cover
Contact Name
-
Contact Email
jppkmi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppkmi@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung F5 Lantai 2 Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI)
ISSN : 27465306     EISSN : 27465292     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI) memuat tulisan ilmiah berupa laporan penelitian atau review artikel penelitian (original article research paper) kualitatif dan kuantitatif dengan fokus meliputi: Pendidikan dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Pendidikan Kesehatan & Ilmu Perilaku, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan & Keselamatan Kerja, Kesehatan Reproduksi, Sistem Informasi Kesehatan, Ekonomi Kesehatan, serta One Health & Global Health.
Articles 80 Documents
Analisis Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan dengan Penerapan Metode Total Quality Management (TQM) di RS X Deswita, Kurnia; Sudirman, Herman; Widodo, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2021): JPPKMI: Juni 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i1.47561

Abstract

TQM merupakan salah satu konsep manajemen modern yang berusaha untuk merespon secara tepat terhadap setiap perubahan yang ada. Metode TQM merupakan metode yang dijalankan dalam upaya peningkatan kualitas, salah satunya dalam kinerja rumah sakit dalam peningkatan mutu pelayanan. Tujuan umum pada penelitian ini adalah menganalisis bagaimana penerapan metode TQM dalam upaya peningkatan mutu pelayanan di RS X tujuan khusus dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana dukungan manajemen rumah sakit dalam implementasi 10 unsur TQM, menganalisis bagaimana implementasi metode TQM ditinjau dari 10 unsur pokok implementasi TQM, dan menganalisis bagaimana kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan ditinjau dari tangible, reability, responsiveness, emphaty, dan assurance. Untuk penelitian ini dilakukan di RS X dengan jumlah informan 10 orang. Penentuan informan ini dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini adalah dukungan manajemen dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan telah dilakukan secara penuh, dari 10 unsur penerapan Total Quality Management (TQM) hanya unsur komitmen jangka panjang dalam hal sosialisasi rencana strategis belum dilakukan secara optimal, penerapan sepuluh karakteristik TQM menjadi indikasi pelayanan yang baik yang diberikan oleh Rumah Sakit X dengan senantiasa memberikan pelayanan sesuai dengan harapan dan keinginan pasien.
Pola Makan dan Kebiasaan Olahraga Remaja Fauziyyah, Aisyah Nur; Mustakim, Mustakim; Sofiany, Intan Rosenanda
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.51971

Abstract

Saat ini, remaja menjadi kelompok yang rentan menghadapi beban ganda malnutrisi. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan penduduk usia 13-18 tahun memiliki masalah gizi pendek (52.6%), kurus (16.8%) dan kegemukan (29.5%). Pola makan dan kebiasaan olahraga remaja sebagai prediktor status gizi juga memprihatinkan. Sebanyak 97.5% remaja belum mencukupi asupan energi harian sesuai AKG dan 52.6% remaja memiliki kebiasaan olahraga rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola makan dan kebiasaan olahraga pada kelompok remaja. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kuantitatif dengan desain studi potong lintang dan dilakukan pada bulan April-Agustus 2021 di SMA Dewan Da’wah Bekasi. Total sampel penelitian berjumlah 46 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden usia remaja memiliki asupan energi (71.7%), karbohidrat (78.3%) dan protein (67.4%) yang inadekuat. Didapatkan separuh jumlah responden memiliki asupan lemak yang inadekuat (50%). Sebagian besar responden makan dengan frekuensi 3 kali/hari (89.1%). Mayoritas responden penelitian juga memiliki kebiasaan olahraga yang kurang aktif (80.4%). Simpulan dalam penelitian ini menunjukkan kelompok remaja memiliki pola makan yang inadekuat dan kebiasaan olahraga yang kurang aktif.
Pengaruh Suplementasi Minuman Mikronutrien Terhadap Status Besi dan Status Vitamin A Anak Usia Dini Malnutrisi Jangka Panjang di Wilayah Miskin Perkotaan Zulaekah, Siti; Hidayati, Listyani; Purwanto, Setyo; Kusumawati, Yuli
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52117

