cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
PENENTUAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PRODUKSI PUPUK ABC PADA CV.XYZ DUSUN SEBOTU KABUPATEN SANGGAU SIAHAAN, DAPOT SAMUEL
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 1, No 2 (2017): Jurnal S1 Teknik Industri UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.807 KB)

Abstract

CV. XYZ start production of fertilizers Star in February 2010 until October of 2011 with total production and turnover of as much as 3360 units, or approximately 168 tons. After that the fertilizer production standstill owing Reviewed Reviewed fertilizer sales results taken away by one of the employees of CV. XYZ. The cessation of production of fertilizers stars resulted in a loss of Rp. 81,711,319, - on the CV. XYZ. After the vacuum during ± 5 years, CV. XYZ planning to produce fertilizers star back in 2016. Based on these problems, then to reproduce the star fertilizer needed to improve the financial feasibility analysis clappers that would be obtained by CV. XYZ for more leverage and can cover the losses it had suffered, which is valued at RP. 81,711,319, -. The method used in analyzing the financial feasibility of the business of production of fertilizers stars consist of: NPV (Net presnt Value), IRR (Internal Rate of Return), PP (Payback Period), ROI (Return On Investment), BEP (Break Even Point) and analysis sensitivity such as sensitivity analysis of the decline in sales (10%), the sensitivity analysis the increase in fixed costs (10%) and sensitivity analysis of variable costs increase (20%). Results of the determination of the financial feasibility of fertilizer production enterprises using the star with the provisions of the loan capital by 20%, 30% and 40% financially feasible to be implemented again by CV. XYZ. Dilaksanakanya back with fertilizer business stars, CV. XYZ can restore back losses amounting to Rp. 81,711,319, - who had suffered on fertilizer production stars the period of 2010 through 2011. A sensitivity analysis that goes into the category is feasible only on sensitivity sales decline of 10% with a capital loan of 20% and 30%, a sensitivity increase variable cost of 20% with a capital loan of 20% and 30%, the combined sensitivity of the drop in sales and the increase in fixed costs by 10% with a capital loan of 20%, the combined sensitivity of the increase in fixed costs by 10% and the increase in variable costs by 20% with a capital loan of 20% and 30%. Keywords: Financial Feasibility Analysis, Net Present Value, Internal Rate Of Return, Payback Period, Return On Investmen, Break Even Poin
Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web “KOSTDIPONTI” Berdasarkan Aspek Usability dan Validasi Heuritic Evaluation Dwi Purnomo, David
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.242 KB)

Abstract

Pontianak merupakan kota yang memiliki cukup banyak perguruan tinggi atau universitas, salah satunya adalah Universitas Tanjungpura. Sebagian besar mahasiswa di Universitas Tanjungpura berasal dari luar kota Pontianak. Mahasiswa memiliki berbagai kebutuhan, salah satunya adalah menemukan tempat tinggal berupa kos di Pontianak. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menimbulkan ide untuk membuat sistem informasi berbasis website untuk menemukan kos di Pontianak. Pembuatan website dirancang menggunakan data flow diagram (DFD) dan entity relationship diagram (ERD) sebagai dasar gambaran aliran sistem informasi website kostdiponti.com serta perancangan tampilan dengan memperhatikan aspek usability agar tampilan website mudah dimengerti oleh pengguna. Hasil perancangan website kemudian di validasi menggunakan heuristic evaluation (HE) untuk mengetahui nilai dari tampilan website. Hasil penilaian kemudian di analisis untuk dijadikan pertimbangan dalam perbaikan tampilan website.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada hasil kuisioner validasi HE yang diisi oleh 30 responden, apabila nilai 0,1 dan 2 maka tidak dilakukan perbaikan. Jika nilai 3 dan atau 4 mencapai lebih dari 10% dari penilaian responden, maka perlu dilakukan perbaikan. Hasil analisis menunjukkan responden cukup puas terhadap tampilan website yang telah dibuat. Meskipun ada beberapa aspek usability yang mendapat nilai 3 dan 4, tetapi tidak lebih dari 10%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan tidak ada aspek usability yang perlu dilakukan perbaikan dan tampilan website sudah cukup baik serta mudah digunakan.Kata kunci: DFD, ERD, Heuristic Evaluation, Usability, Website
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. XYZ -, RIAN HIDAYAT
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal S1 Teknik Industri UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.365 KB)

