cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 388 Documents
Analisis Cadangan Karbon Tanah Gambut pada Lahan Yang Telah Direklamasi Kurnia, Ayu; Ihwan, Andi; Wahyuni, Dwiria
PRISMA FISIKA Vol 3, No 1
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i1.9687

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang cadangan karbon tanah gambut pada lahan yang telah direklamasi yang terdiri dari lahan perkebunan kelapa sawit dan lahan pertanian jagung di Kabupaten Kubu Raya dengan luas lahan penelitian masing-masing 1 Ha. Untuk menentukan kandungan unsur karbon  serta morfologi pada tanah gambut digunakan SEM-EDX dan untuk mengetahui cadangan karbon digunakan metode gravimetri. Hasil SEM-EDX menunjukkan bahwa unsur karbon pada tanah gambut yang telah direklamasi lebih besar daripada unsur oksigen dan unsur lainnya dan morfologi sampel tanah gambut terlihat tidak beraturan, terpecah-pecah atau tidak menyatu antara satu struktur dengan struktur lainnya. Sedangkan dengan metode gravimetri diperoleh jumlah cadangan karbon pada lahan perkebunan kelapa sawit dan pertanian jagung dengan luas masing-masing 1 Ha sebesar 2107,19 ton dan 1084,17 ton. Kata Kunci : gambut, lahan reklamasi, cadangan karbon
Studi Distribusi Tingkat Bahaya Kebakaran Menggunakan Fire Weather Index (FWI) di Kalimantan Barat Anastasia, Anastasia; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49509

Abstract

Telah dilakukan berdasarkan perhitungan indeks Fire Weather Index (FWI) di daerah Kalimantan Barat data suhu udara, kelembapan relatif, kecepatan angin dan curah hujan pada tahun 2015-2019 berdasarkan data ECMWF ( European Center for Medium-Range Weather Forecasts ) untuk mengetahui tingkat bahaya kebakaran hutan dan lahan. Hasil penelitian menunjukkan indeks FWI rata-rata tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2015 dengan nilai sebesar 1,74 dan pada tahun 2019 dengan nilai 2,23 yang termasuk kelas FWI sedang. Sedangkan FWI rata-rata bulanan terjadi pada bulan Juli, Agustus, September dengan nilai berturut-turut sebesar 3,37, 4,25, dan 3,55 yang termasuk dalam kelas FWI sedang. Nilai FWI yang tinggi akan diikuti oleh banyak titik api ( hotspot) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,98 yang memiliki tingkat hubungan yang sangat tinggi.
Sebaran Mineral Logam Bijih Besi Berdasarkan Anomali Magnetik Daerah Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut Syaripudin, Syaripudin; Arman, Yudha; Muhardi, Muhardi
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51262

Abstract

Sebaran mineral logam bijih besi daerah Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut telah diidentifikasi berdasarkan nilai anomali magnetik. Penelitian ini menggunakan peta anomali magnetik lembar Banjarmasin yang telah dilakukan digitasi. Identifikasi sebaran mineral logam bijih besi dilakukan dengan menganalisis peta anomali magnetik regional dan residual, Horizontal Derivative, peta geologi, dan peta sebaran mineral logam lembar Banjarmasin. Sedangkan pemodelan inversi 3D dilakukan untuk mengidentifikasi sebaran nilai suseptibilitas batuan bawah permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran mineral bijih besi primer terdapat di 5 (lima) lokasi, yaitu 4 (empat) lokasi di bagian selatan dan barat daya dengan nilai suseptibilitas -0,0016 SI hingga 0,0781 SI, sedangkan 1 (satu) lokasi di bagian timur laut dengan nilai suseptibilitas 0,0090 SI hingga 0,0781 SI. Lokasi penelitian didominasi bijih besi primer karena berada pada formasi batuan vulkanik purba yang ditandai dengan adanya dataran tinggi meratus. Adapun mineral bijih besi ini berasosiasi terhadap mineral magnetit yang termasuk dalam jenis ferromagnetik.
Studi Sensitivitas Aliran Dalam Kanal Terbuka Menggunakan Pendekatan Komputasi Dinamika Fluida Model Turbulen K-Epsilon Astuti, Ayu Dwi; Putra, Yoga Satria; Kushadiwijayanto, Arie Antasari
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49488

