cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
BENCHMARKING KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN E-COMMERCE DI INDONESIA Wilson, Febrianus; Wijayanto, Dedi; Sofitra, Mohamad
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan masyarakat yang menggunakan e-commerce tertinggi di dunia, 96% masyarakat yang menggunakan internet di Indonesia pernah menggunakan aplikasi e-commerce sekali atau mencari layanan dan produk untuk dibeli. Tingginya pengguna e-commerce di Indonesia membuat berbagai perusahaan e-commerce bermunculan dan persaingan antar e-commerce semakin ketat. Pelanggan memilih e-commerce yang berbeda sesuai dengan keinginan mereka. Setiap e-commerce memiliki kelebihan dan kekurangan, hal tersebut harus diketahui sebagai dasar dalam merancang strategi terbaik. Strategi terbaik bertujuan agar e-commerce dapat memenangkan persaingan, mendapatkan kesuksesan dalam jangka waktu yang lama dan terhindar dari kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan dari pelanggan.Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai pengumpulan data dan disebar ke seluruh indonesia, data yang diperoleh sebanyak 200 responden yang menggunakan e-commerce Tokopedia, Shopee dan Bukalapak. Pengolahan data menggunakan teknik analisis PLS-SEM dengan variabel independen adalah responsive, assurance, empathy, fulfillment, reliability, efficiency dan variabel dependen adalah kepuasan pelanggan. Pengolahan data meliputi evaluasi model pengukuran (outer model), evaluasi model struktural (inner model), uji hipotesis dan analisis Importance-Performance Map Analysis (IPMA).Berdasarkan hasil penelitian diketahui variabel yang mempengaruhi kepuasan pelanggan Tokopedia yaitu variabel fulfillment, reliability dan efficiency. Variabel yang mempengaruhi kepuasan pelanggan Shopee yaitu variabel assurance, empathy, fulfillment, reliability dan efficiency. Variabel yang mempengaruhi kepuasan pelanggan Bukalapak yaitu variabel responsive, assurance, fulfillment, reliability dan efficiency. Hasil rekomendasi analisis Importance-Performance Map Analysis (IPMA) dari peneliti yaitu mempertahankan dan meningkatkan kualitas variabel di kuadran I atau kuadran keep up the good work karena nilai performance belum maksimal, dengan nilai maksimal yang dapat diperoleh sebesar performance 100. Variabel yang menempati kuadran ini untuk e-commerce Tokopedia yaitu fulfillment, reliability dan efficiency Variabel yang menempati kuadran ini untuk e-commerce Shopee yaitu variabel assurance, empathy, fulfillment, reliability dan efficiency. Variabel yang menempati kuadran ini untuk e-commerce Bukalapak yaitu variabel responsive, assurance, fulfillment, reliability dan efficiency.Kata Kunci : E-commerce, Importance-Performance Map Analysis (IPMA) dan PLS-SEM
PENINGKATAN FUTURE BEHAVIORAL INTENTION (FBI) PELANGGAN E-COMMERCE DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EFEK SUGROPHOBIA Gunawan, Hansen Steven; Sofitra, Mohamad; Djanggu, Noveicalistus H
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas berbelanja online pada saat ini merupakan hal yang lumrah dilakukan. Beberapa lembaga yang mengamati aktivitas tersebut juga menyebutkan bahwa 95% orang pernah melakukan transaksi online. Namun, risiko dalam melakukan transaksi juga besar sehingga membuat suatu motivasi menghindari penipuan yang disebut efek sugrophobia. Penelitian ini bertujuan menyelidiki kombinasi CX (Customer Experience) dalam meningkatkan FBI (Future Behavioral Intention) pelanggan dengan mempertimbangkan efek sugrophobia. Sampel sebanyak 559 tanggapan pengalaman belanja orang Indonesia di Shopee dilakukan analisis dengan model analisis fuzzy-set komparatif kualitatif (fsQCA) mengungkapkan 14 konfigurasi yang dapat digunakan toko online untuk memberikan CX dan FBI pelanggan sesuai dengan kemampuannya. Penyelidikan lanjutan dilakukan untuk melihat efek sugrophobia pelanggan terhadap CX. Hasil menunjukkan dimensi kognitif dan sosial secara khusus selain memberikan peranan dalam CX tetapi juga memulihkan pengalaman pelanggan yang sebelumnya buruk. Temuan lainnya juga mengungkapkan bahwa pelanggan yang sama sekali tidak atau belum pernah mengalami pengalaman buruk dalam berbelanja online masuk dalam kategori demanding customer.  Kata kunci: konfigurasi, model fsQCA, niat perilaku pelanggan, pengalaman pelanggan, sugrophobia
