cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
BIMASTER
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Bimaster adalah Jurnal Ilmiah berkala bidang Matematika, Statistika dan Terapannya yang terbit secara online dan dikelola oleh Jurusan Matematika FMIPA Untan
Arjuna Subject : -
Articles 832 Documents
MODIFIKASI ARITMETIKA INTERVAL DAN PENERAPANNYA PADA SISTEM PERSAMAANINTERVAL LINEAR Aritonang, Beni Irawan., Mika Lasni Roha Saragih, Marisi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 1, No 01 (2012): BIMASTER
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v1i01.828

Abstract

Aljabar linear merupakan salah satu cabang ilmu penting yang dipelajari dalam matematika. Teori matriks merupakan salah satu pokok permasalahan utama yang dibahas dalam aljabar linear. Sebagai penerapannya teori matriks dapat digunakan untuk membantu dalam penyelesaian sistem persamaan linear. Secara umum entri-entri pada suatu matriks dapat berupa bilangan real ataupun bilangan kompleks, tetapi pada perkembangannya entri-entri matriks dapat juga berupa suatu interval. Pada matriks interval operasi-operasi yang berlaku sangat tergantung pada operasi-operasi aritmetika pada interval. Aritmetika interval adalah suatu aritmetika yang didefinisikan atas himpunan interval-interval. Pada aritmetika interval biasa tidak memenuhi sifat distributif, tetapi sifat subdistributif, sedangkan pada modifikasi aritmetika interval memenuhi sifat distributif. Modifikasi aritmetika interval dapat diterapkan untuk penyelesaian sistem persamaan interval linear, pada penelitian ini digunakan aturan Cramer. Kata kunci: Matriks, matriks interval, aritmetika interval.
COMPLETION DARI RUANG METRIK ., Andi Rini, Sugiatno, Bayu Prihandono
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 2, No 02 (2013): Bimaster
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v2i02.3028

Abstract

Pada sebarang ruang metrik berlaku setiap barisan konvergen adalah barisan Cauchy, tapi tidak berlaku sebaliknya. Dengan kata lain ada ruang metrik dimana ada barisan Cauchy yang tidak konvergen. Ruang metrik yang demikian dinamakan ruang metrik tidak lengkap. Setiap ruang metrik tidak lengkap memiliki suatu completion. Karenanya dalam penelitian ini akan ditentukan completion dari suatu ruang metrik tidak lengkap. Completion dari ruang metrik tidak lengkap ditentukan dengan langkah-langkah berikut: mengidentifikasi apakah ruang metrik (X, d) adalah lengkap, menentukan closure dari X, menentukan ruang metrik baru (X*, d) yang memuat (X, d) dan closure X berada dalam X*, menyelidiki apakah (X*, d) adalah lengkap, menunjukkan bahwa subset dari X* adalah padat di dalam X*, menunjukkan bahwa (X, d) isometrik ke subset padat dalam (X*, d). Hasil penelitian menunjukkan bahwa completion dari ruang metrik tidak lengkap X adalah ruang metrik lengkap X* dengan X subset dari X* dan X padat di X* (closure dari X = X*). Kata Kunci : closure, isometrik, subset padat, ruang metrik lengkap.
PENENTUAN NILAI CADANGAN PROSPEKTIF PADA ASURANSI JIWA SEUMUR HIDUP MENGGUNAKAN METODE NEW JERSEY Muhlasah Novitasari Mara., Destriani, Neva satyahadewi,
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 3, No 01 (2014): Bimaster
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v3i01.4462

Abstract

Nilai cadangan adalah dana yang wajib dimiliki oleh perusahaan asuransi yang digunakan antara lain untuk pemeriksaan kesehatan peserta asuransi dan santunan tidak terduga. Nilai cadangan berasal dari premi kotor yang dibayarkan oleh peserta asuransi, kemudian oleh perusahaan asuransi premi kotor tersebut dibagi menjadi premi bersih (santunan) dan biaya. Tidak sedikit perusahaan asuransi jiwa yang mengalami kerugian dikarenakan tidak mampu membayar santunan kepada peserta asuransi. Keadaan seperti ini dapat diantisipasi jika perusahaan jasa asuransi jiwa memiliki nilai cadangan yang telah dipersiapkan dan diperhitungkan secara tepat. Salah satu jenis perhitungan nilai cadangan adalah Prospektif yaitu perhitungan nilai cadangan berdasarkan nilai pengeluaran di waktu yang akan datang. Perhitungan nilai cadangan menggunakan metode New Jersey dimulai dengan menentukan nilai tunai anuitas menggunakan tingkat suku bunga dan usia peserta asuransi yang telah diasumsikan, kemudian menghitung premi bersih tunggal dan premi bersih tahunan, dilanjutkan dengan menghitung premi bersih lanjutan dan nilai cadangan akhir tahun ke t. Perhitungan nilai cadangan menggunakan metode New Jersey sangat berpengaruh pada faktor usia dan tingkat suku bunga. Jika semakin tua usia awal peserta polis digunakan maka nilai cadangan akan semakin besar begitu juga dengan tingkat suku bunga, jika semakin rendah tingkat suku bunga yang digunakan maka nilai cadangan akan semakin besar. Kata Kunci : Asuransi, Cadangan Prospektif, Metode New Jersey
SIFAT-SIFAT LANJUT FUNGSI TERBATAS Yundari., Suhardi, Helmi,
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 3, No 02 (2014): BIMASTER
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v3i02.6564

