cover
Contact Name
Aprilia Triaristina
Contact Email
aprilia@fkip.unila.ac.id
Phone
+6282175980724
Journal Mail Official
pesagi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung J FKIP Universitas Lampung, Jalan Prof. Soemantri Brodjonegoro No. 1 Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27458717     DOI : https://doi.org/10.23960/pesagi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) adalah blind and peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari disiplin ilmu Pendidikan Sejarah. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) meliputi hasil penelitian. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Lampung. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) menerima manuskrip atau artikel dalam bidang pendidikan sejarah dan sejarah dari berbagai kalangan akademisi.
Articles 451 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS Nandar Setya Nugraha; Maskun Maskun; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.077 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the positive effect of using the Student Facilitator And Explaining model on students' cognitive learning outcomes in the Historical X Social Sciences class in Pringsewu 2 Public High School. The method used in this study is an experimental method with Posttest Only Control Design. Samples were chosen randomly using random sampling. The data analysis technique in this study is Quantitative by testing the data analysis with the T-Test test formula. Based on data analysis performed using the T-Test test. obtained the results of testing the hypothesis that t count 11.23 t table 1.67, so H0 is rejected and H1 is accepted. The results of the quantitative data analysis using Student Facilitator And Explaining learning models have a positive effect on students' cognitive learning outcomes in the history subjects of X IPS class at SMA Negeri 2 2016/2017 Academic Year.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang positif penggunaan model Student Facilitator And Explaining terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Sejarah Kelas X IPS  di SMA Negeri 2 Pringsewu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Posttest Only Control Design. Sampel dipilih secara Random menggunakan jenis random Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Kuantitatif dengan dilakukan uji analisis data dengan rumus uji T-Test. Berdasarkan analisis data dilakukan menggunakan uji T-Test. diperoleh hasil uji hipotesis bahwa thitung 11,23 ttabel 1,67, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil analisis data secara kuantitatif penggunaan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X IPS di SMA Negeri 2 Tahun Ajaran 2016/2017.Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran student facilitator and explaining, pengaruh
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE TEAM QUIZ PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X Rika Warda Julianti; Maskun Maskun; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 6 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.299 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine how big the effectivity of active learning strategy type of team quiz on history learning at the tenth grade students of SMA Negeri 5 Bandar Lampung in academic year 2014/2015. This research used was descriptive method with analysis technique of quantitative data. The result of this research were the effectivity of active learning strategy type of team quiz on history learning at the tenth grade student of SMA Negeri 5 Bandar Lampung in academic year 2014/2015 was strong/effective, based on the questionnaire result of 77,8% and the observation result of 76,7%.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya efektivitas strategi pembelajaran aktif tipe team quiz pada pembelajaran sejarah siswa kelas X SMA Negeri 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis data kuantitatif. Hasil dari peneitian ini adalah efektivitas strategi pembelajaran aktif tipe team quiz pada pembelajaran sejarah siswa kelas X SMA Negeri 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015 adalah kuat/efektif, dengan berdasarkan hasil kuesioner sebesar 77,8% dan hasil observasi sebesar 76,7%.Kata kunci: efektivitas, strategi pembelajaran aktif, team quiz
EFEKTIVITAS MODEL LEARNING CYCLE 5E DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF Hesty Sapitry; Maskun Maskun; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.501 KB)

