Global Health Science (GHS)
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022"
:
10 Documents
clear
Profil Pembuatan Obat Tradisional (Kuning) Karo di Daerah Berastagi
Edwin Tony Simanjuntak
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7202
Kesehatan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi kehidupan manusia. Apabila terserang penyakit dan tidak langsung diatasi maka akan dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam proses penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan, selain obat-obatan yang berasal dari industri farmasi, banyak ditemukan obat yang bersifat lebih alami. Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih menjunjung tinggi warisan budaya bangsa. salah satu diantaranya adalah dengan melestarikan penggunaan tanaman obat untuk menyembuhkan penyakit dan merawat kesehatan tubuh. Adapun alasan pemilihan obat alami antara lain : memiliki efek samping negatif yang lebih sedikit dibandingkan dengan obat modern dan lebih ekonomis. Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki cara penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan tersendiri sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan yang dimiliki. Dalam penelitian ini membahas warisan budaya dari salah satu suku bangsa di Indonesia yaituobat tradisional Karo. Adapun obat tradisional Karo yang di maksud adalah kuning (param). Kuning adalah salah satu obat tradisional Karo yang digunakan dalam penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan. Ada 2 jenis kuning (param) yang dibahas yaitu: kuning melas (param panas) dan kuning mbergeh (param dingin). Di dalam kuning mengandung unsure pengetahuan dan keyakinan masyarakat Karo yang diwariskan secara turun-temurun. Kata kunci: kuning; kesehatan; masyarakat
PERAN KELUARGA DALAM MENDUKUNG PROSES PENYEMBUHAN PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS PAMATANG RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN
Efrin Syafrina;
Ervina Pangaribuan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7203
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran keluarga dalam mendukung proses penyembuhan pasien TB paru yang berobat di Puskesmas Pamatang Raya Kabupaten Simalungun Tahun 2015 Hingga Periode Juni 2016 dengan menggunakan desain penelitian yang dilakukan adalah deskriptif artinya untuk mendapatkan gambaran atau deskripsi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling yaitu cara penetapan sampel yang dilakukan dengan pertimbangan, ciri-ciri dan sifat. Sampel ini diambil dari keluarga penderita TB Paru bakteri positif (BTA +) yang datang kontrol ke Puskesmas sesuai jadwal yang ditentukan untuk datang kembali mengambil obat. Jumlah penderita TB Parubakteri positif (BTA +)sebanyak50 orang. Dari jumlah tersebut 31 orang penderita TB Parubakteri positif (BTA +) yang didampingi keluarga yang dijadikan sampel penelitian di Puskesmas Pamatang Raya Kabupaten Simalungun Tahun 2015 hingga Periode Juni 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identifikasi peran keluarga terhadap pengobatan TB Paru di Puskesmas Pamatang Raya Tahun 2015 hingga periode Juni 2016 adalah responden berjumlah 31 orang dengan karakteristik usia terbanyak 22-29 tahun (32,3%) sebanyak 10 orang. pendidikan terakhir SMU sebanyak 11 responden(35,5%). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa peran keluarga yang terbanyak adalah cukup dengan jumlah responden 16 orang (51,6%). Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas keluarga mempunyai peran keluarga belum baik atau cukup dalam mendukung proses pengobatan pasien TB Paru, maka diharapkan perawat dapat lebih meningkatkan lagi peran keluarga dengan pendidikan kesehatan sehingga peran keluarga terhadap pengobatan pasien TB Paru menjadi sangat baik. Kata kunci: tuberkulosis paru; penyembuhan; peran keluarga
Diet Vegetarian Terhadap “Growth Spurt” Remaja (Studi Literatur)
Junieni Junieni;
Khartini Kaluku;
Inamah Inamah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7209
