cover
Contact Name
Ardian Infantono
Contact Email
ardian.infantono@aau.ac.id
Phone
+6287838880048
Journal Mail Official
senatindo@aau.ac.id
Editorial Address
Redaksi Prosiding Senastindo AAU Ksatrian Akademi Angkatan Udara Jl. Laksda Adisutjipto KM. 10, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002 Telp. (0274) 486922 Ext. PPM Email: senastindo@aau.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Published by Akademi Angkatan Udara
ISSN : 26858991     EISSN : 28082540     DOI : https://doi.org/10.54706/senastindo
Semua inovasi yang berguna dan berkaitan secara langsung maupun tidak langsung terhadap inovasi nasional yang lebih bermutu dengan intisari tidak terbatas pada teknologi apapun, baik yang mengenai Databases System, Data Mining/Web Mining, Datawarehouse, Artificial Integelence, Business Integelence, Cloud & Grid Computing, Decision Support System, Human Computer & Interaction, Mobile Computing & Application, E-System, Machine Learning, Deep Learning, Information Retrievel (IR), Computer Network & Security, Multimedia System, Sistem Informasi, Sistem Informasi Geografis (GIS), Sistem Informasi Akuntansi, Database Security, Network Security, Fuzzy Logic, Expert System, Image Processing, Computer Graphic, Computer Vision, Semantic Web, e-Health, Animation dan lainnya yang serumpun dengan Inovasi Nasional lainnya. AERONAUTIKA antara lain: Aerodinamika, Material dan Komposit, Kelistrikan dan Instrumen Pesawat Terbang, Avionik, Flying Control, Teknologi Rekayasa Material, Termofluida, Fluida Mekanik, Material Komposit Maju, Teknologi Persenjataan, dsb. TEKNIK ELEKTRO antara lain: Sistem Mikroelektronik, Instrumentasi Industri, Optoelektronik, Perancangan Rangkaian Analog, Desain dan Teknologi ASIC, Desain dan Teknologi FPGA, Sensor dan Transducer, Sistem Pembangkit Energi Listrik, Sistem Transmisi dan Distribusi, Sistem Proteksi Listrik, Tegangan Tinggi, Mesin-mesin Listrik, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Modulasi dan Pemrosesan Sinyal Digital, Teori Informasi dan Pengkodean, Saluran Transmisi, Antena dan Propagasi Gelombang, Komunikasi Bergerak dan Nirkabel, Sistem dan Jaringan Komunikasi, Teknologi Jaringan Telekomunikasi, Sistem Otomatisasi, dsb. TEKNIK INDUSTRI antara lain: Ilmu Ergonomi Industri, Industri Pertahanan, dsb. TEKNIK DIRGANTARA antara lain: Ilmu-ilmu Aeronautika dan Astronautika, Aerodinamika, Struktur Pesawat Terbang, Propulsi, Mekanika Terbang, Material Pesawat Terbang, Astrodinamika, Aeroelastisitas, Aeroakustik, Sistem Pesawat Terbang, Proses Desain dan Produksi Pesawat Terbang, dan Sistem Operasi Penerbangan, dsb. TEKNIK KIMIA antara lain: Kimia bahan eksplosif, Kimia logam, Kimia Industri TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI antara lain: Sistem Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Arsitektur Komputer, Jaringan Komputer, Security & Cryptography, Mobile & Cloud Computing, Quality of Service (QoS), Network Programming, Remote Sensing & GIS, Pemodelan dan Simulasi, Multimedia Processing, Teknologi Informasi dan Aplikasi, Big Data, dsb. DRONE & ROBOTIKA antara lain: Control theory and applications, embedded system, mechatronic and robotic, Unmanned Aerial System (UAS), mobile robotics, artificial intelligent, neural network, fuzzy logic, intelligent system, swarm intelligent, genetic algorithm, soft robotic, dsb. CYBER antara lain: Teknik Hacking, Cyber Defense, Cyber Security, Cyber Attack System, dsb.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
Desain Antena X-Band Pita Lebar Untuk Radar Tracking Lumbanraja, Erick; Suryana, Joko
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.256