Analisa Beban Kerja Mental Pada Perawat Di Rumah Sakit XYZ Menggunakan Metode NASA-TLX Citra, Rya Widya; Wahyudi, Tri; Rahmahwati, Ratih
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shift kerja merupakan pembagian waktu kerja yang diterapkan oleh beberapa instansi atau perusahaan dan diberikan kepada tenaga kerja yang bekerja di perusahaan atau instansi tersebut. Rumah Sakit XYZ menerapkan tiga shift kerja pada perawat yaitu shift pagi (07:00 – 14:00), shift siang (14:00 – 21:00) dan shift malam (21:00 – 07:00).  Pekerjaan yang menerapkan shift kerja juga memiliki dampak negatif yaitu dapat menimbulkan beban kerja, tingkat kelelahan dan waktu istirahat yang dimiliki tidak teratur. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai beban kerja mental dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar beban mental yang mereka alami pada pekerjaannya.Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner Nasa-Tlx serta melakukan wawancara langsung pada perawat Rumah Sakit XYZ. Setelah dilakukan pengumpulan data maka dilanjutkan tahap pengolahan data yaitu dengan melakukan pembobotan, pemberian rating, perhitungan nilai produk, perhitungan weighted workload (WWL), perhitungan rata-rata weighted workload (WWL) dan interpretasi skor yang diperoleh.Hasil beban kerja mental yang dimiliki  perawat Rumah Sakit XYZ di tiga shift kerja yaitu masuk dalam kategori beban kerja mental tinggi, dengan nilai rata-rata WWL yang diperoleh sebesar 70,38 pada shift pagi, 69,97 pada shift siang dan 74,02 pada shift malam. Rekomendasi penjadwalan yang diberikan yaitu dengan melakukan pembagian waktu kerja dimana semua perawat memiliki semua jadwal bekerja pada tiga shift, memiliki total hari kerja yang sama dan hari libur yang sesuai. Kata kunci: Beban Kerja Mental, Nasa-Tlx, Shift Kerja
REKOMENDASI SKENARIO BONGKAR MUAT PETI KEMAS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIMULASI PADA PT. X Wakarmamu, Cintya Rastra
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan. Kondisi yang terjadi saat ini pada Pelabuhan Pontianak adalah pelayanan bongkar muat yang belum mencapai target yang telah ditentukan. Berdasarkan data yang ada, diketahui bahwa jumlah TEU pelayanan bongkar muat pada tahun 2018 sebesar 273.930 TEU dengan target pelayanan bongkar muat tahun 2018 sebesar 280.000 TEU. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan perbaikan terhadap proses bongkar muat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan simulasi dengan bantuan software ARENA. Penelitian dimulai dengan melakukan pengumpulan data-data yang diperlukan, diantaranya jumlah kapal yang tambat, jumlah quay control crane, jumlah reach stacker, jumlah gantry crane, jumlah truk tronton, jumlah peti kemas yang dibongkar muat dan waktu antar kedatangan kapal. Selanjutnya data-data tersebut akan digunakan dalam model ARENA. Skenario yang dijalankan berjumlah 3, dimana skenario yang terpilih adalah skenario yang dapat mencapai target TEU bongkar muat peti kemas. Hal itu dapat dilihat pada hasil analisa. Analisa yang dilakukan ada dua, yaitu analisa perbandingan peti kemas yang dibongkar muat dan analisa ketercapaian jumlah TEU yang ditargetkan. Analisa perbandingan peti kemas yang dibongkar dilakukan untuk membandingkan hasil running model ARENA eksisting dan model ARENA tiap skenario, sedangkan analisa ketercapaian jumlah TEU yang ditargetkan dilakukan untuk membandingkan jumlah TEU yang dibongkar muat untuk tiap skenario. Berdasarkan hasil analisa, maka diketahui bahwa skenario yang terpilih yaitu skenario penambahan 1 unit quay control crane di mana jumlah TEU yang dibongkar muat sebesar 333.305 TEU dengan target sebesar 313.000 TEU. Kata kunci : ARENA, bongkar muat, pelabuhan, simulasi, skenario.
