cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU PADA CV. JOJOMIX Batista, Victor
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.464 KB)

Abstract

CV. Jojomix merupakan satu-satunya perusahaan yang bergerak di bidang concrete batching plant yang berada di Jalan Provinsi Sintang-Nanga Pinoh Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Permasalahan pada perusahaan CV. Jojomix ialah perencanaan produksi yang telah dibuat setiap hari dapat terganggu dengan adanya demand yang mendadak dari konsumen.Adapun tahapan yang dilakukan yaitu pengumpulan data-data yang diperlukan ialah data permintaan pada perusahaan serta data kebutuhan bahan baku. Pada data permintaan  akan dilakukan proses peramalan dengan menggunakan metode time series. Pengolahan data permintaan dilakukan untuk memperoleh metode peramalan yang tepat.Hasil dari metode forecasting setelah semua metode peramalan dilakukan perhitungan, metode single exponential smoothing menjadi metode yang terpilih dengan nilai forecast error terkecil serta lebih tepat diterapkan pada peramalan produksi dengan nilai peramalan demand sebesar 195 m3. Kata Kunci: JIP, perencanaan kebutuhan material, perencanaan produksi, ready mix.
STUDI KELAYAKAN MODEL BISNIS DISTRIBUSI AIR BERSIH UNTUK DEPOT AIR ISI ULANG DENGAN KEUNGGULAN BERSAING BERBASIS STRATEGI TRANSPORTASI HEMAT BIAYA Stefanus, Hans -
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2018): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.737 KB)

Abstract

Masyarakat Pontianak memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi dan memasak dengan membeli air galon di depot-depot air isi ulang. Hal ini disebabkan kondisi geografis Pontianak yang tidak mempunyai air tanah yang baik dan sumber air bersih sendiri. Air bersih yang dijual berasal dari daerah perbukitan di Anjungan, Kabupaten Mempawah. Proses distribusi dari sumber air bersih ke konsumen dilakukan melalui angkutan darat dengan mobil-mobil tangki. Sistem distribusi ini sangat berpengaruh terhadap harga jual karena sistem ini menyebabkan biaya logistik yang besar.Tujuan dari penelitian ini adalah minimalisasi biaya logistik yang besar dengan perubahan cara mendistribusikan air baku dari sumber air menuju konsumen. Metode yang sangat mungkin dilakukan adalah dengan memanfaatkan transportasi sungai berkapasitas besar yaitu kapal tongkang dalam distribusi air bersih. Proses ini memerlukan perubahan lokasi yang mendukung angkutan air menuju Pontianak sehingga terpilihlah lokasi sumber air baku baru yang berada di Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Pemilihan lokasi ini disebabkan akses jalur sungai dari daerah sumber air menuju Pontianak sangat baik.  Perbedaan cara distribusi tersebut menjadi peluang bisnis baru yang akan menghasilkan ongkos yang lebih kecil dengan melalui penilaian secara komprehensif terhadap aspek teknis, pasar, dan finansial.Semua aspek yang dinilai memungkinkan untuk membangun bisnis distribusi air ini dengan analisis kriteria investasi yang dihitung menghasilkan Net Present Value berjumlah Rp 3.683.373.000, Payback Period selama 2,6 tahun, Profitabality Index sebesar 1,4 kali dan Internal Rate of Return sebesar 34,39 %. Hasil tersebut menggambarkan bahwa bisnis yang diteliti layak untuk dijalankan.Kata Kunci : Air Bersih, Distribusi, Internal Rate of Return, Net Present Value, Payback Period, Profitabiity Index.
PENGUKURAN KINERJA PADA RSB NABASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCE SCORECARD DAN SWOT Silalahi, Hans Hara
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.782 KB)