Abstract

Desain antena x-band pita lebar yang bekerja pada frekuensi 9-9.5 GHz dijelaskan pada paper ini. Antena di desain menggunakan bentuk antena vivaldi antipodal dengan tujuan antena dapat memberikan gain yang besar, bandwidth yang lebar, radiation-loss yang kecil serta pola radiasi yang stabil. Di desain antena single dan antena susun 1x2 menggunakan bahan subtrat FR-4 dengan dielektrik subtrat 4.3, tebal subtrat 1.6 mm dan tebal patch antena 0.035 mm. Dengan bandwidth antena single dan antena susun yang lebar berturut-turut 32.4 % dan 28.5 %, gain 5.1 dB dan 6.9 dB pada antena single dan susun serta pola radiasi mean beam direction 90° sehingga memungkinkan untuk digunakan pada sistem antena radar tracking.
Perancangan Alat Latihan Menembak Menggunakan Laser di Akademi Angkatan Udara Dalam Penerapan Perang Generasi ke-Enam Padhilah, Fikri Agnur; S, Nanang Mahfudi
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.257

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat kedepannya akan memberikan banyak dampak bagi kehidupan manusia. Sama halnya dalam menghadapi perang generasi ke-enam yang akan datang, diperlukan sebuah teknologi yang membantu meningkatkan skill dari para Taruna. Maka dari itu sebagai seorang calon perwira perlu mengasah kemampuan menembak yang dimiliki. Untuk meningkatkan kemampuan NABITEPI (pengaturan nafas, bidikan, dan tarikan picu) dari seorang petembak, latihan kering merupakan salah satu latihan yang diterapkan oleh Akademi Angkatan Udara. Latihan kering adalah latihan yang dilakukan dengan cara menembak menggunakan senjata tanpa peluru, namun diibaratkan senjata tersebut berisi peluru. Pada penelitian ini, Untuk mengefisienkan latihan kering, dibuatlah sebuah alat latihan menembak menggunakan laser dan layar LCD sebagai tampilan dari perkenaan tembakan. Penulis merancang sebuah alat yang berfungsi sebagai alat latihan menembak yang dapat menampilkan hasil perkenaan dari tembakan. Dalam proses berjalannya, alat ini menggunakan laser sebagai pengganti peluru yang ditembakkan dari sebuah pistol dan Photodioda yang digunakan untuk menangkap sinar laser yang ditembakkan. Photodioda diibaratkan sebagai sebuah lesan yang mana jika terkena tembakan atau cahaya dari laser maka akan membuat buzzer berbunyi dan menampilkan hasilnya di layar LCD. Hasil penelitian dari alat latihan menembak tersebut menunjukkan bahwa sensor Photodioda dapat mendeteksi cahaya yang ditembakkan oleh laser yang telah diisikan kode menggunakan modul mosfet agar tidak terbaur oleh sinar matahari langsung. Maksudnya adalah Ketika pistol ditembakkan baik itu di dalam ruangan maupun diruang terbuka atau dibawah sinar matahari terik, maka lesan atau Photodioda akan tetap dapat membaca laser yang ditembakkan dari pistol.
Analisis Sistem Pendeteksi Jarak Aman Mata Terhadap Layar Monitor Berbasis Python Menggunakan Algoritma Haar-Cascade Anam, Tiaz Choirul; Fahrurozi, Muhammad; Pambudi, Wisnu Setyo
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.258

Abstract

Semakin majunya teknologi dewasa ini mendorong teknologi perang hingga generasi ke-6. Perang generasi ke-6 adalah perang yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan, satelit, dan robotik. Juga mengisyaratkan bahwa perang telah melampaui cara-cara konvensional, tak lagi harus saling berhadapan atau face-to-face. Perang generasi ke-6 juga melibatkan kendali C4ISR, yaitu Command, Control, Communication, Computer, Intelligence, Surveillance, dan Reconnaissance. Hal ini berujung kepada peningkatan penggunaan gadget pendukung seperti laptop atau komputer. Penggunaan gadget dalam waktu yang lama menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan khususnya bagian mata. Penulis menganalisis sistem program yang berfungsi sebagai pengukur jarak antara wajah dan mata dengan layar monitor berbasis bahasa pemrograman python menggunakan algoritma Haar-cascade Classifier. Program bekerja dengan mengakses kamera bawaan atau yang terintegrasi dengan gadget sebagai sensor. Apabila jarak mata dan wajah dengan layar monitor terlalu dekat, program memberikan pesan peringatan disertai suara buzzer. Hasil pengujian program dapat mendeteksi jarak antara mata dan wajah dengan layar monitor hampir sama seperti jarak aslinya. Program dapat mendeteksi mata dan wajah lebih dari satu subjek dalam satu frame dan dapat bekerja dalam kondisi cahaya ruangan yang minim. Sistem ini harapannya dapat diaplikasikan pada lab komputer yang ada di satuan pendidikan dan satuan operasi untuk menjaga kesehatan mata para personel karena personel merupakan sumber daya yang penting guna mempersiapkan perang generasi ke-6.
Perancangan Decoder 2 to 4 Menggunakan Metode Boolean dan K Map untuk Menunjang Praktikum Elektronika di Laboratorium Digital Puspitasari, Sukmawati; Amin, M. Fatih
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.259

