cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2025)" : 25 Documents clear
Evaluasi kesiapan sistem kesehatan Indonesia dalam menghadapi krisis kesehatan masa depan Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Rajebta, Nikita Alia; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1474

Abstract

Sistem kesehatan yang kuat dan tangguh merupakan salah satu pilar utama menjaga ketahanan  suatu negara dalam menghadapi berbagai krisis kesehatan, termasuk pandemi, bencana alam, dan  ancaman biologis lainnya. Pandemi COVID-19 telah menjadi bukti nyata bagaimana sistem kesehatan di berbagai negara termasuk Indonesia diuji menghadapi dan merespons situasi darurat kesehatan. Berdasarkan data oleh Kemenkes RI tahun 2020 mencatat  kasus COVID-19 di Indonesia mulai pada tanggal 2 Maret 2020 sampai 31 Desember 2020  terkonfirmasi Covid-19 sebesar 743.198 dengan 109.963 kasus aktif. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang berasal dari 2 database yaitu Google Scholar untuk artikel nasional dan Pubmed untuk artikel  internasional. Adanya ketimpangan yang  terjadi antara masyarakat  perkotaan dengan perdesaan  terutama lansia masih  menjadi tantangan menjaga  ketahanan sistem kesehatan di  Indonesia. Ketimpangan ini  dapat dipengaruhi oleh faktor  geografis, sosial-ekonomi,  budaya, serta ketersediaan  dan kualitas layanan  kesehatan di masing-masing  wilayah. Salah satu tantangan dalam menghadapi krisis  kesehatan adalah kurang meratanya tenaga kesehatan di berbagai daerah khususnya daerah  terpencil. Dalam menghadapi potensi krisis kesehatan di masa depan, pemerintah Indonesia telah  menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kesiapsiagaan sistem kesehatannya. Salah satu langkah utama adalah memperkuat infrastruktur kesehatan, terutama di daerah terpencil  dan perbatasan, dengan membangun lebih banyak fasilitas pelayanan kesehatan yang  dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai. Kesediaan sistem kesehatan Indonesia menjadi komponen kunci dalam menangani krisis  kesehatan seperti wabah penyakit maupun bencana alam.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi jangka panjang di PMB Leni Gustian Palembang tahun 2024 Jamiyatun, Jamiyatun; Sari, Erma Puspita; Rahmawati, Eka; Handayani, Sri
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1422

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan salah satu program  kontrasepsi  yang efektif dari  pemerintah namun angka pencapaian akseptor MKJP masih tergolong rendah dibandingkan metode yang lain. Penggunaan kontrasepsi di dunia menurut data World Health Organization (WHO) lebih dari 100 juta pasangan menggunakan alat kontrasepsi yang memiliki efektifitas, dengan pengguna kontrasepsi hormonal sebesar 75% dan 25% menggunakan non hormonal. faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah karakteristik seperti pendidikan, pengetahuan, lingkungan (jarak dari pelayanan kesehatan), biaya dan dukungan suami. Tujuan penelitian yaitu Diketahui hubungan pengetahuan, peran petugas kesehatan dan dukungan suami secara simultan dengan penggunaan kontrasepsi jangka panjang di PMB Leni Gustian S.Keb Palembang Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Populasi penelitian yaitu peserta KB aktif yang datang di PMB Leni Gustian berjumlah 50 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil analisa univariat diperoleh penggunaan MKJP sebanyak 32%, pengetahuan baik 36%, peran petugas kesehatan mendukung 56% dan dukungan suami 40%. Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan penggunaan MKJP dengan p value 0.000, ada hubungan peran petugas kesehatan secara parsial dengan penggunaan MKJP p value 0.000 dan ada hubungan dukungan suami secara parsial dengan penggunaan MKJP di PMB Leni Gustian S.Keb Palembang tahun 2024 dengan p value 0.000. Diharapkan kepada pihak terkait untuk meningkatkan program keluarga berencana terutama MKJP.  
Hubungan pengetahuan sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan perawatan payudara pada ibu nifas di Puskesmas Betung Kabupaten Oku Timur tahun 2024 Nawamalini, Tia; Sari, Erma Puspita; Anggraini, Arie; Afrika, Eka
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1441

