cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
Efektifitas Penggunaan Modul Pembelajaran Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Influensa Like Illness Ida Djafar; M Mintje Nendissa; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.832 KB) | DOI: 10.33846/ghs6202

Abstract

Children are a group with a high level of vulnerability especially because they are in the process of growth. Disrupted growth due to disease will affect the degree of health. Growing children are at risk for decreased immune system resulting in children getting sick, especially respiratory diseases, namely Influenza Like Illness which most often affects preschool or school age children. Data from the West Seram Health Office The 10 most common diseases in 2019 (January-July) were occupied by influenza like illnesss with a total of 2,552 cases (male = 1,228 cases; 1,324 women. There are 1514 children (0-14 years old). The use of modules is one method that can develop positive knowledge and attitudes to health. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the use of learning modules to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Method: This quantitative research uses a learning module with a quasi-experimental design with pre and post test One Group design. The population is all students of the Patinia Public Elementary School, Patinia Hamlet, Kawah Village, West Seram District, which is the working area of Puskesmas piru, West Seram Regency with a purposive sampling technique. as many as 20 students from perwa kilan each of class IV, V and class VI, so that the number of research subjects is 60 students. Processing data with the N-Gain Score experimental class with paired sample t test. Result: shows that the mean value (mean) of N-Gain percent is 57.8553. Based on the category table of the interpretation of the effectiveness of the N-Gain value (%) above, it can be concluded that the use of learning modules is effective enough to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Conclusions: The use of modules in learning about Influenza Like Illness is very effective in increasing the knowledge of elementary school studentsKeywords: influensa like illness; module
Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan Sebagai Prediktor Tindakan Pencegahan HIV dan AIDS di Kota Sorong Sariana Pangaribuan; Novita Mansoben
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.914 KB) | DOI: 10.33846/ghs5402

Abstract

Penyebaran HIV dan AIDS di Papua telah memasuki phased generelized epidemic dimana penderita HIV dan AIDS telah ditemukan pada masyarakat luas. Setiap orang harus melakukan tindakan pencegahan dengan baik untuk bisa menekan penularannya. Laki-laki yang mempunyai pasangan namun melakukan perilaku berisiko dengan tidak setia pada pasangan dan gonta-ganti mitra seks, merupakan sumber penularan HIV dan AIDS di tingkat keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan terhadap tindakan pencegahan. Penelitan ini dilaksanakan di Kota Sorong pada bulan September sampai Oktober 2019. Jenis penelitian ini adalah observasional analytic dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laki-laki yang mempunyai pasangan tetap dan berdomisili di RW 01 Kelurahan Remu Selatan Kota Sorong dengan jumlah sampel sebanyak 134 responden, Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-square dan Fisher’s exact. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel pendidikan (ρ value = 0,010) dan pengetahuan (ρ value = 0,009) terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS pada laki-laki yang mempunyai pasangan di RW 01 Kelurahan Remu Selatan Kota Sorong, sedangkan variabel pekerjaan (ρ value = 0,726) dan pendapatan (ρ value = 0,159) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS. Pengetahuan dan tingkat pendidikan berpengaruh secara siknifikan terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS, pekerjaan dan pendapatan tidak berpengaruh secra siknifikan terhadap tindakan pencegahan HIV dan AIDS. Disarankan agar Dinas kesehatan Kota Sorong meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kata kunci: HIV dan AIDS; pencegahan; pengetahuan; pendidikan
EFEKTIFITAS SENAM DISMENORE DAN YOGA UNTUK MENGURANGI DISMENORE Nyna Puspita Ningrum
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.057 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i4.160

Abstract

Banyak gangguan menstruasi yang biasanya dihadapi seorang perempuan yang biasanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik bagi seorang perempuan yang dapat mengganggu aktivitas. Contoh gangguan menstruasi yang menyebabkan ketidaknyamanan fisik yaitu nyeri haid atau dismenore. Nyeri haid atau dismenore merupakan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan rasa nyeri timbul, faktor psikologis juga ikut berperan terjadinya dismenore pada beberapa wanita. Salah satu cara mengurangi dismenore adalah dengan melakukan relaksasi seperti yoga dan senam dismenore. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas senam dismenore dan yoga dalam mengurangi keluhan nyeri menstruasi (dismenore) pada mahasiswi prodi kebidanan unipa surabaya. Desain penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan one group pretest posttest design dan dihitung menggunakan metode Chi Square. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester II, IV, dan VI pada tahun akademik 2016/2017 Prodi DIII Kebidanan Universitas Adi Buana Surabaya yang mengalami dismenore pada saat menstruasi. Setelah dilakukan uji statistik pada tabulasi silang diatas dengan menggunakan metode Chi-square test, dengan berdasarkan x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 4,571; maka x² hitung 4,571 > x² tabel 3.841. dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak yakni “yoga lebih efektif daripada senam dismenore dalam mengurangi keluhan nyeri menstruasi (dismenore) pada mahasiswi prodi kebidanan Unipa Surabaya”. Kata Kunci: Dismenore, Senam dismenore, Yoga
Formulasi Sediaan Salep Esktrak Etanol Daun Sirsak (Anonna mucirata L.) Dengan Variasi Basis Salep Indian Cahyani; Aulia D. Pelu; Jayanti Djarami; Epi Dusra
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.237 KB) | DOI: 10.33846/ghs5303

