cover
Contact Name
Aloisius Loka Son
Contact Email
matheduunimor@gmail.com
Phone
+628123700074
Journal Mail Official
matheduunimor@gmail.com
Editorial Address
Jln Eltari, KM. 09, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu-TTU
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Published by Universitas Timor
ISSN : ""     EISSN : 25275933     DOI : https://doi.org/10.32938/jipm.6.2.2021.31-41
Core Subject : Education,
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika menerbitkan hasil penelitian yang original, dan atau naskah kajian teoritis dalam bidang matematika dan pendidikan matematika, tentang masalah terkini, yang dilakukan oleh: (1) Pengajar di tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, serta Perguruan Tinggi, (2) Pengamat dan peneliti bidang Pendidikan Matematika, (3) Pengambil keputusan pendidikan di tingkat daerah dan nasional (berhubungan dengan Pendidikan Matematika).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Matematika Realistik pada Materi Bangun Datar (Persegi Panjang) untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kedhi, Katharina; Bhoke, Wilibaldus; Wangge, Maria Carmelita Tali; Bela, Maria Editha
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.9.1.2024.398-412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa pada materi bangun datar persegi panjang dengan menggunakan penerapan model Pembelajaran Metematika Realistik (PMR). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Radha, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur yang berjumlah 11 siswa dengan rincian 7 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. Model penelitian tindakan ini mengandalkan sistem spiral refleksi diri yang terdiri dari 2 siklus dengan 4 tahapan yaitu: Planning (rencana), Action (tindakan), Observing (pengamatan), dan Refleccting (refleksi). Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahapan kegiatan yaitu tahap prasiklus, siklus 1 dan siklus II. Pada tahapan prasiklus, kemampuan numerasi siswa pada materi bangun datar persegi panjang memperoleh hasil rata-rata sebesar 53,45. Selanjutnya pada siklus 1 dan siklus II, peneliti melakukan tindakan dengan menerapkan model PMR pada materi bangun datar persegi panjang sehingga kemampuan numerasi siswa mengalami peningkatan berturut-turut sebesar 62,27 dan 72,09. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran matematika realistik pada materi bangun datar persegi panjang dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas IV SDN Radha.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMK Materi Eksponen Menggunakan Model E-Learning Dengan Aplikasi Googlemeet Iffah, Jauhara Dian Nurul; Purna, Bagas Satria
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i2.6807

Abstract

The background of this research is the low mathematics learning outcomes of class X TPm students due to the fact that when learning students are less active in participating in mathematics learning. The learning model that can be applied to overcome this problem is the E-Learning model. The purpose of this research is to increase the activity and learning outcomes of class X TPm students. This research method uses observation and tests. The instruments used were student activity observation sheets and student learning outcomes tests. The research was conducted by class X TPm SMK Kusuma Negara Mojoagung with a total of 15 male students. The results of observing student activities by applying the E-Learning model cycle I reached 74.44%, the criteria were moderate and increased in cycle II by 78.3%, the criteria were High. Classical completeness of student learning outcomes in cycle I, 73.33% increased in cycle II to 80%. So, this research shows that there is an increase in the activity and results of learning mathematics for class students at SMK Kusuma Negara Mojoagung by applying the E-Learning model
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri Pada Jajanan Tradisional Khas Jawa Timur Yuliati, Dian
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i2.6019

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk bangun ruang dan bangun datar yang ada pada jajanan tradisional Khas Jawa Timur. Pada penelitian ini digunakan metode etnografi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika yakni berupa unsur geometri yang ada pada jajanan tradisional khas Jawa Timur yaitu bola, tabung, lingkaran, balok dan kerucut.
Etnomatematika Candi Tawangalun Sidoarjo pada Materi Geomerti di Sekolah Dasar: Studi Eksplorasi Rozzaq, Goffar Ar; Yustitia, Via
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 3 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i3.6499