Abstract

The problem of the study is whether Cycle 5E Learning Model is effective in improving cognitive ability of student’s knowledge in learning history in class XI IPS SMAN 1 Gunung Sugih. The purpose of this research is to find out wheter Learning Cycle 5E Model is effective in improving cognitive ability of student’s knowledge in learning history in class XI IPS SMAN 1 Gunung Sugih. The research uses a pure experiment method. The population in this study were all class XI IPS SMA Negeri 1 Gunung Sugih academic year 2013/2014 which consist of 104 students. Samples were taken by using Probability Sampling Technique, so that class XI IPS 1 and XI IPS 2 were chosen as  a sample. From the analysis we can conclude that the model of Learning Cycle 5E is effective for learning history in class XI IPS SMAN 1 Gunung Sugih.Rumusan masalah penelitian yaitu apakah Model Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif aspek pengetahuan siswa pada pembelajaran sejarah siswa kelas XI IPS SMAN 1 Gunung Sugih. Tujuan penelitian, yaitu mengetahui apakah model Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif aspek pengetahuan Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Gunung Sugih. Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimen murni. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gunung Sugih tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 104 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Probability Sampling, sehingga kelas XI IPS1 dan XI IPS2 terpilih sebagai sampel. Teknik analisis data dalam  penelitian adalah teknik analisis data kuantitatif. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E efektif  untuk pembelajaran sejarah kelas XI IPS SMAN 1 Gunung Sugih. Kata kunci : efektivitas, kemampuan kognitif, model learning cycle 5e 
Perkawinan Mabang Handak pada Masyarakat Adat Morge Siwe di Kabupaten Ogan Komering Ilir Indah Sari Putri Pertiwi; Iskandar Syah; M. Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.473 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the process of Mabang Handak marriage of Morge Siwe indigenous community in Kayuangung, Ogan Komering Ilir regency. The method used in this research was descriptive method with observation and interviews as the data collection techniques. The data analysis was carried out using qualitative data analysis. The result of the research showed that the marriage of mabang handak is a very complete marriage process, which has been determined by the indigenous stakeholders and the series cannot be changed because the marriage of mabang handak is the fourth level of marriage that has been existed in the indigenous community of Kayuagung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses perkawinan mabang handak pada masyarakat adat morge siwe di Kayuangung Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data adalah teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat oleh peneliti yaitu perkawinan mabang handak merupakan proses perkawinan yang sangat lengkap, yang telah ditentukan oleh pemangku adat dan rangkaian tersebut tidak dapat diubah, karena perkawinan mabang handak merupakan tingkatan perkawinan ke empat yang ada pada masyarakat adat Kayuagung.Kata Kunci : kayuagung, mabang handak, perkawinan
Perkembangan Sosial-Ekonomi Masyarakat Kolonis Jawa di Daerah Bagelen Lampung Pada Tahun 1905-1945 Danu Ranu Setiawan; Ali Imron; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.678 KB)

Abstract

This study aims to find out about what type  and the procces of the socio-economic development Javanese collony in Bagelen region Lampung during the period of 1905-1945. This study applied historical method with the data collecting techniques were done through library study and documentation. The data analysis technique was carried out using qualitative data analysis. The results obtained by the researcher showed the development of the Javanese collony in Bagelen region  Lampung during the period 1905-1945 on the field of education, the development was shown by the establishment by Bagelen School, Beda School and HIS; various types of work began to run as well as in economic activities where people began to meet their consumption, the production and distribution the goods began to be done through the market and the community have started to cultivate their own land in the collony area.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan proses perkembangan sosial-ekonomi yang terjadi pada masyarakat Kolonis Jawa di daerah Bagelen Lampung pada tahun 1905-1945. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat peneliti mengenai perkembangan masyarakat kolonisasi jawa di daerah Bagelen Lampung pada tahun 1905-1945 pada tingkat pendidikan adanya Bagelen School, Beda School dan HIS, jenis pekerjaan yang mulai bervariasi serta pada aktivitas ekonomi yang mulai memenuhi kebutuhan konsumsi, produksi dan distribusi melalui pasar dan berkebun dari lahan kolonis sendiri.Kata kunci: bagelen lampung, perkembangan, politik etis, sosial ekonomi
Hak dan Kewajiban Meraje dan Tunggu Tubang pada Suku Semende di Kelurahan Surabaya Tiawati, Yulis; M, Syaiful; Arif, Suparman
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.909 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the differences in the rights and duties between Meraje and Tunggu Tubang in the Semende community in Surabaya village, Kedaton Bandar Lampung. The method used in this study is descriptive method with data collection techniques were done through interviews, observation, documentation and literature study, while the data analysis technique was carried out using qualitative data analysis technique. Based on the results of the study that the right of Meraje, among others were as follows: leading the discussion forum, serving as the spokesperson, and setting the Tunggu Tubang. These duties have educational functions that are preventive and repressive and they also serve as socio-cultural function. While the rights of Tunggu Tubang included enjoying inheritance (property rights), holding a discussion (immaterial rights). The duties of Tunggu Tubang belong to the economy, maintenance, and socio-cultural function.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hak dan kewajiban meraje dan tunggu tubang pada Suku Semende di Kelurahan Surabaya Kecamatan Kedaton Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Hak meraje antara lain memimpin musyawarah, menjadi juru bicara, menetapkan tunggu tubang. Kewajiban meraje yaitu membimbing para anak belai, memberikan sanksi, dan melestarikan adat yang bersifat preventif dan represif serta memiliki fungsi sosial budaya. Sedangkan hak yang dimiliki tunggu tubang antara lain menikmati harta pusaka (hak benda), mengadakan musyawarah (hak immateril). Kewajiban tunggu tubang tersebut memiliki fungsi penyedia ekonomi, fungsi pemeliharaan, dan fungsi sosial budaya.Kata kunci: hak dan kewajiban, meraje, tunggu tubang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Yuli Trilarasati; Iskandar Syah; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.709 KB)