PENGARUH SOCIAL MARKETING CAMPAIGN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN APP MYPERTAMINA DI PONTIANAK Oktaviana, Fransisca Mala; Wijayanto, Dedi; Wahyudi, Tri
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi MyPertamina merupakan suatu program yang dibuat oleh pihak Pertamina sebagai bentuk apresiasi terhadap konsumen yang membeli produk-produk Pertamina, program ini juga  juga dibuat untuk mendukung gerakan non tunai yang dibuat oleh pemerintah.Pihak Pertamina telah melakukan pengenalan program tersebut melalui pendekatan kampanye pemasaran sosial, akan tetapi dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan khususnya di Kota Pontianak, program tersebut masih belum mengubah keputusan konsumen untuk mengaplikasikannya secara nyata. Hal ini mungkin saja terjadi karena social marketing campaign yang dilakukan pihak Pertamina belum sesuai dengan harapan konsumen, untuk itu dilakukanlah penelitian yang bertujuan membuktikan bahwa adanya pengaruh dari social marketing campaign dan variabel-variabel yang terdapat didalamnya terhadap keputusan konsumen untuk bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina. Tujuan lain dari penelitian ini juga memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan keputusan konsumen menggunakan program tersebut.Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk membuktikan bahwa terdapat  pengaruh dari social marketing campaign yang dilakukan, baik itu secara keseluruhan atau masing-masing dari variabel. Metode ini juga didukung dengan adanya uji asumsi klasik dan uji hipotesis sebagai persyaratan terhadap hasil dari pengolahan data. Objek dalam penelitian ini adalah social marketing campaign terkait app MyPertamina yang dilakukan di Kota Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online kepada responden yang merupakan konsumen pertamina. Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan rumus populasi dan sampel yang bersumber dari rumus slovin, dan didapatlah jumlah responden yaitu 100 orang.Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa secara keseluruhan sosial marketing campaign memiliki pengaruh secara signifikan terhadap keputusan konsumen bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina, hal ini dibuktikan dari hasil uji f (simultan) dengan nilai signifikansi yang < 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai f  hitung > f tabel  (8,394 > 2,00). Hasil dari penelitian ini juga membukti bahwa secara uji t (parsial) variabel yang berpengaruh adalah mendorong membentuk keinginan kuat mewujudkan perubahan perilaku dengan nilai signifikansi yang < 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai t hitung > t tabel (4,809 > 1,660), variabel lain yang berpengaruh adalah memberdayakan agar niat menjadi tindakan nyata dengan nilai signifikansi yang < 0.050 (002 < 0,05) nilai t hitung > t tabel (3,147 > 1,660). Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa kampanye pemasaran sosial memiliki pengaruh sebesar 26,1% sedangkan sisanya 100% - 26,1% = 73,9% disebabkan oleh pengaruh lainnya yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kata Kunci: Social Marketing Campaign, MyPertamina, Regresi Linear Berganda
PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN PADA PELANGGAN PT. PLN PONTIANAK DENGAN METODE SERVICE QUALITY, ZONE OF TOLERANCE (ZOT) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Ikhsan, FadiI; Uslianti, Silvia; Rahmahwati, Ratih
