cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
Kajian Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak Diare di Puskesmas Kahean Kota Pematangsiantar Shofian Syarifuddin
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7103

Abstract

Diare merupakan salah satu manifestasi gangguan saluran cerna dan terjadi paling sedikit tiga kali dalam sehari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik pada pasien anak diare di Puskesmas Kahean Kota Pematangsiantar periode Januari sampai Maret 2019. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan jenis penelitian deskriptif evaluatif menggunakan data rekam medis yang bersifat retrospektif. Evaluasi penggunaan antibiotik menggunakan diagram alir Gyssens yang memuat kriteria untuk mengevaluasi ketepatan peresepan antibiotik. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien diare kelompok anak pediatrik di Puskesmas Kahean Kota Pematangsiantar periode Januari - Maret 2019 yang memenuhi kriteria inklusi. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik pasien anak diare yang paling mendominasi adalah laki-laki (68,7%), penggunaan antibiotika yang paling banyak diresepkan adalah antibiotika golongan Sulfonamida yaitu Kotrimoksazol dan hasil evaluasi berdasarkan metode Gyssens, semua peresepan antibiotika secara tepat dan rasional. Kata kunci: diare; antibiotik; Gyssens
STUDI TUMBUH KEMBANG BALITA PADA DAERAH PESISIR PANTAI (STUDI KASUS di DUSUN WAESELAN KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT) Epi Dusra epi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1i4.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tumbuh kembang bayi balita pada daerah pesisir pantai meliputi berat badan, tinggi badan, LILA, lingkar kepala, motorik kasar, motorik halus, pengamatan, bicara dan sosialisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain studi potong lintang (Cross Sectional Study) yang merupakan salah satu jenis penelitian observasional. Desain ini dimaksudkan untuk mempelajari dinamika dan variasi variabel yang termuat dalam judul penelitian. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 4 bulan yaitu, dimulai dengan melakukan obeservasi terhadap responden. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Dusun Waeselang Kabupaten Seram Bagian Barat. Instrumen penelitian yaitu kuesioner, sedangkan alat-alat yang digunakan untuk pemeriksaan pertumbuhan adalah, timbangan bayi, dacing, microtoice, pita LILA, dan meter, sedangkan untuk mengukur perkembangan menggunakan lembar DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) balita. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah informasi tentang tumbuh kembang balita daerah pesisir pantai, hasil peneltian ini akan diterbitkan dalam jurnal yang berlesensi ISN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 23, 2% balita mengalami gangguan pertumbuhan, 23,2% balita mengalami gangguan perkembangan motorik kasar, 17,9% balita mengalami gangguan perkembangan motorik halus, 19,6% balita mengalami gangguan mengamatan, 17,9% balita mengalami gangguan perkembangan bahasa dan 21,4 % balita mengalami gangguan perkembangan sosial. Kata Kunci : Perkembangan, pertumbuhan, motorik kasar, motorik halus, sosial, bahasa, pengamatan
PENGGUNAAN KARTU IDENTITAS BEROBAT (KIB) DALAM PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS SIMAN KABUPATEN PONOROGO Dya Nur Haviva; Rumpiati Rumpiati; Dwi Nurjayanti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.903 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i3.248

Abstract

Kartu Identitas Berobat (KIB) merupakan kartu identitas pasien yang digunakan untuk memperoleh pelayanan kesehatan, terutama digunakan untuk melakukan penyediaan berkas rekam medis saat melakukan pendaftaran. Desain penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petugas rekam medis bagian pendaftaran pasien yang berjumlah 2 orang, sampel yang diambil adalah 10 berkas rekam medis. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan KIB kurang maksimal dan penyediaan berkas rekam medis yang didapat yaitu 4 berkas rekam medis yang terlambat (40%), 3 dokumen yang tepat waktu (30%), dan 3 berkas rekam medis yang kurang dari 10 menit (30%). Sedangkan faktor pada penggunaan KIB yaitu kurangnya evaluasi kepada pasien dan evaluasi terhadap petugas pendaftaran pasien.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DAN SENAM HIPERTENSI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH DAN PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KECAMATAN NUSANIWE AMBON Dene Fries Sumah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 2 (2019): June 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.527 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v4i2.322