Pola makan vegetarian yang tidak mengkonsumsi daging murni ataupun semi-vegetarian saat ini semakin banyak yang menerapkannya, baik dengan alasan kesehatan, agama, lingkungan maupun etnik/budaya. Hasil survei yang dilakukan oleh American Dietetic Association (ADA) menunjukkan jumlah vegetarian pada tahun 2006, sekitar 4,9 juta (2,3%) penduduk dewasa di Amerika menjadi vegetarian dan sekitar 1,4% menjadi vegetarian vegan, sedangkan di Kanada sekitar 900 orang penduduk dewasanya menjadi vegetarian. Kurangnya zat gizi dalam tubuh akan mempengaruhi tumbuh kembang seseorang. Sebagai contoh kekurangan zat besi sangat penting karena besi berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi vegetarian pada remaja dan menelaah pengaruh diet vegetarian terhadap “growth spurt” pada remaja. Jenis penelitian ini adalah Kajian secara naratif dilakukan terhadap sejumlah artikel penelitian maupun artikel kajian pustaka yang terbit dalam lima belas tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa absennya asupan protein akan memperlambat usia pubertas pada remaja. Selain protein, jenis protein juga mempengaruhi growth spurt remaja. Harapan dari kajian ini agar memberikan gambaran pentingnya asupan protein untuk tumbuh kembang remaja. Kata kunci: vegetarian; growth spurt; growth development; remaja
Kombinasi Back Exercise dan Massage Efektif terhadap Peningkatan Fungsional Lumbal Akibat Nyeri Pinggang Bawah pada Ibu Hamil Trimester III
Arpandjam’an Arpandjam’an;
Hasnia Ahmad;
Suharto Suharto
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7206
Poblem utama subjek penelitian ini adalah menurunnya kemampuan fungsional ibu hamil akibat nyeri pinggang bawah saat trimester III. Jenis penelitian ini adalah experiment dengan desain one group pretest-posttest dengan tujuan untuk mengetahui efek kombinasi back exercise dan massage terhadap perubahan kemampuan fungsional lumbal akibat nyeri pinggang bawah ibu hamil trimester III. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Ballaparang Kelurahan Ballaparang Kecamatan Rappocini Makassar, dengan sampel penelitian sebanyak 10 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri pinggang bawah dan sesuai dengan kriteria penelitian. Fungsional lumbal diukur menggunakan instrument Owetry Disability Index dengan meminta subjek penelitian menunjuk angka 0 sampai 5 sesuai keadaan yang dialaminya. Analisis data dengan paired sample t-test. Dari hasil penelitian diperoleh intervensi kombinasi back exercise dan massage dapat menghasilkan peningkatan fungsional lumbal yang signifikan pada nyeri pinggang bawah ibu hamil trimester III dengan nilai p=0.004. Dengan demikian back exercises dan massage efektif meningkatkan kemampuan fungsional pada subjek penelitian. Kata kunci: back exercises; massage; nyeri pinggang; ibu hamil
Perilaku Pemberian Asi Eksklusif Berdasarkan Landasan Legalitas Dan Keutuhan Keluarga
Titi Maharrani
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7207
Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi. Air Susu Ibu (ASI) bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh bayi karena mengandung antibodi yang kuat untuk mencegah infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh landasan legalitas dan keutuhan keluarga terhadap perilaku pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu nifas sejumlah 108 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah landasan legalitas dan keutuhan keluarga, sedangkan variabel terikat adalah perilaku pemberian ASI Eksklusif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan data dianalisis dengan menggunakan uji regresi logistik. Kebersamaan dalam keluarga merupakan factor yang mempengaruhi perilaku pemberian ASI Eksklusif dengan p-value 0.009. Sedangkan 6 indikator yang lain diantaranya legalitas perkawinan, legalitas kelahiran, keutuhan keluarga, kemitraan suami istri, pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan tidak berpengaruh terhadap perilaku pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan : Landasan legalitas dan keutuhan keluarga mempengaruhi perilaku pemberian ASI Eksklusif pada indikator kebersamaan dalam keluarga. Kata kunci: ASI eksklusif; legalitas; keutuhan keluarga
Perbandingan Status Gizi dan Tingkat Dismenorea pada SMPN dan SMP Swasta
Emy Rianti;
Fenti Hasnani;
