cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 409 Documents
Variasi Temporal Kekeringan Menggunakan Standardized Precipitation-Evapotranspiration Index (SPEI) di Kalimantan Barat
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.57158

Abstract

Kekeringan merupakan bencana alam hidrometeorologi yang terjadi akibat berkurangnya intensitas curah hujan dari normalnya dalam kurun waktu yang lama dan menyebabkan kerugian di beberapa wilayah. Standardized Precipitation-Evapotranspiration Index (SPEI) adalah salah satu indeks yang dapat digunakan untuk mengukur serta memantau tingkat keparahan kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keparahan kekeringan berdasarkan empat skala waktu, yaitu skala waktu 1-bulan, 3-bulan, 6-bulan dan 12-bulan menggunakan SPEI selama 32 tahun (1989-2020) di wilayah Kalimantan Barat. SPEI dihitung menggunakan data sekunder curah hujan dan evapotranspirasi potensial. Pada penelitian ini, evapotranspirasi potensial diperkirakan menggunakan Metode David. Hasil penelitian ini menunjukkan kekeringan terparah terjadi di wilayah Bengkayang dengan nilai SPEI mencapai -3,34 pada periode Juni 2004 yang teridentifikasi pada skala waktu jangka pendek.
Analisis Pengaruh Total Electron Content (TEC) Terhadap Indeks Sintilasi (Indeks S4) di Kota Pontianak
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.57402

Abstract

GPS bekerja menggunakan gelombang frekuensi UHF pada ketinggian 20.000 Km. Dalam proses transmisi gelombang yang melewati lapisan ionosfer (50-500 Km), sering terjadi sintilasi atau pelemahan intensitas sinyal yang dipancarkan akibat anomali yang ada di ionosfer. Adapun salah satu variabel yang terdapat di lapisan ionosfer adalah Total Electron Content (TEC). Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh nilai Total Electron Content (TEC) terhadap indeks S4 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dengan data yang diperoleh dari instansi LAPAN Pontianak menggunakan metode GPS Ionospheric Scintillation and TEC Monitoring (GISTM). Data GISTM yang digunakan adalah data bulan Januari-Desember 2020. Diperoleh hasil yang menunjukkan rata-rata pergerakan nilai TEC sepanjang tahun 2020 memiliki rata-rata nilai maksimum pada siang hari pukul 07.00 UTC (14.00 WIB) dan rata-rata nilai minimum terjadi pada pukul 21.00 UTC (04.00 WIB). Pengaruh dari TEC terhadap indeks S4 memiliki nilai saling berbanding terbalik dan pengaruh yang dapat diabaikan dengan nilai korelasi -0,032 setelah dilakukan pengujian Pearson. Adapun hubungan nilai TEC dan Waktu setelah diuji Pearson memiliki nilai berbanding terbalik dan korelasi yang kuat dengan nilai -0,695. Sedangkan hubungan indeks S4 dan Waktu didapatkan berbanding lurus dengan korelasi dapat diabaikan dan memiliki nilai korelasi 0,051 setelah diuji Pearson. Didapatkan total data sintilasi kuat sebanyak 6 kali (4 dibulan Oktober dan 2 dibulan Juni), 863 kali sintilasi sedang, serta 7.056 kali sintilasi tenang. Kemunculan indeks S4 memiliki pola kemunculan 12 jam dalam sehari, dengan siklus kenaikan kemunculan setiap 15-20 hari sekali.
Analisis Orientasi Molekul Hidrogen pada Hidrogen Hidrat C2 dengan Metode Molecular Dynamics
PRISMA FISIKA Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i2.57480

Abstract

Orientasi molekul hidrogen dinyatakan dalam besaran sudut polar, sudut azimuth, sudut bidang, dan sudut rotasi untuk beberapa interval satuan waktu simulasi. Data berupa posisi molekul hidrogen di dalam struktur polyhedral hidrogen hidrat C2 diperoleh dari luaran simulasi molecular dynamics. Molekul hidrogen dimodelkan sebagai dua buah atom Hidrogen yang terhubung oleh pegas yang memiliki konstanta pegas yang besar. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, gerakan rotasi molekul hidrogen terhadap pusat massanya sangat terbatas. Besaran sudut polar dan azimuth yang dibentuk oleh molekul hidrogen didominasi oleh sudut-sudut kecil. Hal ini disebabkan oleh sifat hidrofobik molekul hidrogen, ruang gerak dengan volume kecil serta tekanan sistem yang besar.
Simulasi Numerik Pengelolaan Limbah Cair Radioaktif F-18 pada Sistem Dua Tangki Decay storage: Evaluasi Densitas Aktivitas, Utilisasi Tangki, dan Pencapaian Klirens Arif, Muhammad; Munti, Diana Batara
PRISMA FISIKA Vol. 13 No. 3 (2025):
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i3.111364