Abstract

Hipertensi menjadi permasalahan utama bidang kesehatan. Hipertensi merupakan penyakit kronis yang jika tidak dikelola dengan tepat dapat menyebabkan komplikasi penyakit lainnya. Hipertensi membutuhkan penanganan yang komprehensif dalam mengontrol tekanan darah, baik itu secara farmakologis dan non-farmakologis. Terdapat banyak cara penanganan non-farmakologis untuk meningkatkan pengetahuan dan menurunkan tekanan darah yaitu salah satunya adalah dengan pendidikan kesehatan dan senam hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan dan senam hipertensi terhadap tekanan darah dan pengetahuan pasien hipertensi. Penelitian menggunakan desain quasi eksperiment pre and post test control group design, teknik pengambilan sampel simple random sampling yang melibatkan 103 responden terbagi menjadi 2 kelompok, 77 responden pada kelompok intervensi dan 26 responden pada kelompok kontrol. Hasil penelitian mayoritas responden laki-laki (66%), berusia 56-65 tahun (84,5%), dengan tingkat pendidikan dasar (60%), diet rendah garam III (66%), perokok ringan (58,3%), peminum alkohol menengah jenis sopi (54%). Hasil uji statistik non-parametrik Wilcoxon didapatkan ada perbedaan signifikan sebelum dengan sesudah intervensi selama empat minggu terhadap pengetahuan, TD sistolik, dan TD diastolik dengan p=0.000. Hasil uji regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan dan senam hipertensi memberikan pengaruh signifikan terhadap TD sistolik (p=0.003), sedangkan TD diastolik (p= 0.024). Nilai Pseudo R Square membuktikan bahwa pendidikan kesehatan dan senam hipertensi memberikan kontribusi terhadap TD diastolik sebesar 78,4%, sedangkan kontribusi terhadap TD sistolik sebesar 75%. Nilai odds ratio menunjukkan responden yang mendapatkan pendidikan kesehatan dan senam hipertensi berpeluang mengalami penurunan TD sistolik sebesar 0.53 sedangkan TD diastolik mengalami penurunan sebesar 1.8, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penelitian ini merekomendasikan perlunya latihan senam hipertensi untuk mengontrol tekanan darah pasien hipertensi. Puskesmas disarankan untuk mengembangkan senam hipertensi serta promosi kesehatan sebagai bagian dari praktik mandiri keperawatan dengan membentuk peer group atau klub senam hipertensi yang dikoordinir oleh pihak Puskesmas atau penanggung jawab program. Kata kunci: Pendidikan kesehatan, Senam hipertensi, Tekanan darah
PENGARUH KONSUMSI IKAN LELE TERHADAP LAMA PENTYEMBUHAN LUKA JAHITAN PERINEUM Mustika Putri Fadelika; Dwi Estuning Rahayu; Eny Sendra
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.389 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.244