Abstract

Malnutrisi merupakan penyebab utama hampir separuh anak-anak meninggal di negara sedang berkembang. Bila tidak ditangani dengan serius, diduga akan terjadi peningkatan anak-anak malnutrisi, yang sangat berkaitan dengan defisiensi berbagai mikronutrien, baik vitamin maupun mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jangka panjang malnutrisi terhadap status besi dan status vitamin A anak usia dini setelah mendapat minuman suplemen. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah anak usia 1-3 tahun yang mengalami malnutrisi. Status hemoglobin anak dianalisis dengan metode cyanmethemoglobin, untuk status Fe dilakukan dengan pengukuran serum ferritin metode ELISA dan mengukur status vitamin A dilakukan dengan metode penentuan serum retinol dengan cara HPLC.Intervensi minuman suplemen diberikan untuk satu kali pemberian pada pagi hari diberikan selama 6 hari dalam 1 minggu selama 12 minggu intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi minuman suplemen dapat menurunkan angka kejadian anemia pada anak yang malnutrisi sebesar 13,2%. Pemberian minuman suplemen dapat meningkatkan status feritin sebesar 23,7%. Hal ini menunjukkan bahwa minuman suplemen efektif meningkatkan status feritin anak yang malnutrisi. Meskipun sudah diberikan intervensi minuman suplemen pada anak yang malnutrisi akan tetapi terdapat peningkatan jumlah subjek yang mempunyai kadar retinol yang tidak normal sebesar 9,2 %.
Kepatuhan Penerapan Protokol Kesehatan pada Pekerja di Tempat Ibadah Selama Pandemi Covid-19 Wijayanti, Paula Yuni; Yuantari, Maria Goretti Catur
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52426

Abstract

Gereja menjadi klaster penyebaran COVID-19 dimana 2 orang pendeta dan kepala gereja meninggal. Tujuan penelitian untuk menganalisis kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada pekerja di tempat ibadah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif serta data diambil dari bulan Januari-April 2021 dengan rancangan crossectional. Data telah dikumpulkan melalui wawancara pada 35 dari 100 pekerja GBT Kristus Alfa Omega. Hasil penelitian: mayoritas pekerja laki – laki (54,3%), berpendidikan sarjana (40%), 57,1% berusia kurang dari 43,17 tahun dan memiliki lama kerja kurang dari 15,40 tahun. Tingkat pengetahuan responden tentang COVID-19 masuk dalam kategori baik, hal ini dibuktikan bahwa 62,9% responden masuk kategori baik. Tingkat kepatuhan dalam melaksanakan protokol kesehatan berada pada kategori baik sebanyak 20 (57,1%). Sikap responden tentang COVID-19 masuk dalam kategori kurang baik yaitu 60%. Berdasarkan uji bivariate tentang jenis kelamin (p-value=0,557), tingkat pendidikan (p-value=0,185) dan pengetahuan tentang COVID-19 (p-value=0,101) tidak berhubungan terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Namun, sikap responden tentang COVID-19 berhubungan terhadap kepatuhan menerapkan protokol kesehatan (p-value =0,006). Kesimpulannya kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada pekerja di tempat ibadah sudah baik.
Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Sebelum dan Sesudah Menggunakan Media Booklet tentang Stunting Zahra, Amalia Siti; Fitriani, Sinta; Yogaswara, Dadan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52427

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.Salah satu faktor yang behubungan dengan kejadian stunting dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu. Tujuan Penelitan ini adalah Mengetahui Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Sebelum Dan Sesudah Menggunakan Media Booklet tentang Stunting di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2021 Jenis penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif metode analitik dengan design Eksperimen semu (Quasi Eksperimen). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini One Group Pretest – Postest uji yang digunakan adalaha Uji T- Dependent. Populasi dan sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berada di Desa cikunir. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 50 orang ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan booklet. Tehnik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan nilai p value sebesar 0.002 < ɑ (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata – rata nilai pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan media Booklet tentang Stunting sedangkan Hasil uji statistik variabel sikap p value 0.015 > ɑ (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata – rata nilai sikap ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan media Booklet . Ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya serta menanamkan sikap postif agar dapat melakukan perilaku pencegahan Stunting melalui kegiatan peningkatan pencarian informasi kesehatan melalui kegiatan seminar kesehatan, penyuluhan di posyandu serta memanfaatkan media promosi kesehatan
Pelayanan Kesehatan, Pemilihan Kelas Perawatan dan Sanksi Layanan dengan Kemauan Membayar Premi (Willingness To Pay) Peserta Mandiri (PBPU) Wahyuni, Nilam Winda Amelia; Widodo, Sri
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52428

