cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
PROBIOTIK BERPENGARUH PADA KADAR Β-DEFENSIN PADA VAGINA MENCIT NIFAS YANG DIPAPAR OLEH Staphyloccocus aureus Mika Mediawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.08 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i2.71

Abstract

Probiotik dalam jumlah yang adekuat dapat memberikan manfaat pada manusia. Probiotik mampu meningkatkan sistem imun host baik melalui peningkatan jumlah sel imun maupun ekspresi sitokin atau produksi antibodi. Pada masa nifas, resiko infeksi meningkat, salah satunya infeksi yang disebabkan oleh Staphyloccocus aureus, sehingga dibutuhkan suatu terapi pencegahan yang efektif dan tidak menimbulkan efek samping. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh probiotik Lactobasillus acidophilus terhadap kadar β-Defensin pada vagina mencit nifas yang dipapar Staphyloccocus aureus. Tiga puluh enam ekor mencit Balb/c hamil dengan usia kehamilan 14 hari dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, P1(mendapat L.acidophilus per sonde dari usia kehamilan 14 hari –nifas), P2 (dipapar S.aureus yang diberikan per vaginal sekali segera setelah melahirkan), P3 (mendapat L.acidophilus per sonde dari usia kehamilan 14 hari –nifas dan dipapar S.aureus yang diberikan per vaginal sekali segera setelah melahirkan). Pada hari kedua setelah melahirkan mencit diambil vaginal lavage nya. Kadar β-Defensin, diperiksa dengan menggunakan metode Elisa. Kelompok P1,P2, dan P3 menunjukkan peningkatan β-Defensin yang berbeda bermakna dibandingkan dengan kontrol. Begitu pula kelompok P3 menunjukkan perbedaan yang bermakna pada kadar β-Defensin bila dibandingkan dengan kelompok P2. Pemberian L.acidophilus pada penelitian ini berpengaruh terhadap kadar β-Defensin pada vagina mencit nifas yang dipapar Staphyloccocus aureus.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN TENTANG ASPEK-ASPEK REKAM MEDIS DENGAN PENGISIAN LEMBAR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR PASIEN RAWAT INAP DI BANGSAL YORDAN RS GRIYA WALUYA PONOROGO Pegi Ayu Dewanti; Dwi Nurjayanti; Ani Rosita
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.384 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.273

Abstract

Pengisian dokumen rekam medis dapat terlaksana dengan baik jika didukung oleh pengetahuan akan aspek-aspek rekam medis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan tenaga kesehatan tentang aspek-aspek rekam medis dengan pengisian lembar ringksan masuk dan keluar pasien rawat inap di bangsal Yordan RS Griya Waluya Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat sebanyak 9 dan lembar ringkasan masuk dan keluar sebanyak 18 lembar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Terdapat 7 orang tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan baik dan 2 orang yang memiliki pengetahuan cukup, ketidaklengkapan tertinggi pada item keadaan keluar. Sebaiknya perlu ditindak lanjuti berupa sosialisasi dan adanya ketegasan dari pihak rumah sakit kepada bagian keperawatan. Kata kunci: Pengetahuan, Tenaga kesehatan, Aspek-aspek rekam medis, Lembar ringkasan, Rawat inap
PEMERIKSAAN KUALITAS AIR SECARA BAKTERI COLITINJA DAN KANDUNGAN MPN COLIFORM PADA AIR SUMUR GALI DI RT 02/RW 01 DESA POKA KECAMATAN TELUK AMBON Ulwia Ulwia; Fandi Markus Teurupun
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.474 KB) | DOI: 10.33846/ghs4314

