cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 388 Documents
Analogi Mekanik Model Gangguan Jiwa Bipolar Sulastri, Heni; Asri, Asifa
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45235

Abstract

Telah dilakukan studi pada model gangguan jiwa bipolar. Penelitian ini bertujuan  menginterpretasikan tentang redaman negatif dalam model gangguan jiwa bipolar berdasarkan tinjauan mekanika, serta menentukan jenis kestabilan dan keberadaan fenomena limit cycle dari model tersebut. Perubahan kondisi suasana hati yang ekstrim dari pasien gangguan jiwa bipolar dapat dimodelkan secara matematis dengan menggunakan model osilator harmonik yang teredam negatif. Terdapat dua keadaan penderita yaitu gangguan jiwa bipolar tanpa pengobatan dan dengan pengobatan. Selanjutnya, solusi persamaan gangguan jiwa bipolar yang dituliskan dalam bentuk sistem persamaan non-linear autonomus untuk mendapatkan nilai Eigen sehingga diperoleh hasil bahwa model gangguan bipolar tanpa pengobatan dan dengan pengobatan ditinjau dari sistem yang berosilasi yaitu  (dimana  dan merupakan parameter), menghasilkan nilai Eigen bagian riil positif dan menunjukkan bahwa titik tersebut merupakan titik tak stabil. Pada diagram fasa yang diselesaikan secara numerik menggunakan Ordinary Differential Equation 45 (ODE45) model gangguan jiwa bipolar dengan pengobatan memiliki sebuah limit cycle yang unik. Eksistensi limit cycle ini menyebabkan orbit pada bidang fase akan menuju ke suatu lingkaran tertentu. Limit cycle inilah diinterpretasikan sebagai keberhasilan proses pengobatan, karena keadaan emosional penderita berosilasi dalam batas yang ditentukan.
Penggunaan Metode Random Walk untuk Memodelkan Distribusi Suhu Dua Dimensi pada Inkubator Bayi Dede, Titus; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.43820

Abstract

Telah dilakukan pemodelan distribusi suhu dalam keadaan tunak dua dimensi pada sebuah inkubator bayi menggunakan metode random walk. Penampang inkubator bayi yang digunakan sebagai domain perhitungan memiliki panjang 74 cm dan tinggi 85 cm. Bayi diasumsikan memiliki ukuran rata-rata bayi yang lahir dalam keadaan prematur, yang umumnya memiliki tinggi 30 cm dan lebar badan 10 cm. Suhu dinding inkubator disesuaikan dengan suhu ruangan umumnya, yaitu 27 OC. Perhitungan dilakukan untuk suhu bayi mulai dari 33 OC, 34 OC dan 35 OC. Untuk masing-masing suhu, sejumlah 10, 100, 1000 dan 2000 walker digunakan saat mengaplikasikan metode random walk. Tahap pertama dalam penelitian ini adalah proses validasi. Validasi metode dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan distribusi suhu pada plat dua dimensi secara analitik dengan setiap variasi metode random walk yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil validasi menunjukkan kesesuaian distribusi suhu untuk kedua metode tersebut. Tahap berikutnya adalah perhitungan distribusi suhu untuk berbagai variasi keadaan sistem serta jumlah walker. Berdasarkan hasil perhitungan, jumlah walker yang digunakan secara signifikan mempengaruhi akurasi perhitungan dengan suhu yang tinggi ke  suhu yang rendah, semakin bertambah suhu maka perubahan kontur akan bertambah.
Survei Kedalaman Air Tanah di Kabupaten Jepara Menggunakan Metode Geolistrik (Vertical Electrical Sounding) Fitrianto, Taufik Nur; Supriyadi, Supriyadi
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i3.34477

Abstract

Telah dilakukan pengambilan data untuk mengetahui kedalaman air tanah di wilayah Kabupaten Jepara. Penelitian dilakukan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi schlumberger. Pengukuran dilakukan pada 7 desa di Kabupaten Jepara. Panjang lintasan pengukuran adalah 400m. Data awal diolah menggunakan software Microsoft Excel untuk mendapatkan nilai resistivitas semu dan inversi 1D dmenggunakan software IP2WIN untuk mendapatkan nilai resistivitas setiap lapisannya. Diketahui bahwa kedalaman air tanah di Kabupaten Jepara bervariasi antara 6,04 – 62,3 m yaitu, pada kedalaman 13,1 m di Desa Rau Kecamatan Kedung, pada kedalaman 7,98 m dan 25,1 m di Desa Teluk Awur Kecamatan Tahunan, pada kedalaman 7,1 m di Desa Kelet Kecamatan Keling, pada kedalaman 62,3 m di Desa Jambu Kecamatan Mlonggo, pada kedalaman 9,84 m dan 51,7 m di Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan, pada kedalaman 6,04 m di Desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari dan pada kedalaman 9,81 m di Desa Gedangan Kecamatan Welahan.
Pengaruh Variasi Bilangan Froude Terhadap Bentuk Permukaan Bebas Undular Bores Yuniar, Mentari; Putra, Yoga Satria; Kushadiwijayanto, Arie Antasari
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45505