Abstract

The use of natural ingredients as traditional medicine with better use is now more in demand. This is because traditional medicine is relatively easy to obtain. One type of medicinal plant that is often used by the community is (Annona mucirata L). or better known as soursop. Soursop leaves (Anonna mucirata L.) have been widely used as a medicinal ingredient because it contains tannin and flavanoid compounds which can provide antibacterial effects. The purpose of this study was to determine the content of the compounds contained in soursop leaves (Anonna mucirata L.) and to formulate an ethanol extract ointment of soursop leaves (Anonna mucirata L.) with various ointment bases. This research was conducted using an experimental method in which evaluations of the ointment were carried out including the organoleptic test, pH test and homogeneity test. The results showed that ethanol extract of soursop leaves (Anonna mucirata L.) containing tannins and flavonoids. The results of the ointment formulation on the hydrocarbon base formulation, the absorption base formulation and the water soluble base formulation resulted in physical differences in the organoleptic test, but did not have different results on the homogeneity test and pH test. In conclusion, extract ethanol of soursop (Anonna mucirata L.) leaf contains tannin and flavanoid compounds. The ethanol extract ointment of soursop leaves (Anonna mucirata L.) with variations of FI (hydrocarbon base) and FII (absorption base) ointment has good ointment properties, while FIII (water-soluble base) does not have good physical properties because it has a dosage form which is liquid and smells rancid based on the organoleptic test. The ethanol extract ointment of soursop leaves (Anonna mucirata L.) with variations of FI (hydrocarbon base) and FII (absorption base) ointment has good ointment properties, while FIII (water-soluble base) does not have good physical properties because it has a liquid dosage form and smells rancid based on the organoleptic test. Keywords: ointment extract; soursop plant; ointment base ABSTRAK Pemanfaatan bahan alam sebagai obat tradisional dengan penggunaan yang lebih baik sekarang lebih diminati. Hal ini dikarenkan obat tradisional relatif mudah didapat. Salah satu jenis tanaman obat yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat adalah (Annona mucirata L). atau yang lebih di kenal dengan nama sirsak. Tanaman daun sirsak (Anonna mucirata L.) sudah banyak digunakan sebagai bahan obat karena mengandung senyawa tannin dan flavanoid yang mampu memberikan efek antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat pada daun sirsak (Anonna mucirata L.) serta membuat formulasi sediaan salep esktrak etanol daun sirsak (Anonna mucirata L.) dengan variasi basis salep. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode experimental dimana dilakukan evaluasi terhadap salep yang dibuat meliputi uji organoleptik, uji pH dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini yaitu ekstrak etanol daun sirsak (Anonna mucirata L.) mengandung senyawa tannin dan flavanoid, untuk hasil formulasi sediaan salep pada formulasi basis hidrokarbon, formulasi basis absorbsi dan formulasi basis larut air menghasilkan perbedaan fisik uji organoleptik, namun tidak memiliki hasil yang berbeda pada uji homogenitas dan uji pH. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu ekstrak estanol daun sirsak (Anonna mucirata L.) mengandung senyawa tannin dan flavanoid. Sediaan salep esktrak etanol daun sirsak (Anonna mucirata L.) dengan variasi basis salep FI (basis hidrokarbon) dan FII (basis absorbsi) memiliki sifat salep yang baik, sedangkan FIII (basis larut air) tidak memiliki sifak fisik yang baik karena memiliki bentuk sediaan yang cair dan bau tengik berdasarkan uji organoleptik. Kata kunci: ekstrak salep; tanaman daun sirsak; basis salep
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI ROM (RANGE OF MOTION) TERHADAP PENYEMBUHAN PENYAKIT STROKE Adi Didin Setyawan; Ani Rosita; Nindy Yunitasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.982 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i2.77

