cover
Contact Name
-
Contact Email
jppkmi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppkmi@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung F5 Lantai 2 Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI)
ISSN : 27465306     EISSN : 27465292     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI) memuat tulisan ilmiah berupa laporan penelitian atau review artikel penelitian (original article research paper) kualitatif dan kuantitatif dengan fokus meliputi: Pendidikan dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Pendidikan Kesehatan & Ilmu Perilaku, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan & Keselamatan Kerja, Kesehatan Reproduksi, Sistem Informasi Kesehatan, Ekonomi Kesehatan, serta One Health & Global Health.
Articles 80 Documents
Tingkat Kepatuhan Melaksanakan Protokol Kesehatan Pada Rumah Makan di Kawasan Wisata Candi Borobudur Kabupaten Magelang Aksana, Dalivia Syeila; Pawenang, Eram Tunggul
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.70871

Abstract

Abstrak Selama pandemi Covid-19 jumlah wisatawan di Candi Borobudur tahun 2021 yaitu 423.604 wisatawan, pada tahun 2022 terjadi peningkatan yaitu 1.507.435. Keberadaan Candi Borobudur mengakibatkan padatnya mobilitas mayarakat. Masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan. Penyebaran transmisi virus corona salah satunya disebabkan karena masyarakat kurang menaati aturan protokol kesehatan di rumah makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan pada rumah makan di Kawasan Wisata Candi Borobudur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi sarana cuci tangan (p=0,001), pengecekan suhu tubuh (p=0,001), kegiatan disinfeksi (p=0,001), penerapan jaga jarak fisik (p=0,001), pengetahuan (p=0,001), perilaku (p=0,001), dan monitoring (p=0,001). Adapun dari penelitian ini disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan pada rumah makan di Kawasan Wisata Candi Borobudur adalah kondisi sarana cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, kegiatan disinfeksi, penerapan jaga jarak, pengetahuan, perilaku, dan monitoring. Abstract During the Covid-19 pandemic the number of tourists at Borobudur Temple in 2021 was 423,604 tourists, in 2022 there was an increase of 1,507,435. The existence of the Borobudur Temple resulted in dense community mobility. There are still many people who do not comply with health protocols. One of the reasons for the spread of the transmission of the corona virus is that people do not comply with health protocol rules in restaurants. The purpose of this study was to determine the factors associated with the level of adherence to implementing health protocols in restaurants in the Borobudur Temple Tourism Area. The type of research used in this research is an analytic survey with a cross-sectional research design. This research was conducted from October to December 2022. The results showed that the condition of hand washing facilities (p=0.001), checking body temperature (p=0.001), disinfection activities (p=0.001), implementing physical distancing (p=0.001), knowledge (p=0.001), behavior (p=0.001), and monitoring (p=0.001). As for this study, it was concluded that factors related to the level of adherence to implementing health protocols in restaurants in the Borobudur Temple Tourism Area were the conditions of hand washing facilities, checking body temperature, disinfection activities, application of physical distancing, knowledge, behavior, and monitoring.
Faktor Predisposisi Implementasi Pengolahan Limbah Masker Yuniati, Rina Yuniati
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.71174

Abstract

Kota Semarang menduduki peringkat tertinggi persebaran kasus Corona di Jawa Tengah yaitu terkonfirmasi sebanyak 469.321 orang. Semenjak pandemi COVID-19 terjadi peningkatan timbulan sampah medis serta peningkatan konsumsi masker pada skala rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor predisposisi implementasi pengolahan limbah masker sekali pakai pada masa pandemi COVID-19 di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 400 orang penduduk Kota Semarang dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket berbasis online. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pendidikan responden (p=0,000), pendapatan pekerjaan responden (p=0,000), tingkat pengetahuan responden (p=0,000), dan sikap responden (p=0,000), serta tidak terdapat hubungan antara umur responden (p=0,082), dan jenis kelamin responden (p=0,252) dengan implementasi pengolahan limbah masker pada masa Pandemi COVID-19 di Kota Semarang. Kata kunci : COVID-19, Limbah Masker, Pengolahan Limbah Masker
Hubungan Kondisi Sanitasi Rumah dan Praktik Saniter dengan Kejadian Diare Hidayah, Nurul; Wijayanti, Yuni
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.71363