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan jasa Iistrik di kota Pontianak dari tahun ke tahun menunjukkan adanya peningkatan, haI ini membuat PT. PIN Pontianak memberikan perhatian khusus kepada peIayanan daIam haI pemenuhan kebutuhan peIanggan agar daIam peIaksanaannya dapat memuaskan peIanggannya. Sampai sekarang PT. PIN Pontianak masih mendapatkan beberapa keIuhan dari peIanggannya, haI ini memperIihatkan bahwa memang peIanggan beIum merasa terpuaskan dengan peIayanan diberikan saat ini. Tujuan dari diIakukannya peneIitian ini yaitu untuk menghasiIkan tingkat kepuasan peIanggan, menghasiIkan toIeransi antar tingkat peIayanan yang diharapkan dengan tingkat peIayanan minimumnya, serta menghasiIkan usuIkan perbaikan yang tepat untuk meningkatkan kuaIitas peIayanan di PT. PIN. PeneIitian ini akan menggunakan beberapa metode untuk mengetahui tingkat kepuasan peIanggan terhadap peIayanan yang diberikan, metode tersebut terdiri dari service quaIity, zone of toIerance (ZOT) dan Importance performance anaIysis (IPA). Metode ServquaI digunakan untuk mencari niIai gap agar dapat diketahui tingkat kepuasan peIanggan dengan peIayanan yang diberikan. Atribut yang digunakan daIam peneIitian ini yaitu berjumIah 23 atribut. Metode ZOT digunakan untuk menghitung niIai toIeransi antara tingkat ekspektasi dan tingkat peIayanan minimum. Sedangkan metode IPA digunakan untuk meIihat tingkat kinerja dan harapan dari setiap atribut pernyataan. HasiI dari identifikasi atribut pada peneIitian ini yaitu didapatkan 23 atribut yang menunjukkan bahwa peIanggan masih beIum merasa puas dengan peIayanan yang diberikan oIeh PT. PIN Pontianak. Rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan yaitu petugas dapat membuat pencatatan segaIa keIuhan yang dirasakan oIeh peIanggan baik secara Iangsung maupun tidak Iangsung, memberikan kompensasi menurut Permen ESDM Nomor 27 tahun 2017 yaitu sebesar 35% bagi peIanggan non-subsidi dan 20% untuk peIanggan subsidi dari biaya beban untuk peIanggan yang merasakan dampak pemadaman Iistrik, dan memberikan peIatihan kepada para petugas peIayanan agar Iebih profesionaI dan partisipatif daIam memberikan informasi penting terkait dengan penanganan yang akan diIakukan serta gangguan yang diaIami oIeh peIanggan, membuat program sosiaIisasi, serta memberikan program CaII-back. Kata Kunci: Importance performance anaIysis, service quaIity, zone of toIerance
PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL TERHADAP PENGARUH KELELAHAN PENGEMUDI BUS ANTAR KOTA DALAM PROVINSI TRAYEK PONTIANAK TUJUAN PUTUSSIBAU Erwani, Dede
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bus merupakan kendaraan umum  angkutan darat yang popular dan bisa bermuatan banyak penumpang. Berdasarkan data kepolisian Daerah Kalimantan Barat (2017), menyatakan kecelakaan yang melibatkan kendaraan Bus dari tahun 2011 sampai dengan 2017 sebesar 295 kali. Hal ini menjadikan hal yang cukup menarik perhatian dimana Bus merupakan satu-satunya angkutan umum darat kapasitas besar di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode Nasa TLX dan subjective self rating test. Sampel responden didapatkan 20 responden, dengan latar belakang berbagai perusahaan penyedia jasa angkutan bus. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah disusun sesuai metode yang digunakan. Selain kuesioner juga menggunakan sistem wawancara kepada responden untuk mengetahui kondisi operasional dilapangan lebih jauh lagi. Berdasarkan uji statistik menggunakan metode chi square menunjukan bahwa adanya hubungan posfitif antara Beban kerja Mental dan Kelelahan dengan nilai Siqnificancy sebesar P = 0.003. uji statistic juga menggambarkan hubungan antara pengaruh usia terhadap kelelahan menunjukan nilai siqnificancy P = 0.015 yang meyatakan bahwa adanya pengaruh antara usia terhadap kelelahan, Dan hasil uji statistic juga mengggambarkan bahwa adanya hubungan antara lama waktu tidur perhari terhadap kelelahan yang dirasakan pengemudi dengan nilai P= 0.002. hal ini menunjukan adanya hubungan kurangnya waktu tidur terhadap kelelahan yang dirasakan pengemudi. Dimana 50% responden yang mengalami tidur kurang dari 8 jam sehari mengalami kelelahan tingkat tinggi dan hanya 25% yang mengalami tidur 8 jam atau lebih dari 8 jam hanya mengalami kelelahan tingkat ringan.Kata kunci : Beban Kerja Mental, Kelelahan Kerja, Seubjective Self Rating, Test Nasa TLX,