Abstract

Target cakupan kesehatan semesta atau Universal High Coverage (UHC) menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif. Dari data peserta mandiri di Provinsi DKI Jakarta sampai dengan bulan april tahun 2021 adalah sebanyak 994.859 jiwa atau sebesar 5,7% dan peserta mandiri (PBPU) yang menunggak sampai dengan bulan april tahun 2021 adalah sebanyak 256.954 jiwa atau sekitar 25.8% dari total kepesertaan mandiri (PBPU) di Provinsi DKI Jakarta. Peserta mandiri (PBPU) yang tidak dapat membayarkan kewajibannya setiap bulan maka penjaminan peserta diberhentikan sementara sampai dengan tanggal 1 bulan berikutnya. Sehingga jika terjadi tunggakan, peserta mandiri (PBPU) tidak dapat mengakses layanan BPJS Kesehatan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan kesehatan, pemilihan kelas perawatan dan sanksi layanan dengan kemauan membayar (willingness to pay) peserta mandiri (PBPU) di Provinsi DKI Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan populasi penelitian sebanyak 112 Peserta Mandiri (PBPU) di Provinsi DKI Jakarta. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak statistik untuk uji chi square. Hasil Penelitian dalam penelitian ini menunjukan bahwa variabel pelayanan kesehatan dengan p value=0,013 dan variabel sanksi layanan dengan p value 0,042 yang artinya kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang bermakna dengan kemauan membayar premi, sedangkan variabel pemilihan kelas perawatan memiliki p value=1,00 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan dengan dengan kemauan membayar premi. Saran dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Kesehatan dapat melakukan pembinaan dan pengawasan menjaga kualitas mutu dan layanan kesehatan di FKTP dan FKRTL agar peserta JKN dapat merasakan manfaat yang lebih maksimal dalam pelayanan kesehatan dan pemantauan terhadap Fasilitas Kesehatan yang meminta biaya atas layanan yang didapatkan peserta dan Kepada BPJS Kesehatan dapat memperpanjang program cicilan bagi peserta PBPU yang menunggak.
Perilaku Penerapan Protokol Kesehatan pada Pegawai KKP Kelas I Soekarno Hatta Kurniawati, Fitriana; Muttaqin, Akhmad
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52429

Abstract

Protokol kesehatan dibentuk dengan tujuan masyarakat tetap dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan keamanan atau kesehatan orang lain. Penerapan protokol kesehatan yang baik diperlukan untuk mencegah penularan virus Covid 19. Banyaknya pegawai yang masih terpapar Covid 19 di KKP Kelas I Soekarno Hatta erat kaitannya dengan perilaku pegawai dalam menerapkan protokol kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penerapan protokol kesehatan pada pegawai KKP Kelas I Soekarno Hatta. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai KKP Kelas I Soekarno Hatta baik berstatus ASN maupun honorer yang ditempatkan di kantor induk berjumlah 154 orang. Sampel diambil dengan metode probability sampling menggunakan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak populasi (total sampling). Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku (p value = 0,008), sikap (p value = 0,001), dan persepsi (p value = 0,022), sedangkan umur (p value = 0,277), pedidikan (p value = 0,992), pengetahuan (p value = 0,402), ketersediaan fasilitas (p value = 0,066), dan kebijakan manajemen (p value = 0,331), tidak berhubungan dengan perilaku penerapan protokol kesehatan. Penelitian ini berguna untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan penerapan protokol kesehatan dalam rangka monitoring kepatuhan pegawai KKP Kelas I Soekarno Hatta, dan kepada responden disarankan untuk berperilaku baik dalam menerapkan protokol kesehatan dengan mengembangkan sikap dan persepsi positif serta memperketat penerapan protokol kesehatan saat bekerja untuk mencegah penularan virus Covid 19.
Efektivitas Media Leaflet untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswi Tentang Sadari Lestari, Diana Eka; Haryani, Titik; Igiany, Prita Devy
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52431

