akibat virus, bakteri, jamur, maupun aspirasi, yang menyebabkan 20%-30% mortalitas pada balita. Faktor risiko morbiditas dan mortalitas pada balita meliputi malnutrisi, berat badan lahir rendah, asupan ASI kurang, lahir kurang bulan, kepadatan hunian, status sosio-ekonomi rendah, imunisasi tidak lengkap, dan pajanan asap rokok dan kendaraan. Namun, belum ada penelitian mengenai hal ini di Maluku Utara. Maka pada penelitian ini ingin mengetahui karakteristik balita penderita ISPA di Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Pada penelitian observasional deksriptif ini, data terkait diperoleh dari kuesioner dan rekam medis pasien yang dilakukan pada bulan Desember 2021. Dari 100 penderita, 86% terdiagnosis common cold, 53% perempuan, 46% berusia 1-3 tahun, 85% berat badan lahir 2500-4000 gram, 69% berstatus gizi baik, 67% berstatus imunisasi campak dan DPT lengkap, 70% menerima suplemen vitamin A lengkap, 59% mendapat ASI, 73% bermukim di hunian tidak padat, dan 74% terpajan asap rokok. Karakteristik balita penderita ISPA di Puskesmas Kalumata adalah balita penderita common cold, perempuan, usia 1-3 tahun, berat badan lahir 2500-4000 gram, status gizi baik, berstatus imunisasi campak dan DPT lengkap, menerima suplemen vitamin A, mendapat ASI, bermukim di hunian tidak padat, dan terpajan asap rokok.
DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP KUNJUNGAN IMUNISASI DASAR DI POSYANDU KOTA TERNATE Marhaeni Hasan; Fera The
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4968

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Berdasarkan data analisis Kementrian Kesehatan menunjukan bahwa selama pandemi COVID-19 telah terjadi penurunan baik cakupan imunisasi maupun peforma surveilans PD3I karena sebagian besar petugas surevilans lebih fokus mengerjakan surveilans COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi Covid 19 terhadap kunjungan imunisasi dasar di Posyandu Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Sampel di ambil dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan di Posyandu puskesmas area Kota Ternate/Pulau Ternate..Alat penggumpulan data berupa kuesioner dengan pertanyaan yang terstruktur. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan kunjungan imunisasi (p=0,696). Tidak terdapat hubungan antara usia ibu dan tingkat kunjungan imunisasi (p=0,263). Tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan tingkat kunjungan imunisasi (p=0,776). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kunjungan imunisasi (p=0,000). Tidak terdapat hubungan antara sikap dan tingkat kunjungan imunisasi (p=0,428).
PERBANDINGAN SKOR RIPASA DAN SKOR LABEDA PADA TINGKAT KEPARAHAN MORFOLOGI APPENDISITIS AKUT DI TERNATE Abdul Muthalib Pattiiha; Prita Aulia M Selomo
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4977

Abstract

Appendisitis akut merupakan kasus bedah emergensi yang paling sering ditemukan dan apabila tidak segera dilakukan penanganan akan menimbulkan komplikasi lanjut. Keterbatasan sarana prasarana dalam diagnostic menjadi kendala pada negara berkembang terutama di daerah-daerah, sehingga diperlukan cara lain untuk membantu diagnosis yaitu dengan menggunakan sistem skoring klinis. Tujuan penelitian ini ingin membandingkan skor RIPASA dan skor Labeda pada tingkat keparahan morfologi appendisitis akut dengan mengetahui tingkat akurasi, sensitivitas, spesifisitas, nilai duga positif, nilai duga negative, serta angka appendektomi negatif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan Cross sectional study. Dari 59 sampel, 39 (66.1%) apendisitis akut komplikata, 20 (33,9%) apendisitis akut non komplikata. Dari pengelompokan skor RIPASA dan skor Labeda, hasil uji Chi-square menunjukan hubungan yang signifikan (p=<0.001) terhadap tingkat keparahan morfologi apendisitis akut. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai sensitifitas, spesifisitas, prediksi positif dan prediksi negatif antara skor RIPASA dan skor Labeda sama terhadap tingkat keparahan morfologi apendisitis akut.
ANALISIS DERAJAT PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE Karim Samman Sibali
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4380

Abstract

Preeklamsia adalah salah satu komplikasi berbahaya dan penyumbang angka kematian pertama pada ibu hamil di negara maju dikarenakan terjadi peningkatan deportasi sel trofoblas yang akan menyebabkan kegagalan invasi ke arteri spiralis lalu berakhir dengan iskemik pada plasenta. Iskemik pada plasenta dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin dan berakhir pada kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh derajat preeklamsia terhadap kejadian BBLR di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Metode: Penelitian analitik dengan variabel derajat preklamsia ibu dan berat bayi lahir, dimana penentuan sampel menggunakan purposive sampling pada data rekam medis pasien preeklamsia yang dirawat inap pada periode 2017-2021. Hasil: Dari 166 sampel ibu melahirkan dengan preeklamsia didapatkan perbedaan yang tidak signifikan antara preeklamsia ringan dan berat terhadap kejadian BBLR (p=0,249). Kesimpulan: Hasil pada penelitian ini memperlihatkan bahwa kejadian BBLR dari preeklamsia ringan dan berat tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
KARAKTERISTIK PASIEN PRESUMTIF TUBERKULOSIS PARU BERDASARKAN FOTO TORAKS DI BAGIAN RADIOLOGI RSUD TIDORE KEPULAUAN TAHUN 2020 Miftahur Hifzhan Baksir
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4424

Abstract

Latar belakang: Sesuai definisi WHO, tuberkulosis adalah penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan seluruh dunia. Sebesar 90% penderita tuberkulosis adalah orang dewasa. Secara global, terjadi 1.000.000 kasus tuberkulosis dan 233.000 kematian yang disebabkan oleh tuberkulosis anak pada tahun 2018. Oleh sebab banyak pasien tuberkulosis, baik dewasa maupun anak, datang ke fasilitas kesehatan sudah dengan penyulit tahap lanjut di Maluku Utara, diagnosis tuberkulosis penting ditegakkan secara dini, termasuk pada pasien yang diduga/presumtif menderita tuberkulosis paru.Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik pasien presumtif tuberkulosis paru berdasarkan pemeriksaan foto toraks di RSUD Tidore Kepulauan tahun 2020.Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan metode total sampling terhadap data foto toraks pasien presumtif tuberkulosis paru dari bagian Radiologi RSUD Tidore Kepulauan tahun 2020.Hasil: Dari 202 sampel, usia 46-60 tahun menempati proporsi usia tertinggi (28,7%), 58,4% laki-laki, 71,29% memiliki gejala batuk berdahak bercampur darah dan 56,9% memperlihatkan gambaran foto toraks tuberkulosis.Simpulan: Sebagian besar pasien presumtif tuberkulosis paru pada studi ini berusia 46-60 tahun, laki-laki, dengan lokasi lesi biletaral, dan memiliki gejala batuk berdahak bercampur darah. Lebih dari separuh foto toraks kelompok pasien ini ditemukan memperlihatkan gambaran tuberkulosis.                                                                           Kata kunci: Presumtif, tuberkulosis, Tidore.

Page 7 of 18 | Total Record : 180