Abstract

Air merupakan sumber daya yang paling penting dalam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Meningkatnya jumlah penduduk dan kegiatan pembangunan telah mengakibatkan kebutuhan air meningkat tajam. Keberadaan sumur gali di lokasi penelitian memiliki letak yang jaraknya tidak memenuhi syarat kesehatan terhadap sumber pencemar yaitu berjarak 7 meter. Selain itu konstruksi sumur serta sistem sanitasi sumur warga juga tidak memenuhi syarat kesehatan, karena di sekitar sumur tersebut, warga melakukan aktifitas dengan menggunakan sumur untuk MCK serta pembuangan air limbah rumah tangga di sekitar sumur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air secara Bakteriologi Colitinja dan MPN Coliform pada air sumur gali di RT.02/RW.01 Desa Poka Kecamatan Teluk Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh air sumur gali dari sembilan sumur gali di RT 02/RW 01 Desa Poka. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian air yang berasal dari empat sumur gali di RT 02 RW 01 Desa Poka dengan teknik sampling purposive sampling dan grab sampling. Berdasarkan hasil pemeriksaan bakteriologis Colitinja menunjukkan dari ke empat sampel sumur gali yang diperiksa, hasil uji laboratorium menunjukkan tiga diantaranya tidak memenuhi syarat dan satu sumur gali memenuhi syarat, sedangkan untuk hasil pemeriksaan bakteriologis Coliform menunjukkan dari empat sampel sumur gali yang diperiksa, hasil uji laboratorium menunjukkan ke empat sumur gali tidak memenuhi syarat. Berdasarkan hasil uji Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) menunjukkan bahwa jumlah kandungan Bakteriologi colitinja dan kandungan MPN coliform pada ke empat sumur gali di Desa Poka RT.02/RW.01 Kecamatan Teluk Ambon melebihi batas maksimum yang diperbolehkan. Kata kunci: Kualitas bakteriologi Colitinja, Kandungan MPN Coliform, Air sumur gali
FUNGSI MANAJEMEN PUSKESMAS DALAM PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF (STUDI KUALITATIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS “S”) Maria Retno Ambarwati; Teta Puji Rahayu; Tutiek Herlina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.033 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran fungsi manajemen Puskesmas dalam program pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas “S” sehingga dapat menjelaskan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam mengatasi kegagalan pemberian ASI Eksklusif terutama dari segi manajemen pelayanan kesehatan. Penelitian ini dengan studi kualitatif fenomenologi. Pengambilan subjek menggunakan metode purposive sampling, digunakan dalam penelitian ini adalah 7 subyek penelitian yaitu Kepala Puskesmas, Pemegang Program Gizi, Bidan Koordinator, 4 orang bidan pelaksana. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Alat yang digunakan catatan, alat perekam suara. Analisis data dengan analisa kualitatif dan dalam penyajiannya berdasarkan dari data yang terkumpul kemudian disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ketenagaan yang melaksanakan kegiatan program pemberian ASI Eksklusif kurang, belum maksimalnya kegiatan operasional Program ASI Eksklusif kemungkinan disebabkan tersedianya dana yang kurang, sarana dan prasarana pelaksanaan program ASI eksklusif di Puskesmas belum lengkap, perencanaan khusus tentang ASI tidak ada, program ASI belum dianggap prioritas, belum mempunyai tim konselor ASI, belum melaksanakan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui secara lengkap, pelaksanaan pemantauan, kontrol, komunikasi dan motivasi masih kurang. Secara keseluruhan evaluasi program dilaksanakan di lokakarya mini untuk melihat standar pelayanan minimalnya tercapai atau tidak serta ada sistem pelaporan. Disarankan untuk membentuk tim konselor ASI yang telah mendapatkan pelatihan, mengembangkan perencanaan terkait Program ASI Eksklusif secara terperinci, mengembangkan sarana dan prasarana pelaksanaan program ASI eksklusif di Puskesmas, dan memanfaatkan bantuan alat yang sudah diterima. Peningkatan fungsi pemantauan, kontrol, komunikasi dan motivasi yang masih kurang.
PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DALAM PELAYANAN TINDAKAN TTV DI RUANG ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. M HAULUSSY AMBON Siti Rochmaeda; Fitria Soulissa; Wahid I
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1iHKN.285