Abstract

PT.XYZ is a company engaged in the production of palm oil and kernels are located in the village of Sui. Enau, District Tebas, Sambas, West Borneo. The Company has implemented a program of occupational safety and health in the work area so that the risk of accidents can be avoided. The problem faced by companies is still high number of accidents that happen to employees based on reports of accidents and diseases in the month of January until August 2015 as many as 6.6%, which occurred in 93.4% of occupational accidents and illnesses experienced by the employee at the time of work activities so that it can affect the performance of employees at the company. The purpose of this research is to know the effect of occupational safety and health on the performance of employees of PT. XYZ.The method used in this research is the method of Partial Least Squares (PLS) with the help of software Smartpls 3.0. Partial Least Squares (PLS) is a method alternetif of Structural Equation Modeling (SEM) were used to determine how much influence the independent variable on the dependent variable. The steps performed in the method of PLS, namely: designing the structural model, designing measurement models, prepare the construction of the path diagram, conversion path diagram into the equation, estimation of the path coefficients (parameters), evaluation Goodness of fit, and hypothesis testing.The results of T-test analysis using the statistical method of PLS shows that safety does not significantly influence employee performance with a value of statistic t <t table is 1.567 <1.96. While occupational health significantly influence employee performance with a value of statistic t> t table is 7.295> 1.96. Based on the test results on the path coefficient value PLS method, for safety variables (X1) on employee performance (Y) is -0.124, meaning that there are significant safety negatively affect the performance of the employee, while the influence of occupational health (X2) on employee performance (Y) amounted to 0.594, meaning that the occupational health positive influence on employee performance. Increasingly improved occupational health of the employees at the company, the higher the performance of employees. Recommendations can be given to improve the performance of employees at PT. XYZ which companies provide personal protective equipment according to prevailing standards, in order to obtain comfort in use. Health programs that have applied the company maintained and further improved employee productivity in order to become more optimal.Keyword: palm oil, occupational Safety, occupational health, Partial Least Squares (PLS)
Jadwal Perawatan Pompa Intake PDAM XYZ Berdasarkan Analisa Keandalan dan Metode Age Replacement -, Robinsa -
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 2, No 2 (2018): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.427 KB)

