cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT RUANG OK DALAM PEMBERIAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI RSUD Dr. HADRIANUS SINAGA PANGURURAN KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2019 Ricard fredrik Marpaung; Rostio Derlina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.446 KB) | DOI: 10.33846/ghs5316

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap perawat ruang OK dalam pemberian inisias menyusui dini (IMD) di RSUD Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan Kabupaten Samosir Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat ruang OK RSUD Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan Kabupaten Samosir yaitu sebanyak 10 orang. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dan dianalisis secara deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Didapatkan bahwa: 1) mayoritas mempunyai pengetahuan cukup yaitu sebanyak 4 orang (40%) sedangkan minoritas mempunyai pengetahuan baik yaitu sebanyak 3 orang (30%) dan pengetahuan kurang yaitu sebanyak 3 orang (30%), 2) mayoritas mempunyai sikap setuju yaitu sebanyak 7 orang (70%) sedangkan minoritas sikap tidak setuju yaitu sebanyak 3 orang (30%). Kata kunci: inisiasi menyusu dini (IMD); pengetahuan; sikap
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN SUPLEMENTASI ZAT BESI Lailatul Mustaghfiroh; Ita Rahmawati; Luluk Hidayah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.571 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.153

Abstract

Pendahuluan: Pemerintah menganjurkan ibu hamil sejak awal kehamilan minum 1 tablet besi setiap hari minimal 90 hari. Hal ini disebabkan jumlah zat besi yang diabsorpsi dari makanan dan cadangan dalam tubuh tidak mencukupi kebutuhan ibu selama kehamilan sehingga pemberian suplemen zat besi sangat diperlukan. Konsumsi tablet besi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil. Namun sampai saat ini belum ada data mengenai efektifitasnya, dalam arti dengan pemberian tablet besi selama kehamilan dapat meningkatkan kadar Hb berapa gram%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh suplemen zat besi bagi ibu hamil terhadap peningkatan kadar Hemoglobin. Metode: Jenis penelitian dengan quasi eksperimen pendekatan kohort perpektif dengan suplementasi zat besi sebanyak 90 tablet. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester I di BPM Ummi Haniek Jepara bulan April 2017 sebanyak 50 responden dengan teknik insidental sampling. Jenis data primer dan sekunder. Analisa data univariat menggunakan mean sedangkan bivariat menggunakan uji t-test berpasangan. Hasil: Rerata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 12,216 gr% sedangkan setelah intervensi sebesar 13,128 gr%. Hasil uji t-test terdapat pengaruh suplemen zat besi bagi ibu hamil terhadap peningkatan kadar Hemoglobin (p < 0,05) dengan peningkatan kadar Hemoglobin sebesar 0,912 gr%. Kata kunci: hemoglobin, ibu hamil, zat besi,
ANTENATAL CARE : PEMERIKSAAN HIV, PROTEIN URIN DAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL DI RSUD KWAINGGA KABUPATEN KEEROM Tika Romadhonni; Tina Andriani; Herlando Sinaga
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.903 KB) | DOI: 10.33846/ghs5208

Abstract

Antenatal Care yang bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil serta menghindari resiko komplikasi pada kehamilan dan persalinan dilakukan harus secara rutin dan terjadwal. Pemeriksaan yang dilakukan pada penelitian ini fokus pada pemeriksaan Human Imunodeficiency Virus (HIV), Protein Urin dan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Kwaingga Kabupaten Keerom. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hasil Pemeriksaan HIV, Protein Urin, dan Tekanan Darah pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum Daerah Kwaingga Kabupaten Keerom. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan uji laboratorium, Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah semua pasien yang datang melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit Umum Daerah Kwaingga Kabupaten Keerom. Sampel penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berjumlah 30 responden. Metode pemeriksaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rapid Diagnostic Test (RDT), Asam Asetat 6% (Protein Urin), dan Spigmomanometer (Tekanan Darah). Pemeriksaan ini dilaksanakan selama 2 bulan, dari tanggal 29 Maret s/d 29 Mei 2019. Pemeriksaan HIV, Protein Urin, dan Tekanan Darah didapatkan hasil untuk HIV sebanyak 1 sampel (3,4%) positif terinfeksi HIV dan sebanyak 29 sampel (96,6%) lainnya diperoleh hasil negatif, hasil pemeriksaan protein urin didapatkan hasil sebanyak 6 sampel (20%) didapatkan kadar protein urin positif (+) dan 24 sampel (80%) diperoleh hasil negatif, dan hasil pemeriksaan tekanan darah didapatkan hasil sebanyak 14 sampel (46,6%) diperoleh hasil normal, 10 sampel (33,4%) diperoleh hasil rendah, dan 6 sampel (20%) diperoleh hasil tinggi. Kata kunci: antenatal care; HIV; protein urin; tekanan darah; ibu hamil
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN JOMBANG Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.382 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.70