Abstract

Background: Poor sanitation and floods can increase the potential for diarrhea. The incidence of diarrhea in Semarang City has increased by 10,723 cases in 2022, to 32,488 cases. The purpose of this study was to determine the relationship between house sanitation conditions and sanitary practices with the incidence of diarrhea in flood-prone settlements. Method: this type of research is descriptive analytic using a cross sectional approach with simple random sampling technique at 92 houses/respondents. The instruments used were observation sheets and questionnaires. Data analysis used chi square test. Results: There is a relationship between the sanitation conditions of the walls of the house (p=0.006), wastewater sewerage (p=0.014), and solid waste disposal (p=0.001), as well as household waste protection (p=0.001) and washing hand with soap (p=0.014) with the incidence of diarrhea, while the sanitary condition of the floor of the house (p=0.122) not related to the occurrence of diarrhea.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Divisi Unit Pengantongan Pupuk di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Fathurrohim, Muhammad; Wahyuningsih, Anik Setyo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JPPKMI: Juni 20223
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i1.71905

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal disorders merupakan sekumpulan gangguan atau gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligamen, kartilago, sistem saraf, pembuluh darah, dan struktur tulang. Pada pekerja tenaga kerja bongkar muat memiliki risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja tenaga kerja bongkar muat. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan metode purposive sampling pada 59 pekerja. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, lembar observasi, dan alat ukur. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,000) dan sikap kerja (p=0,000) dengan keluhan muskuloskeletal, sedangkan IMT (p=0,217), lama kerja (p=0,544), frekuensi angkat (p=0,472), dan beban kerja (p=0,985) tidak berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal.
Potensi Penularan Tuberkulosis Paru di RW X, Desa X, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor Maharani, Annisa; Siwiendrayanti, Arum
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.71919

Abstract

Case Notification Rate pada tahun 2019 di Kabupaten Bogor sebesar 274 per 100.000 penduduk. Success Rate pada tahun 2019 sebesar 89,29%, angka tersebut hampir mendekati target yaitu sebesar 90%. Kondisi lingkungan fisik rumah salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya penularan tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi penularan tuberculosis paru di RW 10 Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober s.d. Desember 2022 menggunakan metode penelitian analitik deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Probability sampling dengan cara cluster sampling. Jumlah sampelnya adalah 97 rumah. Analisa data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis univariate dan analisis potensi. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel yang paling berpengaruh dalam penularan tuberkulosis paru di RW 10 Desa Kedung Waringin adalah luas ventilasi, kelembaban, serta pencahayaan. Berdasarkan perhitungan didapatkan hasil rata-rata (mean) untuk variabel penelitian adalah 2,16. Dimana angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat potensi penularan tuberculosis paru di RW 10 Desa Kedung Waringin termasuk dalam kategori rendah.
Analisis Implementasi Kebijakan Permenkes Nomor 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Kudus Tahun 2021 (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Kudus) Nugraha, Eprileo; Wahyono, Bambang
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.72895