Abstract

Kanker payudara merupakan masalah kesehatan dan penyebab kematian terbesar pada wanita diseluruh dunia. Hal itu karena masih kurangnya minat kaum wanita dalam memahami kanker payudara guna menghindarkan diri dari serangan kanker payudara serta cara melakukan deteksi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas media leaflet untuk meningkatkan pengetahuan siswi tentang SADARI. Jenis penelitian ini menggunakan pre experimental dengan one group pretest posttest design, Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2020, populasi sebanyak 176 responden, pengambilan sampel dengan quota sampling sehingga diperoleh 123 responden. Hasil dari penelitian ini terdapat nilai rata-rata sebelum diberikan leaflet sebesar 8,6 dan sesudah diberikan leaflet sebesar 11,1. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan peningkatan nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan leaflet. Hasil uji Wilcoxon didapatkan p value 0,000 < 0,05 yang artinya media leaflet efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi.
Pengaruh Iklim Kerja Panas Terhadap Kelelahan Kerja pada Operator Steam di PT. XYZ Boyolali Maftuh, Muhammad; Haryanti, Titik; Johar, Syefira Ayudia
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52432

Abstract

PT. XYZ perusahaan garmen di Boyolali memiliki sistem sirkulasi udara yang kurang baik dibandingkan perusahaan lain dalam satu kawasan, menyebabkan iklim kerja panas (32⁰C). Salah satu sumber panas berasal dari mini boiler pada steam sehingga operator steam merasakan dampak panas paling banyak. Tujuan mengetahui adanya pengaruh iklim kerja panas terhadap kelelahan kerja pada operator steam. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik menggunakan metode Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan Purposive Sampling dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Untuk mengukur iklim kerja menggunakan Heat Stress Area Monitor sedangkan kelelahan kerja menggunakan Kuesioner Kelelahan Subjektif Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) terhadap 36 sampel. Normalitas data menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan analisis data menggunakan uji Regresi Linier Sederhana nilai α = 0,05. Hasil uji Regresi Linear Sederhana menggunakan SPSS 22 diperoleh nilai sig = 0,000 < 0,05 maka hasil dinyatakan signifikan yaitu terdapat pengaruh iklim kerja panas terhadap kelelahan kerja pada operator Steam. Semakin tinggi iklim kerja panas maka semakin besar tingkat kelelahan pekerja.
Efek Bullying, Kekerasan Fisik, dan Kekerasan Seksual terhadap Gejala Depresi pada Pelajar SMP dan SMA di Indonesia: Analisis Data Global School-Based Student Health Survey Indonesia 2015 Khaliza, Cindy Nur; Besral, Besral; Ariawan, Iwan; EL-Matury, Herlina J
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.53149

Abstract

Salah satu penyakit yang menjadi beban terbesar di kalangan remaja adalah depresi. Riskesdas 2018 melaporkan prevalensi depresi kelompok umur 15-24 tahun 6,2%, kelompok umur 25-34 tahun 5,4%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek bullying, kekerasan fisik, dan kekerasan seksual terhadap gejala depresi pada pelajar SMP dan SMA di Indonesia. Analisis data sekunder dari Global School-Based Student Health Survey Indonesia 2015 dengan desain cross sectional dan sampel sebanyak 8.517 pelajar SMP dan SMA di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 20,7% pelajar SMP dan SMA tahun 2015 di Indonesia mengalami gejala depresi. Sebesar 18.5% pelajar pernah mengalami bullying, 29.4% pernah mengalami kekerasan fisik, dan 3.1% pernah mengalami kekerasan seksual. Remaja yang pernah mengalami bullying, kekerasan fisik, dan kekerasan seksual berisiko lebih tinggi untuk mengalami gejala depresi. ORa bullying sebesar 2.5 (95%CI 2.1—3.0), ORa kekerasan fisik sebesar 2.1 (95%CI 1.8—2.4), dan ORa kekerasan seksual sebesar 1.8 (95%CI 1.4—2.3). Faktor lain pada pelajar yang berisiko tinggi untuk mengalami gejala depresi adalah jenis kelamin perempuan (ORa 1.9, 95%CI 1.7—2.2), pendidikan SMA (ORa 2.1, 95%CI 1.6—2.6), minum alkohol (ORa 1.7, 95%CI 1.3—2.1), dan merokok (ORa 1.6, 95%CI 1.2—2.0). Disarankan kepada Kementerian Pendidikan agar menerapkan sekolah ramah anak untuk mengurangi peristiwa bullying dan kekerasan fisik atau seksual, yang dapat berisiko menimbulkan gejala depresi pada pelajar SMP dan SMA, terutama perempuan.