Abstract

Decoder adalah alat yang membalikkan proses pengkodean sehingga data asli dapat dikenali. Decoder juga dapat diartikan sebagai sekumpulan logika yang berguna untuk menerima masukan biner kemudian mengaktifkan salah satu keluaran berdasarkan besar kecilnya nilai biner tersebut. Output dari decoder paling banyak 2n. Decoder 2 to 4 adalah decoder input 2 output 4. Input biner A dan B menentukan jalur output D0, D1, D2 dan D3. Decoder 2 to 4 merupakan suatu alat praktikum teknik digital berfungsi sebagai sarana yang mendukung proses pembelajaran dan Teknik digital di Laboratorium Digital Elektronika. Metode yang dapat digunakan untuk menganalisis tabel kebenaran decoder 2 to 4 adalah aljabar Boolean dan metode peta Karnaugh Map. Karnaugh map merupakan peralatan grafis yang dapat digunakan untuk menyederhanakan suatu persamaan logika atau dapat mengkonversikan sebuah tabel kebenaran menjadi sebuah rangkaian logika dan Aljabar Boolean merupakan sebuang percabangan ilmu aljabar yang mempelajari perhitungan khusus menggunakan angka 0 dan 1. Penggunaan metode ini adalah menyederhanakan tabel kebenaran untuk mendapatkan rangkaian logika sederhana yang menyusun peralatan tersebut. Hasil pengujian decoder 2 to 4 hasil perancangan dengan kombinasi IC SN 7404 dan IC SN 74HC00 diperoleh data yang sama dengan teori yang digunakan sebagai referensi perancangan decoder 2 to 4. Dengan dibuatnya alat ini dapat mendukung jalannya Pendidikan sehingga dapat mendukung kesiapan perang generasi ke-6.
Perancangan Encoder 4 To 2 Menggunakan Metode Boolean Dan K Map Di Akademi Angkatan Udara Dalam Mempersiapkan Perang Generasi Ke-Enam P., Zahra Asna Mazia; Amin, Moch Fatih
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.260

Abstract

Ilmu pengetahuan sudah berkembang dengan pesat sampai saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia. Mempermudah aktifitas manusia, memberikan berbagai kemudahan dan mempercepat proses pengerjaan di segala bidang adalah salah satu dampak positif dari perkembangan ilmu pengetahuan tersebut. Meski demikian, Perkembangan ilmu pengetahuan memiliki dampat negatif diantaranya yaitu kejahatan dalam berbagai bidang, pudarnya budaya tradisional, hoax, menumbuhkan sikap anti-sosial dan berita bohong. Salah satu ilmu pengetahuan dalam bidang elektronika yaitu encoder. Encoder merupakan rangkaian logika yang berfungsi untuk mengubah input desimal menjadi output biner. Encoder terdiri dari gerbang logika yang menghasilkan hasil biner sebagai respon terhadap dua atau lebih variabel input. Encoder itu sendiri menggunakan berbagai jenis teknik untuk menghasilkan sinyal. Setelah pengkodean atau pemeriksaan proses pengkodean, diperlukan pula proses atau rangkaian untuk mengubah kode-kode bit kembali menjadi informasi yang bisa dimengerti dalam bentuk biner. Encoder yaitu alat praktikum teknik digital yang berfungsi sebagai saran pendukung pembelajaran teknik digital di Laboratorium Digital Departemen Elektronika Akademi Angkatan Udara. Metode Aljabar Boolean dan karnaugh map adalah metode yang digunakan untuk menganalisis tabel kebenaran dari encoder 4 to 2. Dengan menyederhanakan tabel kebenaran metode ini digunakan, sehingga dapat diperoleh rangkaian logika yang sederhana untuk penyusunan alat yang dibuat guna mendukung perang generasi ke enam. Pada pengujian encoder 4 to 2 hasil perancangan kombinasi IC 7404, IC SN 74LS20N, IC SN 74LS32N, dan IC SN 74HC00 diperoleh data yang sama. Hasil pengujian encoder 4 to 2 didapatkan hasil bahwa output encoder 4 to 2 sesuai dengan teori yang digunakan sebagai dasar perancangan.
Analisis Komparatif Indeks Negara Hukum Negara: Studi Kasus Negara-Negara Asia Selatan Younus, Muhammad; Nur, Utami; Putrianto, Leoni Indah
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.261