Abstract

Rumah Sakit Bersalin Nabasa merupakan rumah sakit swasta yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit ini ditujukan terkhusus untuk kesehatan ibu dan anak. Permasalahan yang terjadi pada RSB Nabasa yaitu banyaknya pesaing yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan ibu dan anak sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas pelayanan guna menaikkan nilai akreditasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.Berdasarkan permasalahan tersebut maka pengukuran kinerja perlu dlilakukan agar dapat membuat usulan strategi guna meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Cara penyelesaian masalah yang dapat digunakan yaitu dengan metode Balanced Scorecard yang terdiri dari 4 perspektif antara lain perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal serta  perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.Empat perspektif pada metode Balance Scorecard menunjukkan hasil bahwa penilaian skor bernilai 4 dengan rata-rata penilaian yaitu 0,25. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja RSB Nabasa berada pada penilaian “Cukup”. Dari ke 4 perspektif tersebut, perspektif yang perlu dilakukan peningkatan yaitu pada perspektif keuangan dan perspektif proses bisnis internal. Perspektif keuangan mengalami rasio naik turun pada indikator current ratio dan rasio efisiensi. Naik turun nya rasio tersebut disebabkan oleh pengeluaran RSB Nabasa yang semakin meningkat setiap tahunnya. Pada perspektif proses bisnis internal, indikator rawat inap masih belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan yaitu AvLOS, TOI, BTO dan BOR sehingga perlu dibuat suatu strategi agar dapat memenuhi standar Dinas Kesehatan. Pada perspektif pelanggan, indikator kepuasan pelanggan mendapat nilai sebesar 89,77 pada hasil kuesioner dimana nilai tersebut menunjukkan bahwa pasien sangat puas terhadap kinerja RSB Nabasa. Pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, indikator kepuasa pegawai mendapat nilai sebesar 77,94 pada hasil kuesioner dimana nilai tersebut menunjukkan bahwa pegawai merasa puas untuk bekerja di RSB Nabasa. Indikator retensi pekerja dan produktivitas pekerja mendapatkan nilai 1 dimana hasil ini menunjukkan bahwa kedua indikator tersebut memiliki kinerja yang bagus.Usulan strategi merupakan suatu cara untuk meningkatkan kinerja RSB Nabasa. Metode yang digunakan untuk membuat usulan strategi yaitu analisis SWOT. Pembuatan analisis SWOT akan mempertimbangkan visi misi rumah sakit dan hasil dari pengukuran kinerja yang telah dilakukan. Dari hasil analisis SWOT didapatkan 7 usulan strategi yang dapat diterapkan oleh RSB Nabasa untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan bersaing dengan kompetitor lainnya. Kata Kunci : Rumah sakit, Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard.
PENGUKURAN ASPEK TEKNOLOGI DARI LIMA GUDANG RAW MATERIAL DI KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEKNOMETRIK Cendikiawan, Marselinus Willy
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 1, No 3 (2017): Jurnal S1 Teknik Industri UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.881 KB)

Abstract

Pergudangan di Kota Pontianak saat ini terus berkembang dan semakin disadari sebagai salah satu poin penting dari manajemen logistik yang berperan untuk menambah value dalam mendistribusikan produk kepada pelanggan, akan tetapi data profil kinerja gudang masih belum tersedia sehingga pelanggan harus mencari sendiri informasi tentang gudang yang dibutuhkan. Hal tersebut mempersulit pelanggan, dikarenakan gudang yang ada di Kota Pontianak cukup banyak. Gudang yang menjadi perhatian peneliti saat ini adalah gudang-gudang raw material di Kota Pontianak yang bergerak dibidang distributor bahan baku, baik berupa bahan baku produk yang bisa dikonsumsi ataupun dipergunakan sesuai dengan kebutuhan manusia.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data ataupun informasi mengenai profil kinerja lima gudang raw material di Kota Pontianak dan mengetahui tingkat penerapan teknologinya dengan metode pengukuran teknologi menggunakan model teknometrik dan pendekatan pairwise comparison matriks.Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai koefisien kontribusi teknologinya, yaitu gudang ABC sebesar 0,372; gudang DEF sebesar 0,437; gudang GHI sebesar 0,268; gudang JKL sebesar 0,386; dan gudang MNO sebesar 0,312. Jadi, kinerja gudang ABC, DEF, JKL, dan MNO berada pada tingkat klasifikasi cukup dan dapat dikatakan tingkat penerapan teknologinya berada pada tingkat semi modern. Sedangkan kinerja gudang GHI masih berada pada tingkat klasifikasi rendah dan dapat dikatakan tingkat penerapan teknologinya masih berada pada tingkat tradisional. Kata Kunci : Gudang, Raw Material, Single Tour, Teknologi, Teknometrik.
TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN SUBBAG PENDIDIKAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS XYZ Saputra, Agus
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.167 KB)