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara numerik sensitivitas aliran air dalam kanal terbuka menggunakan pendekatan komputasi dinamika fluida dengan bantuan perangkat lunak open source OpenFOAM yang menerapkan model turbulen RANS K-Epsilon. Simulasi aliran air dibangun dengan mengikuti tahapan eksperimen yang telah dilakukan oleh Coleman (1986). Simulasi aliran air berhasil dibangun yang ditunjukkan dengan pola grafik profil kecepatan aliran air yang mendekati data acuan eksperimen Coleman (1986) dan persamaan analitik Logarithmic Law pada ukuran grid irreguler Δx = 0,004 dan Δy = 0,01 m dan nilai k = 0,003. Nilai koefisien korelasi dan error yang didapat masing-masing adalah 0,996 dan 1,01 %. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, disimpulkan bahwa aliran air dalam sebuah kanal terbuka dapat disimulasikan menggunakan pendekatan komputasi dinamika fluida yang menerapkan model turbulen RANS K-Epsilon. Profil distribusi kecepatan air yang dihasilkan dalam simulasi ini telah menunjukkan kesamaan fisis dengan konsep mekanika fluia, yaitu kecepatan di dasar lebih rendah dibandingkan kecapatan di permukaan.Kata kunci: Aliran kanal terbuka, RANS K-Epsilon, OpenFOAM, Komputasi dinamika fluida
Pemanfaatan Abu Layang Kelapa Sawit Teraktivasi Sebagai Adsorben Besi Pada Air Sumur Bor Di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Susana, Susana; Nurhanisa, Mega; Nugroho, Bintoro Siswo
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51124

Abstract

Telah dilakukan penelitian adsorpsi logam Fe pada air sumur bor dengan menggunakan adsorben abu layang serat dan cangkang kelapa sawit. Adapun tujuan dari penelitian yang telah dilakukan adalah untuk mengetahui kemampuan abu layang teraktivasi HCl 5 M sebagai adsorben. Kemampuan abu layang teraktivasi sebagai adsorben dianalisis dengan membandingkan sampel air sumur bor sebelum dan setelah pemberian adsorben menggunakan alat Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi logam Fe pada air sumur bor adalah sebesar 98,13%.
Rancang Bangun Sistem Pemantau Kedatangan Tamu Berbasis Internet Of Things (IOT) Ape Pane Basabilik, Plasida Arri
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49316

Abstract

Salah satu penggunaan teknologi internet of things (IoT) adalah pada sistem pemantauan jarak jauh, misalnya sistem pemantau keadaan rumah. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mengontrol sistem IoT adalah aplikasi pesan. Aplikasi pesan merupakan aplikasi yang banyak digunakan karena kemampuannya untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan luas. Informasi yang disampaikan sangat beragam baik berupa tulisan, gambar, maupun video. Pada penelitian ini, sistem pemantau kedatangan tamu berbasis IoT dirancang dengan menghubungkan infrared sensor dengan ESP32-CAM. Infrared sensor digunakan sebagai pengganti tombol bel untuk mengurangi kontak secara langsung di masa pandemi COVID-19. ESP32-CAM digunakan sebagai mikrokontroler yang menghubungkan semua perangkat. Kelebihan dari ESP32-CAM adalah memiliki Wi-Fi, bluetooth, modul secure digital (SD) card, serta kamera yang langsung tertanam pada board. Infrared sensor dan ESP32-CAM saling terhubung dengan buzzer, relay, solenoid door lock serta power supply. Untuk mengoperasikan alat, digunakan sebuah aplikasi pesan Telegram dengan memanfaatkan bot yang dimiliki Telegram. Bot Telegram dapat diakses dengan sebuah ID bot dan bot token yang dibuat menggunakan BotFather. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrared sensor dapat mendeteksi dan bekerja dengan baik sebagai tombol bel tanpa sentuh dalam jangkauan 0.5-3 cm. Kamera ESP32-CAM dapat mengambil gambar dengan kualitas baik dan pengujian pada chat bot berjalan dengan baik. Buzzer, relay, dan solenoid door lock dapat bekerja sesuai dengan perintah pada chat bot Telegram serta seluruh perintah telah diujicoba dan memberikan informasi dalam bentuk chating berupa teks dan gambar. Sistem ini memungkinkan pemilik rumah dapat melihat dan memantau tamu melalui smartphone secara real-time.Kata kunci: Iot, Telegram, ESP32-CAM, infrared sensor, solenoid door lock
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Digital Fisika Untuk Siswa Kelas X pada Materi Usaha dan Energi SMA Negeri 1 Matan Hilir Utara Yuniarrahmana, Saprida; Matsun, Matsun; Hakim, Sy Lukman
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.50073

