cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
Profil Pembuatan Obat Tradisional (Kuning) Karo di Daerah Berastagi Edwin Tony Simanjuntak
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7202

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi kehidupan manusia. Apabila terserang penyakit dan tidak langsung diatasi maka akan dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam proses penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan, selain obat-obatan yang berasal dari industri farmasi, banyak ditemukan obat yang bersifat lebih alami. Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih menjunjung tinggi warisan budaya bangsa. salah satu diantaranya adalah dengan melestarikan penggunaan tanaman obat untuk menyembuhkan penyakit dan merawat kesehatan tubuh. Adapun alasan pemilihan obat alami antara lain : memiliki efek samping negatif yang lebih sedikit dibandingkan dengan obat modern dan lebih ekonomis. Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki cara penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan tersendiri sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan yang dimiliki. Dalam penelitian ini membahas warisan budaya dari salah satu suku bangsa di Indonesia yaituobat tradisional Karo. Adapun obat tradisional Karo yang di maksud adalah kuning (param). Kuning adalah salah satu obat tradisional Karo yang digunakan dalam penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan. Ada 2 jenis kuning (param) yang dibahas yaitu: kuning melas (param panas) dan kuning mbergeh (param dingin). Di dalam kuning mengandung unsure pengetahuan dan keyakinan masyarakat Karo yang diwariskan secara turun-temurun. Kata kunci: kuning; kesehatan; masyarakat
EFFECT OF FOLIC ACID INTAKE DURING PREGNANCY WHOSE MOTHER WAS EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE TOWARDS BRAIN NEURONS APOPTOSIS INDEX AND QUANTITY OF MICE OFFSPRING (Mus musculus) Nyna Puspita Ningrum
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.243 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.136

Abstract

Folic acid contain 5-methyltetrahydrofolate (5-MTHF) which is one of the antioxidants that can be used to inhibit the reaction that caused by cigarette smoke exposure, inhibit the levels of Reactive Oxygen Species (ROS) so as to reduce the occurrence of neuronal apoptosis. The objectives of this study was to determine the effect of folic acid intake during pregnancy whose mother is exposed to cigarette smoke toward brain neurons apoptosis index and quantity of mice offspring (Mus musculus). Study methods was using experimental laboratory study with posttest-only control group design, the subjects were 24 female mice divided into 4 groups consisting of one control group and three treatment groups. Sampling using simple random sampling, each group consisting of 6 animal. control group 1 were not given treatment during pregnancy, group 2 were given folic acid orally on days 0-17 of gestation age as much as 0,06 mg/day/mice, group 3 were given cigarette smoke exposure on days 7-17 of gestation age amounting to 2 cigarettes/day, groups 4 were given cigarette smoke exposure on days 7-17 of gestation age amounting to 2 cigarettes/day and folic acid orally on days 0-17 of gestation age as much as 0,06 mg/day/mice. The result showed significant differences in all variables. In the neurons apoptosis index there are significant differences between groups 1 and 3, groups 2 and 3, groups 3 and 4, significant differences in the quantity of neurons between groups 1 and 3, groups 2 and 3, groups 2 and 4. The study concluded that there were significant difference in neural apoptosis index between all groups, and there were also significant differences in the quantity of neurons between all groups. Keywords: Cigarette smoke exposure, Folic acid, Apoptosis index, Quantity of neurons
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PEMBERIAN TEKNIK BATUK EFEKTIF DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA KLIEN DENGAN TUBERCULOSIS PARU DI RUANG PARU-PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. M. HAULUSSY AMBON Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.471 KB) | DOI: 10.33846/ghs4107