Abstract

Pelayanan administrasi akademik Fakultas Teknik Universitas XYZ dilaksanakan oleh SubBag Pendidikan. Pelayanan administrasi akademik adalah salah satu kunci pendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas, hal ini berkaitan dengan fungsinya yang secara langsung memberikan layanan kepada mahasiswa. Tujuan di dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan SubBag Pendidikan Fakultas Teknik Universitas XYZ.Sampel yang digunakan di dalam penelitian ini berjumlah 331 responden. Tanggapan responden dikumpulkan dengan cara pemberian kuesioner kepada responden yang dipilih secara random, namun dengan jumlah dan karakteristik responden yang telah ditentukan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode customer satisfaction index (CSI) dan importance performance analysis (IPA). Langkah-langkah penelitian ini meliputi studi lapangan, studi literatur, perumusan masalah, penentuan tujuan, identifikasi variabel, pengumpulan data, penentuan jumlah sampel, uji validitas dan reliabilitas, penentuan nilai kepuasan dengan metode CSI, penentuan tingkat kepentingan atribut kepuasan dengan metode IPA, analisa dan pembahasan serta kesimpulan dan saran.Hasil pengolahan data menunjukkan nilai kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan administrasi akademik Fakultas Teknik Universitas XYZ sebesar 61,88% atau berada pada level cukup puas. Prioritas perbaikan yang dipetakan dengan menggunakan diagram kartesius menunjukkan terdapat 6 atribut pada kuadran I, 2 atribut pada kuadran II, 2 atribut pada kuadran III dan 5 atribut pada kuadran IV. Kata Kunci - Customer Satisfaction Index (CSI), Importance-Performance Analysis (IPA), Kepuasan Mahasiswa.
RANCANG BANGUN MESIN PENGIRIS UBI KAYU MENGGUNAKAN PENDEKATAN NORDIC BODY MAP (NBM) DAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI SALEH, ABDUL RAHMAN
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 1, No 2 (2017): Jurnal S1 Teknik Industri UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.047 KB)

Abstract

Cassava is one of the farm’s product that is located in West Kalimantan, especially in Sekadau District. In Mr. Abu’s home industry of cassava chips which it used manual cutting tool, the cutting process often got pain on skeletal muscle such us waist, brisket, necklace, arm, and got work accident because position was not ergonomic. Based on problems, the solution that can do is using cassava cutting machine design. Therefore, this research is needed to decrease pain problems and work accident in the cutting process of cassava. The method that was used in this research is Nordic Body Map with antropometri approach. Nordic Body Map is the method of subject assessment which the results depend on condition who is gotten by worker to know the level of injury risk on moskuleskeletal system. Antropometric was used to determine the size of machine which it will be built depends on operator body dimention. In order to the cassava cutting machine will be ergonomic and can improve the result of operator work. The results showed that the using method of Nordic Body Map got the low level of injury risk on muscle in amount of 458,75%. The comparasion result in before and after designing increases in amount of 105 %. The dimention of choosing machine is the height of seat of 45 cm, the height of back seat of 53 cm, the height of machine of 97 cm, the depth of back seat of 47 cm, the depth and length maximum of machine around from 73 cm. Keyword – Antropometry, Cutting Machine Cassava, Design, Ergonomy, Nordic Body Map.
PENGARUH SOCIAL MARKETING CAMPAIGN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN UANG ELEKTRONIK DENGAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM) PADA SPBU PERTAMINA KOTA PONTIANAK Rahmadani, Andini
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.583 KB)