Abstract

Indeks Supremasi Hukum dari Proyek Keadilan Dunia sangat penting untuk menilai kepatuhan negara terhadap keadilan, akuntabilitas, dan tata kelola hukum. Makalah penelitian ini menganalisis Indeks Negara Hukum Negara-negara Asia Selatan: India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Afghanistan, dan Nepal. Sistem hukum, kesenjangan sosio-ekonomi, dan sejarah yang ada di kawasan ini telah menciptakan tantangan dan peluang unik untuk memajukan supremasi hukum. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian komprehensif yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Secara kuantitatif, studi ini bergantung pada pengumpulan data komprehensif dari Rule of Law Index oleh World Justice Project, yang mencakup beberapa tahun. Tujuan pengumpulan data ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren dan pola di negara-negara Asia Selatan yang sedang diteliti. Penelitian ini menggunakan wawancara ahli, analisis isi teks hukum, dan studi kasus sejarah untuk meningkatkan aspek kualitatif dari kesimpulan kuantitatif. Pemanfaatan pendekatan metode campuran memungkinkan pemahaman menyeluruh terhadap dinamika supremasi hukum di negara-negara Asia Selatan, sehingga memungkinkan evaluasi yang lebih komprehensif terhadap berbagai elemen yang berdampak pada tata kelola hukum di kawasan. Studi ini mengungkap pola dan tren yang muncul di Asia Selatan dengan menganalisis komponen-komponen Indeks Negara Hukum, termasuk keterbatasan kewenangan pemerintahan, tidak adanya praktik korupsi, pemerintahan yang transparan, perlindungan hak-hak dasar, pemeliharaan hukum dan ketertiban, serta penegakan peraturan yang efektif. Temuan di atas membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang spesifik pada konteks tertentu.
Analisis Pengendalian Kualitas Solar dengan Metode Statistical Quality Control Azzahrah, Fatimah; Jatiningsih, Maria Gratiana Dian
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.262

Abstract

Dalam dunia industri saat ini, meningkatkan kepuasan pelanggan terkait kualitas produk merupakan hal yang sangat diutamakan oleh perusahaan. Reputasi perusahaan sangat bergantung pada kualitas produk yang dihasilkan. Untuk menjamin kualitas produk, PT. ABC bertanggung jawab memastikan bahwa produk solar mereka sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditetapkan. Untuk mengetahui kesesuaian spesifikasi solar yang dihasilkan dengan standar yang ditetapkan dapat digunakan Uji Statistik dengan pendekatan Statistical Quality Control. Berdasarkan pengujian terdapat beberapa parameter yang tidak sesuai dengan standar, yaitu Flash Point ASTM D-93 kurang dari standar dan Distilasi ASTM D-86 yang melebihi standar. Untuk mengetahui penyebab ketidaksesuaian dilakukan analisis menggunakan fishbone diagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor ketidaksesuaian spesifikasi dengan standar adalah manusia, mesin, material, dan lingkungan.
Analisis Beban Tugas Taruna Terhadap Motivasi Latihan Kopel Voli Dengan Metode Korelasi di Akademi Angkatan Udara Trisnanto, Raden Novian; Muflikah, Muflikah
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.263