Abstract

Peningkatan produksi radiofarmaka berbasis Fluorine-18 (F-18) untuk kebutuhan pemeriksaan PET/CT berkontribusi terhadap peningkatan akumulasi limbah cair radioaktif yang memerlukan pengelolaan sistematis sebelum dilepas ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem dua tangki decay storage dalam pengelolaan limbah tersebut melalui simulasi numerik selama 30 hari operasional. Parameter yang dievaluasi meliputi aktivitas radioaktif, densitas aktivitas, volume limbah cair, dan utilisasi tangki terhadap kapasitas operasional yang ditetapkan. Hasil simulasi menunjukkan densitas aktivitas menurun dari 37.000 Bq/mL pada hari pertama hingga 1.682 Bq/mL pada hari ke-30, dengan batas klirens 10 Bq/mL tercapai dalam 21,73 jam pada kondisi pure decay. Kondisi bebas klirens tercapai secara konsisten setiap akhir pekan dengan densitas berkisar 0,835–0,209 Bq/mL, menunjukkan efek pengenceran progresif seiring akumulasi volume limbah. Di sisi kapasitas, volume limbah meningkat dari 50 L hingga 1.100 L dengan laju 50 L per hari kerja, mendorong utilisasi tangki mencapai 104,76% pada hari ke-30. Sistem dua tangki terbukti efektif secara radiologis dalam menekan densitas aktifitas limbah cair radioaktif hingga di bawah nilai klirens melalui mekanisme peluruhan pasif dan pengenceran kumulatif.
ANALISIS TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KABUPATEN SINTANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Wahyuniarti, Retno; Muliadi, Muliadi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir adalah suatu peristiwa atau keadaan terendamnya suatu daerah atau wilayah karena volume air yang meningkat. Kabupaten Sintang merupakan salah satu daerah di Provinsi Kalimantan Barat yang tergolong rawan banjir. Banjir dapat terjadi karena beberapa faktor yaitu faktor meteorologi, faktor karakteristik daerah aliran sungai, serta faktor manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta sebaran lokasi rawan banjir di Kabupaten Sintang menggunakan SIG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah skoring dan overlay. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah curah hujan, kemiringan lahan, ketinggian lahan, buffer sungai, penggunaan lahan dan jenis tanah. Setiap parameter akan dilakukan proses penilaian dengan memberikan skor dan bobot sesuai dengan pengklasifikasian masing-masing yang kemudian dilakukan overlay dengan bantuan software Quantum GIS (QGIS). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir dibagi menjadi tiga kategori yaitu tidak rawan 8641,43 km ² (38,7%), rawan 6459,32 km ² (28,9%), dan sangat rawan 7231,9 km ² (32,4%) dari total luas Kabupaten Sintang. Kata Kunci : Kerawanan Banjir, Scoring, Overlay, Sistem Informasi Geografis
ESTIMASI KONSENTRASI GAS SO2 DAN NO2 DI INDONESIA BERDASARKAN PARAMETER IKLIM Purwanto, Joko; Ihwan, Andi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini pencemaraan udara perlu mendapatkan perhatian serius karena banyaknya aktivitas manusia yang mengakibatkan kualitas udara jadi menurun. Tujuan penelitian ini adalah melakukan estimasi konsentrasi gas SO2 dan NO2 di Indonesia berdasarkan parameter iklim. Data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu data sekunder yang terdiri dari data konsentrasi gas emisi SO2, NO2 serta data curah hujan, temperatur, arah kecepatan angin dan kelembapan. Analisis yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode regresi linier berganda. Hasil estimasi dari regresi linier berganda untuk gas SO2 adalah dan gas NO2 adalah . Dari analisis regresi linier berganda data SO2 dan NO2, nilai korelasi yang tinggi dan RMSE yang rendah menunjukkan bahwa kedua model regresi tersebut baik dalam memprediksi konsentrasi gas tersebut memiliki hubungan sangat kuat.
IDENTIFIKASI FENOMENA URBAN HEAT ISLAND MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH ENGINE DI KOTA SEMARANG, JAWA TENGAH Sari, Kartika; Muhardi, Muhardi; Sanjaya, Hartanto