Abstract

Tujuan: Pada persalinan pervaginam sekitar 90% mengalami trauma pada jalan lahir (Fitri, 2013). Perlukaan jalan lahir ini menjadi wadah masuknya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Gizi yang baik dan cukup diperlukan untuk proses penyembuhan. Protein merupakan komponen dalam pembentukan Asam amino untuk sintesis protein dan untuk pembentukan struktural kolagen yang berperan dalam respon imun dan diperlukan untuk sintesis serta pembelahan sel. Tujuan penelitian ini untuk megetahui pengaruh konsumsi ikan lele terhadap lama penyembuhan luka jahitan perineum di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah praeksperimen, populasi yang didapatkan sebanyak 32 dengan sampel 30 responden, dan menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan format recall 24 jam untuk mengetahui jumlah asupan protein yang di konsumsi ibu nifas selama 4 hari. Metode peneliti juga menggunakan lembar observasi penyembuhan luka perineum dan wawancara. Hasil: Ibu nifas yang di beri perlakuan ikan lele memiliki lama penyembuhan luka perineum yang cepat (kurang dari 4 hari), sedangkan ibu nifas dengan yang tidak di beri perlakuan memiliki lama penyembuhan luka yang lama (lebih dari 4 hari). Kesimpulan: Ada pengaruh konsumsi ikan lele terhadap lama penyembuhan luka jahitan perineum. Rekomendasi penelitian ini untuk petugas kesehatan supaya meningkatkan kegiatan penyuluhan tentang tarak pada ibu nifas. Kata Kunci: Ikan lele, Lama penyembuhan, Luka jahitan, Perineum
Action Research sebagai Pendekatan untuk Meningkatkan Kualitas Program Kesehatan Heru Santoso Wahito Nugroho; Ilyas Ibrahim; Suparji Suparji; Sunarto Sunarto; Koekoeh Hardjito; Sahrir Sillehu; Pius Selasa; Arief Budiono; Atik Badiah; Evi Irianti; I Putu Suiraoka; Setiawan Setiawan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.111 KB)

Abstract

Keberhasilan program kesehatan berkaitan dengan kualitas pelaksanaan program di lapangan. Salah satu cara untuk mewujudkan keberhasilan program kesehatan adalah dengan memberikan kesempatan kepada pelaksana program untuk menyelesaikan masalah-masalah secara professional melalui action research yang dilaksanakan secara terkontrol. Idealnya action research dilaksanakan sendiri oleh para pelaksana pogram kesehatan secara on the job. Pendekatan ini dapat dilaksanakan dalam beberapa siklus sampai hasil yang ditargetkan dapat dicapai. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Dengan pendekatan ini, bisa diterapkan tindakan-tindakan inovatif yang efektif untuk memecahkan masalah-masalah dalam implementasi program kesehatan. Kata kunci: program kesehatan; action research; planning; acting; observing; reflecting
Hubungan Pengetahuan, Keadaan Sosial Ekonomi Dan Tindakan Dengan Penanganan Sampah Rumah Tangga Di RT 01/RW 05 Kelurahan Klabulu Kota Sorong Febry Talakua
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.699 KB) | DOI: 10.33846/ghs6110

Abstract

Garbage is one of the environmental problems that has long been a concern of the world and needs serious handling so as not to cause harmful impacts. The large pile of garbage will hurt health, the environment, and socio-economic. In Klabulu Village, some people use vacant land or roadside as a garbage dump. If household waste is not handled properly, during the rainy season the waste will be carried away by water and enter the ditch resulting in flooding. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge, socio-economic conditions, and actions for handling household waste in RT 01/RW 05, Klabulu Village, Sorong City. This type of research was quantitative with a cross-sectional study design. The research was conducted in RT 01/RW 05, Klabulu Village, Sorong City in July-August 2020. The population of the study was 50 families. The sample was the head of the family as many as 50 people taken by total sampling. The research instrument used was a questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test with a confidence level of 0.05. The results showed that knowledge p-value 0.029
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMERIKSAAN IVA (INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT) DALAM DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA PASANGAN USIA SUBUR Retno Palupi Siwi; Yeni Trisnawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.077 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.125

Abstract

Kanker serviks adalah kanker yang menjadi ancaman berbahaya bagi wanita yang menyerang organ reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker serviks pada PUS di Desa Karanganom Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan teknik purposive sampling dengan besar sampel sebanyak 85 responden. Instrumen menggunakan kuesioner. Penelitian dilaksanakan tanggal 1-14 September 2012. Uji statistik Analisis Regresi Logistik dengan tingkat kesalahan (α) 0,05. Hasil penelitian sebagian besar responden berumur dewasa awal 51 responden (60%) dengan nilai pvalue 0,846 > 0,05, berpendidikan SMA 38 responden (44,7%) dengan nilai p-value 0,003 < 0,05, pekerjaan ibu rumah tangga 36 responden (42,4%) dengan nilai p-value 0,571 > 0,05, status ekonomi rendah 67 responden (78,8%) dengan nilai p-value 0,063 > 0,05, pengetahuan cukup 39 responden (45,9%) dengan nilai p-value0,008 < 0,05. Perilaku pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker serviks pada perilaku positif, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA. Kata kunci: Perilaku, Pemeriksaan IVA, Kanker serviks, PUS
Gambaran Kualitas Layanan dan Citra Tentang Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Tomalehu Maryam Lihi; Suryanti Tukiman; Abdul Topan Samallo
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.525 KB) | DOI: 10.33846/ghs5104