Abstract

Candi Tawangalun arsitekturnya memuat budaya yang berbentuk materi geometri. Perlu dieksplor dan dikaji mengenai bagian-bagian candinya yang terbentuk dari beberapa bangun datar dan bangun ruang. Bangun tersebut menjadi dasar untuk memahami sifat-sifat, rumus, dan hubungan antara berbagai objek geometris. Penelitian bertujuan (1) mendeskripsikan etnomatematika yang dieksplorasi melalui Candi Tawangalun dan (2) mendeskripsikan konsep bangun datar dan bangun ruang melalui eksplorasi Candi Tawangalun. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode dalam penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian (1) ditemukan bahwa Candi Tawangalun memiliki beberapa konsep matematika pada materi bangun datar dan bangun ruang. Konsep bangun datar terdapat pada Candi Tawangalun tampak depan, tampak samping kiri, tampak belakang, tampak samping kanan, pedupaan, tangga, halaman Candi Tawangalun sebelah utara, sebelah timur laut, sebelah timur, sebelah tenggara, dan sebelah selatan serta lubang Candi Tawangalun. Bangunan tersebut memiliki bentuk persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, dan lingkaran. Konsep bangun ruang berupa prisma trapesium pada bentuk bangunan Candi Tawangalun. Serta (2) hasil penelitian etnomatematika kemudian dikaji berdasarkan capaian pembelajaran di sekolah dasar. Adapun capaian pembelajaran yang dapat dikaitkan dengan konsep bangun datar dan bangun ruang terdapat pada kelas 2, kelas 5, dan kelas 6.
Content Knowledge: Analisis Miskonsepsi Literasi Numerasi Siswa SMP Katolik St. Aloysius Niki – Niki Solo, Maria Fransiska Venidora; Hijriani, Lailin; Siahaan, Meiva Marthaulina Lestari
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 3 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i3.6691

Abstract

Miskonsepsi merupakan kesalahan pemahaman konsep dalam menyelesaikan masalah matematika yang tidak sesuai dengan pakar di bidangnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis miskonsepsi literasi numerasi pada siswa SMP Katolik St. Aloysius Niki – Niki berdasarkan pada content knowledge. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Katolik St. Aloysius Niki – Niki dengan subjek penelitian sebanyak 3 siswa yang mengalami enam jenis miskonsepsi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kesimpulan bahwa siswa mengalami miskonsepsi terjemahan, mikonsepsi konsep, miskonsepsi strategi, miskonsepsi sistematis, miskonsepsi tanda dan miskonsepsi berhitung. Diantara miskonsepsi dalam menyelesaikan permasalahan pada setiap soal siswa belum terbiasa menghadapi soal – soal model PISA akibatnya masih rendahnya kemampuan siswa dalam menghadapi konteks masalah sehingga hasilnya berdampak pada pembuatan strategi, menyusun langkah – langkah pengerjaan sampai pada perhitungan masih belum tepat.
Pelaksanaan Pembelajaran Menggunakan Buku Teks Digital sebagai Sumber Belajar Siswa Kelas 8 pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Ahzan, Zulkaidah Nur; Jupri, Al; Herman, Tatang
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i2.7161

Abstract

Salah satu strategi dalam pembelajaran adalah pemberian sumber belajar, dalam hal ini buku teks digital, sebagai usaha untuk memperlancar interaksi antara tenaga pendidik dan peserta didik sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu dapat juga dengan mengetahui bagaimana aktivitas guru yang dilakukan selama proses pembelajaran sehingga nantinya dapat menjadi bahan reflesi untuk pembelajaran berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi-kondisi tersebut telah terpenuhi pada pembelajaran matematika kelas VIII.5 MTsN 1 Jeneponto. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan juga wawancara. Berdasarkan hasil observasi terhadap kebermanfaatan buku teks digital dalam pembelajaran adalah sebesar 97,22% dan hasil observasi guru sebesar 86,62%. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa buku yang digunakan dalam pembelajaran sudah sangat baik digunakan sebagai sumber belajar dan guru juga telah melakukan setiap tahap dalam pembelajaran dengan sangat baik. Sedangkan berdasarkan hasil wawancara dengan guru matematika, siswa cenderung lebih menyukai pembelajaran dengan menggunakan animasi, video, ataupun grafik.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII SMPN Neonbat Dalam Menyelesaikan Soal Tipe HOT Salsinha, Cecilia Novianti; Bete, Elviana; Nahak, Selestina
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i2.7411

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan penting dalam matematika. Namun berdasrkan hasil observasi peneliti, masih banyak siswa yang tidak mampu memecahkan masalah matematis. Siswa tidak terbiasa dalam menyelesaikan soal non rutin sementara soal tipe HOT membutuhkan kemampuan pemecahan masalah yang tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Kelas VII SMPN Neonbat saat menyelesaikan soal HOT. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan metode kualitatif dan menggunakan data primer. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penalaran. Penelitian ini dilakukan di SMPN Neonbat pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 dengan 21 siswa kelas VII A sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematika tinggi mampu mencapai semua indikator pemecahan masalah matematika yaitu: memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan dan menarik kesimpulan. Seorang siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dapat menyelesaikan masalah pada tingkat pemahaman dan perencanaan masalah. Sementara itu, siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah hanya dapat menyelesaikan masalah pada tingkat pemahaman masalah.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Negeri Sekon Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ruing, Lusisita Enjelita K; Mone, Ferdinandus; Bone, Dominifridus
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 3 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i3.7607