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena Urban Heat Island (UHI) dengan Kota Semarang sebagai daerah penelitian. Kota Semarang telah mengalami ekspansi lahan terbangun yang signifikan menyebabkan pergeseran pemukiman ke pinggir kota akibat banjir rob. Studi ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan mengidentifikasi perubahan Land Surface Temperature (LST) dan perubahan tutupan lahan pada platform Google Earth Engine (GEE). Analisis data tahun 2014 hingga 2018 menunjukkan bahwa pemukiman memiliki LST lebih tinggi dibanding hutan kota, yang juga lebih tinggi dari area hutan. Grafik seri waktu menampilkan kosnistensi nilai LST pada setiap kelas tutupan lahan di tiap tahunnya. Perubahan signifikan terjadi dalam tutupan lahan Kota Semarang dalam 5 tahun terakhir, khususnya pada kelas pemukiman dan badan air yang mengalami kenaikkan, menunjukkan perlunya penanganan lebih lanjut terhadap dampak lingkungan dari perubahan ini. Penelitian ini menggarisbawahi urgensi pengelolaan tata kota yang lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap perubhanlingkungan di Kota Semarang.
IDENTIFIKASI INTRUSI AIR LAUT DI PANTAI SAMUDRA INDAH MENGGUNAKAN METODE POTENSIAL DIRI DAN GEOLISTRIK RESISTIVITAS Wahyunugroho, Ageng Fajar; Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi intrusi air laut denganmenggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Metode Self Potential konfigurasi Leap Frogdi Pantai Samudra Indah, Kabupaten Bengkayang. Dalampenelitian ini, digunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger sebanyak 4 lintasan untuk mengukur resistivitasbawah permukaan. Panjang setiap lintasan adalah 140 m dan jarak setiap elektroda sejauh 10 m. Dengan melakukan analisisdata menggunakan perangkat lunak res2dinv dan surfer 13. Diperoleh penampang resistivitas dua dimensi (2D). Berdasarkanhasil penampang resistivitas dengan total iterasi sebanyak 10 kali maka dapat diperoleh bahwa kedalaman intrusi air laut di daerahtersebut adalah sekitar 31.3 m. Nilai resistivitas intrusi air lautberkisar antara 0.2 hingga 50 Ωm. Nilai resistivitas yang lebihrendah biasanya menandakan adanya air asin. Selain itu, metodeSelf Potential (SP) konfigurasi Leap Frog digunakan untukmendeteksi variasi waktu self potential terkoreksi baseline. Hasil data maping isopential sebaran self potential menunjukkan poladistribusi self potential yang dapat digunakan sebagai indikasikemungkinan adanya intrusi air laut. Pada penelitian ini, terlihatbahwa intrusi air laut terjadi dengan sangat jelas pada lintasan 3 dan 4.
PEMETAAN PAPARAN RADIASI RUANG CT-SCAN RUMAH SAKIT X KOTA PONTIANAK ButarButar, Lifston; Azwar, Azrul; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computed Tomography Scan (CT-Scan) merupakan salah satu alat radiologi yang dapat memvisualisasikan struktur tubuh manusia tanpa melakukan pembedahan dengan bantuan radiasi berdosis tinggi. Tingginya dosis radiasi yang mengenai manusia terutama pada para pekerja di sekitar radiologi dapat menimbulkan dampak negatif terutama kanker. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemetaan paparan radiasi di sekitar ruangan CT-Scan, yang dapat digunakan sebagai acuan dalam meminimalisir terlalu banyak paparan radiasi yang mengenai pekerja di sekitar ruangan radiologi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan paparan radiasi pada ruang CT-Scan di rumah sakit X Kota Pontianak dengan metode pengukuran langsung menggunakan surveymeter. Penguukuran dilakukan dibeberapa ruangan seperti ruang ganti, pintu masuk dan ruang operator menggunakan tegangan 80 kV,110 kV, dan 130 kV. Hasil penelitian menunjukan rata-rata besar paparan radiasi CT-Scan dengan variasi tegangan dibeberapa ruangan paling besar terjadi dipemeriksaan paru-paru yaitu sebesar 0,272 μSv/jam terjadi pada tegangan 80 kV. Sebaliknya, terendah terjadi dipemeriksaan perut sebesar 0,086 μSv/jam pada tegangan 110 kV. Besar rata-rata paparan dosis radiasi tersebut masih berada di bawah ambang batas yang telah ditetapkan BAPETEN.