PENGUKURAN POSTUR KERJA PADA PENGGUNAAN ALAT OLAHRAGA ANGKAT BEBAN DENGAN PENDEKATAN BIOMEKANIKA DAN FISIOLOGI Nasher, Ammarullah Rusdyllah Ethwear Servac; Prawatya, Yopa Eka; Rahmahwati, Ratih
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ditemukan  dalam penelitian ini adalah dimana member gym di Triple 888 Gym Pontianak sering mengeluh sakit pada tulang S5/L1 saat menggunakan alat Inclane Bench dan alat Lat Pull Down, ada juga permasalahan orang yang rajin berolahraga angkat beban terkena serangan jantung setelah melakukan aktivitas olahraga. Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, dengan landasan itu penelitian ini dilakukan, ketentuan diberikan oleh NIOSH (National Institue of Occupational Safety and Health) meliputi batasan dari aspek psikofisik, biomekanik dan fisiologi. Batasan psiko-fisik adalah beban yang diangkat harus dapat diterima oleh 75% wanita dan 90% pria. Batasan biomekanik membatasi besarnya gaya tekan sebesar 3,4 KN (770 lbs) pada tulang punggung (L5/S1), dan batasan fisiologi membatasi pengeluaran energi maksimum sebesar 2,2 – 4,7 Kkal/min. Penelitian ini bertempat di Triple 888 Gym Pontianak ingin mengetahui gerakan angkat beban yang dapat mencederai tulang punggung apabila dilakukan terus menerus. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah menghitung gaya kompresi pada tulang S5/L1 dan konsumsi energi, penelitian dilakukan pada gerakan yang dilakukan pada alat Inclane Bench dan Lat Pull Down dengan pengambilan data secara langsung ke lapangan. Berdasarkan data Biomekanika dan data Fisiologi gerakan saat penggunaan alat Incline Bench dan Lat Pull Down masih aman dilakukan dengan berulang-ulang dengan menggunakan beban angkat 10 kilogram, rata-rata gaya tekan pada penggunaan alat Lat Pull Down yaitu 656,587 Newton, dengan demikian gerakan yang dilakukan masih di bawah batas aman, sehingga tidak beresiko cedera tulang belakang. Sedangkan besarnya gaya tekan pada tulang L5/S1 saat menggunakan alat olahraga Incline Bench terlihat pada rata-rata gaya tekan yaitu 2555,527 Newton, dengan demikian gerakan yang dilakukan masih di bawah batas aman, sehingga tidak beresiko cedera tulang belakang. Besarnya konsumsi energi saat menggunakan alat olahraga Incline Bench terlihat pada rata-rata konsumsi energi yaitu 2,312 kkal/menit, sedangkan besarnya konsumsi energi saat menggunakan alat olahraga Lat Pull Down terlihat pada rata-rata konsumsi energi, yaitu 2,620 kkal/menit. Rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan yaitu gerakan yang dilakukan pada alat Inclane Bench  dan alat Lat Pull Down masih aman apabila dilakukan dengan beban angkat 10 kilogram, namun akan berbahaya apabila dilakukan terus menerus tanpa adanya istirahat saat melakukan gerakan.Kata Kunci: Triple 888 Gym Pontianak, Biomekanika, Gaya tekan L5/S1, fisiologi, konsumsi energi
RANCANG BANGUN MESIN PERONTOK LADA DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Darwin, Evan; Wahyudi, Tri; Sujana, Ivan