Abstract

Uang elektronik adalah alat pembayaran dalam bentuk kartu dengan cara menyetor terlebih dahulu nilai uang kepada penerbit dan disimpan dalam media yang berbentuk chip atau server. Pengguna uang elektronik di Indonesia tergolong rendah apabila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya (www.bi.go.id, 4 April 2018). Dilihat dari kondisi geografis dan jumlah penduduk yang cukup besar terdapat potensi yang besar dalam penggunaan uang elektronik, sehingga pada tanggal 14 Agustus 2014 Bank Indonesia merancang Gerakan Nasioanl Non Tunai (GNNT). Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuat kebijakan bertransaksi nontunai di SPBU dalam rangka mensukseskan GNNT. Berdasarkan data dari Pertamina pengguna uang elektronik di SPBU kota Pontianak masih sangat rendah, sehingga perlu ditingkatkan dengan pendekatan social marketing campaign. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuktikan adanya pengaruh social marketing campaign yang dilakukan Pertamina terhadap keputusan konsumen menggunakan uang elektronik. Tujuan lainnya adalah mengetahui variabel yang mempengaruhi keputusan konsumen serta dapat merumuskan strategi berdasarkan variabel-variabel  yang berpengaruh. Metode yang digunakan adalah structural equation modelling untuk mengembangkan model serta menjelaskan hubungan antar variabel. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi AMOS 24. Subjek penelitian adalah konsumen SPBU Kota Pontianak yang tersebar di 6 kecamatan yaitu kecamatan Pontianak Utara, Pontianak Timur, Pontianak Barat, Pontianak Selatan, Pontianak Kota dan Pontianak Tenggara. Penentuan sampel menggunakan estimasi maximum likelihod (ML) dan metode slovin dengan jumlah sampel 200 orang.Hasil penelitian menujukkan adanya pengaruh antara social marketing campaign terhadap keputusan konsumen menggunakan uang elektronik dengan nilai probability 0,000<0,05 dan nilai Critical Ratio (CR) sebesar 10,012. Selain itu variabel create awareness and interest, change attitude and conditions, motivate people to want change their behavior, empowering people to act dan prevent backsliding terbukti berpengaruh positif terhadap keputusan konsumen menggunakan uang elektronik dengan nilai estimate >0,5. Variabel yang  mempengaruhi konsumen untuk mengambil keputusan menggunakan uang elektornik yang paling tinggi adalah variabel empowering people to act dengan nilai koefisien beta sebesar 0,96. Sedangkan variabel dengan pengaruh paling rendah adalah create awareness and interest dengan nilai koefisien beta sebesar 0,81.Kata kunci : Uang elektronik, Structural Equation Modelling, Social Marketing Campaign, Proses Pengambilan Keputusan. 
PERBAIKAN SISTEM ANTRIAN LOKET PAJAK PERKOTAAN PEDESAAN DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KUBU RAYA DENGAN SOFTWARE ARENA Murtadlo, Ali
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.495 KB)

Abstract

Kabupaten Kubu Raya adalah merupakan kabupaten yang berada di wilayah teritori provinsi Kalimantan Barat, dalam melakukan pengelolaan pajak pemungutan pendapatan daerah dan pemungutan pajak, retribusi, bagi hasil pajak, dana perimbangan kabupaten tersebut dilakukan oleh intansi dibawahnya yaitu DISPENDA Kabupaten Kuburaya yang memiliki tanggung jawab dalam. Kondisi yang ada pada DISPENDA di bagian loket Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) memiliki masalah antrian yang cukup Panjang yang menyebabkan pelanggan menuggu cukup lama berkisar 17-20 menit, selain itu juga proses pembuatan berkas yang memakan waktu yang lama yaitu 5 hari dan hal ini menjadi hal yang perlu diperbaiki untuk kepuasan pelangaan.Solusi alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan metode simulasi yaitu dengan membuat kondisi existing ke dalam bentuk desain tiruan menggunakan bantuan software arena. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembuatan model simulasi berdasarkan sistem nyata, pengisian logika pada tiap modul, pengujian verifikasi model, menjalankan model simulasi, dan membuat skenario perbaikan yang terdiri dari dua skenario untuk mendapatkan skenario yang optimal.Berdasarkan hasil penelitian di Loket Pembayaran Pajak PBB-P2 Kabupaten Kuburaya, didapatkan skenario perbaikan alternatif yang paling baik. dapat diketahui bahwa skenario 2 menjadi skenario alternatif yang paling baik, dimana pada model existing Waiting Time atau lama waktu tunggu wajib pajak untuk dilayani  sebesar 17 menit, dan Total Time atau lama wajib pajak berada pada sistem sebesar 1075 menit setelah dilakukan perbaikan menggunakan skenario 2 Waiting Time atau lama waktu tunggu wajib pajak untuk dilayani berkurang menjadi 16 menit dan total time menurun drastis menjadi 19,4 menit. Kata Kunci: Antrian, Simulasi Antrian Loket PBB-P2, Software Arena
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Bertempat Tinggal bagi Penduduk yang Belum Mempunyai Tempat Tinggal Pribadi di Kota Pontianak -, Rokiman -
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 2, No 2 (2018): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.59 KB)