Abstract

Fungsi terbatas merupakan fungsi yang memiliki batas atas dan batas bawah. Terdapat kajian lanjut tentang fungsi terbatas yaitu fungsi bervariasi terbatas. Penelitian ini mengkaji definisi fungsi bervariasi terbatas dan hubungan fungsi bervariasi terbatas dengan fungsi terbatas, fungsi monoton serta sifat-sifat fungsi bervariasi terbatas. Suatu fungsi f dikatakan bervariasi terbatas jika jumlahan selisih nilai fungsi dari koleksi partisi pada suatu interval [a,b] lebih kecil atau sama dengan sebarang bilangan real positif M. Fungsi bervariasi terbatas berhubungan dengan fungsi terbatas dan fungsi monoton. Selain itu sifat-sifat fungsi bervariasi terbatas yaitu himpunan fungsi bervariasi terbatas pada [a,b] bersifat linear terhadap perkalian dengan suatu konstanta, penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. Jika fungsi f bervariasi terbatas pada [a,b] maka f bervariasi terbatas juga pada subset [a,b]. Jika fungsi f  bervariasi terbatas pada [a,c] dan [c,b] maka fungsi  f  bervariasi terbatas pada [a,b].
PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM DENGAN METODE TABU SEARCH Evi Noviani, Fatmawati, Bayu Prihandono,
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 4, No 01 (2015): BIMASTER
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v4i01.9608

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) merupakan permasalahan yang banyak ditemukan dalam bidang transportasi khususnya masalah perjalanan, yaitu mengunjungi semua lokasi dengan setiap lokasi hanya  dikunjungi tepat satu kali. Tujuan dari penyelesaian ini adalah meminimumkan jarak tempuh dan waktu perjalanan sehingga diperoleh rute optimal. Salah satu metode yang digunakan untuk menyelesaikan TSP adalah metode Tabu Search.  Tabu Search merupakan salah satu metode heuristik yang berbasis pada pencarian lokal. Proses kinerjanya bergerak dari satu solusi ke solusi berikutnya dengan cara memilih solusi terbaik. Tujuan utama metode ini adalah mencegah proses pencarian agar tidak melakukan pencarian ulang pada ruang solusi yang sudah pernah ditelusuri. Metode ini menggunakan Tabu List untuk menyimpan sekumpulan solusi yang baru saja dievaluasi, hasilnya akan disesuaikan terlebih dahulu dengan isi pada Tabu List untuk melihat apakah solusi tersebut sudah ada atau tidak. Jika solusi tersebut sudah ada maka solusi tersebut tidak akan dievaluasi lagi pada iterasi berikutnya.  Pada penelitian ini, metode Tabu Search diterapkan pada contoh kasus Salesman PT. XX  dalam mengatur rute perjalanannya. Dari hasil perhitungan didapatkan jarak tempuh minimum sebesar 37,8 km dan waktu perjalanan minimum 56,9 menit dengan rute yang dilewati Pos Kota Baru, Pos Gajah Mada, Pos Siantan, Pos Adisucipto, Pos Sei. Raya, dan kembali lagi ke PT. XX. Kata kunci : rute optimal, metode heuristik
PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA TAK LINEAR DENGAN METODE TRANSFORMASI DIFERENSIAL Bayu Prihandono., Rahayu, Sugiatno,
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 1, No 01 (2012): BIMASTER
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v1i01.603