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan atupun masyarakat. Kepuasan pasien merupakan indikator utama keberhasilan (Hafid, 2014). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas layanan dan citra tentang kepusaan pasien rawat jalan di Puskesmas Tomalehu tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah teknik simple random sampling, dengan jumlah sampelnya sebesar 158 responden. Hasil dalam penelitian ini ditemukan responden dengan kategori puas yaitu sebanyak 84 responden (53.2%), sedangkan untuk kategori tidak puas yaitu sebanyak 74 responden (46.8%), kategori responden berdasarkan kualitas layanan dengan kategori baik yaitu sebanyak 135 responden (85.4%), sedangkan untuk kategori kurang baik yaitu sebanyak 23 responden (14.6%), kategori responden berdasarkan citra dengan kategori baik yaitu sebanyak 80 responden (50.6%), sedangkan untuk kategori kurang baik yaitu sebanyak 78 responden (49.4%). Kesimpulannya kepuasan, kualitas layanan, dan citra Puskesmas yang ditemukan berdasarkan hasil penelitian hampir semua responden menjawab puas dan baik. Kata kunci: kepuasan; kualitas layanan; citra puskesmas
BEDA PENGARUH ANTARA PROPRIOCEPTOR NEUROMUSCULAR FACILITATION DAN TERAPI KONVENSIONAL TERHADAP PERUBAHAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA PENDERITA HEMIPARESE Sudaryanto Sudaryanto; Anshar Anshar
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.081 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.183

Abstract

Hemiparese merupakan kelemahan separuh badan yang umumnya menyebabkan gangguan motorik berupa gangguan tonus. Gangguan tonus seperti spastisitas dapat menyebabkan hilangnya stabilitas dan kontrol gerak sehingga dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan umumnya terlihat saat pasien melakukan perubahan posisi (ambulasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antara Proprioceptor Neuromuscular Facilitation (PNF) dan terapi konvensional terhadap perubahan keseimbangan dinamis pada penderita hemiparese post stroke. Desain penelitian ini adalah pre test – post test control group design dengan menggunakan 2 kelompok sampel yaitu kelompok kontrol yang diberikan intervensi terapi konvensional (ROM Exercise dan Resisted Exercise) dan kelompok perlakuan yang diberikan teknik PNF (Dynamic Reversals dan Stabilizing Reversals). Penelitian ini dilaksanakan di Poli Fisioterapi RSU. Haji dengan sampel sebanyak 24 orang. Alat ukur yang digunakan untuk pengumpulan data adalah timed up and go test, yang digunakan untuk mengukur keseimbangan dinamis, baik sebelum dan sesudah intervensi. Berdasarkan rerata umur sampel, pada kelompok kontrol diperoleh rerata sebesar 53,75 ± 4,845 dengan laki-laki sebanyak 6 orang (50%) dan perempuan sebanyak 6 orang (50%). Pada kelompok perlakuan diperoleh rerata umur sebesar 48,00 ± 9,215 dengan laki-laki sebanyak 7 orang (58,3%) dan perempuan sebanyak 5 orang (41,7%). Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji independent sampel t menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna rerata sesudah intervensi timed up and go test antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dengan nilai p < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa PNF dapat menghasilkan peningkatan keseimbangan dinamis yang lebih besar secara signifikan dibandingkan terapi konvensional pada penderita hemiparese post stroke. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa PNF lebih baik daripada terapi konvensional di dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada penderita hemiparese post stroke Kata kunci: PNF, Terapi konvensional, Keseimbangan dinamis, Hemiparese.