Abstract

Akademi Angkatan Udara (AAU) merupakan pendidikan tertinggi di TNI Angkatan Udara yang berada di Yogyakarta. Salah satu kegiatan yang dilakukan di akademi adalah Piktar. Pembinaan Piktar salah satu cabang olahraganya yakni bola voli. Dalam Pelatihan Kopel Voli taruna dtuntut untuk fokus dalam Latihan di sisi lain Beban tugas Taruna yang tidak lain adalah aspek Aspek Tanggap,Tanggon, Trengginas memiliki pengaruh terhadap pelatihan. Penelitian ini dilakukan pada seluruh taruna kopel voli di Akademi Angkatan Udara dengan menggunakann metode korelasi yaitu dengan cara melihat ketertarikan antara aspek tanggap, tanggon,trengginas dan aspek motivasi Latihan. Pengambilan data dalam penelitian ini berjumlah 20 taruna dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh para responden. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa aspekTanggap,Tanggon,Trengginas memiliki hubungan yang kuat dan berbanding lurus terhadap motivasi Latihan. Dari nilai positif ini juga dapat dilihat bahwa hubungan adalah bebanding lurus dimana meningkatnya pengaruh beban tugas taruna dalam aspek Tanggap, Tanggon, Trengginas akan meningkatkan motivasi latiha para taruna
Analisa Kebutuhan Pelatih Renang dengan Metode Analisa Beban Kerja di Akademi Angkatan Udara Tobing, Felix Diego Marshelo Lumban; Yani, Ahmad
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.264

Abstract

Untuk menunjang pembinaan dalam pelatihan renang kepada Taruna Akademi Angkatan Udara, selain fasilitas yang baik, juga diperlukan pelatih yang sesuai untuk membuat pembinaan renang menjadi maksimal. Untuk itu perlu dilakukan penelitian terhadap kebutuhan pelatih renang melalui Analisa beban kerja, sehingga diketahui kebutuhan jumlah pelatih renang yang sesuai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Workload Analysis yaitu sesuatu metode yang memperhatikan beban kerja seseorang untuk melakukan sebuah pekerjaan dalam sebuah perusahaan atau lainnya. Standar beban kerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perkasau/123/XII/2012 bahwa standar kemampuan rata-rata untuk gumil/gadik/dosen/instruktur dalam satu hari mengajar empat mata pelajaran dan standar kerja per tahun adalah 1248 jam. Dari penelitian ini diketahui bahwa rata-rata beban kerja instruktur renang melampaui standar kerja yang telah ditetapkan yaitu 1428.35, sehingga perlu adanya penambahan satu orang instruktur renang.
Membangun Kolaborasi Tim Triple Helix di AAU Guna Meramalkan Teknologi Masa Depan TNI Angkatan Udara Firmansyah, Firmansyah
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.265

Abstract

Sebuah gagasan menyambut kebijakan mewujudkan visi Indonesia Emas muncul dengan keyakinan bahwa teknologi masa depan dapat diramalkan melalui analisa yang sistematik dan komprehensif. Peramalan Teknologi atau dikenal dengan istilah technology forecasting dapat diaplikasikan untuk menentukan tren teknologi masa depan, khususnya untuk menentukan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Udara (TNI AU). Hal ini sangat penting untuk dipahami karena TNI AU harus bersifat adaptable terhadap kemajuan ilmu teknologi di tengah situasi keamanan global yang berpotensi memicu peperangan di masa mendatang. Seiring dengan teknologi yang semakin mutakhir dan meningkat kemampuannya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak dapat bekerja sendiri, namun memerlukan kolaborasi tim yang tersusun dari pemangku kebijakan, industri dan para akademisi yang dikenal dengan triple helix. Pada lingkup AAU, tim terdiri dari pimpinan dan pejabat terkait, mitra kerja AAU dan Taruna sebagai akademisi yang berkolaborasi menuangkan ide dan gagasan dalam mengkaji, meneliti, dan membentuk Forum Group Discussion. Melalui analisa dan pemikiran yang merujuk pada perkembangan lingkungan strategis serta direktif dari pimpinan, hasil dari proses technology forecasting berupa memprediksi teknologi masa depan diharapkan dapat menjadi masukan dan saran kepada TNI AU dalam menentukan alutsista di masa mendatang.