Abstract

Masa nifas (Perenium) merupakan masa pulih kembali mulai dari persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti prahamil. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada Tahun 2022 presentase perempuan menyusui yang mengalami bendungan ASI rata- rata mecapai 87.06% atau mencapai 8242. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, Sikap dan Dukungan Tenaga Kesehatan secara simultan dengan Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Betung Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Tahun. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi ibu nifas dan sampel sebanyak 57 dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil dari 30 responden ibu yang pengetahuannya kurang yang tidak melakukan perawatan payudara pada saat nifas (86,7 %) hasil p-value 0.000 ≤ 0.05. 35 responden ibu yang sikap negatif yang tidak melakukan perawatan payudara pada saat nifas sebanyak 26 responden (74,3 %) p-value 0.001 ≤ 0.05. 31 responden ibu tidak ada dukungan tenaga kesehatan dan yang tidak melakukan perawatan payudara pada saat nifas (80.6%) p-value 0.000 ≤ 0.05. ada hubungan pengetahun, sikap dan dukungan tenaga kesehatan secara simultan. Bidan dan tenaga kesehatan lainnya diharapkan memberikan edukasi.   
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pembina Kota Palembang tahun 2024 Rizki, Sri; Sari, Erma Puspita; Sari, Intan; Anggraini, Arie
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1442

Abstract

Menurut Kemenkes RI sebanyak 18,3% ibu hamil di Indonesia mengalami KEK. Pada tahun 2022 jumlah ibu hamil dengan KEK sebanyak 14.7%. Pada tahun 2023 jumlah ibu hamil dengan KEK sebanyak 13.2%. Tujuan penelitian. Diketahui hubungan riwayat hyperemesis gravidarum, pendidikan dan aktivitas fisik secara simultan dengan KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pembina tahun 2024. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang ke Puskesmas Pembina pada tahun 2024 yang berjumlah 125 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 62 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh Ibu hamil dengan KEK sebanyak 19 responden (30.6%), riwayat hyperemesis gravidarum sebanyak 10 responden (16.1%), pendidikan rendah sebanyak 18 responden (29%) dan aktivitas fisik berat sebanyak 14 responden (22.6%). Ada hubungan riwayat hyperemesis gravidarum secara parsial dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai p 0.000, ada hubungan pendidikan secara parsial dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai p 0.000 dan ada hubungan aktivitas fisik secara parsial dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai p 0.000. Diharapkan kepada pihak terkait guna mengembangkan dan meningkatkan program pencegahan dan penatalaksanaan KEK pada ibu hamil.
Mengatasi hambatan struktural dalam peningkatan akses universal ke layanan kesehatan di Indonesia Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya; 'Aisy, Afifah Rohadatul; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1454

Abstract

Akses universal ke layanan kesehatan merupakan salah satu tujuan utama dalam sistem kesehatan di Indonesia guna mencapai Universal Health Coverage (UHC). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan struktural dalam mencapai akses universal layanan kesehatan. Literatur diperoleh dari Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci terkait, kemudian diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil menunjukkan bahwa kepesertaan BPJS di Indonesia telah mencapai 96%. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, defisit tenaga kesehatan, dan kompleksitas regulasi yang menghambat pencapaian UHC secara menyeluruh. Selain itu, pemanfaatan layanan oleh peserta BPJS belum merata, terutama di wilayah terpencil. Reformasi kebijakan yang dapat dipertimbangkan mencakup perbaikan sistem pembiayaan kesehatan, optimalisasi distribusi tenaga medis melalui insentif yang lebih menarik, serta penguatan regulasi yang didukung oleh berbagai sektor untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih adil dan berkelanjutan. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan etis dan berkeadilan dalam reformasi kebijakan agar akses layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25