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease that is still a public health problem and one of the causes of death so it is necessary to carry out TB control programs on an ongoing basis. The purpose of the study was to analyze the implementation of policies on TB control in Kudus Regency. The number of positive cases found in Kudus Regency in 19 health centers in 2019 was 681 cases. The case notification rate = CNR of all tuberculosis cases per 100,000 population is 79 per 100,000 population. Based on data obtained by interviews with TB program management officers of the Kudus Regency health office, the highest number of cases were in the Kudus City District work area at the Purwosari Health Center as many as 67 cases with 41 men and 26 women, with a prevalence of 6.7 percent and an incidence rate of 31.3 percent. This research was conducted from August to September 2021. This type of research is descriptive qualitative research with informant retrieval techniques by purposive sampling. The main informants are TB program managers at health center and associate doctors at health center. Test validity with source triangulation informants to the head of the Purwosari Kudus health center, health survey officers and tuberculosis patients. The results showed that the implementation of policy implementation has not run optimally. Of several variables that affect the implementation of policy implementation, namely; human resources; cross-sector relations; and environmental conditions, in the study, it was found that there were still variables that had not run optimally so that they hampered the implementation of this implementation, namely the lack of community support in TB control, and affected by the COVID 19 pandemic.
Behavior based Safety Sebagai Upaya Penurunan Unsafe Action Pekerja Tambang di Penambangan X Abdurrahman, Ismail Taqiyuddin; Widowati, Evi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.73514

Abstract

Menurut International Labour Organization, setidaknya dalam setahun terdapat lebih dari 250 juta kecelakaan kerja dan lebih dari 160 juta penyakit akibat bahaya di tempat kerja. Penyebab kecelakaan kerja didasarkan pada sumber bahaya yang ada di sekitar lingkungan atau area kerja, sumber bahaya tersebut terbagi menjadi dua yaitu Unsafe Action dan Unsafe Conditions. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Desain penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Terdapat lima indikator yang digunakan dalam penelitian ini disertai persentase penerapan behavior based safety, yaitu komitmen top manajemen mendapati presentase 100%, prosedur K3 mendapati presentase 100%, komunikasi pekerja mendapati presentase 100%, kompetensi pekerja mendapati presentase 82,5%, dan komunikasi pekerja mendapati presentase 100%. Tindakan tidak aman yang ditemukan oleh peneliti selama mengamati kegiatan penambangan, didapatkan bahwa kesalahan atau pelanggaran yang disebabkan individu yang menginginka shortcut dalam bekerja sehingga mengabaikan prosedur yang berlaku dan kebanyakan pekerja tindakan tidak aman berasal dari mitra kerja dan kontraktor yang berada di penambangan X.
Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat terhadap Kesiapsiagaan Bencana Banjir Berliani, Citra Sinta; Widowati, Evi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.74126

Abstract

Abstrak Berdasarkan Data Informasi Bencana Indonesia yang dikeluarkan oleh BNPB kejadian bencana banjir di Indonesia pada tahun 2017 hingga 2021 bersifat fluktuatif. Pada tahun 2021, Provinsi Jawa Tengah menduduki peringkat 1 kejadian banjir tertinggi di Indonesia. Hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah dilanda banjir tiap tahunnya, Kabupaten Pemalang mendapat peringkat ke 6 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan kejadian banjir tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Tasikrejo Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan studi analitik observasional dengan rancangan cross sectional dengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,001, PR=2,162; 95% CI=1,263-3,701) dan pengetahuan (p=0,000, PR=2,510; 95% CI=1,704-3,698) dengan kesiapsiagaan masyarakat. Simpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat tehadap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Tasikrejo Kabupaten Pemalang. Abstract Based on Indonesian Disaster Information Data released by BNPB, flood disaster events in Indonesia from 2017 to 2021 are fluctuating. In 2021, Central Java Province was ranked 1st highest flood event in Indonesia. Almost all districts/cities in Central Java are flooded every year, Pemalang Regency is ranked 6th district/city in Central Java with the highest flood incidence. This study aims to determine the relationship between the level of education and community knowledge on flood disaster preparedness in Tasikrejo Village, Pemalang Regency. This type of research is quantitative using observational analytical studies with a cross sectional design with purposive sampling methods. This research was conducted from December 2022 to January 2023. The data was analyzed using the chi square test. The results showed a relationship between education level (p = 0.001, PR = 2.162; 95% CI = 1.263-3.701) and knowledge (p = 0.000, PR = 2.510; 95% CI = 1.704-3.698) with community preparedness. The conclusion in this study is that there is a relationship between the level of education and community knowledge regarding flood disaster preparedness in Tasikrejo Village, Pemalang Regency.
Hubungan Sikap Kerja, Usia dan Masa Kerja dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Studi Kasus di Divisi Unit Pengantongan Pupuk) Aprilia, Sabrina; Wahyuningsih, Anik Setyo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.74778