Abstract

Setyawan Adi Didin, 2017, “Pengaruh Pemberian Terapi ROM (Range Of Motion) Terhadap Penyembuhan Penyakit Stroke di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo”. Skripsi. Pembimbing I: Ani Rosita, S.Kep.,Ns., M.Kes. Pembimbing II: Nindy Yunitasari,S.Pd., M.Pd. Program Studi S1 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buana Husada Ponorogo. Pemberian terapi yang tepat menjadi kunci utama dalam penyembuhan penyakit stroke. Terapi ROM (Rangge Of Motion) merupakan salah satu terapi yang diberikan untuk meningkatkan serta mencegah kekakuan pada sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian terapi ROM (Rangge Of Motion) dalam penyembuhan penyakit stroke di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Desain penelitian pre-experimental dengan rencana One-Group pre test - post test Design. Populasi penelitian orang yang menderita penyakit stroke di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo Sedangkan sampel penelitian Pasien yang menderita penyakit stroke yang dirawat di Ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Teknik pengambilan sampel adalah systemic non random sampling, jumlah sampel sebanyak 10 reponden veriabel independent adalah pengaruh pemberian terapi ROM sedangkan veriabel dependent nya adalah penyakit stroke. Uji statistik Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pre test hampir seluruhnya responden memiliki kekuatan otot rendah yaitu 9 responden (90%) dan post test sebagian besar responden mempunyai kekuatan otot rendah sebanyak 6 responden (60%). Berdasarkan uji statistik Paired sampel t-test didapatkan hasil (p) 0,081< 0.05 maka H0 ditolak berarti ada pengaruh pemberian terapi ROM terhadap penyembuhan penyakit stoke di ruang Aster RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan Pemberian Terapi ROM dapat membantu penyembuhan terhadap penyakit stroke. Kata Kunci: Penyakit Stroke, Terapi ROM
TINJAUAN PENYEBAB KETIDAKLENGKAPAN BERKAS REKAM MEDIS PADA KASUS UNCLAIMED BPJS RAWAT JALAN DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO Fitri Rofi&#039;atul Habibah; Ani Rosita; Rumpiati Rumpiati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.721 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.258

Abstract

Pengisian dokumen rekam medis terlaksana baik jika didukung oleh kelengkapan dokumen rekam medis Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo, terdapat 10% dari data 2.219 berkas unclaimed pada dokumen rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo pada pengisian formulir berkas resume medis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab ketidaklengkapan data dokumen rekam medis pada kasus unclaimed BPJS rawat jalan di Rumah Sakit Umum Muhamadiyah Ponorogo. Jenis penelitian adalah deskriptif, kumpulam data menggunakan observasi dan wawancara. Sampel sebesar 88 dokumen rekam medis pasien BPJS rawat jalan . Teknik pengambilan sampel yang digunakan sample random sampling. Hasil penelitian Ketidaklengkapan dokumen rekam medis di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo sebesar 16 tidak lengkap dari 88 sampel dokumen rekam medis pasien BPJS Kesehatan. Disebabkan oleh tidak adanya diagnosa ditulis oleh dokter pada lembar resume medis. Kata kunci: Ketidaklengkapan berkas, Rekam medis, Unclaimed BPJS
Pengaruh Pemberian Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Herniatomi Inguinalis LateralisDi Rumah Sakit Bhayangkara Ambon Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.477 KB) | DOI: 10.33846/ghs4401

Abstract

Mobilisasi setelah operasi yaitu proses aktivitas yang dilakukan setelah operasi dimulai dari latihan ringan diatas tempat tidur sampai dengan bisa turun dari tempat tidur, berjalan kekamar mandi dan berjalan keluar kamar. Dampak dari tindakan operatif ini sendiri adalah perlu adanya perawatan luka sehingga pasien perlu melakukan tirah baring ditempat tidur yang mengakibatkan pasien mengalami hambatan mobilisasi fisik disebabkan karena adanya luka post operasi. Bagaimana pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Herniatomi Inguinalis di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan mulai tanggal 12 - 16 April 2019 di ruangan melati RSU Bhayangkara Ambon dengan subjek penelitian pasien Tn.D dengan post herniatomi inguinalis lateralis.Hasil pengkajian didapatkan data subjektif : pasien mengatakan kesulitan dalam beraktivitas karena nyeri akut dan kelemahan akibat adanya luka post operasi, Data Objektif : Terpasang kateter, adanya luka operasi pada perut pasien dengan panjang : ± 10 cm, lebar luka: 1 cm, warna luka kemerahan, kondisi jahitan: baik, luka kering, jumlah jahitan 10, Ekstremitas bawah, kaki kanan dan kiri mengalami pergerakan terbatas, kekuatan otot : ektrimitas kanan atas 5, kiri atas 5, ekstrimitas kanan bawah 4 dan kiri bawah 4, Kebutuhan ADL pasien masih dibantu oleh perawat dan keluarga. Setelah dilakukan tindakan mobilisasi dini selama 4 hari perawatan selama proses perawatan post herniatomi ada pengaruh terhadap penyembuhan luka post herniatomi kering dan sembuh dan hambatan mobilisasi dini teratasi. Kata kunci: Post herniatomi, Mobilisasi dini
DETERMINAN PEMANFAATAN POS KESEHATAN DESA (POSKESDES) PADA KELUARGA Zuhrina Zuhrina Aidha
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.968 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i2.18