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobaterium tuberculosis. Berdasarkan hasil rekam medik RSUD dr. M. Haulussy Ambon pada tahun 2017 terdapat 321 jiwa yang terinfeksi kuman tuberculosis. Untuk mengetahui dengan tepat tentang penerapan asuhan keperawatan pada klien Tn. U.U dan Tn. F.S dengan Tuberkulosis paru menggunakan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan selama empat hari yaitu tanggal 11-14 Juni 2018 yang dilaksanakan di Ruang Paru-paru RSUD dr. M. Haulussy Ambon dengan subjek penelitian Tn. U.U dan Tn. F.S dengan Tuberculosis Paru. Berdasarkan pengkajian pada Tn. U.U dan Tn. F.S didapatkan data antara lain : Tn. U.U mengatakan batuk berdahak, sesak nafas, Respirasi 24x/menit, tidak menggunakan alat bantu pernafasan, klien masuk rumah saakit sejak tanggal 5 Juni 2018 Tn. F.S mengatakan batuk berlendir disertai darah, sesak nafas, respirasi: 28x/menit, tidak menggunakan alat bantu pernafasan, klien masuk rumah sakit sejak tanggal 11 Juni 2018. Diagnosa keperawaratan yang muncul : ketidakefektifan bersihan jalan nafas. Tn. U.U dapat melakukan teknik batuk efektif pada hari ketiga dan Tn. F.S dapat melakukan teknik batuk efektif pada hari kedua, pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan rencana yang dibuat dengan klien dapat melakukan teknik batuk efektif. Kata kunci: Asuhan Keperawatan,Tubercolosis paru
KEMAMPUAN REMAJA MENGGUNAKAN STRATEGI KOPING DALAM LINGKUNGAN YANG BERISIKO TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH Sinthia Rosanti Maelissa; Agus Setiawan; Widyatuti Widyatuti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.108 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.241

Abstract

Lingkungan remaja saat ini semakin menawarkan banyak pilihan. Gaya berpacaran yang membuka peluang untuk terjadinya perilaku seksual pranikah dikalangan remaja seakan menjadi tawaran yang menarik terlebih untuk remaja yang tinggal di kost. Tinggal di kost tanpa pengawasan langsung dari orang tua dan pemilik kost membuat remaja bebas melakukan perilaku seksual pranikah dengan pacar di kost, sehingga menjadikan kost-kostan sebagai lingkungan yang berisiko bagi remaja lainnya. Remaja yang memilih untuk tidak terpengaruh memiliki strategi koping untuk tetap bertahan dalam lingkungan yang berisiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara mendalam tentang strategi koping yang digunakan remaja ketika tinggal dalam lingkungan berisiko. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu lingkungan tempat tinggal remaja berisiko terjadi perilaku seksual pranikah dikarenakan tinggal di kost tanpa pengawasan, aturan kost tidak terkontrol dan sikap masyarakat yang kurang peduli namun remaja mampu menggunakan strategi koping dengan membuat batasan pacaran, memiliki prinsip, menolak ajakan teman dan melakukan kegiatan diwaktu luang. Kemampuan partisipan menggunakan strategi koping didukung oleh keluarga yang selalu melakukan pengontrolan, memberi nasehat dan menekankan pada aturan yang menjadi norma bagi partisipan. Hasil penelitian merekomendasikan perawat komunitas dapat meningkatkan koping remaja melalui program-program kesehatan remaja di masyarakat, salah satunya layanan UKS di sekolah dan PKPR untuk remaja yang tinggal di kost. Kata kunci: Remaja, Strategi koping, Perilaku seksual pranikah
Seduhan Jahe Merah dan Terapi Imajinasi Termbimbing Efektif dalam Menurunkan Intensitas Dismenore pada Mahasiswi Poltekkes Maluku Wahyuni Aziza; Cut Mutia Tatisina; Rita Rena Pudyastuti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.228 KB) | DOI: 10.33846/ghs6306

Abstract

Sebanyak 90% dari remaja wanita di seluruh dunia mengalami masalah saat haid dan lebih dari 50% dari wanita haid mengalami dismenore primer. Dari 230 orang mahasiswi pada Prodi TLM, sebanyak 186 orang diantaranya mengalami dismenore. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh seduhan jahe merah dan terapi Imajinasi terbimbing terhadap intensitas Dismenore pada Mahasiswi Poltekkes Maluku. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah one group pretest-postest design. Teknik samping yang digunakan adalah Purpossive Sampling. Analisis data penelitian dilakukan meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji parametrik paired T-test. Sampel penelitian adalah mahasiswi Prodi TLM Poltekkes Maluku sebanyak 126 orang yang dibagi menjadi 63 orang kelompok intervensi dan 63 orang kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan seduhan jahe yang dikombinasikan dengan terapi imajinasi terbimbing lebih efektif dalam menurunkan derajat nyeri haid pada mahasiswi Prodi TLM Poltekkes kemenkes Maluku dengan p-value = 0.00. Kata kunci: dismenore; terapi imjinasi terbimbing; jahe
Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Pelabuhan Dusun Pelita Jaya Tahun 2020 J Tappang; Syahfitrah Umamity; Lolita Wairata; Ona Sela Gurium
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.926 KB) | DOI: 10.33846/ghs6104