Sri Puspita Handayani
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7201
Dysmenorrhea is a reproductive system problem that can have an impact on the productivity of young women, including absenteeism from school, decreased concentration in learning, and limitations in carrying out activities. Nutritional status is considered as one of the risk factors for the incidence of dysmenorrhea. The purpose of this study was to compare the relationship between nutritional status and the incidence of dysmenorrhea in adolescent girls in public junior high schools (SMPN) and private junior high schools (SMP). The study design was analytic with a cross sectional approach. Nutritional status was determined based on body mass index according to age (BMI/U). The results showed that there was a difference in nutritional status in SMPN and Private SMP, there was no relationship between nutritional status and the incidence of dysmenorrhea in SMPN. Keywords: nutritional status; dysmenorrhea; adolescent girls ABSTRAK Dismenorea merupakan masalah sistem reproduksi yang dapat berdampak terhadap produktivitas remaja putri, antara lain adalah ketidakhadiran di sekolah, penurunan konsentrasi belajar, serta keterbatasan melakukan aktivitas. Status gizi dianggap sebagai salah satu faktor risiko terhadap kejadian dismenorea. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hubungan status gizi dengan tingkat dismenorea pada remaja putri di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta. Desain studi bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Status gizi ditentukan berdasarkan indeks masa tubuh menurut usia (IMT/U). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan status gizi di SMPN dengan SMP Swasta, tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenorea di SMPN. Kata kunci: status gizi; dismenorea; remaja putri
State of The Art dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Kesehatan
Heru Santoso Wahito Nugroho;
Fransiskus Salesius Onggang;
Bringiwatty Batbual;
Mariana Ngundju Awang;
Suparji Suparji;
Sri Winarni;
Sutio Rahardjo;
Sri Wayanti;
Feftin Hendriyani
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7208
Temuan-temuan baru yang terus hadir secara dinamis sangat berguna bagi para ilmuwan dan calon ilmuwan untuk upaya pengembangan ilmu pengetahuan selanjutnya. Ilmuwan harus menyiapkan diri secara dini untuk menghasilkan temuan baru dalam bidang ilmunya masing-masing, melalui suatu aktivitas penelitian yang terstandar. Kemampuan menggali novelty dan cara menyampaikannya dalam suatu tulisan ilmiah (state of the art) merupakan hal yang dilatih oleh para calon ilmuwan sejak dini. Oleh karena itu, guna menjamin keberhasilannya para calon ilmuwan harus segera menyiapkan diri baik dari segi teknis maupun material, yang sangat membutuhkan keterampilan akses informasi dari scientific database. Kata kunci: state of the art; ilmu pengetahuan; novelty
Gambaran Teknik Menyikat Gigi Terhadap Kejadian Karang Gigi Supragingiva pada Siswa Usia 10 -12 Tahun di SD Negeri 101896 Kiri Hulu I Tanjung Morawa
Kirana Patrolina Sihombing;
Irma Syafriani Br Sinaga
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7204
Supragingiva calculus was a tartar which attached to the crown surface of the theteeth until the gingiva margin. This tartar was yellowish white. Brushing teeth properly can reduce the risk of dental health problems. The aim of this study was to determine the description of the brushing teeth technique against supragingiva calculus formation in students aged 10-12 years old. The location of this research was in SD Negeri 101896, Kiri Hulu I Tanjung Morawa. The type of this research was a descriptive study with survey method, which the sample amounted to 36 people. The results of this study indicated that those who use Horizontal Technique were 20 people with poor criteria of 11 peophle, Vertical Technique of 10 people with poor criteria of 3 people. Roll technique were 6 people and there were no poor criteria in this technique. Whereas the nin emale had a higher severity of supragingiva calculus compared to five females. The conclusion in this study was the right of