Abstract

Kepmenkes RI Nomor 1087/MENKES/SK/VIII/2010 Tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit, bahwa salah satu program Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam pengembangan manajemen tanggap darurat pada bangunan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan tanggap darurat kebakaran di RSUD Kabupaten Jombang melalui observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling didapatkan sampel sebanyak 54 orang. Cara pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, observasi dan pemeriksaan. Pengolahan data dilakukan dengan cara analisis deskriptif dan korelasi dengan menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan identifikasi area dan tempat berbahaya kebakaran (0,015), ada hubungan dengan pengetahuan dengan sosialisasi dan penerapan prosedur tanggap darurat (0,015), ada hubungan pelatihan dengan identifikasi area dan tempat berbahaya kebakaran (0,000), ada hubungan antara pelatihan dengan sosialisasi dan penerapan prosedur tanggap darurat (0,000). Pelaksanaan tanggap darurat kebakaran di RSUD Kabupaten Jombang dapat berjalan dengan baik apabila semua elemen dari sistem tanggap darurat dilaksanakan secara menyeluruh.
PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA REKAM MEDIS DI BAGIAN PENDAFTARAN RAWAT INAP DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO Ummi Fitrianingsih; Ani Rosita; Dwi Nurjayanti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.755 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i3.265

Abstract

Rumah sakit sebagai dalam bidang pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas baik dari segi pelayanan, perawatan dan juga memberikan fasilitas yang baik pada pasien. Dengan adanya pelayanan tersebut maka terciptalah suatu produktivitas kerja di rumah sakit. Tujan penelitan ini adalah untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja rekam medis dibagian pendaftaran rawat inap di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan populasi dalam penelitian ini adalah petugas pendaftaran yang berjumlah 5 orang, sedangkan untuk proses pengumpulan data menggunakan Observasi dan Wawancara dengan menggunakan teknik cross-sectional. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti di RSU Muhammadiyah Ponorogo, produktivitas kerja petugas rekam medis dibagian pendaftaran rawat inap masih terdapat petugas pendaftaran yang tidak bersemangat dalam bekerja, melakukan proses pendaftaran dengan menunda-nunda, mengeluh pada saat banyak pasien dan petugas sebenarnya memiliki kemampuan tetapi masih melakukan kesalahan saat proses pendaftaran pasien, Sebaiknya mengadakan pelatihan kepada seluruh petugas rekam medis yang wajib di ikuti oleh semua petugas rekam medis untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang rekam medis.
KUALITAS AIR HASIL DESALINASI MENGGUNAKAN SISTIM DESTILASI SEDERHANA Jumarni Ely
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.095 KB) | DOI: 10.33846/ghs4312

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut, begitu banyak air melimpah akan tetapi masih banyak daerah yang sulit untuk air keperluan higiene dan sanitasi. Kandungan bakteri Coliform cenderung relatif lebih tinggi pada daerah yang menjadi muara aliran air. Adanya peternakan ayam dan pertanian penduduk di bagian hulu aliran sungai secara langsung maupun tidak langsung juga menjadi sumber pencemar di sungai. Adanya aktivitas masyarakat di sekitar menyebabkan peluang terjadinya pencemaran bahan organik dan anorganik sehingga memicu terjadinya pencemaran mikroorganisme di air laut yang langsung berhubungan dengan musra suangai. Salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya matahari adalah upaya memanfatkan energi matahari untuk memproduksi air tawar dengan memanfaatkan energi panas dari matahari untuk penyulingan air laut. Pengolahan air laut untuk dijadikan air minum dengan proses destilasi telah menjawab semua permasalahan krisis air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik, kimia dan bakteriologi air laut sebelum dan sesudah menggunakan sistim destilasi sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimen. Dengan membuat alat destilasi sederhana. Air baku adalah Air laut yang diambil adalah air laut dalam teluk Ambon. Alat destilasi dirancang sendiri sesuai sistim desalinasi. Pemeriksan kualitas fisik, kimia dan bakteriologi sebelum dan sesudah pada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan. Hasil dari penelitian ini yaitu kualitas fisik, kimia dan bakteriologi air baku sebelum proses desalinasi yaitu : fisik (berbau anyir air asin, berasa asin dan agak keruh), kimia (pH =7,44), bakterilogi (total Coliform = 350x103). Sedangkan setelah melalui proses desalinasi yaitu : (tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna), kimia (pH =8,40), bakterilogi (total Coliform =
HUBUNGAN PENGUNAAN ALAT PENYELAM TRADISIONAL DENGAN KEJADIAN BAROTRAUMA Irhamdi Achmad; Julaila Soulisa; Luthfy Latuconsina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.989 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i1.8

Abstract

Penyelam tradisional hanya mengandalkan cara tahan napas untuk menyelam, yang dikenal juga sebagai breath-hold diving. Hal yang sangat memprihatinkan adalah penyelam tradisional tidak menyadari berbagai akibat yang terjadi. Faktor ketidaktahuan akan metode menyelam yang benar dan aman, serta anggapan bahwa hal itu sudah menjadi hal biasa sejak jaman nenek moyang, bisa menjadi sumber musibah bagi penyelam tradisional. Ketika terjadi gangguan akut (mendadak seketika) saat aktivitas menyelam, ada anggapan ini adalah perbuatan “setan laut”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penggunaan alat penyelam tradisional dengan kejadian barotrauma di Dusun Waimuli Waikiku Desa Negeri Lima Thn 2013. Populasi penelitian cross sectional ini adalah masyarakat Dusun Waimuli Waikiku Desa Negeri Lima yang memiliki pekerjaan menyelam, dengan besar populasi 45 orang dan semua menjadi subyek penelitian. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalau dianalisis menggunakan Fisher exat test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara penggunaan alat menyelam (kompresor dan kacamata) dengan kejadian barotrauma. Kata kunci: barotrauma, penggunaan alat menyelam, penyelam tradisional
PERILAKU PESERTA SEBELUM DAN SESUDAH PEMICUAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Hairudin Rasako
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.392 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.295