Abstract

Nyeri punggung bawah (low back pain) adalah nyeri yang berasal dari tulang belakang, otot, saraf atau struktur lainnya pada daerah tersebut. Keluhan nyeri punggung bawah sering terjadi pada orang yang bekerja dengan posisi duduk dan membungkuk, mengangkat, menarik dan memutarkan punggungnya. Keluhan nyeri punggung bawah, merupakan salah satu alasan yang disampaikan pekerja untuk tidak bisa bekerja. Lebih dari 60% tenaga kerja bongkar muat mengalami keluhan nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah biasanya mulai dari keluhan ringan sampai berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan dusun pelita jaya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 31 pekerja. Variabel yang diteliti adalah umur, lama kerja, masa kerja, sikap kerja dan keluhan nyeri punggung bawah. Untuk analisis data uji statistik digunakan Uji Chi Square. Dalam pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi REBA untuk pengukuran sikap kerja pada pekerja. Hasil penelitian dengan uji statistik menunjukkan bahwa variabel umur (p=0,020 0,05), variabel masa kerja (p=0,024
PEMAKAIAN DIAPERS TERHADAP PERILAKU TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA TODDLER Selvia Norgitasari; Eny Qurniyawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.485 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i2.94

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Diapers merupakan popok sekali pakai. Terlalu sering menggunakan diapers pada anak, akan menyebabkan efek psikologis yang kurang baik. Hal semacam inilah yang menyebabkan anak mengalami temper tantrum dimana anak mengalami suatu luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Tujuan : Untuk mengetahui adakah pengaruh pola kebiasaan pemakaian diapers terhadap perilaku temper tantrum pada anak usia toddler di PAUD dan TK Insan Al-Firdaus Kota Madiun. Metode : Jenis penelitian yang digunakan ini adalah komparatif dengan desain kohort retrospektif. Besar sampel sebanyak 50 responden. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil : Uji SPSS dengan derajat kemaknaan α = 0,05 didapatkan didapatkan p = 0,002 artinya ada pengaruh antara pemakaian diapers terhadap perilaku temper tantrum pada anak usia toddler di PAUD dan TK Insan Al-Firdaus Madiun. Kesimpulan : Ada pengaruh pemakaian diapers terhadap perilaku temper tantrum pada anak usia toddler di PAUD dan TK Insan Al-Firdaus Madiun. Kata Kunci : Diapers, Temper Tantrum, Anak Usia Toddler
PEMBUATAN ASAP CAIR DARI TEMPURUNG BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt) SEBAGAI PENGAWET ALAMI IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) Jumarni Ely
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.443 KB) | DOI: 10.33846/ghs4405