Abstract

PDAM XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan sistem produksi secara continuous flow yaitu suatu sistem produksi secara terus-menerus selama 24 jam yang mengharuskan fasilitas produksi selalu dalam kondisi optimal. Salah satu fasilitas produksi PDAM XYZ adalah pompa intake, yaitu suatu pompa yang berfungsi untuk menyedot air baku ke water treatment yang selama ini sering mengalami kerusakan. Berdasarkan data historis PDAM XYZ salah satu pompa intake yang sering mengalami kerusakan adalah pompa intake 1 yang terdapat di rumah intake 1 Instalasi Pengolahan Air (IPA) X. Tercatat bahwa dari tahun 2014 sampai 2017, pompa tersebut telah mengalami 78 kali kerusakan.Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk mendapatkan nilai keandalan komponen kritis pompa intake, menghasilkan selang waktu penggantian optimal komponen kritis pompa intake berdasarkan ongkos minimum serta menghasilkan jadwal penggantian optimal.Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan keandalan komponen kritis pompa intake untuk komponen Mechanical Seal (CP SIDE), Mechanical Seal (CCP SIDE), Impeller Nut dan Bearing Unit (CP SIDE) mengalami penurunan secara terus menerus seiring bertambahnya waktu sehingga dapat dikarakteristikkan sebagai komponen yang mengalami fase keausan atau wear out failure. Selang waktu penggantian optimal berdasarkan ongkos minimum menggunakan metode age replacement secara berurutan adalah 70 hari, 61 hari, 27 hari dan 22 hari. Jadwal penggantian optimal komponen kritis pompa intake selama periode tahun 2018 sampai tahun 2019 telah berhasil dibuat berdasarkan ongkos minimum menggunakan metode age replacement. Komponen Mechanical Seal (CP SIDE) terdapat 10 kali penggantian setiap 70 hari, komponen Mechanical Seal (CCP SIDE) terdapat 11 kali penggantian setiap 61 hari, komponen Impeller Nut terdapat 26 kali penggantian setiap 27 hari dan komponen Bearing Unit (CP SIDE) terdapat 32 kali penggantian setiap 22 hari. Kata kunci : Age Replacement, Continuous Flow, Jadwal Perawatan Optimal, Keandalan, Pompa Intake
EVALUASI PENGARUH BEBAN KERJA FISIK TERHADAP TINGKAT KEWASPADAAN PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI KOTA PONTIANAK Kurniawan, Sandi; Prawatya, Yopa Eka; Rahmahwati, Ratih
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.873 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Pontianak tergolong cukup tinggi. Menurut data Dinas Kependudukan Kota Pontianak pada tahun 2018, jumlah penduduk Kota Pontianak berjumlah 664.394 jiwa. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah sampah yang dihasilkan yaitu terdapat sekitar 1.827.084 m3  sampah perhari oleh penduduk Kota Pontianak. Tingginya jumlah sampah mengakibatkan petugas pengangkut sampah mengalami kesulitan dalam menanggulangi sampah. Petugas seringkali disibukan oleh sampah yang berserakan diluar container yang disebabkan oleh over capacity. Akibatnya petugas harus mengangkat sampah secara manual menggunakan alat seadanya ke dalam container yang belum terisi penuh. Terlebih pada musim buah atau hari besar, petugas seringkali harus bekerja hingga pagi hari dan dinilai menimbulkan kelelahan yang berlebih.Penelitian ini dilakukan terhadap 30 orang sampel yang terdiri dari 2 orang sopir fuso, 5 orang sopir dump truck, 5 orang sopir arm roll truck, serta 18 orang petugas di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).  Besarnya beban kerja fisik diidentifikasi berdasarkan perhitungan konsumsi energi dan perhitungan cardiovasculair load (%CVL). Sedangkan tingkat kewaspadaan diuji menggunakan program psychomotor vigilance test (PVT). Pengaruh beban fisik dilakukan uji hipotesis.Hasil yang diperoleh yaitu: beban kerja fisik pada sopir pengangkut sampah tergolong moderate dengan rata-rata konsumsi energi sebesar 1,201 Kkal/menit. Sedangkan pada petugas di TPS beban fisik tergolong heavy (besar) dengan rata-rata konsumsi energi sebesar 1,75 Kkal/menit. Hasil uji hipotesis yaitu beban kerja fisik tidak berpengaruh terhadap tingkat kewaspadaan pada sopir. Sedangkan pada petugas di TPS, beban kerja fisik berpengaruh terhadap tingkat kewaspadaan. Rekomendasi yang diberikan yaitu menambah jumlah armada pengangkut, menambah jumlah TPS, menyediakan tempat istirahat yang memadai dan memberikan pakaian safety untuk bekerja. Kata Kunci: Beban Fisik, Cardiovasculair Load (%CVL), Konsumsi Energi Tingkat Kewaspadaan.
OPTIMASI PERGERAKAN KONTAINER KOSONG MENGGUNAKAN MODEL EMPTY CONTAINER REUSE DI KOTA PONTIANAK Sahputra, Willyanto -
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2018): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.164 KB)

Abstract

Pelabuhan Pontianak merupakan pintu keluar masuk dan keluar barang dari dan ke Pontianak. Jumlah kontainer yang tersedia di Pelabuhan Pontianak masih lebih dari cukup, demand masih dibawah dari ketersediaan kontainer kosong, sehingga terjadi penumpukkan kontainer kosong di Pelabuhan Pontianak. Semakin banyaknya penumpukkan kontainer kosong menyebabkan semakin tingginya holding cost di Pelabuhan. Salah satu cara untuk mengoptimalkan pergerakan kontainer kosong di jalan raya adalah dengan mengurangi pergerakan dari kontainer kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pergerakan kontainer kosong menggunakan model empty container reuse. Pencarian solusi dilakukan dengan menggunakan 4 skenario pengujian. Model matematis diselesaikan dengan menggunakan teknik integer linear programming untuk mengetahui performansi model. Hasil pengujian model dengan menggunakan 4 skenario menunjukkan bahwa dengan menggunakan model empty container reuse dapat mengoptimalkan biaya pergerakan kontainer kosong yang ada di Kota Pontianak. Skenario pertama menghasilkan total biaya sebesar Rp2.735.076.000,00, total pergerakan sebanyak 3325, dan inventory sebesar 245 kontainer. Skenario kedua menghasilkan total biaya sebesar Rp5.832.102.000,00, total pergerakan sebanyak 2746, dan inventory sebesar 420 kontainer. Skenario ketiga menghasilkan total biaya sebesar Rp3.220.596.000,00, total pergerakan sebanyak 1186, dan inventory sebesar 345 kontainer. Skenario keempat menghasilkan total biaya sebesar Rp6.368.868.000,00, total pergerakan sebanyak 1932, dan inventory sebesar 420 kontainer. Kata Kunci : Empty Container Reuse, Inventory, Linear Integer Programming, Pergerakan Kontainer Kosong, Tipe Kontainer.
PERAN SOCIAL CRM TERHADAP CUSTOMER ENGAGEMENT DAN KEPUASAN KINERJA BISNIS MIKRO DAN KECIL DI INDONESIA Rahayu, Ni Putu Puteri Suryaning
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.33 KB)