Abstract

Penerapan komunikasi terapeutik perawat dalam pelayanan perawatan juga mempunyai peran yang sangat besar terhadap kemajuan kesehatan pasien. Komunakasi terapeutik meningkatkan hubungan interpersonal dengan klien sehingga akan tercipta suasana yang kondusif dimana klien dapat mengungkapkan perasaan dan harapan-harapannya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan komunikasi terapeutik perawat dalam pelayanan tindakan ttv di ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah dr. M Haulussy Ambon. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode observasional untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang penerapan komunikasi terapeutik perawat dalam pelayanan tindakan ttv di ruang anak dengan variable penelitian meliputi pelaksanaan fase pra interaksi, fase perkenalan/orientasi,fase kerja dan fase terminasi. Subjek penelitian ini berjumlah 11 orang di ambil dengan menggunakan teknik total sampling.Hasil penelitian. Dari hasil pengolahan data observasi menunjukan bahwa penerapan komunikasi terapeutik perawat dalam pelayanan tindakan ttv di ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah dr. M Haulussy Ambon Sesuai dengan hasil pengolahan dan analisa data diatas, dapat disimpulkan bahwa penerapan komunikasi terapeutik perawat dalam pelayanan tindakan ttv di ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah dr. M Haulussy Ambon belum diterapkan secara maksimal. Kata Kunci : Komunikasi terapeutik
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ISLAM AHMAD YANI SURABAYA Veronica Juniarti Putri; Firdaus Firdaus; Agus Aan Adriansyah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.878 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.256

Abstract

Kepuasan sangat erat hubungannya dengan peningkatan mutu pelayanan tertama mutu pelayanan rumah sakit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pasien adalah perbaikan sistem layanan kesehatan seperti waktu tunggu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Ahmad Yani Surabaya. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 226 dan sampel penelitian sebesar 88 responden, dipilih menggunakan stratified sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji Chi square. Sebagian besar 69,3% pasien BPJS merasa puas. Sedangkan pada waktu tunggu, hampir seluruhnya (97,7%) memiliki waktu tunggu pelayanan tidak sesuai standar ≥ 60 menit. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan dengan kepuasan pasien dengan nilai signifikansi fisher’s exact test 1,000 (> 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah waktu tunggu pelayanan bukan menjadi penyebab kepuasan pasien. Disarankan agar Rumah Sakit Islam Ahmad Yani Surabaya lebih meminimalkan alur pelayanan yang ada guna membuat waktu tunggu pelayanan yang ditimbulkan menjadi lebih singkat, meningkatkan kualitas pelayanan yang ada khususnya pada dimensi bukti fisik (tangible), perbaikan mesin pendaftaran dan penempatan petugas di sekitar mesin pendaftaran agar dapat lebih mudah membantu pasien yang kesusahan dalam melakukan proses pendaftaran. Kata kunci: waktu tunggu pelayanan, kepuasan pasien, BPJS
PENGARUH KOMPETENSI PENYULUH KESEHATAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN IBU DAN ANAK DI PUSKESMAS RIJALI KOTA AMBON Baharudin Subandi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.738 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i4.176

Abstract

Kondisi kesehatan ibu ini menjadi faktor penyebab kematian bayi sebagaimana diungkapkan oleh Gabr (1986), yaitu (1) faktor biologis, (2) faktor keluarga berencana; menyangkut masalah jarak kelahiran (spacing), waktu (timing) dan jumlah melahirkan, (3) faktor sosial dan lingkungan, termasuk sumber dan cara teerjadinya infeksi (mode of infection), (4) faktor perawatan medis, termasuk konsultasi genetik, perawatan prental, natal dan neo-natal, serta perawatan anak termasuk gizi dan imunisasi. Jenis penelitian adalah survey yang bersifat deskriptif dan cross sectional, pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner yang dilakukan di Puskesmas Rijali selama bulan September 2017. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate sratified random sampling dan didapatkan 208 sampel yang tersebar pada 9 posyandu balita.. Hasil penelitian menunjukkan responden yang mengatakan tenaga penyuluh yang memberikan penyuluhan kurang berkompeten yang memiliki perilaku kesehatan ibu dan anak kurang (70,7%) proporsinya lebih besar. Responden yang mengatakan tenaga penyuluh yang memberikan penyuluhan berkompeten yang memiliki perilaku kesehatan ibu dan anak pada kategori baik (64,7%). Hasil uji statistik dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai p = 0,001, maka nilai p < 0,05 jadi Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi penyuluh dengan perilaku kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Rijali Kota Ambon. Kata Kunci: Kompetensi penyuluh, Perilaku, Kesehatan ibu dan anak
Identifikasi Kadar Hemoglobin pada Ibu Post Partum Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.431 KB) | DOI: 10.33846/ghs6201