Abstract

LBP di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang nyata. LBP merupakan penyakit nomor dua pada manusia setelah influenza. Data untuk jumlah penderita LBP di Indonesia belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan penderita LBP di Indonesia bervariasi antara 7,6% sampai 37% dari jumlah penduduk yang ada di Indonesia. Pada satu armada atau sebanyak 15 tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang didapatkan bahwa sebanyak 13 (86,6%) tenaga kerja diantaranya mengalami keluhan nyeri punggung karena gerakan repetitif akibat kerja manual handling yang dilakukan setiap hari. Metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif denganjenis dan rancangan penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, menjelaskan gejala-gejala Low Back Pain (LBP). Sampel penelitian sebanyak 65 dan dibagi menjadi 2 shift menjadi 33 responden dalam 1 shift. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan usia (p=0,000), masa kerja (p=0,000), dan sikap kerja (p= 0,000) dengan keluhan Low Back Pain. Kesimpulan penelitian ini ialah sikap kerja, usia, dn masa kerja memiliki hubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Abstract LBP in Indonesia is a real health problem. LBP is the second most common disease in humans after influenza. Data on the number of LBP sufferers in Indonesia is not yet known with certainty, but it is estimated that LBP sufferers in Indonesia vary between 7.6% to 37% of the total population in Indonesia. In one fleet or 15 loading and unloading workers at Tanjung Mas Port, Semarang, it was found that 13 (86.6%) of the workers experienced complaints of back pain due to repetitive movements due to manual handling work carried out every day. The research method used is quantitative with the type and design of this research being an analytical survey with a cross sectional approach, explaining the symptoms of Low Back Pain (LBP). The research sample was 65 and divided into 2 shifts with 33 respondents in 1 shift. The research results showed that there was a relationship between age (p=0.000), length of service (p=0.000), and work attitude (p=0.000) with complaints of Low Back Pain. The conclusion of this research is that work attitude, age and length of service are related to complaints of Low Back Pain (LBP) among loading and unloading workers at Tanjung Emas Port, Semarang.
Pemberdayaan Kelompok Pendukung ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Siregar, Afriyana; Hartati, Yuli; Meilina, Ayu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v4i2.77005

Abstract

Abstract The first two years of human life are critical to form the foundation of optimal growth, development and health in the long term. It is therefore very important to ensure that children aged 0-2 years get optimal nutritional care. The lack of exclusive breastfeeding coverage is influenced by several things, especially the very limited number of breastfeeding counselors, the lack of optimal educational activities, socialization, advocacy and campaigns related to breastfeeding and the lack of optimal development of breastfeeding support groups (Astika, 2012). Therefore, to increase the scope of exclusive breastfeeding in the working area of the Taman Baca Health Center, a Breastfeeding Support Group (KP-ASI) was formed by empowering the surrounding community. The lowest exclusive breastfeeding coverage in Palembang city is still low, to increase exclusive breastfeeding coverage can be done by changing the knowledge and attitudes of mothers in exclusive breastfeeding for breastfeeding mothers. KP-ASI is a form of community empowerment in this case cadres who assist health workers (nutritionists) in delivering information related to exclusive breastfeeding and motivating pregnant women and lactating mothers to breastfeed their babies up to a minimum of 6-24 months. The Breastfeeding Support Group (KP-ASI) is a group formed by health care facilities and the community to support pregnant women, new mothers and breastfeeding mothers. The implementation of training for ASI support groups (posyandu cadres) has not been implemented so that training activities are needed to assist posyandu cadres in providing skills and seeing changes in cadres' attitudes to do their duties to help the community related to health information, understanding in mentoring breastfeeding mothers so that the exclusive breastfeeding target is achieved. Keywords: Breastfeeding, support groups, babies