Abstract

Fenomena kemunculan media sosial menawarkan kemudahan bagi pengelola bisnis dalam menawarkan produk bisnisnya pada kalangan yang luas walau memiliki modal terbatas, sehingga semakin banyak pengelolaan UMKM yang dilakukan melalui media sosial, khususnya Instagram. Aktivitas yang dilakukan pengelola bisnis tersebut dalam Instagram selain memasarkan produk juga mengelola hubungan pelanggannya, dikenal sebagai Social Customer Relationship Management (SCRM). Penelitian ini merupakan studi empiris yang meneliti hubungan faktor-faktor Social Customer Relationship Management terhadap customer engagement dan kepuasan kinerja bisnis menggunakan metode PLS-SEM. Adapun hasil penelitian ini memberi konfirmasi bahwa Social Customer Relationship Management (SCRM) memberi pengaruh signifikan terhadap customer engagement dan kepuasan kinerja bisnis, dengan koefisien masing-masing 0,287 dan 0,395 pada α = 0,05.Kata kunci: Instagram, PLS-SEM, Social Customer Relationship Management, UMKM
PENDEKATAN BLUE OCEAN STRATEGY TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SAMBAS PRATIWISARI, ULVI -
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 1, No 3 (2017): Jurnal S1 Teknik Industri UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.918 KB)

Abstract

RSUD Sambas merupakan salah satu perusahaan sebagai penyedia pelayanan kesehatan. Saat ini, tingkat persaingan pada rumah sakit khususnya pada ruang persaingan dimana RSUD Sambas berkompetisi menjadi tidak sehat. Stategi lama yang pernah menjadi jantung strategi tidak lagi begitu digunakan karena dianggap terlalu statis dalam menanggapi pasar yang dinamis. Perusahaan merespon dengan cepat setiap perubahan yang ada di pasar, dan terus menerus melakukan perubahan demi mencapai tingkat kinerja yang lebih baik. Akibatnya strategi ini menuntun semakin banyak perusahaan ke jalur persaingan yang selama saling menghancurkan, saling membunuh dan berdarah-darah yang diistilahkan sebagai red ocean. Tujuan penelitian ini adalah merancang strategi pelayanan yang berfokus untuk menciptakan ruang pasar yang tidak diperebutkan melalui proses inovasi nilai. Proses inovasi nilai dilakukan melalui metode pendekatan blue ocean strategy dengan menggunakan dua alat analisis yaitu kanvas strategi dan ERRC grid. Kanvas strategi berfungsi sebagai alat visualisasi terhadap penawaran yang dilakukan pada faktor kompetisi yang ada, sedangkan ERRC Grid berfungsi sebagai langkah strategis perusahaan untuk menciptakan segmen pasar yang baru. Hasil proses inovasi nilai menunjukkan bahwa pada rancangan strategi yang baru, perusahaan mengeliminasi dan mengurangi beberapa faktor yang dianggap tidak penting dalam kompetisi. Selain itu terdapat beberapa strategi yang diciptakan yang belum pernah ditawarkan sebelumnya pada ruang pasar misalnya penyediaan kartu anggota bagi pasien pasca rawat inap untuk mengakses pemeriksaan kesehatan gratis dan sebagainya. Akhirnya, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rancangan strategi perusahaan yang baru telah memenuhi ke dalam tiga ciri blue ocean strategy dalam menciptakan ruang pasar yang tidak diperebutkan yaitu fokus, divergensi, dan moto yang memikat.Kata Kunci : Rumah Sakit, Blue Ocean Strategy, Kualitas Pelayanan
PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK PAKAIAN BRAND LAWAR DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI CLOTHING LINE DI KOTA PONTIANAK Anggita, Uray Amalia
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.78 KB)