Abstract

Secara umum, persamaan diferensial biasa tak linear dapat diselesaikan dengan linearisasi. Namun, tidak semua persamaan diferensial biasa tak linear dapat langsung dilinearisasi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa tak linear adalah metode transformasi diferensial. Metode ini dapat digunakan tanpa linearisasi. Artikel ini membahas penyelesaian persamaan dieferensial biasa tak linear yaitu persamaan diferensial Riccati dengan metode transformasi diferensial untuk menentukan solusinya. Penyelesaian persamaan diferensial Riccati dengan metode transformasi diferensial dilakukan dengan mentrasnformasikan persamaan sesuai dengan definisi transformasi diferensial. Dengan mensubstitusikan setiap bilangan bulat positif dan bilangan 0 pada transfromasi diferensial, diperoleh nilai transformasi yang kemudian disubstitusikan pada invers transformasi diferensial. Invers yang diperoleh merupakan solusi dari persamaan diferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode transformasi diferensial merupakan metode alternatif untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa tak linear tanpa linearisasi. Kata Kunci: linearisasi, persamaan diferensial Riccati, transformasi diferensial.
RANK MATRIKS ATAS RING KOMUTATIF Kusumastuti, Evi Noviani., Eka Wulan Ramadhani, Nilamsari
BIMASTER Vol 2, No 1 (2013): BIMASTER
Publisher : BIMASTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rank dari matriks atas field merupakan banyaknya elemen basis pada ruang baris atau ruang kolom matriks tersebut. Namun, definisi dari rank matriks atas field ini tidak selalu berlaku untuk matriks atas ring komutatif, karena tidak semua ruang baris atau ruang kolom dari matriks atas ring komutatif memiliki basis. Oleh karena itu, diperlukan pendefinisian baru untuk menentukan rank matriks atas ring komutatif. Rank matriks atas ring komutatif adalah nilai maksimum t sedemikian sehingga Annihilator dari ideal R yang dibangun oleh minor berukuran t x t hanya memuat nol. Annihilator dari It(A) merupakan himpunan yang memuat semua x elemen R sedemikian sehingga jika xa=0 untuk setiap a elemen It(A). Jika matriks atas ring komutatif ini diganti dengan sebarang matriks atas field maka definisi dari rank matriks atas ring komutatif juga berlaku untuk matriks atas field. Kata kunci: Modul, Rank Matriks atas Ring Komutatif, Rank Matriks atas Field
DIAGONALISASI MATRIKS nn ATAS RING KOMUTATIF DENGAN ELEMEN SATUAN Evi Noviani., Fidiah Kinanti, Nilamsari Kusumastuti,
BIMASTER Vol 2, No 03 (2013)
Publisher : BIMASTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matriks atas ring komutatif adalah himpunan semua matriks yang entri-entrinya merupakan elemen dari ring komutatif. Matriks atas ring komutatif mempunyai struktur aljabar modul terhadap operasi penjumlahan dan perkalian skalar. Pada teori modul, diketahui bahwa submodul yang dibangun oleh kolom-kolom matriks atas ring belum tentu memiliki basis. Selain itu, struktur dari himpunan matriks atas ring komutatif dengan elemen satuan berbeda dengan struktur dari himpunan matriks atas field. Pada penelitian ini akan dicari proses diagonalisasi matriks n x n atas ring komutatif dengan elemen satuan. Diagonalisasi dari matriks A yang berukuran n x n merupakan suatu proses untuk membentuk atau mencari matriks diagonal D yang similar dengan A. Suatu matriks A berukuran n x n atas ring komutatif dapat didiagonalkan jika dan hanya jika gabungan semua ruang eigen untuk setiap nilai eigen dari A yang bersesuaian memuat basis di Rn. Langkah pertama yang dilakukan dalam pengerjaan diagonalisasi matriks atas ring komutatif dengan elemen satuan adalah mencari polinomial karakteristik dari matriks. Lalu dari polinomial karakteristik didapat nilai-nilai eigen. Selanjutnya mencari ruang eigen dari nilai-nilai eigen tersebut. Matriks A dapat didiagonalkan jika dan hanya jika gabungan dari semua ruang eigen memuat suatu basis dari R-modul bebas. Kemudian dibentuk sebuah matriks baru yang merupakan gabungan basis dari R-modul bebas tersebut dan dicari inversnya. Selanjutnya didapatlah matriks diagonal P-1AP = D. Kata Kunci : nilai eigen, ruang eigen, diagonalisasi matriks.
ANALISIS INPUT OUTPUT SEKTOR PEREKONOMIAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2010 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL LEONTIF Mariatul Kiftiah., Bambang Dwi Cahyo, Nilamsari Kusumastuti,
BIMASTER Vol 3, No 01 (2014): Bimaster
Publisher : BIMASTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap provinsi di Indonesia memiliki sumber daya alam tersendiri, termasuk di Kalimantan Barat. Sumber daya alam yang tersedia kemudian dapat diolah menjadi sebuah hasil berupa barang dan jasa yang merupakan bagian dari sektor perekonomian. Provinsi Kalimantan Barat tahun 2010 memiliki 54 macam sektor perekonomian. Selanjutnya seluruh sektor diklasifikasikan menjadi 3 sub sektor yaitu sektor primer, sektor sekunder dan sektor tersier. Antarsektor memiliki hubungan keterkaitan untuk setiap nilai input output transaksi. Nilai dari input output sektor perekonomian provinsi Kalimantan Barat selanjutnya dianalisis dengan menggunakan model Leontif, sehingga diperoleh nilai output total transaksi untuk setiap sektor berturut-turut adalah sebesar (juta) Rp.22.121.725,16, Rp.21.200.024,79 dan Rp.52.698.480,29. Sektor yang dominan yaitu sektor tersier, serta hubungan keterkaitan antarsektor menunjukan bahwa sektor yang memiliki keterkaitan langsung paling tinggi terhadap nilai input adalah sektor sekunder dengan nilai keterkaitan sebesar 1,72. Hal ini menunjukan bahwa jika di provinsi Kalimantan Barat terjadi peningkatan nilai input sektor sekunder maka harus diimbangi dengan meningkatnya output dari sektor lain, karena nilai input sektor sekunder diperoleh dari nilai output sektor lainnya. Sedangkan sektor yang memiliki keterkaitan langsung paling tinggi terhadap nilai output adalah sektor primer dengan nilai keterkaitan sebesar 1,3. Hal ini menunjukan bahwa jika di provinsi Kalimantan Barat terjadi peningkatan nilai output sektor primer maka akan mendorong sektor lainnya untuk berkembang, karena nilai output sektor primer selanjutnya digunakan sebagai input pada sektor lainnya. Kata kunci: sistem perekonomian, analisis input output dan model Leontif
PENERAPAN METODE COST PRORATE TIPE CONSTANT PERCENT UNTUK PERHITUNGAN NILAI KEWAJIBAN AKTUARIA DANA PENSIUN Neva Satyahadewi, Rika Indriya Sari,
BIMASTER Vol 3, No 03 (2014): BIMASTER
Publisher : BIMASTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Cost Prorate tipe Constant Percent merupakan metode pendanaan pensiun yang menghitung manfaat pensiun berdasarkan gaji karyawan sejak pertama kali masuk kerja. Metode tersebut dalam penelitian ini digunakan untuk menghitung besarnya kewajiban aktuaria yang harus dikeluarkan perusahaan kepada karyawan pada saat pensiun normal yaitu 56 tahun. Data yang digunakan adalah data karyawan PERUM DAMRI stasiun Pontianak dengan usia karyawan diatas 30 tahun. Besar kewajiban aktuaria yang harus dikeluarkan perusahaan kepada masing-masing peserta berbeda karena dipengaruhi oleh masa kerja dan gaji karyawan. Berdasarkan hasil perhitungan, besar kewajiban aktuaria yang akan dikeluarkan kepada 15 karyawan pada tahun 2013 adalah Rp853.841.866,69. Kata Kunci: dana pensiun, metode constant percent