Abstract

This study aims to determine: (1) the feasibility of digital physics flipbook media for class X students on work and energy at SMA Negeri 1 Matan Hilir Utara according to material experts, (2) the feasibility of digital physics flipbook media for class X students on work and energy. According to media experts, SMA Negeri 1 Matan Hilir Utara, and (3) student responses after being given a physical flipbook learning media for class X students in the work and energy of SMA Negeri 1 Matan Hilir Utara. This type of research is Research & Development (R&D) research with the model used is the ADDIE model. The test subjects in this study were students of class X SMA Negeri 1 Matan Hilir Utara with a total of 20 students. With the results of the trials carried out, it was found that: (1) the feasibility of digital flipbook learning media according to material experts received very decent criteria, with an average score of 80%, (2) the feasibility of digital flipbook learning media according to media experts received decent criteria, with an average an average score of 75%, (3) the results of field trials on digital flipbook learning media for work and energy by distributing student response questionnaires. The average percentage score obtained by this digital flipbook learning media is 88%, which means that the student response interpretation criteria are included in the criteria for strongly agree. Kata Kunci: Learning Media, Digital Flipbook, work and energy
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Daerah Potensi Panas Bumi Pada Lembar Kota Agung Menggunakan Data Global Gravity Model Plus (GGMplus) Putra, Nurdin Satria; Arman, Yudha; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49545

Abstract

Tersedianya informasi gravitasi di daerah Lembar Kota Agung pada kawasan yang memiliki potensi panas bumi memberikan peluang dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Memanfaatkan data anomali percepatan gravitasi yang diperoleh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik sejauh 220 m. Hasil penafsiran data gravitasi berupa Anoamli Bougeur Lengkap (ABL) pada  daerah Lembar Kota Agung menunjukkan bahwa nilai anomali daerah ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok dengan nilai rendah dan nilai tinggi, yang masing-masing menggambarkan daerah busur vulkanik dan daerah lembah. Model gravitasi berbasis perhitungan dengan pemilihan nilai rapat massa dan geologi bawah permukaan menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan di kawasan potensi panas bumi daerah Lembar Kota Agung berupa batuan pasir, batuan lempung, batuan andesit, batuan granit, dan untuk batuan breksi tersusun atas mineral penyusun berupa kuarsa dengan nilai densitas berkisar antara  2,314 g/cm3 hingga 2,782 g/cm3.Kata Kunci : Anomali Bougeur, GGMplus, Potensi Panas BumiTersedianya informasi gravitasi di daerah Lembar Kota Agung pada kawasan yang memiliki potensi panas bumi memberikan peluang dilakukan pemodelan struktur bawah permukaan. Memanfaatkan data anomali percepatan gravitasi yang diperoleh dari Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik sejauh 220 m. Hasil penafsiran data gravitasi berupa Anoamli Bougeur Lengkap (ABL) pada  daerah Lembar Kota Agung menunjukkan bahwa nilai anomali daerah ini dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu kelompok dengan nilai rendah dan nilai tinggi, yang masing-masing menggambarkan daerah busur vulkanik dan daerah lembah. Model gravitasi berbasis perhitungan dengan pemilihan nilai rapat massa dan geologi bawah permukaan menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan di kawasan potensi panas bumi daerah Lembar Kota Agung berupa batuan pasir, batuan lempung, batuan andesit, batuan granit, dan untuk batuan breksi tersusun atas mineral penyusun berupa kuarsa dengan nilai densitas berkisar antara  2,314 g/cm3 hingga 2,782 g/cm3.Kata Kunci : Anomali Bougeur, GGMplus, Potensi Panas Bumi
Respons Optik Nanopartikel Berbahan Paduan Logam Mulia Delai, Departus; Azwar, Azrul; Nugroho, Bintoro Siswo
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.51325