Abstract

Kebutuhan rumah sebagai tempat tinggal terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga akan mengakibatkan fenomena urbanisasi dan kekurangan tata ruang kota. Penggunaan lahan yang paling banyak adalah lahan pertanian dengan persentase 49,9%, kemudian dilanjutkan lahan permukiman dengan persentase 34,2%. Target penelitian ditujukan kepada pegawai Untan dikarenakan masih banyak pegawai yang berasal dari luar kota dan belum mempunyai tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor bertempat tinggal bagi penduduk belum mempunyai tempat tinggal pribadi, serta mengetahui pengaruh dan hubungan pengambilan keputusan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif menggunakan analisis chi-square untuk menganalisis perbandingan hubungan antara variable lingkungan, sarana dan prasarana, serta akses menuju tempat kerja terhadap pengambilan keputusan dan linear regression untuk menghitung besarnya pengaruh dari variable tersebut. Penggunaan dua variabel ini adalah untuk mempermudah dalam mengetahui perbandingan hubungan dan pengaruh secara lengkap.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari ketiga variabel yaitu lingkungan, sarana dan prasarana serta akses menuju tempat kerja berpengaruh signifikan (P<0,005) terhadap pengambilan keputusan. Sedangkan hasil hubungan dari ketiga variable menunjukan bahwa konsumen menginginkan kondisi lingkungan yang nyaman, sarana dan prasarana yang lengkap, serta jarak akses menuju tempat kerja yang dekat. Objek penelitian terdiri dari 3 tipe yaitu 36, 45, dan 60 dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Berdasarkan dari karakteristik rumah, konsumen menginginkan rumah dengan tipe 45 dengan persentase (53%), tipe 30 dengan persentase (31,3%) dan tipe 60 dengan persentase (15,1%). Identifikasi variable yang didapatkan yaitu penduduk yang bersifat bebas untuk semua kalangan, lingkungan bebas banjir, tersedia tempat pendidikan anak, adanya balai pengobatan, tersedia tempat ibadah, adanya pos ronda, jalan yang beraspal, adanya jaringan telepon dan wifi, terjaminnya air bersih, jarak yang dekat dengan transportasi umum. Kata Kunci: faktor-faktor bertempat tinggal, chi-square, linear regression
TEKNIK CHILLING AND THAWING UNTUK OPTIMALISASI PRODUK VIRGIN COCONUT OIL DENGAN EKSPERIMEN RESPONSE SURFACE METHOD Setyautama, Hanisa; Prawatya, Yopa; Sujana, Ivan
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.446 KB)

Abstract

Kelapa lokal (Cocos nucifera L.) merupakan produk unggul di Kalimantan Barat yang produksinya terus bertahan hingga sekarang, umumnya kelapa lokal masih diolah menjadi kopra dan minyak goreng,  produk bernilai tambah baru kelapa telah berkembang sebagai minyak murni kelapa atau VCO (Virgin Coconut Oil), VCO banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang untuk makanan, kedokteran, kosmetik, dan nanoteknologi. Industri kecil yang memproduksi minyak VCO di pontianak salah satunya berada di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, industri kecil ini memproduksi kelapa menjadi VCO dengan cara pemanasan dan fermentasi alami dari santan, proses fermentasi ini memakan waktu yang cukup lama dan kualitas minyak buruk ditandai dengan warna kuning dan bau fermentasi. Selain itu, industri ini belum pernah menguji hasil olahan VCO seperti kadar air dan kadar asam lemak bebas.Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian dengan teknik produksi VCO yang berbeda dari sebelumnya dan menggunakan metode Response Surface sehingga bisa memperkirakan hasil yang optimal dan kualitas VCO yang sesuai Standar Nasional Indonesia. Optimasi waktu blansing, waktu pendinginan dan waktu pemanasan produksi VCO dilakukan dengan menggunakan Respon Surface Methodology, rancangan komposit permukaan digunakan untuk mempelajari pengaruh waktu blansing, waktu pendinginan dan waktu pemanasan produksi VCO terhadap respon volume kadar air dan kadar asam lemak bebas, hasil penelitian menunjukan perolehan waktu yang optimal pada waktu blansing 4 menit, waktu pendinginan 23 jam dan waktu pemanasan 8 jam.Kata Kunci : VCO, Response Surface Methodology, blansing, pendinginan, pemanasan.

Page 8 of 14 | Total Record : 135