Abstract

Education is a think which is absolutely must be completed as good learning experience directly or indirectly became the foundation of students attitude changing. One of indicator to measure students success is reaching Minimal Completeness Criteria. The purpose which is going to reached in this research is to find out wheter there is increasing students learning achievement. The sample of this research is class VII A and VII B. The sample is taken by using purposive sampling technique. Based on student achievement results of the study are taught using cooperative learning model script higher with an average value of 82,08.Pendidikan merupakan sesuatu yang mutlak harus dipenuhi sebagai pengalaman belajar yang baik secara langsung maupun tidak langsung menjadi dasar dalam perubahan tingkah laku siswa. Salah satu tolok ukur keberhasilan siswa adalah tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIIA dan VIIB dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian presatasi belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Script lebih tinggi dengan nilai rata-rata 82,08.Kata kunci: cooperative script, pengaruh, prestasi belajar
PENGARUH MODEL ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Sidiq Saputra; Maskun Maskun; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.965 KB)

Abstract

This study aimed to determine whether there was any influence and how great significance level of influence of Role Playing model to increase learning motivation of VIII students at SMP Negeri 2 Pringsewu in the academic year 2016/2017. This study used experiment reserch. Based on the analysis of quantitative data using paired test, it could be concluded that there was a significant influence and the amount of influence given of Role Playing model is 0,283 which if it is put into an interpretation of the correlations, it was included into the category of quite significant.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dan seberapa besar taraf signifikansi pengaruh model Role Playing terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Pringsewu Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen. Berdasarkan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan uji t paired dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan besarnya pengaruh yang diberikan model Role Playing sebesar 0,283 jika dimasukkan kedalam interpretasi korelasi termasuk kategori cukup signifikan.Kata kunci: model pembelajaran, motivasi belajar, role playing
PROSES PENGUKUHAN ADOK DALAM ADAT KEPAKSIAN PERNONG PAKSI PAK SEKALA BEGHAK Yuniar Wike Wulandari; Ali Imron; Maskun Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.149 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the Process of Adok Inauguration in Kepaksian Pernong Paksi Pak Sekala Beghak in Batu Brak, west Lampung. This research used descriptive method while the technique of analyzing the data used qualitative and the technique of collecting data were interview, documentation, literature, and observation. From the result of the research, it can be concluded that adok consisted of adok lulus kawai dan cakak adok. The Process of Adok Inauguration had two stages, filing of customary title / adok and penettahan adok procession.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Proses Pengukuhan Adok dalam Adat Kepaksian Pernong Paksi Pak Sekala Beghak Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, kepustakaan dan teknik dokumentasi sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adok terdiri dari adok lulus kawai dan cakak adok. Proses pengukuhan adok melalui dua tahapan yaitu tahapan pengajuan gelar adat/adok dan pelaksanaan prosesi penettahan adok.Kata kunci : adok, kepaksian pernong, pernong
Ngakuk Maju Pada Perkawinan Masyarakat Adat Lampung Pepadun di Kampung Karta Tulang Bawang Barat Berta Dian Putri; Iskandar Syah; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 3 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.561 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find out the process of implementing advanced ngakuk Maju in Karta village. The method of this research is descriptive method by using qualitative data analysis technique. This study uses interview data collection techniques, and literature. The research of the results is preparation stage Ngakuk Maju talked about the marriage proposal, and then talks were balanced on both sides of the cost of customs, customs event, place and time of marriage. Implementation stage Ngakuk Maju entourage of the party with punnyimbang come back to where woman handed dau adat, sereb, then procession Ijab Kabul and both bride and entourage released by woman side to house. The last Ngakuk Maju forward to welcome at the men's house, the procession dipping the foot into a water basin and giving inai-adek.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan ngakuk maju sekarang ini di kampung karta. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, dan kepustakaan. Dari hasil penelitian tahap persiapan Ngakuk Maju berunding mengenai pelamaran untuk perkawinan, maka pembicaraan punyimbang kedua belah pihak mengenai biaya adat, acara adat, tempat dan waktu perkawinan. Tahap pelaksanaan Ngakuk Maju rombongan pihak laki-laki dengan punyimbang datang kembali ke tempat wanita menyerahkan dau adat, sereb, kemudian prosesi Ijab Kabul dan kedua mempelai beserta rombongan dilepas oleh pihak wanita untuk kerumah. Penyelesaian Ngakuk Maju penyambutan maju di rumah laki-laki, prosesi mencelupkan kaki ke dalam baskom air dan pemberian inai-adek.Kata kunci: adat lampung pepadun, ngakuk maju, perkawinan

Page 10 of 46 | Total Record : 451


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 1 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 1 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 2 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 1 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 2 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 4 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 3 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 2 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 1 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 3 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 2 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 1 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 9 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 8 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 7 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 1 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 3 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 2 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 6 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 4 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 2 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 1 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 6 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 5 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 4 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 6 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 4 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) More Issue