Abstract

Penelitian tentang fenomena tidal bore jenis undular dilakukan secara numerik dengan menggunakan perangkat lunak CFD OpenFOAM model turbulensi RANS k-Omega. Dari peneltian tersebut didapatkan hasil berupa bentuk permukaan bebas yang berbeda di setiap bilangan Froude (Fr = 1.0 – 1.4). Hasil penelitian tersebut menunjukkan, ketika nilai Fr meningkat maka bentuk permukaan bebas undular bores menjadi tidak beraturan (pecah). Hal ini disebabkan oleh adanya aliran air yang berbalik arah sehingga membuat permukaan bebas menjadi berubah seiring dengan meningkatnya nilai bilangan Froude. Selain itu, peningkatan bilangan Froude sebanding dengan peningkatan tinggi muka gelombang.
Identifikasi Ketebalan Tanah Gambut Lahan Permukiman di Sungai Raya Dalam dengan Metode Geolistrik Resistivitas Rolita, Devia; Lapanporo, Boni Pahlanop; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i2.42747

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi ketebalan tanah gambut lahan permukiman di Sungai Raya Dalam. Resistivitas tanah gambut diukur menggunakan metode Geolistrik Resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak 4 lintasan dengan panjang lintasan 62 meter dan jarak antar elektroda 2 meter. Data resistivitas tanah gambut dipetakan dalam bentuk 2D menggunakan perangkat Res2Dinv. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas dapat diinterpretasikan bahwa struktur lapisan bawah permukaan lahan gambut di Sungai Raya Dalam terdiri dari tanah gambut dan lempung, Hasil penelitian menunjukkan lapisan gambut memiliki nilai resistivitas 29,4 hingga 151,6 Ωm. Ketebalan lapisan tanah gambut bervariasi mulai dari  4 hingga 7,91 meter
Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Lahan Gambut di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Huaan, Hildegordis; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i1.45265

Abstract

Penelitian tentang identifikasi lapisan bawah permukaan di Komplek Kayana Kabupaten Kubu Raya telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger.  Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait struktur tanah  dalam rangka persiapan perancangan perumahan di lokasi penelitian.  Pengambilan data dilakukan pada empat lintasan dengan panjang tiap lintasannya 117 m dan jarak antar lintasan 10 m. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas dapat diinterpretasikan bahwa struktur bawah permukaan Komplek Kayana terdiri dari 3 lapisan dengan lapisan teratas antara lain gambut, kemudian lempung dan lanau, serta pasir yang bercampur air tanah. Material lempung dan lanau terdapat pada 2 lapisan pada tiap lintasan.  Hasil pencitraan 2D menunjukkan kedalaman tanah gambut untuk masing-masing lintasan dari lintasan 1 hingga lintasan 4 secara berurutan 3,82 m; 5,64 m; 5,64 m, 3,82  m.Kata kunci:  geolistrik, resistivitas, Wenner-Schlumberger, ketebalan gamb
Prediksi Awal Musim Hujan Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Wibawanty, Dinda Rosyia; Simanjuntak, Presli Panusunan
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.46283