Abstract

Latar belakang: Asap cair merupakan kondensasi asap pembakaran kayu (Karseno et al. 2002). Asap cair merupakan pirolisis kayu. Lebih dari 300 substansi telah diisolasi dan diidentifikasi dan kebanyakan telah ditentukan secara kuantitatif. Niniek (1999) komponen aktif asap cair (suhu pirolisis 300oC) sebagai penghambat autooksidasi lemak adalah fenol (0,42%), guaikol (0,15%), dan pirokatekol (0,93%). Ikan mengandung protein, kandungan air pada ikan membuat cepat mengalami pembusukan. Cara pengolahan ialah dengan pengasapan. Asap cair yang digunakan untuk pengawetan ikan yaitu tempurung pala (Myristica fragrans houtt). Tujuan: Untuk membuat Asap Cair Tempurung Biji Pala (Myristica fragrans houtt), Uji Organoleptik, dan Total Angka Kuman pada Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) berdasarkan waktu penyimpanan 24 jam 48 jam dan 72 jam. Metode: Ekperimen semu Hasil: Uji organoleptik ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) asap cair tempurung pala (Myristica fragrans houtt) 24 jam dan 42 jam Kenampakan: utuh, warna mengkilap spesifik produk ikan panggang, Bau: spesifik ikan panggang kuat, Rasa: spesifik ikan panggang kuat, Tekstur: padat, kompak, antar jaringan sangat erat, Jamur: tidak ada dan Lendir: tidak ada, sedangkan 72 jam Kenampakan: utuh, warna kurang mengkilap spesifik produk ikan panggang, Bau: spesifik ikan panggang kuat, Rasa: spesifik ikan panggang kuat, Tekstur: padat, kompak, antar jaringan sangat erat Jamur: ada dan Lendir: ada. Uji Total Angka Kuman 24 jam = 12.898, 42 jam = 35.860 dan 72 jam = 789.000. Kata Kunci: Asap cair tempurung biji pala, Uji organoleptik, Total angka kuman
HUBUNGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN STIMULUS DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) DI DUSUN OLAS DESA LOKKI KECAMATAN HUAMUAL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT PROPINSI MALUKU Epi Dusra
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1i3.38

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia Toddler secara umum yaitu bahasa anak usia 1 – 3 tahun merupakan proses yang bersifat fisik dan psikis. Secara fisik kemampuan anak dalam memproduksi kata – kata ditandai oleh perkembangan bibir, lidah, dan gigi mereka yang sedang tumbuh. penelitian ini bertujuan untuk melihat hubangan perilaku ibu dalam pemberian stimulus dengan perkembangan bahasa anak usia Toddler (1-3 tahun), penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study sampel dalam penelitian ini ada 140 orang responden dengan metode Purposif sampling Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan lembar observasi untuk menilai Pengetahuan, sikap dan tindakan ibu dalam pemberian stimulus dengan perkembangan bahasa anak usia Toddler. Hasil penelitian ini menunjukan perkembangan bahasa anak yang normal/sesuai (51,4%) dan yang mengalami keterlambatan bahasa (48,6%). Uji chi-squar memperlihatkan bahwa pengetahuan ibu tidak berhubungan secara signifikan dengan perkembangan bahasa anak dengan nilai (p = 0,256), sikap ibu berhubungan secara signifikan dengan perkembangan bahasa anak dengan nilai (p = 0.002), tindakan ibu tidak berhubungan secara signifikan dengan perkembangan bahasa anak nilai (p = 0,115) terhadap perkembangan bahasa anak usia Toddler (1-3 tahun). Kata Kunci : perilaku, stimulus, perkembangan, bahasa, anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK DI NEGERI LUMOLI KECAMATAN SERAM BARAT TAHUN 2015 Hamdan Tunny; Sunik Cahyawati; Alvioita Matital
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1iHKN.311

Abstract

Imunisasi adalah suatu tindakan memberikan kekebalan pada bayi/anak dengan cara memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti terhadap penyakit tertentu. Cakupan pelayanan imunisasi imunisasi dasar pada anak di Puskesmas Pembantu Lumoli pada tahun 2015 belum mencapai UCI (Universal Child Immunization) artinya pencapaian rata-rata di atas 90%, yaitu BCG (50%), DPT (40%), Hepatitis B (20%), Polio (60%) dan Campak (10%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia 12-23 bulan yang ada di Negeri Lumoli Kecamatan Seram Barat Tahun 2015. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah 30 sampel, dan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, sikap dan pekerjaan dengan upaya ibu dalam pemberian imunisasi dasar. Pengetahuan (p=0,010), pendidikan (p=0,021), sikap (p=0,000) dan pekerjaan (p=0,031). Saran bagi responden, yaitu agar lebih aktif dalam memberikan imunisasi pada anak sesuai usianya agar terhindar dari berbagai penyakit. Kata kunci : Faktor-Faktor, Pemberian Imunisasi Dasar