tooth brushing technique was the Roll Technique. Because the roll method was simple but efficient and can be used in all parts of the mouth and there are no students who have supragingiva calculus poor criteria in this technique and male have higher severity of supragingiva tartar compared to female. Keywords: tooth brushing techniques; supragingiva calculus ABSTRAK Kalkulus Supragingiva adalah karang gigi yang melekat pada permukaan mahkota gigi sampai margin gingiva dan berwarna putih kekuningan. Menyikat gigi dengan benar dapat mengurangi risiko masalah kesehatan gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran teknik menyikat gigi terhadap pembentukan karang gigi supragingiva pada anak usia 10-12 tahun. Lokasi penelitian adalah di SD Negeri 101896, Kiri Hulu I Tanjung Morawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survei, yang sampelnya berjumlah 36 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang menggunakan Teknik Horizontal adalah 20 orang dengan kriteria buruk 11 orang, Teknik Vertikal 10 orang dengan kriteria buruk 3 orang. Teknik roll adalah 6 orang dan tidak ada kriteria yang buruk dalam teknik ini. Sedangkan 9 orang laki-laki memiliki tingkat keparahan karang gigi supragingiva yang lebih tinggi dibandingkan dengan 5 orang perempuan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah teknik menyikat gigi yang baik adalah Teknik Roll karena metode roll sederhana namun efisien dan dapat digunakan di semua bagian mulut dan tidak ada anak yang memiliki kriteria karang gigi supragingiva yang buruk dalam teknik ini, serta laki-laki memiliki tingkat keparahan karang gigi supragingiva yang lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan. Kata kunci: teknik menyikat gigi; kalkulus supragingiva
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Vina Estetika Medan
Elvira Hayati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7210
Pengukuran kepuasan pengguna jasa kesehatan merupakan salah satu indikator untuk mengetahui mutu pelayanan kesehatan. tujuan penelitian menganalisis faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Vina Estetica. Desain penelitian adalah cross-sectional. Sampel adalah pasien yang dirawat di rumash sakit Vina Estetika Medan. Variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner yang disusun peneliti dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi logistik berganda. Dari lima variabel bebas, hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien yaitu variabel bukti fisik (tangibles) dengan nilai adalah 0,165. Sedangkan untuk keempat variabel bebas lainnya memiliki pengaruh negatif terhadap variabel kepuasan pasien, dengan diperoleh nilai koefisen regresi setiap variabel adalah -0,145 untuk variabel empati, -0,129 untuk variabel kehandalan, kemudian -0,028 untuk variabel daya tanggap, dan -0,266 untuk variabel jaminan assurance. Kata kunci: kepuasan pasien; tangibles; reliability; empathy; responsiveness
Pengetahuan, Dukungan Keluarga dan Self Efficacy Pasien Pasca Perawatan Skizofrenia
Debora Harsono;
Vernando Yanry Lameky;
Moomina Siauta;
Melona Rante
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/ghs7211
Skizofrenia merupakan reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk berfikir dan berkomunikasi, menerima dan menginterprestasikan realitas, merasakan dan menunjukan emosi dan berperilaku dengan sikap yang dapat diterima secara sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan self efficacy pasien pasca perawatan skizofrenia melalui systematic review. Hasil 6 artikel menunjukan bahwa adanya hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan self efficacy pasien pasca perawatan skizofrenia. Semakin baik pengetahuan dan dukungan keluarga, semakin baik proses perawatan pasien pasca skizofrenia. Dari hasil systematic review, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan self efficacy pasien pasca perawatan skizofrenia sehingga disarankan dapat memberikan informasi bagi keluarga bahwa pentingnya dukungan keluarga dan pengetahuan dalam proses pemulihan pasien perawatan pasca skizofrenia. Kata kunci: pengetahuan; dukungan keluarga; self efficacy; skizofrenia