Abstract

Bisnis clothing line saat ini masih banyak diminati oleh masyarakat kota Pontianak, khususnya anak-anak muda, serta remaja dan orang tua juga ada yang masih mengikuti perkembangan produk fashion yang satu ini. Untuk di wilayah kota Pontianak, bisnis clothing line dengan konsep brand lokal terbilang masih sangat jarang. Brand “LAWAR!!” ini menjadi salah satu brand lokal khas Pontianak yang patut diberi perhatian serta apresiasi lebih dari pemerintah setempat dan masyarakat luas. Tetapi bisnis clothing line ini termasuk ke dalam “bisnis musiman” yang artinya tidak selalu berjalan lama atau sifatnya mengikuti momen dan mengikuti tren pasar yang sedang booming. Untuk dapat mempertahankan eksistensi produk clothing line dalam jangka waktu lama memerlukan suatu tahapan strategi bisnis yang efektif dan efisien. Salah satu upaya adalah memanfaatkan alat analisis manajemen strategi untuk merumuskan perencanaan strategi yang dapat menghasilkan pilihan strategi / ide strategi yang ideal bagi unit usaha tersebut. Tujuannya adalah mengetahui faktor internal dan eksternal dari unit usaha brand “LAWAR!!”, serta faktor-faktor lain yang menunjang keberhasilan suatu penentuan strategi untuk meningkatkan fungsional bisnis, seperti pengelolaan pemasaran yang baik hingga mempertahankan eksistensi produknya sebagai salah satu brand clothing line terbaik yang ada di kota Pontianak.Penentuan strategi melalui pendekatan konsep manajemen strategi oleh David (2011), disusun dan dikelompokan menjadi beberapa tahapan untuk merumuskan strategi yang ideal bagi suatu perusahaan besar dan perusahaan kecil, atau salah satunya seperti unit usaha clothing line. Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, yaitu mengetahui rumusan strategi bisnis terkait brand “LAWAR!!” dapat dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu : Tahapan Masukan (Input Stage), Tahapan Pencocokan (Matching Stage), dan Tahapan Keputusan (Decision Stage). Di tahapan pencocokan strategi tidak semua alat analisis dapat digunakan, hanya alat analisis SWOT, SPACE dan Grand Strategy yang digunakan. Sebab, alat analisis BCG dan IE secara khusus bagi perusahaan multidivisi (korporat) dan perusahaan multiproduct. Hasil dari tahapan keputusan dengan menggunakan alat analisis QSPM telah menghasilkan alternatif strategi diantaranya strategi “Diversifikasi Konsentrik” yang memiliki nilai daya tarik paling tinggi. Penerapan strategi tersebut harus disesuaikan kembali dengan faktor-faktor penting dari pemasaran yang berkaitan dengan perusahaan. Kata kunci : Manajemen strategi pemasaran, SWOT, SPACE, Grand Strategy, QSPM.
SURVEI KINERJA GUDANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE TECHNOMETRIC DI KOTA PONTIANAK -, WAHYUNI -
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 1, No 2 (2017): Jurnal S1 Teknik Industri UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.699 KB)

Abstract

Consumer good warehouse is a company which acts to distribute mass consumption products, either foods or other goods. Nowadays, warehousing in Pontianak City is developing rapidly, but the fact that the warehouse performance profile is still nowhere near available, making the consumer to look for the information of the warehouse they need all by themselves. This research is aimed to acquire informations about warehouse performance profile in Pontianak and detect the level of their application in technology. The research is conducted in five companies, from Warehouse A to Warehouse E using single-tour survey to obtain the needed data and then processing the data using technometric approach. The result of this research is the value of technology contribution in each companies. Warehouse A in technoware component is 0.47, its humanware component is 0.57, infoware component is 0.47 and orgaware is 0.59. the contribution of technoware component in Warehouse B is 0.47, humanware 0.86, infoware  0.75, and orgaware 0.76. The contribution of technoware in Warehouse C is 0.80, its humanware is 0.55, infoware contribution is 0.56, and the orgaware is 0.64. The contribution of technoware component in Warehouse C is 0.7, humanware 0.62, infoware 0.66, and orgaware 0.68. The contribution of technoware in Warehouse D is 0.62, humanware 0.72, infoware 0.61, and orgaware 0.63. The outcome of CCT (Contribution Coefficient Technology) for Warehouse A is 0.58, Warehouse B is 0.77, Warehouse C is 0.61, Warehouse D is 0.66, and 0.65 for Warehouse E. If we categorize them on qualitative assessment scale, the only warehouse having a good rating is Warehouse B as it is placed one level above any other warehouses, which is rated to be very good. Keyword: Consumer Goods Warehouse, Single Tour, Technometric

Page 6 of 14 | Total Record : 135