Abstract

Di Indonesia sejak tahun 2008 sudah dicanangkan satu pendekatan untuk mempercepat peningkatan akses sanitasi yang disebut Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau yang biasa disebut STBM.Pencanangan ini ditandai dengan ditetapkannya Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 852 pada September 2008 (Riskesdas, 2010). Puskesmas Kairatu merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Seram Bagian Barat Propinsi Maluku yang telah melakukan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat sejak Tahun 2011 kerja sama dengan Badan Dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan tindakan peserta sebelum dan sesudah dilakukan pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Jenis penelitian adalah penelitian diskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat peserta pada saat dilakukan pemicuan STBM. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat peserta pada saat dilakukan pemicuan STBM yang berjumlah 475 jiwa. Analisa data yang dipakai adalah analisa kualitatif yaitu untuk mendapatkan data terkait gambar pelaksanaan STBM, dari data secara kualitatif, sedangkan untuk melihat perbedaan hasil sebelum dan sesudah pemicuan menggunakan uji peremetrik yaitu uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan Tidak terdapat perbedaan perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan pemicuan STBM nilai p = 0,284 > 0,05.Terdapat perbedaan perubahan sikap peserta sebelum dan sesudah dilakukan pemicuan STBM nilai p = 0,000 < 0,05.Terdapat perbedaan perubahan tindakan peserta sebelum dan sesudah dilakukan pemicuan STBM nilai p = 0,000 < 0,05. Kata Kunci: STBM, Penngetahuan, Sikap, Tindakan
PENGARUH WAKTU TUNGGU TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI UNIT RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT SANTA CLARA EDY BACHRUN
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.211 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i3.254

Abstract

Rumah Sakit Santa Clara Madiun adalah salah satu rumah sakit katolik tipe C di Madiun. di Rumah Sakit Santa Clara Madiun diketahui bahwa dari 10 responden yang diamati, menunjukan bahwa 6 responden (60%) merasa puas (≤ 60 menit), dengan waktu tunggu di rawat jalan yang sesuai standar sedangkan 4 responden (40%) merasa kurang puas dengan waktu tunggu yang lebih dari standar (>60 menit), Oleh sebab itu sebagian besar responden kurang puas terhadap waktu dan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Santa Clara Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu tunggu pasien terhadap kepuasan pasien di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Santa Clara Madiun tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik, dengan desain cross sectional study. Populasinya adalah pasien rawat jalan di Rumah Sakit Santa Clara Madiun. dari populasi sejumlah 223 orang, dengan menggunakan teknik sampling random sampling, diperoleh jumlah sampel sebanyak 70 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Uji analisis ang digunakan adalah uji chi square untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara dua variabel. Pengujian dilakukan dengan mneggunakan software SPSS 16 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien rawat jalan menyatakan waktu tunggu di RS Santa Clara Madiun sudah sesuai standar sedangkan untuk kepuasan pasien rawat jalan sebagian besar pasien merasa tidak puas. Untuk hasil uji chi square menunjukkan bahwa p value = 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh antara waktu tunggu terhadap kepuasan pasien rawat jalan di RS Santa Clara Madiun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh waktu tunggu pasien terhadap kepuasan pasien rawat jalan. Petugas RS Santa Clara Madiun unit rawat jalan hendaknya lebih meningkatkan pelayanan terutama untuk waktu tunggu pasien rawat jalan.
KOMITMEN PERAWAT DALAM PENERAPAN STANDARD PRECAUTION DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Suarnianti Suarnianti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.602 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i4.174

Abstract

Komitmen utama seorang perawat adalah memberikan pelayanan keperawatan, sehingga perawat secara moral berkewajiban untuk merawat semua pasien. Namun, dalam situasi tertentu risiko bahaya mungkin lebih besar daripada kewajiban moral perawat atau tugas untuk menolong pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen perawat terhadap penerapan standard precaution. Penelitian ini adalah penelitian observasional bersifat analitik dengan jumlah responden sebanyak 119 orang perawat yang bekerja di rumah sakit pemerintah provinsi Sulawesi Selatan. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini bahwa komitmen perawat berpengaruh terhadap penerapan standard precaution, semakin kuat komitmen perawat dalam pengurangan risiko penularan penyakit semakin baik tindakan pengurangan risiko penularan penyakit. Selain itu, pemberian kesempatan juga berpengaruh terhadap komitmen perawat untuk mengurangi risiko penularan penyakit. Kata kunci: Komitmen perawat, Standard precaution