Abstract

 Ibu post partum sangat rentan mengalami penurunan kadar hemoglobin diakibatkan oleh pendarahan atau tidak melakukan pemeriksaan rutin pada saat kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kadar hemoglobin pada ibu post partum  di ruangan Nifas RS Al-Fatah Ambon. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 370 ibu post partum, dimana jumlah sampel penelitian yang diambil sebanyak 25 ibu post partum normal dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara ecidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 sampel terdapat 20 ibu post partum yang memiliki kadar hemoglobin abnormal dan 5 orang lainnya memiliki kadar hemoglobin normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pada ibu post partum diruangan nifas rumah sakit Al-fatah Ambon menunjukkan dari 25 responden terdapat 20 responden (80%) memiliki kadar Hemoglobin      di bawah kadar normal dan pada 5 responden (20%) lainnya memiliki kadar hemoglobin normal.Kata Kunci: kadar hemoglobin, ibu post partum
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN METAKOGNITIF DENGAN PRESTASI BELAJAR DI AKBID UMMI KHASANAH Nisa Ardhianingtyas; Hayun Manudyaning Susilo
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.817 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.146

Abstract

Manusia sebagai organisme yang memiliki dorongan untuk berkembang. Perkembangan tersebut membantu pembentukan pandangan dan perasaaan terhadap kemampuan dalam mencapai keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui hubungan konsep diri dengan prestasi belajar, 2) mengetahui hubungan metakognitif dengan prestasi belajar, 3) mengetahui hubungan konsep diri dan metakognitif dengan prestasi belajar. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah adalah mahasiswa DIII Kebidanan Akbid Ummi Khasanah Bantul Yogyakarta dan sampel penelitian adalah mahasiswa semester II yang berjumlah 40 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan nilai UTS mata kuliah Askeb I. Analisa data menggunakan Kendall Tau dan Regresi Logistik Ordinal. Ada hubungan signifikan konsep diri dengan prestasi belajar, diperoleh nilai sig. (2 tailed)
Analisis Hubungan Karakteristik Responden dan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri Pada Petani Pengguna Pestisida di Kelurahan Klaigit Febry Talakua
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.88 KB) | DOI: 10.33846/ghs5201

Abstract

Latar Belakang: Menurut International Labour Organization (ILO), tercatat lebih dari 250 juta kecelakaan di tempat kerja dan lebih dari 160 juta pekerja menjadi sakit karena bahaya ditempat kerja, oleh karena itu untuk mencegah kecelakaan kerja harus melakukan upaya dengan menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis hubungan karakteristik responden dan pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida di Kelurahan Klaigit. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 128 KK. Sampel penelitian ini diambil berdasarkan teknik pengambilan sampel cluster sampling yaitu sebanyak 97 orang. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Klaigit pada tanggal 02-12 September 2019. Hasil: penelitian ini diperoleh bahwa tidak ada hubungan pada variabel karakteristik responden p-value jenis kelamin = 0,651, umur = 0,559 pendidikan = 0,410 dan pengetahuan nilai p-value = 0,457. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara karakteristik responden dan pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida. Saran diharapkan bagi dinas pertanian dapat memberi alat pelindung yang sesuai dengan kebutuhan petani pada saat menggunakan pestisida dan dilakukannya promosi kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri yang benar, bagi petani diharapkan lebih mementingkan kesehatan dan kesadaran diri untuk patuh menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja dan peneliti selanjutnya diharapkan menambah variabel sikap, tindakan dan dukungan keluarga untuk mengetahui faktor lain yang berhubungan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri. Kata Kunci: karakteristik; pengetahuan; kepatuhan alat pelindung diri