Abstract

This research aims to describe students' mathematical problem solving abilities in the material on systems of linear equations in two variables (SPLDV) class VIII SMPN Sekon. This research was carried out in the odd semester of the 2023/2024 academic year in Sekon. The population in this study were all students in class VIII of Sekon State Middle School with a sample size of 22 students. The research instrument used was a test of conceptual understanding ability and mathematical problem solving ability. The research method used is a qualitative research design. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research results, it can be concluded that students with high level problem solving abilities are students who can work on and explain again what has been done according to the existing problem solving stages, while students with medium level problem solving abilities are students who can work on half of the questions. given and can explain again according to the stages of the questions that have been worked on and for students with low level problem solving abilities, these are students who can only understand the problem in the question but cannot carry out the calculation process to the final stage or conclusion and are also not able to explain again what was said. already written
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Hidayah, Shofia
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i2.7658

Abstract

Kemampuan penalaran matematis adalah kemampuan untuk membangun hubungan antara berbagai konsep matematis, menyusun argumen logis, dan mengaplikasikan prinsip-prinsip matematika untuk memecahkan masalah. Kemampuan ini merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikembangkan pada siswa karena kemampuan ini tidak hanya melibatkan pemahaman konsep-konsep matematika, tetapi juga keterampilan dalam menganalisis, menalar, dan menyelesaikan masalah. Namun fakta dilapangan menemukan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan model pembelajaran PBL dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek pada penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII Reguler 4 MTs Nurul Jadid. Teknik penelitian menggunakan observasi, tes kemampuan penalaran matematis, dan wawancara. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi SPLDV, terbukti dengan peningkatan nilai rata-rata tes kemampuan penalaran matematis dari 70 pada siklus I menjadi 85 pada siklus II. Peningkatan yang konsisten dari siklus I hingga siklus III mencerminkan efektivitas model PBL dalam meningkatkan keterampilan penalaran matematis siswa. Perbaikan dalam desain masalah kontekstual, bimbingan, dan struktur diskusi berkontribusi pada hasil yang positif.
Pengaruh Assesment Diagnostik Kognitif Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN Nunbai Kore, Fransiskus Xaverius; Bete, Hendrika; Klau, Kondradus Y.
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 3 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.v9i3.7663

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara terhadap salah satu guru matematika, masih terdapat banyak siswa yang belum mampu dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Hal ini diperlihatkan melalui nilai tugas dan nilai ulangan dimana kebanyakan nilai tugas dan nilai ulangan siswa yang masih sangat rendah, yaitu belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh assesment diagnostik kognitif terhadap hasil belajar matematika siswa SMPN Nunbai. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif yang dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN Nunbai. Sampel yang dijadikan dalam penelitian yaitu seluruh kelas yang berjumlah 25 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan lembar validasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah assesment diagnostik kognitif dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui pengaruh assesment diagnostik kognitif terhadap hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui nilai sehingga terdapat pengaruh yang positif antara assesment diagnostik kognitif terhadap hasil belajar matematika. Maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh assesment diagnostik kognitif terhadap hasil belajar matematika siswa SMPN Nunbai sebesar . Abstract Based on the results of preliminary observations and interviews with one of the math teachers, there are still many students who have not been able to solve math problems. This is shown through assignment grades and test scores where most students' assignment grades and test scores are still very low, which have not reached the Minimum Completion Criteria (KKM). Therefore, the purpose of this study was to determine how much influence cognitive diagnostic assessment has on the mathematics learning outcomes of Nunbai Junior High School students. The type of research used is a type of quantitative research analyzed using simple linear regression analysis. The population in this study were all seventh grade students of Nunbai Junior High School. The sample used in the study was the entire class VII^A which amounted to 25 people. The instruments used in this study were tests and validation sheets. Data collection techniques in this study are cognitive diagnostic assessment and learning outcomes test. Data analysis used is simple linear regression analysis, while hypothesis testing uses t-test to determine the effect of cognitive diagnostic assessment on math learning outcomes. Based on the results of the study, it is known that the value of t_count>t_table (4.192>1.714) so that there is a positive influence between cognitive diagnostic assessment on math learning outcomes. So it can be concluded that the effect of cognitive diagnostic assessment on the mathematics learning outcomes of Nunbai Junior High School students is 43.3%.

Page 11 of 14 | Total Record : 133