Abstract

Poskesdes (Rural Health Care) is a Community-Based Health Effort established to optimalize the potentials existing in the community to improve the health status and the utilization of health services. The purpose of this quantitative study was to analyze the utilization determinant of rural health post by the families in Kutalimbaru Subdistrict, Deli Serdang District. The data for this study were obtained through questionnaire-based interview with 80 respondents comprising the mothers with babies/children under five years old.The data obtained were analyzed through path analysis method. The result of this study showed that 50% of the respondents were of 20-30 years old and 28.8% had negative relationship with the utilization (-0.288). Majority of the respondents (48.7%) were SMA (High School) graduates and 18.6% had relationship with the utilization (0.186). The knowledge of the respondents (85%) about Poskesdes was good and 22.2% had relationship with the utilization (0.222). The attitude of the respondents (67.5%) towards Poskesdes was good and 49.4% had relationship with the utilization (0.494). 55% of the respondents had high income and 27% had negative relationship with the utilization (-0.270). 62.5% of the respondents had poor family support in utilizing the Poskesdes and 26.6% had negative relationship with the utilization (-0.266). The houses of the majority (55%) of the respondents were not far from the Poskesdes and 24.6% had relationship with the utilization of Poskesdes (0.246). 66.3% of the respondents had a high need to the Poskesdes and 4% had relationship with the utilization of Poskesdes (0.040). It is suggested to improve the role of community members in health activities and the provision of information that the community members would prefer visiting the Poskesdes to have their health checked, to provide more extension and to hold more meetings with the community members that the community members are willing to optimalize the utilization of Poskesdes. Keywords: Utilization, Poskesdes, Utilization Determinant, Community-Based Health Effort
PENGARUH TERAPI DISTRAKSI (VISUAL) TERHADAP RESPON NYERI ANAK USIA 3-12 TAHUN PADA SAAT PROSEDUR INFUS DI RUANG IGD RSUD PIRU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Syariefah Waleulu; Gana Winarti; Ode Ode
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1iHKN.287

Abstract

Prosedur infus merupakan tindakan yang menimbulkan nyeri bagi pasien anak sehingga dapat menyebabkan rasa takut, kecemasan dan menurunnya kerjasama anak dalam melakukan prosedur (Irzan, 2012). Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh terapi distraksi (visual) terhadap respon nyeri anak usia 3-12 tahun pada saat prosedur infus pengumpulan data. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen yaitu dengan memberikan perlakuan kepada kelompok kasus berupa teknik pengalihan perhatian (distraksi) yang diaplikasikan dalam procedur infus pada anak terhadap respon nyeri anak. Populasi penelitian yaitu pasien anak yang dirawat dan mendapat prosedur infus. Besar sampel pada kelompok kontrol 10 orang dan 10 orang pada kelompok kasus. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala pengkajian nyeri anak : Faces Pain Rating Scale dari Wong & Baker 2013). Analisa data dilakukan dengan uji Mann-Whitney untuk menilai perbedaan skala nyeri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata skala nyeri yang signifikan (Pv
DESAIN RAK FILING REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BABAKAN KABUPATEN PACITAN Rinda Sesela; Ani Rosita; Dwi Nurjayanti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1i1.262

Abstract

Rak filing adalah tempat penyimpanan dokumen rekam medis di sarana pelayanan kesehatan. Penyimpanan dokumen rekam medis sangat penting yaitu untuk melindungi dokumen rekam medis dari kerahasiaan isi dokumen. Berdasarkan penelitian di Puskesmas Bubakan Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan rak filing tidak ergonomi. Tujuan penelitian ini adalah mendesain rak filing rekam medis rawat. Penelitian ini merupakan penelitian Research And Devolopment yang menggunakan metode Define, Design & Development, penelitian ini merupakan mendesain rak filing dan juga memvalidasikan produk kepada 2 responden yaitu desain pengembangan dan praktisi desain, penelitian ini di lakukan pada bulan Januari - Maret 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai validasi dari desain pngembangan yaitu dengan jumlah 40 skor. Nilai validasi praktisi desain yaitu dengan jumlah 68 skor. Pada hasil validator tersebut desain rak filing sudah ergonomis dari pada yang sebelumnya namun ada beberapa perbaikan dari segi jenis kayu yang awalnya menggunakan kayu jati yaitu menggunakan kayu akasia.