Abstract

Informasi prediksi Awal Musim Hujan merupakan salah satu rekomendasi utama bagi petani dalam menentukan musim tanam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi Awal Musim Hujan dengan menggunakan metode statistik yang telah banyak diuji kehandalannya yakni metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation. Arsitektur model JST yang digunakan terdiri dari 1 hidden layer, 2 hidden neuron dan 3 neuron input dengan fungsi aktivasi sigmoid biner. Penelitian dilakukan pada titik Stasiun Klimatologi Palembang dengan menggunakan data curah hujan harian periode 1981-2017. Prediktor yang digunakan meliputi suhu muka laut (SST), angin zonal 850 mb dan precipitable water (PW). Hasil penelitian menunjukkan prediksi curah hujan dasarian memiliki nilai korelasi antara 0.3 hingga 0.6 dengan RMSE berkisar antara 29 hingga 53 mm per sub-musim. Prediksi awal musim hujan mencapai kategori “Sesuai Prakiraan” sebesar 42.86%.   
Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Berbahan Baku Cabang Kayu Jabon Berdasarkan Ukuran Partikel Asni, Asni; Asri, Asifa; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.48811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis papan partikel dari cabang kayu jabon dengan memvariasikan ukuran partikel. Selain itu digunakan Urea Formaldehide sebagai matriks, parafin untuk penghambat air serta katalis. Variasi ukuran partikel yang digunakan ada 3 jenis, yaitu partikel kasar, sedang,dan halus yang akan diuji sifat fisis dan mekanisnya dengan menggunakan standarisasi Japanese Industrial Standars (JIS) A 5908-2003. Variasi partikel kasar meliputi ukuran partikel lolos 4 mesh dan 6 mesh, partikel sedang lolos 8 dan 10 mesh serta partikel halus lolos 12 mesh.Secara umum, papan partikel berbahan baku cabang kayu jabon dengan ukuran partikel lolos 6 mesh (partikel sedang) merupakan sampel terbaik dibandingkan dengan sampel yang lain. Nilai rata-rata hasil penelitian yang di peroleh adalah kerapatan 0.69 g/cm3, kadar air 12.40%, pengembangan tebal 10.31%, MOE 126.236 kg/cm2, MOR 192.993 kg/cm2 , keteguhan rekat internal 4.75 kg/cm2 dan kuat pegang sekrup 94.15 kg.
Uji Kualitas Minyak Goreng Berdasarkan Perubahan Sudut Polarisasi Cahaya Menggunakan Alat Semiautomatic Polarymeter Nuraniza, Nuraniza; Lapanporo, Boni Pahlanop; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v1i2.3014

Abstract

Telah dilakukan uji kualitas minyak goreng dengan parameter perubahan sudut polarisasi cahaya menggunakan alat semiautomatic polarymeter. Minyak goreng yang digunakan adalah minyak goreng dari kelapa sawit dan minyak goreng dari kelapa. Minyak goreng yang diuji, dipanaskan terlebih dahulu sampai suhu 200 C, dengan variasi hingga lima kali pemanasan. Nilai sudut polarisasi yang diperoleh untuk minyak goreng dari kelapa sawit tanpa pemanasan yaitu 33,38, dan untuk 5 kali pemanasan yaitu 37,51, minyak goreng kelapa tanpa pemanasan sudut polarisasinya yaitu 26,83, dan dengan 5 kali pemanasan yaitu 29,55. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas minyak goreng yang paling baik adalah minyak goreng dengan sudut polarisasi yang paling kecil. Hal ini dibuktikan dengan nilai bilangan peroksida pada minyak goreng yang cenderung meningkat setelah minyak goreng dipanaskan. Untuk minyak goreng dari kelapa sawit, bilangan peroksida sebelum minyak dipanaskan sebesar 7,26 MgO2/Kg, setelah 5 kali dipanaskan sebesar 10,27 MgO2/Kg. Untuk minyak kelapa sebelum dipanaskan bilangan peroksida adalah 0,63 MgO2/Kg, dan setelah 5 kali dipanaskan sebesar 12,20 Mg O2/Kg. Kata kunci: Sudut Polarisasi, Minyak Goreng, Semiautomatic Polarymeter, Bilangan Peroksida.
Optimasi Rangkaian dan Material Kumparan pada Rangkaian Transfer Listrik Tanpa Kabel Terhadap Jarak Jangkauan Pengiriman Energi Listrik Pynanjung, Pramushinta Arum; Lapanporo, Boni Pahlanop; Faryuni, Irfana Diah
PRISMA FISIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v2i2.6143

Abstract

Telah dilakukan pengujian material dan diameter kumparan pada rangkaian transfer listrik tanpa kabel dengan prinsip resonansi. Pengujian meliputi perancangan rangkaian dan pengujian nilai persentase amplitudo tegangan puncak ke puncak pada kumparan. Tegangan referensi yang diberikan pada rangkaian uji coba transfer listrik yaitu sebesar ± 7 Volt dan frekuensi yang diberikan oleh rangkaian osilator ± 1,35 MHz. Berdasarkan pengujian kumparan, kemudian dilakukan optimasi pada rangkaian transfer listrik dengan menggunakan kumparan tembaga berdiameter 32 cm. Kumparan pada rangkaian transmitter dibuat Center Tapped dengan jumlah lilitan sebanyak 24 lilitan dan kumparan reciever 12 lilitan. Rangkaian ini mampu menghidupkan sebuah lampu LED sejauh 50 cm dengan tegangan referensi yang diberikan sebesar ± 12 Volt dan frekuensi yang diberikan oleh rangkaian osilator ± 107,105 kHz. Kata kunci : Optimasi, Resonansi, Kumparan, Transmitter, Receiver