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk mesin perontok lada desa Nanga Bayan kapasitas produksi sebanding dengan kapasitas hasil produksi cara tradisional atau manual. Minimnya minat petani lada setempat terhadap produk lama  yaitu mesin susah dibawa, susah dibersihkan, dan hasil produksi dari mesin tersebut masih banyak bercampur dengan tangkai lada sehingga dilakukan pengulangan 2-3 kali, serta biaya produksi yang mahal. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk merancang ulang mesin agar produksi lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD) yang merupakan pengolahan dan analisa dari kepentingan petani serta kepuasan petani terhadap produk lama. Pengembangan produk lama diperoleh melalui wawancara, observasi, dan masukan pihak terkait sehingga akan  menjadi dasar  atribut yang telah ditentukan. Setelah data valid dan reliable untuk menerjemahkan kebutuhan petani lada terdapat 10 atribut. Pemilihan atribut yang telah ditentukan akan digunakan sebagai output 14  item  respon teknis,  kemudian digabungkan oleh interaksi teknis untuk house of quality (HOQ). Hasil dari perancangan produk baru ini adalah perubahan dengan motor penggerak listrik, material rangka besi, bak stanlis, roda pada kaki mesin, pelindung tutup penggiling dan adanya penyetelan jarak screen ke penggiling. Perubahan ini lebih baik dari produk lama hal ini dibuktikan dengan  kecepatan produksi yang efektif dan lebih efisien serta bahan material yang awet.Kata kunci : Mesin Perontok Lada, Pengembangan, Quality Function Deployment
USULAN PERBAIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PADA JASA BUS PT. XYZ DENGAN METODE SERVICE QUALITY, CUSTOMER SATISFACTION INDEX DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Hidayat, Syarif; Wahyudi, Tri; Anggela, Pepy
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Teknik Industri Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang jasa transportasi Bus angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Permasalahan di perusahaan PT. XYZ berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat menunjukan penumpang Bus PT. XYZ rute keberangkatan Pontianak-Melawi di waktu 3 tahun terakhir mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu Tahun 2017, 2018, dan 2019. Hal ini sebagai dasar dilakukannya sebuah penelitian dengan cara mengidentifikasi permasalahan dari sisi pelayanan dan memberikan saran rekomendasi perbaikan bagi perusahaan PT. XYZ.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah SERVQUAL untuk menganalisis masalah berdasarkan dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil metode tersebut dihitung rata-rata tingkat kinerja dan harapan, selanjutnya dihitung nilai kesenjangan (Gap) antara tingkat kinerja dan tingkat harapan. Menghitung nilai tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan metode customer satisfaction Index dengan data input yang diperoleh dari hasil perhitungan rata-rata tingkat kinerja dan rata-rata tingkat harapan pada dimensi SERVQUAL sebelumnya. Metode importance performance analysis adalah metode analisis yang memanfaatkan nilai dari rata-rata kinerja dan rata-rata harapan berdasarkan dimensi SERVQUAL yang akan dipetakan ke dalam diagram kartesius untuk mengidentifikasi atribut-atribut yang menjadi prioritas perbaikan.Berdasarkan hasil penelitian, masih terdapat kesenjangan (Gap) yang bernilai negatif di setiap dimensi yaitu dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, dengan rata-rata tingkat kinerja sebesar 3,84 dan rata-rata tingkat harapan 4,39 hal ini menunjukan penumpang Bus PT. XYZ memiliki harapan yang tinggi terhadap pelayanan dari pihak perusahaan. Berdasarkan perhitungan metode CSI diperoleh nilai kepuasan pelanggan yaitu 76,7434, nilai ini menunjukan interpretasi cause for concern atau masih berada di kategori yang mengkhawatirkan bagi perusahaan. Berdasarkan hasil pemetaan diagram kartesius didapatkan 5 atribut yang menjadi prioritas perbaikan dan menjadi rekomendasi dari hasil penelitian untuk diperbaiki kualitas pelayanannya.Kata Kunci: Customer satisfaction Index, Importance Performance Analysis, Service Quality, Transportasi Bus Angkutan Umum.