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 6 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 5 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 4 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 3 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 2 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 1 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 6 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 5 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 4 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 3 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 2 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 6 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 5 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 4 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 3 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 3 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya (dalam proses) Vol 12, No 2 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 11, No 5 (2022): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 11, No 4 (2022): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 11, No 3 (2022): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 11, No 2 (2022): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2022): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 4 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 3 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 2 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 1 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 4 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 3 (2020): BIMASTER Vol 9, No 3 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 2 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 2 (2020): BIMASTER Vol 9, No 1 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 1 (2020): BIMASTER Vol 8, No 4 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 4 (2019): BIMASTER Vol 8, No 3 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 3 (2019): BIMASTER Vol 8, No 2 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 2 (2019): BIMASTER Vol 8, No 1 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 1 (2019): BIMASTER Vol 7, No 4 (2018): BIMASTER Vol 7, No 4 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 3 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 3 (2018): BIMASTER Vol 7, No 2 (2018): BIMASTER Vol 7, No 2 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 1 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 1 (2018): BIMASTER Vol 6, No 03 (2017): BIMASTER Vol 6, No 03 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 6, No 02 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 6, No 02 (2017): BIMASTER Vol 6, No 01 (2017): BIMASTER Vol 6, No 01 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 5, No 03 (2016): BIMASTER Vol 5, No 02 (2016): BIMASTER Vol 5, No 01 (2016): BIMASTER Vol 4, No 03 (2015): BIMASTER Vol 4, No 01 (2015): BIMASTER Vol 4, No 2 (2015): BIMASTER Vol 3, No 03 (2014): BIMASTER Vol 3, No 02 (2014): BIMASTER Vol 3, No 01 (2014): Bimaster Vol 2, No 03 (2013) Vol 2, No 02 (2013): Bimaster Vol 2, No 1 (2013): BIMASTER Vol 1, No 01 (2012): BIMASTER More Issue