Abstract

Telah dilakukan simulasi mengenai respons optik nanopartikel paduan logam mulia berdasarkan aproksimasi kuasi-statik elektromagnetika klasik. Penentuan spektrum serapan bahan logam (Qabs) digunakan untuk mengetahui efisiensi kinerja bahan logam. Logam yang digunakan diantaranya emas (Au), perak (Ag), tembaga (Cu) dan tungsten (W). kinerja bahan yang ditinjau meliputi logam murni, logam paduan Au-Ag, Au-Cu, Au-W, Ag-Cu, Ag-W dan Cu-W. Nilai logam murni yang paling tinggi adalah perak (Ag) sedangkan logam paduan bergantung dari jenis logam yang dipadukan diantaranya Au-Ag, Ag-Cu dan Ag-W kadar ketercampuran perak sangat mempengaruhi peningkatan kinerja bahan logam paduan, nilai kinerja tertinggi yaitu fraksi molar perak sama dengan 0,8; untuk logam paduan Au-Cu ketercampuran bahan hampir sama rata di mana nilai serapan berada pada fraksi molar 0,4 dan 0,6; untuk logam paduan Au-W ketercampuran bahan emas sangat mempengaruhi kinerja bahan di mana nilai kinerja tertinggi yaitu fraksi molar emas sama dengan 0,8; sedangkan untuk paduan Cu-W nilai ketercampuran tembaga memperngaruhi kinerja bahan logam di mana kinerja tertinggi yaitu fraksi molar tembaga sama dengan 0,8. Ukuran jari-jari logam juga sangat mempengaruhi peningkatan kinerja bahan logam. Hal ini membuktikan bahwa untuk simulasi logam murni Ag dan logam paduan Au-Ag yang dilakukan hampir sama dengan hasil eksperimen Rioux  dkk 2014. Kata Kunci : Nanopartikel, logam paduan, Spektrum serapan (Qabs), kinerja bahan.
Pengaruh Kerapatan Vegetasi terhadap Suhu Permukaan menggunakan Data Landsat 8 (Study Kasus: Kota Pontianak, Kalimantan Barat) Fitriana, Zuliya Eka; Putra, Yoga Satria; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49489

Abstract

Pesatnya pertambahan penduduk dan perkembangan infrastruktur di Kota pontianak telah menimbulkan perubahan kerapatan vegetasi. Perubahan kerapatan vegetasi (NDVI) dapat berpengaru terhadap distribusi suhu permukaan (LST). Hal tersebut akan mempengaruhi perubahan iklim dan cuaca. Suhu permukaan merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya energi panas di permukaan bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kerapatan vegetasi terhadap perubahan distribusi suhu permukaan di Kota Pontianak melalui data satelit Landsat 8 tahun 2013 – 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kota Pontianak telah terjadi perubahan distribusi suhu permukaan yang terletak di daerah panas yaitu daerah urban dan daerah non-urban. Daerah tersebut dicirikan menurunnya nilai kerapatan vegetasi dan meningkatnya nilai suhu permukaan. Nilai rata-rata suhu permukaan tertinggi tahun 2013 – 2019 sebesar 30,8°C yang termasuk kedalam kategori panas. Kecenderungan naik ini diduga sebagai akibat adanya perubahan lahan bervegetasi menjadi daerah yang lebih terbuka seperti lahan kosong dan daerah terbangun.Kata Kunci : Suhu Permukaan, LST, Kerapatan Vegetasi, NDVI, Landsat 8.